
Arc I. Eastern Kingdom.
...Kursi Kosong...
...Chapter 62 : Penjahat Yang Sebenarnya....
...-...
Sebuah kedamaian tercipta dari pertumpahan darah dan nyawa, Saat kemunculan Disaster semua orang yang sudah menunggu ajal mereka tampak tak berdaya menghadapi cobaan di depan mata.
Tapi dengan secercah harapan mereka muncul memberikan pertolongan dan menciptakan kedamaian itu, Memang benar setelah datangnya cahaya harapan ini, Dunia sedikit menjadi lebih damai dari sebelumnya.
Iblis juga perlu mewaspadai mereka agar tidak di dirugikan saat menyerang Manusia, Hanya ketika Disaster menyerang manusia membuat mereka berusaha keras untuk membantu dalam upaya penyerangan.
Namun Pasukan yang dikirim tidak sesuai dengan harapan karena gangguan saat ingin memasuki " Tembok Besar " , gangguan itu terjadi ketika Para petualang Berperingkat tinggi mencegah Iblis memasuki Tembok.
Raja Iblis " Binatang Buas " hanya bisa menggigit jari saat melihat pasukannya di hancurkan para petualang, sedangkan dalangnya sendiri Raja Iblis " Blauer Geist " tertawa ketika mendengar dari bawahannya tentang kekalahan Disaster.
Dengan begitu, Kedamaian sesaat terwujud pada Manusia karena Iblis belum merencanakan penyerangan selanjutnya.
Ujung Dunia, Padang Es " Salgera " .
Itu tempat yang turun salju sepanjang tahun di Benua, dingin menusuk dan cuaca mematikan yang membuat tidak bisa di tinggali Manusia.
Tapi perlindungan Dewa menjadikan tempat itu bisa untuk di tinggali para Manusia, banyak orang menganggap bahwa Kota " Salgera " sebagai tanah keberkahan karena di lindungi Dewa secara langsung.
Apostle turun dari dunia nya untuk membantu Manusia menghadapi Disaster di sana. dengan mudahnya dia mengalahkan Disaster tanpa bantuan dari pahlawan ataupun Petualang yang ada di kerajaan Utara.
Hanya beberapa Langkah dia berhasil mengalahkan nya, tidak terbayangkan dia mengalahkan nya cukup mudah tanpa harus mengeluarkan kekuatan " Origin " nya. Disaster itu lenyap tak bersisa ketika dia mengeluarkan pecahan permata dari dalam penyimpanan nya.
" Disaster Of Water " .
Kekalahannya di utara, telah menaikkan martabat Apostle dan di puja banyak orang karena telah melindungi Umat Manusia dari Malapetaka.
Sedangkan Wilayah Barat, " Disaster Of War " di kalahkan oleh Para Pahlawan dan di bantu banyak Petualang. Berlangsung cukup lama tapi pada akhirnya mereka mendapatkan kemenangan, walaupun banyak diantara mereka ada yang mati.
__ADS_1
Selanjutnya Disaster terakhir muncul di kerajaan Capital, " Disaster Of Flood " adalah Disaster yang paling berbahaya dan mengerikan.
Di satu waktu saat kekalahannya " Disaster Of Burning Hell " membuat dia terhenti ketika ingin menyerang kerajaan Capital, sebelumnya semua orang telah bersatu untuk menyerang Disaster termasuk Candalin Alert sang pahlawan Tombak sudah bersiap diri menghadapi Disaster.
Dengan perwujudan Disaster yang mengerikan membuat mereka semua merinding akan Tekanan menusuk tubuh mereka, Tapi tekad mereka tidak tergoyahkan hanya karena ketakutan merasuki tubuh mereka.
Semua orang mengangkat senjatanya ke langit dalam artian menantangnya bertarung, walaupun senjata mereka mengeluarkan suara akibat Gemetarnya tubuh tapi itu tidak sama sekali membuat mereka berpikir akan melarikan diri.
Hingga tiba-tiba " Disaster Of Flood " Menghilang entah kemana, kemudian langit mulai menunjukkan cahaya nya ke permukaan bersama dengan pertanyaan mereka tentang hilangnya Disaster.
Tidak ada yang tahu pasti alasannya menghilang di langit Pusat Benua, berkat nya kerajaan Capital aman dari kehancuran ataupun korban Jiwa.
Tiga Bulan sudah berlalu, Dunia menjadi sangat tenang tanpa perselisihan. Kerajaan Aztec sedang dalam proses pembangunan terhadap kastil yang hancur beserta dengan hilangnya Raja Aztec " Garo Raizel Aztec " , sampai sekarang tidak ada kepastian menyatakan tentang dirinya.
Para Dewan Kerajaan mulai memikirkan sesuatu akan kursi Raja yang Kosong, mereka beranggapan untuk mengisi kursi itu dengan keluarga Kerajaan lainnya.
Tetapi tidak semua orang menyetujui pendapat itu, mereka berpikir suatu saat Raja Ray akan kembali menduduki kursinya. Dan karena perbedaan pendapat, mereka belum memutuskan hasilnya.
Hingga seseorang menerobos masuk ke ruang rapat Dewan, dia adalah Mantan Ratu kerajaan "Liness Barriet " berbicara tentang pendapat nya mengenai masalah hilangnya Raja Ray.
Dia mengakui bahwa Raja Ray telah mati dibunuh oleh Pelayannya sendiri yaitu Pelayan Herlina Karin dan menentang hasil keputusan " Menunggu Raja Ray Kembali ", dia menyatakan tidak bisa membiarkan kursi Raja yang kosong.
Para Dewan masih meragukan omongan Liness, mereka berpikir Raja Ray tidak akan mudah dibunuh hanya karena dikhianati oleh pelayannya sendiri sebab dia didampingi oleh Dua pelayan yang kuat.
Mendengar hal itu, mereka membutuhkan bukti untuk memastikan kebenarannya. Liness kembali berbicara menunjukkan buktinya kepada Para Dewan, dia memanggil anaknya sendiri yaitu Pangeran kedua " Gea Carlos " beserta pengawal kerajaan yang melihat Pangeran Carlos berada di ruang Tahta.
Tentu saja Carlos bersandiwara tentang kematian saudara tirinya itu, dia menangis karena tidak sempat menolongnya. Pengawal juga memberikan kesaksian terhadap cerita dari Pangeran Carlos itu, melihat air mata serta cerita menyedihkan darinya membuat Para Dewan saling bertatap muka dan memikirkan akan kepastian dari cerita tersebut.
Liness kembali berargumen tentang kematian Raja, dia mengatakan bahwa mayat Raja sekarang berada di tangan kedua pelayannya yang menghilang.
Para Dewan masih memikirkan nya, tapi mereka tidak punya pilihan selain menyetujui cerita mereka dan memutuskan untuk menentukan Penobatan Raja Baru di hari berikutnya.
Liness Barriet bersama dengan Anaknya Gea Carlos tertawa di suatu ruangan, tidak disangka rencana mereka menduduki Kerajaan akan berjalan Lancar.
Mereka berniat menguasai kerajaan, dan pastinya tidak lepas dari Campur Tangan Iblis agar rencana mereka tidak ada kegagalan.
__ADS_1
Beberapa hari kemudian, Raja baru dinobatkan walaupun dihati mereka masih sangat enggan menyetujuinya. Para tentara yang dilatih Raja Ray kembali ke tempat asal mereka yaitu Desa Kumuh di Hutan Vine, sementara keluarga kerajaan lainnya tidak menampakkan dirinya saat penobatan.
Keluarga kerajaan kini hanya tinggal Keluarga Liness Barriet beserta Anak-Anaknya, Pangeran Kedua " Gea Carlos " Anak pertama Liness menjadi seorang Raja yang baru di kerajaan Aztec.
Mereka terlihat bahagia seakan tidak ada pengganggu merusak rencana mereka, setelah Pangeran Carlos menduduki kursi Raja. Para Warga tampak lebih murung dari biasanya, mereka berpikir bagaimana nasib kerajaan ini ketika orang berhati kotor menjadi pemimpin nya.
Kerajaan Aztec dari biasanya ramai akan pengunjung, sekarang hanya tinggal penduduk lokal yang mendiaminya. Begitulah kerajaan kecil, memiliki perlindungan dari Iblis di belakang keluarga kerajaan saat ini.
Mereka juga memutuskan ingin memanggil banyak penyihir untuk mendatangkan Pahlawan di negeri mereka agar terhindar dari suatu tak diinginkan dan menjadikan dia sebagai pengawal Raja.
Tanpa adanya pemimpin bijaksana, maka suatu saat organisasi itu akan hancur. Perlulah menanamkan jiwa kepemimpinan dan memperhatikan setiap masalah di sekitar agar terhindar dari suatu yang buruk.
Begitulah Raja Aztec sekarang, memikirkan kekuasaan nya dan mementingkan diri sendiri dari pada orang lain.
Itu hanya akan menghancurkan apa yang dimiliki nya...
...-...
...Last Arc I. Eastern Kingdom....
...-...
...Bersambung......
......×××××××××××××××......
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
__ADS_1
...-...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=