King Of Disaster

King Of Disaster
King Of Disaster | Dunia Mimpi | Back to the beginning


__ADS_3

Arc I. Eastern Kingdom.


...Back to the beginning...


...Chapter 22 : Kerajaan Aztec....


...-...


Sakit... itu berarti indra masih bisa merasakan apa itu rasa sakit, Setiap makhluk hidup pasti merasakan kesakitan.


Rasa sakit bisa di dapat ketika mendapat nasib buruknya, Tetapi dengan adanya Rasa Sakit bisa membuat seseorang mendapatkan pengalamannya.


Perkembangan juga di dapat dari Rasa Sakit, Baik itu kemalangan ataupun perjuangan berat pastinya terdapat Rasa Sakit terlebih dahulu.


Di kehidupanku kali ini aku sendiri mendapat kemalangan yang membuatku memiliki Rasa Dendam terhadap anggota keluarga ku sendiri, walaupun mereka keluarga tetap saja mereka menaruh rasa sakit di dalam diriku.


Kupikir kehidupan baruku adalah hal menyenangkan karena bisa menjadi anggota keluarga kerajaan, tetapi semuanya menjadi gelap gulita sampai aku membenci banyak hal, terutama mereka yang menyakiti Ibu kandungku.


Ayahku sama sekali tidak memperdulikannya, dia hanya menganggap itu semuanya sudah menjadi takdir dari Ibuku.


Duduk diam tanpa melakukan apa-apa di singgah sananya.


Kau pikir dengan hanya duduk saja bisa membuat Ibuku bangun dari tidurnya, Pak Tua ? !


Kami melakukan perjalan kembali ke kerajaan Aztec, sebelum itu aku sudah memerintahkan Pelayan Lina untuk pergi ke wilayah ku agar dia tidak menjadi target dari kekejaman Anggota Kerajaan.


" Seharusnya aku tetap berada di sisi Pangeran ! Baiklah aku akan kembali sesuai perintah dari Pangeran sendiri... "


" Khuhuhu... Tenang saja , Nona Lina ! Aku akan melindungi Masterku sendiri ! "


Tawa kecilnya itu seperti ejekan yang ditujukan kepada Pelayan Lina karena dia tidak bisa mendampingi ku kembali ke kerajaan,


Setelah perpisahan dengan Maid, kami melanjutkan perjalanan menuju ke kerajaan.


Melawan kembali masa lalu ku yang kelam dan menyelesaikan tujuan kedua ku tentang balas dendam kepada keluarga kerajaan.


< 5 Hari Kemudian, Kerajaan Aztec >


Sudah lama sekali aku tidak kembali ke tempat kelahiran ku, Semua tampak sama seperti sebelum aku meninggalkan kerajaan ini.


Rasakan... ! Kerajaan ini akan hancur jika terus sama tanpa ada perubahan sama sekali !


Aku menertawakannya dalam hatiku, berpikir tentang kerajaan yang tak akan lama lagi akan mengalami kehancuran.


Semua penduduk juga seperti biasanya berjalan di tanah sedikit becek karena lumpur dari kereta kuda pedagang dan bangsawan kerajaan.


" Berhenti... !!! Kumohon siapa saja berhentikan kereta kuda itu... ! di sana ada anak ku... "


Seorang wanita menangis di tengah jalan, melihat kuda di depannya melaju dengan cepat tanpa ada seorangpun yang memperdulikannya.


Wajah mereka menolak membantunya menyelamatkan anak dari wanita itu, mereka berpikir bahwa mustahil untuk menyelamatkan anaknya dari kereta kuda yang melaju dengan cepat.


Aku hanya melihat dari kejauhan, sambil mengamati sekitar tanpa memperdulikannya karena aku sudah mengetahui alurnya seperti apa.


Seorang Perempuan berambut merah pendek sebahunya dan dia memakai Rok kuning dengan hiasan Bunga sedang Membantu menyelamatkan anak dari wanita itu.


Dia mengatakan.


• [ Agillity Enhancement → Agillity ] •


• [ Stamina Enhancement → Vital Pump ] •


• [ booster skills → acceleration ] •


< Skill Aktived >


Seketika dia berlari dengan sangat cepat mengejar kereta kuda di kejauhan, menaiki nya dan memberhentikan kereta yang melaju dengan cepat hanya bermodalkan kekuatannya saja.


Aku hanya tersenyum tipis melihatnya menolong anak dari wanita di tengah jalan.

__ADS_1


Tidak Kuduga masih ada seorang mempunyai kepedulian terhadap yang membutuhkan pertolongan, kurasa kerajaan ini masih terdapat jiwa patriotismenya selama ku tinggalkan.


[ " Terimakasih... Terimakasih...Terimakasih... sekali lagi ku ucapkan Terimakasih banyak karena sudah menolong anakku...! " ]


[ " Hehehe... sudah tidak apa-apa ! " ]


Mereka berbicara di kejauhan tanpa kusadari dan perempuan itu melihatku berjalan meninggalkan keramaian.


Aku kembali melanjutkan kembali ke kerajaan, meninggalkan keramaian yang dibuat perempuan itu.


Gerbang kerajaan terdapat dua penjaga gerbang, mereka memastikan keamanan kerajaan dari depan gerbang.


" Siapa kalian ? "


Tanyanya kepada kami yang sedang memperhatikan gerbang pintu masuk kerajaan,


" Apa tujuan kalian kemari ? aku akan menyampaikannya jika ada pesan terhadap anggota kerajaan ! jadi katakan saja sekarang ! "


Tombak di tangan kanannya menghentakkan ketanah, seperti akan mengancam kami jika tidak memberitahukan tujuan dan maksud kedatangan kami ke kerajaan.


" Pesan ? Haa... tidak ! kami bukan ingin mengirimkan pesan, melainkan hanya ingin bertemu anggota kerajaan ! apakah kami boleh masuk ? "


Tanyaku kepada mereka berdua dan melihat reaksi mereka terhadap diriku,


" Kalian pikir bisa masuk dan bertemu anggota kerajaan ? Tidak ada yang boleh memasuki ke kerajaan kecuali orang berkepentingan saja ! "


Dia berbicara dengan nada kerasnya kepada kami, mereka juga menyuruh kami segera meninggalkan tempat ini karena menganggu jalan masuk kerajaan.


Cukup menarik...


Sesuai di harapkan, aku akan bersikap seperti biasanya melihat bagaimana perlakuan mereka terhadap ku.


" Ini benar-benar Cukup menarik bukan ? Pelayan Zero ? "


Aku berbisik kepada Zero tanpa mereka sadari,


" Tentu saja Tuan, Seperti harapan tuan sendiri... "


" Ka... Kakak Rey...Kakak... "


Seorang gadis berlari ke arah ku dan memeluk ku, dia dengan terkejutnya menyadari bahwa itu diriku, tidak terpikirkan tentang kepulangan diriku.


Dia hanya bisa berdoa agar diriku selalu dilindungi tanpa terluka sedikitpun.


Gadis itu ternyata adik tiriku, Putri kedua Valentine Zi Aztec. Dia anak dari ibu tiriku, Selir pertama dari ayahku, Sasha.


Mungkin ini hanya kebetulan, aku di kondisikan dengan rasa Ketidakpastian tentang alur yang selama ini kulihat.


Mungkin mata batinku hanya merespon hal lain yang mengkondisikan tentang pilihanku kedepannya, apakah aku akan memilih untuk kejalan tersebut atau tidak. Itu adalah hal yang ingin ditunjukkan kepadaku dari mata batin.


Sebelum kembali ke kerajaan, aku juga membuat ilusi tentang mataku agar tidak di curigai mereka bahwa aku sedang buta atau mengalami kecacatan sementara, sampai mata baruku di dapatkan.


Mengambil tingkat Kecocokan mata harus di pertimbangkan sebelum menjadikan nya sebagai mata baru ku, jadi mata itu harus benar-benar stabil dan cukup kuat untuk evolusinya.


" Kakak Ray, ayo kita masuk ! "


Dia mengajakku untuk memasuki area kerajaan, Para penjaga gerbang hanya bisa menelan ludah mereka karena terkejutnya mereka bahwa diriku mengenal sang putri.


" Siapa mereka ? Kenapa bisa tuan putri mengenal mereka ? "


" Oii... Tunggu sebentar ! bukankah dia itu... Tadi katanya Ray Bukan ? "


" ... Pa-Pangeran Keempat ! ' Garo Raizel Aztec '... "


Mendengar mereka dari kejauhan saja membuatku tertawa akan perkataan mereka tanpa di sadari Alen.


* Alen sebutan untuk adik perempuan ku ' Valentine ' .


Kami berjalan memasuki Kerajaan, menunggu apa akan terjadi sesuatu saat di dalam kerajaan...

__ADS_1


...-...


...––––––––––––––––––––...


...< Status Petualangan >...


...Status Fake,...


^^^Rank: F-Class^^^


...-...


...Nama: Ray Admoz...


...• Usia: 16 tahun...


...• Kelamin: Laki-Laki...


...• Ras: Manusia...


...• Tittle: Pengusaha...


...• Job: Mage Healer...


...• Level: 01...


.


• Catatan Khusus


...Seorang penyembuh pemula Rank C yang berkelana mencari arti dari kehidupan, Ingin mencari kesenangan dan menjadi seorang pengusaha sukses sambil menikmati Drama serial....


.


• Keunggulan


...→Penyembuhan luka ringan...


...→Berbakat....


...→ Tidak mudah menyerah...


...→ Pemberani...


...→ Kuat iman...


...-...


...Guild: MoonDrop Mizer...


...––––––––––––––––––––...


...-...


...To Be Continue......


...×××××××××××××××...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2