
Arc I. Eastern Kingdom.
...Kepatuhan...
...Chapter 58 : Alasan Dia Menjadi Pelayan....
...-...
Dalam suatu keheningan, dia bertanya-tanya...
" Dimana Aku ? Ada Apa Dengan Semua Ini... ? "
Dunia tercipta atas kekuatan ' Penciptaan ' dari seorang Apostle yang telah mencapai batasan nya. Sebagaimana Dunia kekuasaan dari kehendak sang pembuatnya sendiri tanpa campur tangan dari kehendak di atasnya.
World Of Origin In The Sky.
Kemampuan Penciptaan Dunia Asal dari Raja para Apostle di Dunia Putih, Sang Apostle Pertama.
Ul Ran.
Di langit cerah yang luas tanpa apapun di sana kecuali Awan dan cahaya matahari sebagai penerangan nya, Itu lah Dunia Langit ciptaan nya Apostle Pertama.
Sebuah Dunia yang tidak memiliki keterbatasannya baik itu Hukum Penciptaan, Mana Kekuatan, dan bahkan dia sang pencipta bisa melakukan semua hal di dunianya.
Saat dia sedang terlihat akan berputusasa karena tidak bisa berbuat sesuatu, tiba-tiba terdapat suara tanpa wujud terdengar olehnya.
" Bagaimana menurutmu sekarang ? Aku sengaja tidak membunuh mu agar kau tahu perbedaannya. "
Dalam hatinya, dia mulai bertanya-tanya tentang siapa yang berbicara kepadanya. Suara itu terus terulang kembali sebanyak 8x terdengar di telinga nya, setiap kata mengandung beberapa energi dan menyebabkan jiwanya terganggu hingga dia menjerit kesakitan.
" Siapa kau ? Jika kau membunuh ku, maka Demon God tidak akan tinggal diam ! "
" Demon God ? Sepertinya kau tidak mengetahui posisi mu sekarang ini sedang berada di mana ya...? Ini Dunia ku... Tidak seorangpun bisa masuk dan keluar tanpa seizin ku. "
Suaranya menggema seperti didalam gedung kosong dan tak lama kemudian, dia muncul di hadapan disaster yang hampir menyerah akan hidupnya.
" Hehehe... Akhirnya kau muncul ! "
Dia tertawa melihat Ul Ran muncul di depannya, meskipun tubuhnya tidak bisa bergerak tapi dia masih bertingkah arogan terhadap lawannya karena dia yakin ada keajaiban dari Pencipta nya yaitu Demon God akan menolong nya.
Ketika dia tidak berdaya di hadapan Apostle, dia berbicara seperti sedang mengulur waktu dan tetap terus meremehkan lawannya dengan kata-kata yang bisa menyinggung serta membujuk lawannya agar menjadi utusan Demon God.
" Dengan kekuatan mu, maka sangat mudah menguasai Dunia ini. Wahai Engkau Raja Dunia Putih... Kau sangat kuat serasa bisa melakukan apapun karena kau seorang Raja... "
__ADS_1
Katanya sedikit memuji tapi mempermainkan lawannya untuk berbuat sesuai keinginan nya.
Dia terus berbicara sesuka hati mempengaruhi lawannya, sedangkan Ul Ran hanya berdiam diri memejamkan mata sambil membaca situasi di dunia ciptaan nya.
Dan Disaster tidak sengaja melihat Lambang Budak di tangan kirinya, Dia melihat Lambang itu seperti mendapatkan suatu penceraun menjatuhkan harga diri lawannya.
" Lambang Budak ? Hahaha.... "
Dia tertawa saat melihat Lambang Budak ada ditangan Apostle, dan dengan perlahan mengeluarkan Aura nya mendekati Ul Ran yang berdiam diri tanpa bergerak dari tempatnya.
Aura itu menyerupai manusia yang memiliki tali penghubung dengan tubuh aslinya. Setelah sampai, dia membisikkan suatu bujukan untuk mengikuti penciptanya.
" Bagaimana jika kau menghapus Lambang itu dan jadilah Raja sesungguhnya dari Dunia Hitam... " Katanya yang membisik di telinganya Ul Ran.
Tapi Ul Ran tidak sedikitpun tergerak atas omongan Disaster agar mengikuti kehendaknya, dia berdiam diri tanpa melakukan apapun terhadap Disaster yang mencoba merasuki pikirannya.
Setelah cukup lama membiarkan dia berbicara, Ul Ran menghela kan nafas dan menatap tubuh disaster dengan mengeluarkan sedikit perintah diam sejenak.
Aura Disaster ditekan kembali memasuki Raga nya, dia tidak dapat berbicara ketika Ul Ran masih menatap dirinya. Walaupun sudah mengeluarkan semua tenaga, usaha yang dilakukan nya masih tetap gagal.
Ul Ran tertawa saat mengingat kata-kata Disaster yang berusaha membujuk dirinya untuk menghapus Lambang di tangannya.
Dia berkata,
Meskipun sesaat membangkitkan Satu mata, tapi itu sudah membuktikan kelayakan menjadi Master dari Raja Dunia Putih. "
Ul Ran membentangkan tangannya seperti ingin berpelukan tapi mengandung arti yang berbeda. Dia menyeringai, sekaligus bahagia saat membicarakan Masternya.
Sedangkan Disaster di perbolehkan berbicara membalas perkataan dari Ul Ran, Dengan sedikit membantah, dia juga tidak terima atas perkataan yang mengatakan ada seorang lebih baik dari pada Pencipta nya yaitu Demon God Hell.
" Apakah kau membicarakan Seorang Manusia yang membangkitkan Satu Mata saat terjadinya Perang antara pasukan Orc dan Manusia ? Jika itu benar, maka sungguh Memalukan melihat Sesosok Apostle melayani Manusia... "
" Memalukan ? Apakah itu adalah kata terakhir dari mu ? Aku tidak ingin menjelaskan nya, Tapi... Selamat Tinggal ! "
Dia mengangkat tangan kanannya kearah Disaster dan menggunakan kemampuan Membunuhnya dalam sekejap.
• [ Apostle Skill → Kehampaan ] •
< Skill Aktived >
Dunia sekali lagi berhenti, kemudian Cahaya putih yang sangat terang secara perlahan menyelimuti Dunia langit ciptaan sang Apostle Pertama Ul Ran.
Disaster tidak bisa berkata apa-apa lagi dan dia hanya bisa pasrah dengan keadaannya ketika Cahaya Putih menggerogoti tubuh abadinya. Saat cahaya itu memudar, Dunia perlahan kembali seperti semula.
__ADS_1
Waktu sama sekali tidak terganggu dan bisa dikatakan Dunia Ciptaan Apostle dengan dunia nyata tidak saling mempengaruhi karena mereka berada di persimpangan Waktu yang dibuat langsung oleh Apostle. Sementara Kedua pemuda terkejut ketika menghilang nya Disaster di hadapan Pria Misterius di langit.
" Apa yang sebenarnya terjadi di atas sana ? Dan dimana Disaster nya ? " Katanya dengan penuh keterkejutan.
Mereka tidak bisa memastikan keadaannya, tapi bisa menyimpulkan dari penglihatan mereka bahwa Disaster telah Mati ditangan Pria Misterius di langit malam tak berbintang.
Setelah keadaan Kembali normal, mereka turun secara perlahan atas izin dari yang menciptakan Barrier untuk mereka berdua.
Lahar panas sudah terhisap oleh partikel dan hanya menyisakan retakan tanah menguap akibat dari panasnya Lahar.
" Ini cukup panas ya ! Aduhhh... Aduhhh... "
Rekannya pemuda melompat-lompat karena panasnya tanah. Dia mencoba berdiri diatas gagang Palunya, tapi dia gagal dan terjatuh ketanah.
Pemuda masih menatap Pria di langit yang melihat dirinya bersama rekannya, sambil mencoba berdiri diatas kedua pedangnya. Dia mulai berbicara kepada rekannya bahwa dia akan pergi ke suatu tempat untuk berlatih, agar kejadian seperti sebelumnya bisa diatasinya tanpa bantuan dari luar karena dia adalah pemegang gelar ' Divinity Sword ' dari selatan.
Ul Ran menatap kedua Orang di bawahnya dan berkata,
" Inilah Awal Mula dari Kehancuran... Tapi kehancuran terbesar akan terjadi di masa depan. Aku dulunya seorang Apostle dari Dewa Matahari, sekarang telah menjadi Pelayannya Manusia...
Hal terburuk penyebab Kehancuran bukanlah dari Dewa ataupun Iblis, Melainkan kehancuran terjadi akibat dari ulah Manusia itu sendiri... karena mereka menganggap nya hanyalah sebuah Mimpi.
Tetapi dengan Mengabdi kepada Tuan ku seorang, maka aku akan melihat sebuah Akhir Cerita dari Dunia Mimpi yang di ciptakan Manusia sebagai referensi kehidupannya... "
Suatu Nama yang keluar dari Manusia penyebab Kehancuran Dunia... Mereka memberikan nya julukan yaitu Raja Penghancur Kehidupan.
King Of Disaster.
...To Be Continue......
......×××××××××××××××......
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=