
Arc I. Eastern Kingdom.
...Black Primodial...
...Chapter 15 : Pemanggilan Iblis....
...-...
Pamanggilan iblis sangat jarang di lakukan karena banyak faktor yang terjadi selama pemanggilan itu, diantaranya harus memerlukan banyak tumbal dan Mana untuk pemanggilannya.
Belum lagi jika pemanggilannya gagal, akan menyebabkan Iblis tersebut membatalkan kontraknya dan membunuh si pemanggil.
Hanya orang-orang yang sedang berputus asa saja melakukan pemanggilan Iblis ini, mereka tidak segan menumbalkan nyawanya sendiri untuk membalaskan dendamnya kepada orang lain.
Itu sebabnya pemanggilan Iblis sudah menjadi hal Tabuh yang harus di jauhi semua orang.
Begitulah, Aku melihat-lihat di sekitarku, mengaktifkan sebuah mantra pemanggilan.
Aku juga membuat penghalang di daerah ini dengan skill Creator ku dengan tumbal mayat dari para monster dan manusia untuk pemanggilannya.
Mengatakan.
• [ Mana Buff → Mana Regenaratio ]
• [ Summon Devil ] •
< Skill Aktived >
Mantra di aktifkan, membuat di area itu terpancar sihir pemanggilan besar dan menghisap mayat-mayatnya.
Tanah menjadi darah bewarna hitam, langit-langit bergemuruh seperti akan terjadinya hujan. Lina tampak takut, memeluk lenganku dengan terkejutnya.
Aku menatap dan tersenyum sinis ke arah sihir pemanggil itu dan berharap akan terjadinya pemberontakan terhadap Iblis yang ku panggil, cahaya hitam muncul dari warna hitam itu, memenuhi langit gelap yang bergemuruh.
Semua orang terkejut melihat sihir hitam pekat di langit gelap tempat terjadinya peperangan sebelumnya, berpikir Raja Iblis akan bangkit kembali dan membuat Teror di semua tempat.
Tidak berlangsung lama cahaya hitam itu menghilang, semua tampak menjadi normal kembali dan terlihat ada sesosok makhluk di tengah lingkaran sihir pemanggilan itu, dia berjalan mendekati kami dengan pakaian layaknya seorang bangsawan.
" Selamat siang tuanku ! sudah lama sekali aku tidak merasakan sensasi seperti ini ! Seperti akan mati jika aku melawan sesosok makhluk di depanku ini...
Aku iblis tanpa nama yang dulunya di kenal sebagai Primodial Hitam...
Tunduk kepada Tuanku... Tolong jadikan aku sebagai pelayanmu ! Bukan sebagai Kontraktor, melainkan Pelayan dan Majikannya... "
Dia laki-laki yang tiba-tiba saja berlutut di hadapanku, membicarakan ingin menjadi pelayanku.
Aku juga sedikit kecewa karena tidak sesuai dengan cerita rakyat sekitar tentang pemanggilan Iblis akan membunuh si pemanggil, mau bagaimanapun aku harus menerima kenyataannya... akan lebih menarik jika dia menjadi pelayan ku dari pada kontraktor...
" Baiklah, karena kau tidak mau melawan ku maka aku akan menerimamu dan memberikanmu nama...! "
Aku menerimanya menjadi pelayan dan membuatnya senang, Aku juga memberinya nama ' Zero ' yang berarti Nol atau tidak ada.
Dengan memberikannya sedikit darahku, membuatnya mematuhi semua kata-kataku, menyegel kekuatannya juga termasuk hal yang bisa kulakukan jika dia sudah menjadi Budak ku
Saat pemberian nama berlangsung, dia tampak berevolusi menjadi lebih kuat lagi, itu membuatku sedikit tidak nyaman jika mereka tahu bahwa aku melakukan pemanggilan iblis dan dia mengeluarkan Tekanannya.
Aku menyegel kekuatannya dengan kehendak ku sendiri dan akan terlepas saat sedang di butuh kan saja.
Sekarang kami bertiga meninggalkan tempat itu menuju ke kota lainnya untuk mencari berbagai Informasi dan tiba-tiba saja aku terjatuh kehabisan tenaga, tubuhku juga mengalami mati rasa. Lina terus memanggil ku tetapi tetap saja aku tidak bisa mendengarnya, hanya kesunyian terdengar di telingaku.
Mereka membawaku ke penginapan di kota terdekat di sebelah utaranya medan pertempuran itu, Kota Lonely.
Menurut rumor dari kota ini terdapat reruntuhan di dekat kota, di sana katanya di huni berbagai makhluk aneh yang menghantui petualang.
Lonely Ruins sebutan untuk reruntuhan itu, banyak petualang datang hanya ingin menguji keberanian dan kemampuan mereka miliki di dalam reruntuhan itu.
Tetapi tidak ada yang berani masuk lebih dalam karena terdapat gangguan mental saat di perjalanannya, belum lagi ada kabut tebal menghalangi mata para petualang.
Kabut itu membuat suasana di dalam reruntuhan semakin menyeramkan saja, walaupun belum di ketahui apa yang ada di dalam sana tetapi ada juga yang memastikan Lonely Ruins ini terdapat makhluk legendaris penghuni Reruntuhan dan berbagai harta kuno di dalamnya.
__ADS_1
" Hahaha ayo semua jangan takut ! Aku pahlawan Tombak akan melindungi kalian...! "
Azel Harun, dia petualang Rank A+ pengguna Tombak dan job-nya sebagai Lancer. Dia hanya mengaku-ngaku menjadi pahlawan Tombak karena sangat mengidolakan Petualangan Rank S, Candalin Alert.
Dia bersama ke lima anggota partynya pergi menuju Lonely Ruins untuk berburu, Terdapat sebuah Ruin Gate menyambut para Petualang yang ingin memasuki Reruntuhan.
Saat Gate itu di buka oleh mereka, kabut mulai menyelimuti seluruh tubuh mereka dan membuat suasana tampak semakin Mistis.
Hanya bermodalkan omongan saja, dia (Azel Harun) mundur selangkah dan berjalan di tengah di antara teman-temannya.
Dia menyuruh yang lainnya untuk terus berjalan memasuki reruntuhan, sementara dia hanya mengikutinya saja, itu terdengar seperti orang penakut menghadapi kenyataan di depannya...
Salah satu anggota party didapatkan, dia mendengar sesuatu bisikan di telinganya dan menceritakan kejadian itu kepada teman-temannya, sehingga membuat Tevina menjerit ketakutan.
Dia adalah salah satu murid lulusan dari akademi Capital, sang Pendingin.
Dia menciptakan berbagai kemampuan pendinginan dalam bentuk tak biasa, dia mendapat penghargaan atas kepintarannya di dalam bidangnya itu.
Tevina Alurti job sebagai Snow Witch, dia juga menjadi rivalnya Nory Fellis, sang Crazy Girl.
Dalam perjalanan mereka, kabut semakin menebal dan membuat pandangan mereka semakin terganggu, sesosok makhluk penunggu reruntuhan menghampiri mereka.
Makhluk itu dinamakan death angel monster, karena senjata yang dipakainya menyerupai senjatanya malaikat kematian.
Terdapat Kutukan tertanam dalam senjata mereka, Vena talia sebagai Priest mereka, mengatakan jangan sampai terluka dengan senjata makhluk itu.
Kutukan menyebabkan racun serta kematian kepada mereka yang terluka oleh sabitnya, Hingga membuat semua semakin mewaspadai senjatanya.
Pertarungan semakin memanas, melawan monster berlevel 100 keatas membuat party itu kewalahan, tetapi mereka tetap bersemangat. Tersenyum, berteriak, dan tertawa itu yang mereka rasakan saat ini.
" Fiuuuhhh... Akhirnya makhluk mistis itu bisa dikalahkan juga...ya "
" Tunggu sebentar ! Fredy ada apa denganmu? kenapa kau kesakitan ? apa yang sebenarnya terjadi ? "
Salah satu anggota party mereka berteriak kesakitan memegang lengan kirinya, terlihat ada luka sayatan di lengan kirinya itu.
Dengan racun semakin melebar di sekitar lukanya, Vena sang Priest melakukan berbagai cara untuk penyembuhannya hingga dia hampir kehabisan Mana nya.
Insiden di dalam reruntuhan semakin membuat Para petualangan harus berhati-hati dalam memilih langka, tidak ada yang tahu akan seperti apa di dalam sana.
Hanya akan menunggu berita seseorang menyelesaikan Reruntuhan itu, Lonely Ruins menjadi sebuah legenda yang tak tersentuh oleh para petualang karena belum ada penyelesaian nya.
Di sisi lain Great Wall, Sebuah wilayah terbentuk hanya untuk membuat perkumpulan Raja-Raja Iblis, perkumpulan ini di namakan Tea Party.
Saat ke Dua belas raja iblis berkumpul, mereka membicarakan sesuatu dan menikmati Teh dari wilayah mereka.
Mengamati dan membicarakan masalah di sisi lain Great Wall, hingga hal yang mengejutkan terjadi saat pesta itu terlaksana, Primodial Merah, Spinel. Menyadari akan sesuatu tentang kebangkitan Primodial Hitam, Onix.
Dengan terkejutnya dia, membuat semua orang bertanya-tanya kepada yang lainnya, kenapa Leluhur Merah itu bisa terkejut akan sesuatu padahal dia sendiri Raja Iblis tertua dan terkuat di semua raja-raja lainnya.
Tetapi dia merespon dengan senyum di wajahnya dan membuat suasananya kembali normal.
" Bagaimana Rencana mu itu, Blauer Geist. Terhadap Para manusia? "
Salah satu raja iblis menanyakan sesuatu tentang penyerangannya kepada manusia, dengan santainya dia berbicara dan melipat kedua tangannya seperti meremehkan rencana orang lain, dia adalah salah satu raja iblis, Abraham Valoy sang penghancur.
" HaHaHa... ada apa Abraham? Kenapa kau menanyakan masalah yang sudah pasti itu? Bukankah kau sudah mengetahuinya jika Great Wall Hancur Karena ku ! Apakah kau ingin membantuku menyerang Ras yang disisi lain itu...? "
" Cih... Terserah mu saja ! Aku tidak akan membantu... "
Dengan sedikit tawa jahatnya, dia meminum teh di depannya itu. Memikirkan rencana yang akan dilakukan selanjutnya, dan begitulah pertemuan raja iblis di lakukan dengan obrolan-obrolan santai mereka.
...-...
...––––––––––––––––––––...
...Zero...
...[ Devil's Servant ]...
__ADS_1
Race : ArchDuke Demon
Level : Unknown
Job : Black Primodial, The Ruler Dark Of Ragnarok.
Residence : Rastra Valley
Alignment : Extreme Evil
Racial Level :
...ArchDuke Demon Lvl 77....
...Arch Demon Lvl 67....
...Demon Lvl 89....
...Primodial Lvl 97....
...Other...
Job Level :
...Ruler Of Death Lvl 77...
...Master Assassin Lvl 90...
...Chaos Lvl 69...
...WarLock Lvl 45...
...Pyrokinesis Lvl 87...
...Other...
Skill :
...Instans Death Magic...
...Greater Break Magic...
...True Dark...
...Black Hole...
...Other...
Special Note :
...Leluhur iblis hitam yang hilang setelah beberapa tahun saat perang Ragnarok, Pendiri dari Raja Iblis Kehitaman, mendapat julukan God Slayer saat perang ragnarok, Dapat meramal masa depan serta takdirnya sendiri....
...––––––––––––––––––––...
...To Be Continue......
...×××××××××××××××...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=