
...CHAPTER 65...
...Arc II. Dataran Iblis....
...' Lahirnya Dewa Permainan '...
...-...
.
.
.
.
Malam hari adalah waktu bagi semua makhluk hidup untuk beristirahat, tapi juga ada yang mencari makan di malam hari dan setelah matahari muncul maka mereka akan segera beristirahat.
Seseorang pastinya ketika Kegelapan tanpa cahaya di malam hari tidak bisa melihat apapun dan mungkin dia hanya bisa merasakan di sekitarnya melalui rangsangan tangannya saja, Kegelapan juga banyak mengandung artian Negatif karena mereka merasa tidak bisa melihat di sekitar nya.
Yah, walaupun di kegelapan bisa membuat seseorang takut, namun berbeda dengan diri ku yang telah mati sebelum nya. Aku ingin bertanya, Apakah orang mati itu takut kepada Hantu ? tentu saja tidak.
Mereka yang telah mati akan takut ketika berdiri di depan cermin dan cermin itu memantulkan bayangannya, sehingga mereka akan mati lagi karena terkejut melihat bayangan dirinya ada di balik cermin.
Bukankah semua itu adalah kebohongan bahwa mereka sebelumnya sudah mati, sangat tidak mungkin jika arwah orang mati bisa melihat dirinya di balik cermin.
Di saat Raizel sedang mendekati seseorang di kursi yang diterangi Cahaya, tiba-tiba dia merasakan sesuatu tidak nyaman ketika melihatnya dalam kondisi di rantai.
Rasanya berat, tidak... haruskah aku sebut dalam ? tekanan ini membuatku sulit bernafas. Semakin dekat tekanan mengerikan membawakan perasaan tidak nyaman, tapi aku harus bertahan dan mendekati nya.
Kekuatan yang samar-samar keluar dari tubuhnya, kemudian menusuk seperti jarum hingga membuat tubuh ku merinding. Jaraknya juga tidak begitu jauh dari posisi ku, mungkin sekitar 20 meter lagi untuk mencapai dirinya.
Tekanan darinya semakin kuat jauh melebihi bayangan Raizel, sampai batas yang tidak bisa dia terbayangkan. Kekuatan Luas, Tinggi dan Dalam tanpa henti menelan dirinya.
Aku berpikir siapa dirinya sampai bisa menciptakan tekanan sebesar ini, walaupun dirinya dalam kondisi di rantai tapi dia masih bisa mengeluarkan kekuatannya.
" Hmm... aku tidak tahu siapa orang ini ? semakin dekat membuatku ingin muntah, namun apakah ini benar Netherworld itu ? "
Tidak yakin juga sebenarnya, Sistem tidak memberikan jawaban saat ku panggil begitu juga dengan orang yang mengaku dirinya sebagai Dewi.
Tidak mungkin aku terjebak bersama mayat di depan ku ini untuk selamanya, apa bisa aku kembali ke lautan itu? Benar sekali harus kembali sekarang juga dan menanyakan tentang Dunia Netherworld sebenarnya kepada Sistem.
" Apa kau akan meninggalkan tempat ini ? Apakah kau tidak menginginkan kekuatan ? "
Siapa itu yang berbicara, apa mungkin Dewi lagi ? Tapi tidak mungkin karena suaranya seperti seorang laki-laki. Jangan-jangan Mayat itu... Tidak mungkin.
" Hah...Hahaha... "
Aku harus cepat keluar dari sini...! Mayat nya mulai berbicara, tapi Rantai besar menghalangi setiap jalannya. Tidak punya pilihan selain menyelamatkan diri dari nya.
Raizel berlari ketakutan kembali ke pintu sebelumnya, walaupun banyak Rantai yang menghalangi jalannya dia tetap tidak memperdulikannya. Cahaya sebenarnya sangat penting di dalam kegelapan, dia beberapa kali berlari menabrak Rantai karena tidak bisa melihat di sekitarnya. Dia kembali ketempat semulanya lagi, walaupun dia berlari sejauh mungkin tanpa arah untuk menjauhi seseorang yang dikiranya Mayat di rantai.
Bukannya aku sudah berlari sangat jauh menghindari area tengah, tapi entah kenapa aku kembali lagi ketempat mayat ini. Tidak peduli seberapa jauh aku berlari, tidak peduli arah mana yang ku lalui, Aku akan tetap kembali lagi.
__ADS_1
" Haah... Sangat menyulitkan ! "
Kenapa Aku tidak bisa pergi darinya ? Apa mungkin aku akan mati di rantai juga seperti mayat itu ? Tidak mungkin, aku sudah mati dan selamanya akan terus berada di ruangan gelap bersama mayat ini.
Sistem Tolong Aku... !!!
" Melihat tingkah mu menghindari ku sangat ingin membuat ku tertawa, apakah sikap mu sebelumnya sudah tersegel di kegelapan ini ? Bersama dengan kekuatan mengerikan itu, Wahai Kau pecahan Bintang Terang. "
Suaranya bergeming di seluruh tempat, Raizel tidak menyadari dari mana suaranya berasal karena kegelapan ini. Tapi dia merasakan sesuatu ketika melihat mayat yang di rantai menghilangkan dari tempat duduknya.
Dimana Mayatnya ? Itu tidak mungkin kan.... dia hidup. Apa aku salah bahwa dia bukanlah sekedar Mayat biasa ? Sepertinya tubuh ku mulai merinding.
Mungkin saja dia akan tiba-tiba muncul di belakang ku dan berkata ' Ketemu ' , Hahaha... apa yang harus kukatakan ketika dia mengatakan hal itu nantinya. Semakin merinding... Apa mungkin.
" Ketemu kau... !!! "
Raizel berlari sekuat tenaganya seakan dia adalah atlet dari pelari super cepat, dia juga tidak menghiraukan ada Rantai di depannya karena dia berpikir bahwa dia telah mati dan tidak merasakan apa-apa ketika terbentur oleh Rantai.
Apa itu... Mayatnya ? Aku harus cepat keluar dari tempat ini, tapi dimana pintunya ? Aku ingin pulang. Aku menyesal sudah memasuki pintu berwarna Hitam, apakah tidak boleh menyerah saat sedang menguji nyali di kegelapan ini?
" Sampai kapan kau akan terus berlari ? Aku bukan lah mayat ! Sebaiknya kau menyadari sekarang bahwa aku adalah kau. "
Bukan Mayat ? Tadi apa dia bilang... Dia adalah aku ? Tidak mungkin aku memiliki kembaran sebelumnya. Sudah dua kehidupan yang ku jalani tetapi aku sama sekali tidak mempunyai kembaran.
Raizel tiba-tiba berhenti dan kembali untuk memeriksanya, tubuhnya gemetar seakan rasa takut tidak bisa berhenti karena mengingat bahwa dia sedang berada di dunia Netherworld.
Tapi memang benar yang dia katakan tentang wajahnya mirip dengan ku, dia juga masih duduk di kursinya yang dimana Rantai-rantai itu masih mengikatnya.
" Siapa kau itu sebenarnya ? Kenapa kau sangat mirip sekali dengan ku ? Tunggu... apa mungkin kau Adik atau kakak kembar ku yang telah di pisahkan dan berakhir dengan pertemuan di akhirat. "
Raizel mencoba untuk tetap tenang, air matanya mulai keluar membasahi pipi nya. Dia mulai perlahan mendekati kembarannya seperti rasa takut sudah hilang dari dirinya, tetapi kembarannya itu tidak memberikan tanggapan apa-apa kepada Raizel dan hanya duduk diam memejamkan matanya.
" Haah... Aku bukanlah kembaran mu ! Tadi sudah ku bilang bahwa aku adalah kau, lebih tepatnya aku hanyalah sekedar Jiwa buatan untuk mengisi kekosongan dalam dirimu. "
Dari kata-katanya membuat Raizel terdiam, dia membuka matanya melihat kearah Raizel. Kedua matanya mengeluarkan api biru menyala sampai keluar ke sisi mengarah ke telinganya, Rambut yang tadi hitam sekarang berubah menjadi putih kebiruan.
Aku tak yakin tentang maksud dari perkataan nya itu tapi... Jiwa buatan yah.
" Sekarang kau telah mati dan takdir menuntun mu ke sini... ! Apakah kau menginginkan kekuatan itu kembali ? Wahai kau Pecahan Bintang Terang. "
Kekuatan ? Jika kau tersegel di tempat ini bahwa kau sebenarnya bukanlah berasal dari kebaikan. Tapi jika aku menginginkan kekuatan nya, maka resiko hilangnya kendali atas tubuh ku juga di pertaruhan kan.
Jadi apa yang ku ingin kan ? Setelah di khianati tentunya aku lebih memilih kekuatan dari pada penyesalan karena menolaknya. Apa setelah mendapatkan kekuatan aku akan kehilangan lagi nantinya ? Ketika semua hal terjadi di kegelapan ini, aku menyadari sesuatu tentang diriku.
Bahwa Menjadi Kuat Secara Instan Itu Tidaklah Menyenangkan.
Jika terlalu kuat sungguh tidak akan ada sesuatu yang bisa di lakukan karena tujuan menjadi kuat sudah tercapai, tetapi saat berada di titik terbawah juga terlalu hambar saat melihat sesuatu di depan mata hilang di renggut orang lain.
Sebenarnya tujuanku di ingkarnasikan adalah untuk mencari kesenangan, bukan menjadi tak terkalahkan secara cepat. Namun kuat itu penting jika ingin bertahan hidup di dunia lain, agar tidak di remehkan oleh orang lain.
Apa aku harus menerima kekuatannya untuk menjadi lebih kuat ?
Tidak, tentu saja tidak. Aku akan menjadi kuat dengan mengandalkan kekuatan ku saja, bukan kekuatan dari Segel ini.
__ADS_1
Tetapi aku akan membukanya ketika sudah merasa sangat di butuhkan dan menjadi Predator memangsa semua orang...
" Seperti itu adalah hasil dari keputusan mu... maka pilihlah lagi selanjutnya. Pertama, Apakah kau ingin Beringkarnasi kembali di masa depan atau dunia lain ? Kedua, Hidup kembali ke dunia asal mu sebelumnya di tubuh yang sama dan memiliki sedikit tambahan kekuatan karena kau sudah mengalami kematian ? "
Kurasa ini lebih baik dari pada menerima semua kekuatan nya, baiklah aku akan memilih pilihan kedua. Sangat disayang kan melepas status Pangeran ku ketika ingin Beringkarnasi kembali di masa depan atau Dunia lain, menjadi Pangeran Terbuang tidak begitu menyulitkan ku.
Aku ingin melihat wajah Liness dan anak-anaknya ketika Pangeran Terbuang ini masih hidup !
" Kedua... Pilihan kedua aku memilihnya... "
Aku akan kembali mengambil kekuatan mu saat akan benar-benar di butuhkan, jadi tunggu saja kedatangan ku kembali kegelapan ini.
" Baiklah... itu pilihan mu. "
Dia mengangkat tangan kanannya kearah Raizel yang seperti akan menyentuhnya dari kejahuan, duduk di kursinya dan menarik kebawah tangan kanannya. Setelah itu, Raizel kembali ketempat pertama kali dia datang di kegelapan ini.
Benar sekali, dia tenggelam lagi di lautan Kegelapan.
Semua kenangan dari masa lalunya di dunia lain mengalir dalam kepala nya, dia tanpa sadar melihat dunia sedikit mengalami perubahan karena ada sesuatu kekuatan dari Dunia atas mencampuri Dunia Tengah atau dunia tempat dimana Manusia berada.
Makhluk Dunia Atas yaitu Dewa.
Dia adalah keberadaan baru yang terpilih dari beberapa Kursi Dewa Dunia dan mengatur Sistem Pemanggilan makhluk dari Dunia lain.
Hingga saat ini dia telah banyak melakukan Proses Pemanggilan dari makhluk hidup yang telah mati maupun masih hidup dari dunia lain, dia menempatkan mereka secara acak di berbagai negara untuk membantu manusia menghadapi Pasukan Iblis.
Dia menganggap bahwa semua itu adalah permainan baginya, dan memberikan Berbagai macam ' Gift ' kepada mereka yang terpanggil agar bisa membuat karakter mereka berkembang dengan adanya Sistem hadiah dari Dewa permainan.
Dia Sang pembuat kesenangan dari Dunia atas,
Dewa Permainan...... Ganking.
...-...
...-...
...-...
...Bersambung......
......×××××××××××××××......
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=