
Arc I. Eastern Kingdom.
...Maineral...
...Chapter 28 : Misi Penyelamatan....
...-...
Masa Depan, Negara Britania.
Adalah sebuah negara berdaulat yang terletak di lepas pantai barat laut benua Eropa.
Peperangan terjadi saat pasukan Dari Norwegia memasuki wilayah Britania, mereka ingin menjajahnya dan ingin menguji kekuatan dari Negara berdaulat seperti Britania.
sepertinya peperangan itu sama sekali tidak berjalan dengan semestinya karena ada sesuatu yang menghambat usaha dari pasukan Norwegia.
Sesuatu makhluk tak kenal ampun dan berlari membunuh semua objek yang menyerangnya.
Dia hanya seorang diri saja membantai semua pasukan Norwegia,
Dewa Kematian, Topeng Tanpa Wajah.
...' Faceless Mask '...
...-...
...-...
...—————————————————————...
...[ Faceless Mask ]...
...→ Resistance of all elements....
...→ Aura or presence remover....
...→ Cancels All Enemy Skills....
...→ unique skills ( not active )....
...→ High Sense...
Deskripsi : Topeng tertutup tanpa lubang udara dan mata yang memiliki jiwa di dalamnya, hanya kepolosan topeng ini seperti tidak memiliki wajah atau lukisan di depannya. Walaupun semua tertutup, bukan berarti pengguna tidak bisa melihat dan bernafas, Siapapun itu ' Tuan dari topeng ' akan mendapatkan kepekaan tajam di semua Indra nya.
...Topeng berwarna Hitam sedikit kemerahan, memiliki kehendak atas memilih Masternya sendiri....
...—————————————————————...
Tiga hari setelahnya, aku mendapatkan seragam militer. Setelah satu minggunya aku meninggalkan markas untuk mencari sesuatu di kota.
Aku ingin mendapatkan senjata atau bahan peledak dari pasar gelap, tetapi jika aku tidak bisa terus-menerus memasok sendiri dengan lebih banyak gudang senjata itu hanya akan merepotkan.
Apa satu minggu terlewati di dunia lain ? tidak, aku tidak tahu pasti mengenai waktunya. Tetapi perbedaan waktu di dunia ini dan dunia lain sangat lah lambat.
1 hari di masa depan sama dengan 12 jam di dunia lain.
Lokasi : Perbatasan Britania dan Norwegia, Maineral.
Siang hari di langit yang cerah terdapat sebuah tempat untuk para sandra dari pasukan Britania, Gudang Maineral.
Sebelumnya mereka hanya ingin menyelamatkan salah satu warga Britania saja, namun pada akhirnya mereka semua terjebak oleh pasukan Norwegia.
Mengakibatkan mereka tidak bisa melarikan diri dan menjadi tahanan musuh untuk pertukaran sesuatu karena mereka telah di tangkap saat melakukan operasi penyelamatan.
" Maaf kan aku semuanya jadi seperti ini. "
" Jangan bicara begitu seharusnya aku lah yang meminta maaf, ini semua terjadi karena kamu menyelamatkan aku. "
Tentara memikirkan sesuatu tentang kejadian mereka saat misi penyelamatannya di bocorkan oleh informan dari pihak mereka. Menurut dari informasi diterima mereka bahwa kekuatan militer disini bukan tingkat rendah, melainkan mereka semua adalah tentara yang dilatih dengan ketat.
Jumlah mereka juga tiga kali lebih besar dari informasi diterimanya, tidak hanya itu mereka tahu rute pergerakan dan waktu serangan dengan sempurna.
Ini semua karena jebakan untuk menarik perhatian mereka, dari sejak awal kami sudah seperti menari di telapak tangan mereka.
* *Clank... * Clank*...
^^^* Sfx: Suara pintu besi dibuka paksa.^^^
Ugh...
" Sersan Ren ! "
__ADS_1
Seseorang dari pasukan musuh membawa salah satu teman dari mereka, dengan kondisi wajah di penuhi luka dan tangannya diikat. Musuh menyiksanya dan membawa dia ke teman nya untuk mencari informasi lain dari pasukannya.
" Beraninya Kamu... "
Wajah tentara itu di penuhi emosi melihat temannya tersiksa, dia memberontak ingin melepaskan tali di tangan dan kakinya. Walau begitu ikatan sangatlah kuat, dia hanya bisa pasrah melihat temannya disiksa.
Sedangkan musuh tersenyum melihat penderitaan dari tentara Britania, dia memegang senjata di bahunya bersiap akan memukul tentara yang melihat nya itu.
* *Dash... * Ctarr*...
^^^* Sfx: Suara senjata menghantam tubuh seseorang.^^^
Ketika Senjata itu mendarat di tubuh tentara itu, seketika dia tersungkur dengan posisi kepala terlebih dahulu menyentuh lantai dan diikuti tubuhnya.
Ugh...
Setelah kejadian menyakitkan itu, musuh meninggalkan mereka tanpa berkata apapun terhadap mereka. Dia menyeringai melihat seorang yang disiksa nya tadi.
Apa dia pikir kami ini Mainannya?
" Letnan, apa anda baik-baik saja ? "
" Iya, bagaimana tentara lainnya ? "
" Aku tidak tahu, aku pikir mereka di bawa ketempat lain... "
* Clank... * Clank... * Clank...
^^^* Sfx: Suara pintu besi dibuka paksa.^^^
Musuh kembali melihat mereka dengan tatapan penuh dengan hawa membunuhnya. Dia berdiri di hadapan mereka tanpa berkata apa-apa seakan dia ingin menyiksa mereka kembali.
Sekarang Apa Lagi ?
Dan tiba-tiba saja sebilah besi menembus perutnya, musuh itu mati dengan kondisi perut berlubang dan kehabisan darah.
Seseorang laki-laki bertopeng muncul di hadapan mereka, tentu saja laki-laki itu adalah aku.
Aku di perintahkan oleh komandan Devisi untuk menyelamatkan para tentara di Gudang Maineral beserta warga Britania.
" Apa benar anda Letnan Harsan ? " Kata-kataku melihat mereka dengan sikapku yang dingin.
Suara Laki-laki... Bertopeng ?
Ini kedengaran Ceroboh, Tapi... itu sudah pasti dia ada di pihak kami.
" Aku disini untuk menyelamatkan kalian, Bawa tahanan lain dan ikuti aku ! " Aku mengatakan tujuanku dan memerintahkannya mengikuti ku.
Di suatu lorong terdapat banyak musuh telah kehilangan nyawa mereka, tergeletak di jalan itu sehingga darah mereka memenuhi lorong.
Apa-Apaan... mereka semua sudah dikalahkan. Kalau ada orang sebanyak ini, kami mendengar sesuatu didalam kurungan.
" Devisi berapa kamu ? Berapa orang yang terlibat dalam misi ini ? " Dia bertanya kepadaku.
" Aku tidak tidak bisa bilang kepada anda aku bekerja dengan siapa, dan hanya aku satu-satunya orang yang ada dalam operasi ini. " Aku menjawab perkataannya.
?!
Dia mengalahkan orang ini sendirian ? tanpa ketahuan.
* Tuk... * Tuk... * Tuk...
^^^* Sfx: Suara langkah sepatu.^^^
Musuh... ! Waktu yang buruk sekali !
?!
Ada dua orang lagi di ruangan ! mengalahkan mereka secara diam-diam jelas tidak mungkin !
Aku berlari dengan cepat ke depan mereka dan melancarkan serangan fatal terhadap mereka, seketika mereka mati dengan kondisi tulang-tulang yang patah.
Untuk musuh di luar jarak ku, aku melemparkan pisau di sakuku kearahnya dan langsung membunuh nya. Berdiri di hadapan mereka, mengambil kembali pisau itu.
Ini gila ! Dia mengalahkan dua orang langsung tanpa menggunakan senjata api ! Dari Devisi mana orang ini ?
" Kita akan mempercepat laju kita mulai sekarang ! "
Aku mengangkat pistol ku setengah bahu dan bersiap dengan posisi ku,
" Aku akan mengatasi para musuh, jadi kalian tidak perlu menggunakan senjata kecuali dalam kondisi darurat. " Sambungku.
__ADS_1
" I, Iya " jawab mereka.
Kami ini tentara dan kau menganggap Kami seperti barang bawaan.
Aku berlari di depan mereka, mengatasi semua musuh yang akan menghalangi jalan dan membunuh semua musuh. Cahaya muncul dari suara tembakan dari senjata di lorong gelap itu, satu-persatu musuh berjatuhan karena tertembak oleh ku.
Beberapa musuh ada di depan ! Dia pasti membutuhkan bantuan kali ini, aku pikir ini saatnya untuk bergerak secara diam-diam !
Di saat seperti ini, kamu harus berpikir dengan tenang !
Tanpa melakukan apa-apa Mereka terkejut melihat aksi brutal ku terhadap pasukan musuh, mereka berpikir dengan kelincahanku mengatasi semua musuh menganggap bahwa aku seorang assassin profesional.
Dia Benar-benar Monster.
Tapi dia terlalu ceroboh, itu bukan gerakan seseorang yang berasal dari pasukan Militer.
" Kita akan menunggu disini selama satu menit. "
Aku melihat sekitar ku memantau keadaan di area depan dan mencari rute terbaik untuk menyelamatkan diri.
" Kenapa ? " Jawab tentara itu penuh penasaran.
Dia melihat kearah belakangnya, disana temannya sedang lagi kesusahan untuk berlari karena kehabisan tenaga.
Aku terlalu sibuk berlari dan tidak memperdulikan stamina mereka. Bahkan jika aku terburu-buru, aku tidak percaya memikirkan tentang hal itu...
Jadi dia tidak berlari tanpa berpikir, tapi dia sudah memperhitungkan semuanya...
Topeng Tanpa Wajah.
Bergerak dengan ceroboh tapi secara yang telah di perbuat nya itu benar.
" Siapa kamu sebenarnya ? " Dia mengulang pertanyaannya.
Aku harus tahu siapa dia...
" Waktu habis... " aku memotong kata-katanya.
Kami bergerak maju tanpa ketahuan dari pasukan musuh, bertemu tentara lainnya menggunakan sebuah mobil. Mereka menyambut kedatangan kami dengan kegembiraan karena telah berhasil selamat dari sandra musuh.
Anggota Pleton yang dibawa ketempat lain ?
" Apa yang terjadi pada kalian ? " Letnan berbicara kepada salah satu tentara menggunakan mobil.
" Orang itu menyelamatkan kita " Dia menunjuk kearahku.
" Dia mengatakan pada kita untuk menunggu disini dan kamu muncul dengan dia Letnan " Sambungnya.
" Ini adalah saatnya kita berpisah, kalau kalian lanjut ke tenggara akan ada orang yang menunggu kalian disana. " Kataku.
" Terimakasih ! " Ucap letnan tersenyum kepadaku.
" Tidak perlu berterima kasih, aku hanya melaksanakan permintaan. " Sambungku.
Aku tahu dia Tentara Bayaran.
" Bahkan jika itu adalah permintaan, aku tetap harus memberikan rasa terima kasihku. Tidak peduli apa alasannya, kamu menyelamatkan nyawaku dan para bawahanku. " Dia mengulurkan tangannya dan ingin melakukan jabat tangan sebelum perpisahan denganku.
Aku melihat dia dibalik topengku menggunakan mata batinku, seperti maunya melakukan hal itu sebelum berpisah.
Aku pergi meninggalkan mereka dengan keadaan senang dan terkejut saat kejadian di dalam Gudang itu, mereka berpikir akan bertemu lagi dengan ku di suatu hari nantinya.
Tetapi sepertinya waktuku di masa depan sudah habis dan harus kembali untuk melaksanakan kewajiban ku dalam perang perebutan Mahkota Raja.
Sedikit pengalaman merasakan Zaman peperangan antar Negara membuatku berdebar karena Zaman sebelum kelahiran ku hanya dunia tanpa adanya peperangan.
...To Be Continue......
...×××××××××××××××...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=