
Arc I. Eastern kingdom.
...Incarnation...
...Chapter 02 : Kelahiran Kembali Dan Pelayan....
...-...
...––––––––––––––––––––...
...Garo Raizel Aztec...
...[ Pangeran Terbuang Dari Kerajaan Aztec ]...
Race : Arch Human
Level : 01
Job : Survivors From the Future undetected by the World system.
Residence : Aztec Empire.
Alignment : Unknown
Racial Level :
...Human Lvl 10....
...Arch Human Lvl 10....
...Other...
Job Level :
...Hero Lvl 01....
...Wizard Lvl 01...
...Swordsman Lvl 01...
...Other...
Skill :
...Can check target status....
...Become stronger after death...
...Eternity...
Special note :
...Beringkarnasi, tidak bisa berevolusi hingga mencapai level tertentu, Makhluk yang tidak di ketahui asal usulnya....
...––––––––––––––––––––...
...-...
Aku tidak bisa melihat apapun dalam kegelapan total ini.
Dimana ini...? Apa yang sebenarnya terjadi...?
Jika tidak salah ingat, Namaku Rey Admoz. Pria baik hati yang suka menolong. Kematian ku mungkin di karenakan pesawat yang ku tumpangi itu hancur menabrak permukaan sehingga aku mati dengan tubuh setengah hancur dan kehabisan darah di dekat puing-puing pesawat.
Siapa mereka ? Kenapa aku bisa ada disini ?
" Lucu sekali...! Dia laki-laki ya? Manis nya...! "
" Iya dia manis sekali dan lucu juga "
Terdengar suara perempuan yang sedang mengobrol di dekatku, Ketika aku membuka mataku, aku sudah berada di gendongan seorang wanita, Itu benar...! wanita yang menggendong ku itu adalah Ibuku.
__ADS_1
Aku hanya bisa melihat Ibuku dan seorang bidan saja di ruangan, aku juga ingin tahu kenapa aku bisa Beringkarnasi menjadi bayi.
Tentang barusan Lupakan Saja... ! Menjadi bayi adalah langkah Awal di kehidupan ku yang baru ini...
Kerajaan 'Aztec' berada di bagian Timur Benua Sentinel, Aku Anak keempat dari seorang Raja Tidak berguna dari Kerajaan rendahan. Itulah Aku ' Garo Raizel Aztec ' .
Setelah Delapan tahun, Aku hanya menjalani kehidupan normal bersama ibuku, Hingga suatu hari Ibuku jatuh sakit karena terkena racun saat dia mengunjungi Acara Keluarga.
Ibu hanya bisa terbaring saja di kasurnya dan tak lama kemudian dia meninggal dunia.
Aku hanya bisa mengingat kata-kata terakhir dari ibu, dia berkata " bahwa kau tidak boleh membenci orang-orang di kerajaan, termasuk orang yang sudah meracuni diriku " Perkataannya itu terus terbayang di pikiranku, walaupun ibuku sangat baik kepada siapapun.
Akan tetapi rasa sakit kehilangan lebih besar dari rasa kasih sayangku kepada ibu, terlebih lagi dia mati karena di racun seseorang. Membuat diriku semakin ingin membalasnya di kemudian hari.
Dua tahun sudah di lewati dari kematian ibu, Aku di rawat oleh seorang pembantu yang dekat dengan ibuku, aku juga sudah menganggap dia sebagai bibiku sendiri walaupun dia hanya sekedar pelayan di rumahku.
Ketika aku terlahir di tubuh ini, Aku sangat bahagia... Terlahir sebagai Pangeran. Walaupun sekarang aku sedang terkapar di kasur, Di banding kehidupan ku sebelumnya, Aku sekarang bisa hidup mewah.
Baiklah, Kutarik kembali kata-kataku barusan, Kenapa dulu aku begitu bodoh...?
Ku pikir kehidupan normal ku akan selamanya bertahan selamanya. Dan karena aku hidup dalam dunia yang damai, Aku tidak menyadari situasi ku sebagai pangeran, Di masa depan ada situasi mendorongku sebagai pangeran untuk memperebutkan tahta kerajaan bersama saudaraku.
Yang paling buruknya, Aku bisa saja terbunuh karena statusku seorang anak raja. Kalau Kau lemah, Bisa-bisa kau di buang dari keluarga mu.
Di siang hari, aku sedang berjalan-jalan di taman dan tiba-tiba saja seseorang menembakkan panahnya ke arahku sehingga aku hampir kehilangan nyawaku.
Ketika aku mengetahui kebenaran orang yang membuatku Berbaring di atas kasur dan tak berdaya seperti ini di sebabkan oleh saudaraku sendiri, Aku sangat ingin sekali membunuh nya.
Walaupun sempat ku tahan, tetapi Rasa ini terus menyeret ku ketempat yang sangat dalam. Hanya mengingat perkataan dari Ibuku saja dapat menghentikannya.
Saat itu Dia memanah ku dari belakang dengan panah beracun nya, sehingga aku mengalami kelumpuhan dan Koma selama Enam tahun.
Cukup sampai disitu... Sekarang Aku harus memulihkan tubuhku ! Yang lain bisa di selesaikan belakangan.
" Kalian Tunggu saja... Akan Ku hadapi kalian semua dengan tubuh ini... "
Sudah berapa lama sejak aku sadar...? Orang yang merawat ku selama ini, Satu-satunya orang yang datang ke kamar ku ini cuman satu Maid. Tentu akan menjadi seperti ini... Soalnya aku Koma sudah cukup lama.
Hmmm, Cuman Satu Maid...?
Aku mencoba berdiri dari tempat tidurku, aku juga ingin melihat bagaimana pemandangan di luar selama Enam tahun terakhir ini.
Saat kubuka jendela kamarku, Pemandangan yang sudah lama ku tidak lihat itu sekarang sudah sangat berbeda di bandingkan Enam tahun tahun yang lalu.
Aku mencoba melihat-lihat sekitarku dan menikmati suasana di luar jendela kamarku.
Tidak lama kemudian ada terdengar suara perempuan berteriak di belakangku, " Kyaaaaa...aaaahh, Pa- Pange-Pangeran? Bagaimana anda bisa...? " Dia terkejut melihat keadaanku yang sekarang.
Dia juga bertanya kepadaku, apakah aku baik-baik saja? Aku hanya menjawabnya dengan santai dan tersenyum bahwa aku tidak apa-apa. Setelah mendengarnya dia pergi memanggil dokter dan saudaraku yang lainnya.
Mereka semua datang memeriksa keadaanku, begitu juga Dokter kerajaan Aztec, Dia sangat terkejut dengan kondisiku yang sudah baikan, dia tidak menyangka orang yang koma selama Enam tahun akan baik-baik saja seperti ini.
Setelah pemeriksaan ku, ada seorang wanita yang mendekatiku, Liness Bariet. Bahkan Anak-anaknya disini. Pangeran kedua, Carlos dan Pangeran ketiga, Benedis.
Wanita yang meracuni Ibuku demi meraih posisinya sebagai Ratu saat ini.
" Apa kamu lihat siapa yang memanahmu? "
Dengan santainya Dia bertanya kepadaku seolah-olah dia tidak mengetahui siapa pelakunya. Aku tahu pelaku yang ingin membunuhku, tidak lain dia pangeran kedua Carlos.
Dia dengan sengaja menembakkan panah beracun nya kepadaku, Aku sangat beruntung hanya mengalami koma saja.
" Aku tidak yakin, Panahnya datang entah dari mana... Ah! Apa pelakunya sudah di tangkap ? Usaha pembunuhan seorang pangeran... Entah hukuman apa yang akan kita jatuhkan kepadanya. "
Aku hanya menjawab pertanyaan nya saja dengan berpura-pura tidak mengetahui pelakunya, aku berbicara sambil memalingkan wajahku ke arah pangeran kedua, sontak dia langsung terkejut melihatku yang melihat ke arahnya.
" Tidak ! disayangkan kasus itu, sudah lama di tutup. "
Ucapnya menutupi kesalahan anaknya sendiri. Dia sudah mengetahui kejadian yang sebenarnya dan berusaha menutupi kejadian tersebut karena posisinya sebagai Ratu.
Tidak lama kemudian Mereka semua pergi dari kamarku, setelah dokter menanyai kondisiku lagi, Dokter hanya mengingatkan kepada pelayan ku untuk memberi makanan yang bergizi kepadaku.
__ADS_1
Lines Bariet, Putri dari keluarga yang runtuh di kerajaan Aztec. Saat aku melihat wajah Carlos dan Wanita itu, aku sangat ingin membunuhnya, tapi... Haaah ! sebaiknya aku menahan balas dendam ku dan memulihkan tubuhku terlebih dahulu.
Dua bulan sudah terlewati, keseharian ku hanyalah berolah raga saja. Berkat latihan ku , Proses pemulihan dan pengendalian Mana ku berjalan dengan lancar. Bagiku Sihir itu sangatlah mudah...
" Pangeran! "
Dia datang membawakan makanan kepadaku, Dia adalah Maid yang merawat ku selama aku Koma.
Namanya adalah Herlina Karin, Anak dari pelayan yang sudah ku anggap bibi ku.
Namun makanan yang dia bawa kepadaku ini selama dua bulan hanyalah sepiring Bubur, Aku tahu ini makanan untuk orang sakit, tetapi tidak terus-terusan membawakan itu setiap harinya.
" Sungguh Maafkan aku pangeran! "
Dia meminta maaf kepadaku karena hanya membawakan makanan itu saja, Yahh mau bagaimana lagi aku akan memakannya, dia juga yang merawat ku selama ini jadi aku tidak perlu memaksanya untuk mengganti makananku.
Tetapi aku menyuruhnya untuk menambah Porsi makan ku menjadi Lima piring, Oh... Maaf ! Maksudku sepuluh piring lagi.
" Se-Sepuluh piring!? "
Dia terkejut aku meminta tambah porsi ku sebanyak itu, Walaupun perutku terasa seperti akan meledak, Entah kenapa tubuhku masih terasa lapar, aku juga masih sanggup untuk menambah lagi porsi ku tetapi aku memikirkan pelayan ku juga jadi ku hentikan saja memintanya...
Aku menanyakan berbagai macam pertanyaan kepadanya tentang masalah keuangan yang ku terima dan yang disimpan, Dia hanya menjawab dengan sejujurnya kalau yang ku terima selama sebulan hanya 10 emas saja dan uang yang tersimpan cuman 10.000 emas saja.
Seharusnya uang yang kudapatkan selama sebulan adalah 500 Gold tetapi aku menerima hanya 10 Gold saja, Apa kami sedang di peras...? Aku memaksa dia mengakui uang yang dia dapatkan selama bekerja denganku, Tetapi setelah ku dengar dari perkataannya bahwa dia hanya menerima sepertiganya saja itu membuatku sedikit terkesan kepadanya.
Maid adalah kepemilikan bangsawan. Herlina karin dia adalah putri dari seorang seniman, ibunya juga seorang pelayan dan teman bagi ibuku, begitu juga aku yang menganggap ibunya sebagai bibiku sendiri.
Dikarenakan keadaannya yang miskin, dia menjadi Maid ku, Tapi... Merawat ku dan juga menjaga rumahku tanpa menyerah dan kabur... Selama Enam tahun terakhir, hanya Seorang diri saja. Walaupun itu berarti menggunakan bayarannya sendiri.
Aku hanya bisa tersenyum melihat kesetiannya kepadaku, aku berpikir bahwa dia harus mendapatkan hadiahnya setelah mengurusku. Bahkan jika perusahaannya bangkrut, setidaknya mereka harus memberikan karyawannya hadiah. Mengetahui setidak nya masih ada satu orang yang berada di sisiku...
Ayahku hanya diam saja ketika ibuku terbunuh... dari itu lah aku sudah tidak menganggap nya lagi seorang ayah.
Aku pergi bersama pelayan ku Lina menuju ke menajemen keuangan istana untuk menyelidiki masalah keuangan ku, Tidak habis pikir seorang Pangeran mengurus keuangannya sendiri...
Kalau leluhurku melihat ini, mungkin mereka akan jungkir balik dengan terkejutnya mereka.
Ku yakin kalau ratu mendengarnya, ini akan menjadi keributan besar. Meski begitu... aku tidak pernah berpikiran untuk mundur.
Kami memasuki ruangan departemen keuangan, Hmmm... jadi departemen keuangan... Aku memang sudah menebak, tapi mereka semua benar-benar memandangku rendah.
Aku duduk di kursi dan melototi mereka agar mereka takut kepadaku, aku juga menanyakan soal dana yang di terima mereka.
Dia berkata semua dana keuangan itu hanya untuk perawatan rumahku saja, tetapi apanya yang perawatan? rumahku sangat tidak terawat, terdapat lubang di atapnya begitu juga halamannya penuh dengan rumput liar. Aku mendesaknya agar dia mengakuinya.
" Biaya perawatan tidak dalam pengawasan departemen keuangan, bahkan jika anda bertindak seperti ini... ini tempat kami mengatur anggaran, bukan tempat anda meminta uang. "
Itu alasannya sambil menyudutkan ku, dengan tingkah lakunya aku tau apa yang dia rencanakan tetapi untuk kali ini aku akan membiarkannya.
Kemudian aku meninggalkan ruangan mereka untuk merencanakan sesuatu kepada mereka menuju rumahku tempat kediamanku...
...To Be Continue......
......×××××××××××××××......
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
• Hai para Readers, maaf kalo ada penulisan yang salah atau kurang di mengerti jika ada saran atau kritikannya mohon untuk di beritahukan...
__ADS_1
Karena dukungan dan saran dari para Reader sangatlah berarti untuk perkembangan dari Cerita ini. Kritikan juga membantu membuat Author mengevaluasi kesalahan yang di buat....
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=