King Of Disaster

King Of Disaster
King Of Disaster | Dunia Mimpi |Board Meeting


__ADS_3

Arc I. Eastern Kingdom.


...Board Meeting...


...Chapter 41 : Dewan Hukum Kerajaan....


...-...


Saat berperang akan ada banyak kematian di mana-mana, dari pada memperdulikan ratusan orang yang tidak ku kenal. Memastikan tidak seorang pun dari bawahan ku mati adalah hal terpenting bagiku.


Pada malam sebelum aku menjadi seorang raja, aku sudah memutuskan membicarakan sesuatu kepada ayahku tentang urusan pribadi dan urusan para menteri.


Walaupun aku sudah menjadi seorang raja, tetapi aku tahu bahwa para menteri masih memiliki sifat buruk mengenai diriku. Mereka belum sepenuhnya mempercayai diriku untuk mengatur urusan wilayah, itu sebabnya aku membuat dua faksi kerajaan antara Raja dan para menteri.


Raja yang dilambangkan sebagai kepala negara berhak mengatur wilayahnya sesuka hati, tetapi aku memerintahkan para menteri untuk mengurus hal lainnya seperti masalah luar kerajaan.


Aku juga memerintahkan mereka untuk melatih prajurit kerajaan, agar melindungi kerajaan dengan cara mereka sendiri. Berbeda dengan prajurit yang ku latih dari pengalaman masa depanku, prajurit terlatih dari ku akan terlahir sebagai Tentara dan tunduk pada perintahku saja.


Walaupun ada sekitar tujuh ratus enam puluh orang yang bersedia menjadi tentaraku, itu semua juga termasuk dari wilayah dari kota perbatasan tempatku sebelumnya.


Saat ini pasukan dari faksi para menteri hanya Seribu lima ratus, yang siap bertempur di medan perang. Para menteri ini sangat setia kepada raja sebelumnya, mereka juga ingin menetap di kerajaan karena jasa dari raja terdahulu.


Berbeda dengan bangsawan angkuh yang tidak ingin aku menjadi raja, mereka meninggalkan kerajaan karena merasa diri mereka lebih benar dan tinggi dari pada harus tunduk kepada Pangeran sampah.


Saat perang berlangsung, aku hanya duduk di singgasanaku tanpa melakukan pergerakan melawan pasukan musuh. Sementara para menteri berkumpul memutuskan strategi penyerangan mereka.


Di dalam suatu ruangan, meja bundar di kelilingi oleh para menteri berjumlah sembilan orang. Mereka Menteri yang sudah ku perintahkan untuk mengatur urusan kerajaan sesuai keinginan mereka dan terbatas, jika sudah terlampau buruk di mataku.


Aku juga menamai mereka sebagai ' Dewan Hukum Kerajaan '.


" Kalau begitu, apa yang harus kita lakukan ? "


Salah satu menteri mulai berbicara, kedua tangannya berada di atas meja dan dia menatap ke arah menteri lainnya.


Dia memiliki gelar bangsawan sebagai Earl , berharap seseorang menjawab perkataan darinya. Dia juga termasuk dari golongan yang setia kepada pemimpinnya, ' Antonio Retta ' itu lah namanya.


" Cuman ada satu cara. Yaitu melawan mati-matian. Itulah satu-satunya cara kita untuk selamat. "


Seorang bangsawan mengangkat tangan kanan nya dan menjawab perkataan dari Earl Antonio, dia laki-laki kurus dan memiliki kumis panjang yang lucu. Rambutnya juga bewarna kuning ke emasan, begitu juga kumis nya. Namanya ' Ferry Ambert ' Gelar Count.


" Melawan... ? Ini semua karena perkataan dari Pangeran itu... !!! jika saja dia menggunakan otaknya pasti kita tidak seburuk ini...


Seenaknya saja menerima usulan perang dari kerajaan lain dan itu juga seminggu... ? aku tidak tahu lagi apa yang dipikirkan anak itu ? apa dia ingin mempercepat kehancuran kerajaan ini... hah ? "


Salah satu bangsawan merasa kesal dan memukul meja dengan keras, dia tidak terima karena Raja memutuskan sendiri tanpa membicarakan kepada para menteri. Dia bangsawan ' Halbert Ruanis ' Seorang Viscount.


" Hehehe... Terus saja bersikap seperti itu ! aku ingin melihat kalian merasa Frustasi dari pernyataan ku... "


Aku menonton mereka menggunakan layar proyeksi di ruang tahta, sebelumnya aku sudah memerintahkan Pelayan Zero untuk menempelkan Kamera pengintai di ruang rapat mereka, agar bisa me mata-matai tingkah mereka selama di ruang rapat.


Ternyata itu sangat menarik perhatian ku dan membuatku terus-terusan tertawa tanpa henti karena pembicaraan mereka.


" Raja saat ini hanya duduk di singgasananya tanpa melakukan pergerakan, sementara pelayannya ' Herlina ' melatih tentaranya sendiri.


Sedangkan kita hanya di beri perintah untuk mengatasi masalah sendiri, walaupun tentara memiliki sebuah senjata hebat. Tetap saja kita tidak bisa memintanya karena itu prajurit dari raja.


Kita akan melakukan cara kita agar bisa memenangkan perang mustahil ini, dengan pasukan prajurit yang kita latih sebelumnya... ! "


Bangsawan yang memiliki gelar Duke membukakan pendapatnya secara tenang, dia seorang kepribadian baik kepada siapapun dan selalu bisa mengatasi masalah kerajaan. Dengan adanya dia, alur pembicaraan sedikit menenangkan karena sikap percaya dirinya.


' Duke Zuma Karial ' seorang Pria tua berjanggut dan selalu mengelus janggutnya saat ingin mengeluarkan pendapat nya.

__ADS_1


" [ Hmm... apa yang dipikirkan Raja saat pasukan kerajaan sudah mencapai batasnya ? ] " Sambungnya dalam hati dan menatap ke langit-langit.


" Itu benar juga, Pasukan kita saat ini berjumlah seribu lima ratus orang saja. Apakah kita akan mengeluarkan semuanya tanpa meninggalkan sisanya di kerajaan ? "


' Count Venam arial ' mengeluarkan pendapatnya, dia seorang pria kurus berpenampilan rapi dan selalu memakai selendang merah karena kebiasaannya saat menghadiri Rapat Dewan.


" Tidak semua prajurit kita kerahkan untuk melawan mereka, cukup sebagian saja berada di medan perang ! walaupun Anak itu belum bergerak, aku masih kurang yakin dengan pasukan darinya. "


' Count Harist istah ' menjawabnya dengan lantang perkataan dari Duke Zuma. Dia seorang berpenampilan menarik karena tubuhnya yang kekar dan dia juga memiliki keterampilan di bidang Kesatria.


" Dari pada kehilangan nyawa prajurit dengan sia-sia dalam perang yang sudah dipastikan kalah, mungkin menyerah adalah pilihan terbaik untuk semuanya... Lagi pula kerajaan kita juga terkecil. "


Viscount Halbert menentang perkataan dari mereka dan kembali memukul meja. Dia tampak tidak terima dari hasil keputusan mereka ingin mengerahkan sebagian pasukan ke medan perang.


" [ Kalau perang ini tidak cepat berakhir dan terus berlanjut. Kerajaan pasti mengalami kerugian besar. Apa yang harus di lakukan agar perang bisa terhindar kan ? ]


Duke Zuma kembali memikirkan masalah perdebatan di ruang rapat, sementara Para menteri di sibukkan dengan masalah pembagian pasukan ke medan perang.


Selama di ruang Rapat, para Dewan masih menentukan langkah penyerangannya. Mereka juga belum menemukan solusi untuk menghadapi pasukan Lawan karena perselisihan pendapat masih belum di terima mereka.


Sementara aku menonton setiap pergerakan mereka di ruang tahta, duduk di singgasana dengan tangan di silangkan. Tersenyum sinis melihat mereka belum berhasil menentukan strategi penyerangan.


" Ternyata menonton itu sangat lah menyenangkan sebelum bertindak, benarkan kalian... ? "


Aku berbicara kepada mereka berdua, pelayan Zero dan pelayan baruku ' Ul Ran '. Walaupun Iblis dan Rasul bersamaku, mereka berdua terlihat akrab saat menikmati tontonan dari para dewan di ruang rapat mereka.


Aku saat ini masih belum ingin bergerak karena mereka para menteri mungkin masih memiliki rencana tersendiri dalam penyerangan kerajaan Atharion.


Hanya ingin melihat Rasa ke putus asa an mereka ketika tidak bisa memenangkan peperangan dan aku akan Menjadi Seorang Penengah nya saat itu terjadi.


Membantai semua Pasukan Musuh dengan Caraku sendiri,


Itulah sikap Dari seorang PREDATOR...


...-...


...* Nama-Nama Menteri :...


...1. Zuma Kalial....


...Gelar → Duke....


...Gender [ Male ]....


...-...


...2. Tarany Metanah....


...Gelar →Marchioness....


...Gender [ Female ]....


...-...


...3. Harist istah....


...Gelar → Count....


...Gender [ Male ]....


...-...

__ADS_1


...4. Venam arial....


...Gelar → Count....


...Gender [ Male ]....


...-...


...5. Ferry Ambert....


...Gelar → Count....


...Gender [ Male ]....


...-...


...6. Herna Haliatah....


...Gelar → Countess....


...Gender [ Female ]....


...-...


...7. Antonio Retta....


...Gelar → Earl....


...Gender [ Male ]....


...-...


...8. Halbert Ruanis....


...Gelar → Viscount....


...Gender [ Male ]....


...-...


...9. Zack Murin....


...Gelar → Viscount....


...Gender [ Male ]....


...-...


...To Be Continue......


...×××××××××××××××...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...

__ADS_1


...-...


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2