King Of Disaster

King Of Disaster
King Of Disaster | Dunia Mimpi | Sacrifice


__ADS_3

Arc I. Eastern Kingdom.


...Sacrifice...


...Chapter 13 : Pertukaran Hidup....


...-...


Setiap Manusia pastinya memiliki hawa nafsu, keinginan mereka sendiri seperti menyelamatkan diri sendiri dari pada nyawa orang lain.


Mereka juga belum puas ketika mendapat harta berlimpah di depan mata mereka, tidak merasa cukup dengan kelebihan yang mereka miliki.


Itulah sifat manusia.


Aku berdiri melihat kejadian tentang Kematian anggota party ku, mereka tidak berdaya di hadapan yang lebih kuat dan terpaksa harus mengorbankan diri hanya untuk menyelamatkan rekan terlemah mereka.


Itu membuat hatiku sedikit bergejolak mengingat perkataan mereka yang tersenyum ketika memerintahkanku untuk lari menyelamatkan diri.


" Benar-benar menarik... Kurasa ini yang dinamakan rasa sakit akan kehilangan ya...? "


• [ Segel Pertama Buka →5 % ] •


• [ Blood Technique → Strength Body ] •


< Skill Aktived >


Tubuh di perkuat mencapai level tertentu, Tanah secara perlahan menjadi hancur karena tekanan keluar dari tubuh ku. Aku mengambil Kuda-kuda bersiap dengan tangan kanan memegang gagang Pedang yang ada di pinggang ku.


Pedang masih terbalut sarungnya di bagian sisi kiri pinggang ku, Kuda-kuda itu semakin lama menciptakan medan magnet di sekitar Tubuh ku.


Walaupun begitu, Iblis tetap tidak memperdulikan situasinya. Dia sangat sombong akan kepercayaan dirinya itu bisa menangkis seranganku, tetapi dia tidak menyadari sesuatu yang tak di ketahui nya setelah itu.


Aku mengucapkan Satu kata,


• [ Death sword technique →Vertical Slash ] •


< Skill Aktived >


Menarik Pedang itu, aku memotong dengan pedang secara Vertikal di depan ku seperti memotong angin dan seketika semua itu hancur meninggalkan bekas yang terbentuk dari irisan sebuah pedang.


Begitu juga iblis itu hanya terdiam ketakutan melihat kekuatan besar melewatinya dan hancur di belakangnya.


Dia juga terkejut melihat kejadian itu, tidak menyangka akan bertemu kematiannya, begitu juga dengan Lina yang terduduk diam melihatku mengeluarkan kekuatan sebesar itu.


" Tidak Mungkin ? "


Kata-katanya tidak mempercayai ketika melihat kehancuran besar sedang terjadi di depan matanya, dia merasa bahwa kekuatan itu hanyalah sekedar mimpi saja dan bukanlah kenyataan dimiliki tuannya.


Yang dia tahu tentang tuannya adalah seorang pangeran tanpa di Karunia kan kekuatan Besar, Itu menyebabkan bahwa dia harus selalu melindungi nya dari apapun.


Aku mencoba melakukannya lagi kebentuk keduanya, dengan posisi sebelumnya.


Dan Kembali Mengatakan Satu kata.


• [ Death sword technique → Horizontal Slash ] •


< Skill Aktived >


Tebasan itu membuat semua yang ada di depan terbelah sejauh 500 meter, menimbulkan celah besar di tanah begitu juga dengan iblis itu.


Tidak bisa menghindari kekuatan besar yang datang kepadanya sehingga dia mati seketika tanpa meninggalkan jejaknya.


Aku berjalan mendekati mayat-mayat mereka dan mencoba membangkitkan mereka dengan kekuatanku, tentunya setelah kejadian ini aku dan Lina akan keluar dari Anggota party mereka, melanjutkan perjalanan kami mencari Ras Kerdil di kota lainnya.


Sembari melihat Mereka, Aku berkata Satu hal.


• [ Blood Technique → Revive ] •


< Skill Denied >

__ADS_1


" Penolakan ? Apa karena tubuh ini masih lemah ? Bagaimana jika aku menaikkan Persennya ? "


Kembali mengatakannya lagi.


• [ 10 % ] •


• [ Blood Technique → Revive ] •


< Skill Denied >


" Penolakan lagi? Apa syaratnya haruslah dengan pengorbanan? Baiklah aku akan mengorbankan kedua mataku hanya untuk kalian semua...! "


Terus kembali mengatakan nya sampai Skill Di aktif kan.


• [ Blood Technique → Revive ] •


• [ Sacrifice → Eye ] •


< Skill Aktived >


Arrrgh... Arrrgh.... Arrrgh...


" Tuan, Hentikan mantra nya sekarang juga ! Tuan tidak harus mengorbankan mata tuan..."


Dia menangis melihatku yang sedang kesakitan, saat itu juga di langit terdapat awan berkumpul membentuk sebuah lingkaran.


Terdapat cahaya turun dari tengah lingkaran awan dan menerangi mayat-mayat di bawah lingkaran itu, sehingga membuatnya melayang di udara.


Aku sedang mengalami sakit pada kedua mataku dan membuatku sedikit hilang kendali, langit-langit menghitam, tiada bintang dan tiada bulan.


Hanya langit malam saja di siang hari itu, memunculkan sebuah Mata Besar di langit dan masih dalam keadaan tertutup.


Semua yang hidup mengalami ketakutan akan terjadinya Fenomena langka itu, peperangan terhenti sejenak melihat langit gelap gulita dan mata besar menghiasinya.


Mereka semua melihat kejadian langka yang sebelumnya tidak pernah terjadi selama perang Ragnarok.


Tidak tau apa yang akan terjadi jika Mata Di langit terbuka dan melihat semua makhluk hidup di Bumi, mereka berpikir kejadian itu karena ulah dari seorang Dewa tingkat tinggi sedang melihat keadaan Dunia bawah.


Ada juga berpendapat bahwa tidak pernah ada kekuatan se misterius ini akan terjadi, Tetapi seorang Peramal dari Perang Ragnarok mengatakan dan membuat beberapa buku kuno tentang Ramalan masa depan akan terjadinya Malapetaka besar-besaran mengancam semua kehidupan.


Tidak ada yang bisa menghentikannya walaupun semua makhluk hidup berkumpul menjadi satu untuk mengalahkan nya.


Sekarang Buku kuno itu hanya tersisa tiga saja di dunia, mereka memiliki buku itu percaya akan terjadinya Malapetaka


' Semua kehidupan akan Mati dan Kematian akan dihidupkan kembali, Dunia dibuat ulang sebagaimana mestinya '


Di dalam buku ramalan itu akan muncul Raja-Raja Dimensi yang akan melihat dunia ini jika Mata di langit sudah bermunculan dua dan terbuka, menunjukkan Akhirnya Zaman di dunia sekarang.


" Apa yang sebenarnya terjadi pada dunia ini? Apa mereka ingin peperangan itu terjadi lagi? "


Raja iblis bertanya-tanya tentang kejadian Langka itu dan berpikir Dewa akan menyatakan perang terhadap kaum Dunia bawah,


Sakit di mataku sedikit mereda berkat skill regenerasi dan pikiranku juga perlahan menjernih, mereka yang tadinya mati sekarang telah hidup kembali.


Langit-langit malam kembali seperti semula dan Mata Besar itu juga menghilang, Semua monster menjadi agresif kembali.


Perang telah di lanjutkan, di dalam pikiran mereka juga bertanya-tanya mengenai Fenomena langka itu.


Aku melihat Mereka menunjukkan tanda-tanda bergerak dan membuka mata mereka, merasa terkejut bahwa mereka sudah hidup kembali.


Orang pertama dilihat mereka adalah kami berdua yang berdiri di hadapan mereka semua.


" Bagaimana kami bisa hidup kembali? Apa itu Perbuatan mu Ray? Apa yang terjadi dengan kedua matamu itu? "


Tatapan mereka sangat terkejut saat melihat mataku mengeluarkan darah, aku menjelaskan kepada mereka bahwa aku mengorbankan mataku hanya untuk membangkitkan mereka.


Di antara mereka ada yang menangis dan merasa sangat berhutang budi ketika di beri kesempatan kedua untuk hidup kembali.


Aku juga sudah membicarakan mereka tentang masalahku dan berencana keluar dari anggota party saat menggunakan kekuatanku untuk mereka semua, sepertinya mereka juga tidak merelakan kepergian kami.

__ADS_1


Berharap selamanya akan terus bersama-sama.


Tetapi semua itu bukanlah tujuanku, aku juga memiliki sebuah dendam pribadi yang harus di selesaikan di masa depan.


" Selamat tinggal kalian... Semoga pengorbanan ku akan membuat kalian lebih menghargai nyawa kalian sendiri... "


Aku membalikkan badanku dan berjalan Menjauhi mereka semua, di dampingi pelayan ku mencari tujuanku sebenarnya.


Mereka terus memanggil namaku, mengucapkan terimakasih dengan tulus di hati mereka.


Meninggalkan air mata serta kenangan kepada mereka, dan terakhir menyelamatkan nyawa mereka.


Sebuah pengorbanan mendapatkan penghargaan karena sudah membuat hatiku tergerak.


Aku meninggalkan mereka walaupun tubuhku menjerit kesakitan, tetapi itu sama sekali tidak ku ungkapkan. Aku juga tidak ingin membuat Pelayan ku merasa khawatir lagi kepadaku.


Untuk sementara waktu, kami pergi melihat peperangan itu dan mencari dalang dari penyebab monster yang mengamuk.


Aku hanya bisa melihat melalui mata batinku saja dan Indra perasa ku, Sungai menjadi sebuah tempat peristirahatan kami , membersihkan sisa darah di mataku, beristirahat sejenak mengumpulkan tenaga kami.


Lina pergi kehutan mencari kayu bakar, sementara aku memancing di pinggiran sungai.


Aku hanya bisa merasakan hawa kehadirannya saja tanpa melihat dengan mataku, semua indra ku juga menjadi lebih tajam semenjak segel pertamaku terbuka.


" Tidak ku sangka kejadian ini sedikit membuatku mengenang ibuku di dunia ini... "


Perkataan yang mendalam itu tersimpan di hati ku, memandang sebuah langit tanpa kedua mata, hanya kegelapan terlihat oleh ku.


Untuk sementara waktu biarkan masa lalu tetap menjadi kenangan dan terus tersimpan di ingatanku yang paling dalam...


...-...


...––––––––––––––––––––...


...[ Sacrifice ]...


...Skill...


...Type : Magic...


...Class : Unique...


Keterangan :


...Kemampuan unik yang memerlukan banyak Mana untuk pengaktifan nya, bahkan darah menjadi sumber mana itu sendiri. ...


...Pengaktifan kemampuan dapat di lakukan jika memiliki sesuatu hal yang berharga untuk di Korbankan....


...––––––––––––––––––––...


...-...


...To Be Continue......


...×××××××××××××××...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2