King Of Disaster

King Of Disaster
King Of Disaster | Dunia Mimpi | True Magic


__ADS_3

Arc I. Eastern Kingdom.


...Sihir Sejati...


...Chapter 60 : Kekuatan Jiwa Api Hitam....


...-...


Zero seorang pelayan milik Raja Aztec sedang di tugaskan melindungi wilayah Timur dari serangan " Disaster " , di dalam perjalanannya dia tak sengaja mendengar suara jeritan dan teriakan manusia dekat dengan Desa Tuannya.


Tapi sebentar saja dia ingin melihat Desa Tuannya itu karena hanya ingin memastikan keadaan dari Desanya.


Zero terbang di atas ketinggian menggunakan Sihir " Fly " yang membuat dirinya bisa melayang di udara, jika dia menunggangi kuda mungkin akan memakan waktu yang lama bahkan Mustahil untuk mencari Disaster dengan keadaan Normalnya.


Sebelumnya Zero telah kehilangan setengah kekuatan karena disegel oleh Tuannya, menurut dari Masternya akan berdampak Buruk bagi orang disekitar jika membiarkan Kekuatan besar terus keluar dari tubuhnya.


Maka pilihan terbaik adalah dengan menyegel setengah kekuatannya, namun seorang Primodial tetaplah memiliki kekuatan besar walaupun sudah banyak kehilangan kekuatan.


Dia sekarang berada di kelas " Greater Demon " dalam hal sihirnya dengan tubuh super kuat, Zero juga mendapatkan perintah tentang pelepasan segelnya ketika nyawanya terancam. Tetapi siapa yang bisa membuat Iblis Terkuat merasa Terancam ? Seorang Iblis mendapatkan Gelar " God Slayer " tidak mudah untuk dibunuh.


Mungkin hanya makhluk yang setara saja dapat menandingi nya.


Setelah sampai di atas desa Kumuh, Zero berpikir ingin turun ke bawah dan melihat keadaannya. Hanya berpikiran saja tidak membuatnya merasa yakin akan tempat dari tuannya itu, Dia memutuskan menggunakan mata Iblis nya untuk melihat keseluruhan tempat di dalam Desa.


Mata Hitam penuh dengan perasaan menakutkan bagi yang menyadari nya, tapi mereka sama sekali tidak memperdulikan hal itu karena mereka yakin bahwa Kota Kumuh yang sekarang adalah Kota teraman dan terbagus dengan penataan serta keamanan dari para Guardian nya.


" Hmm... Seperti biasanya, sangat ramai akan pengunjung " Zero pun mulai tersenyum setelah melihat keadaan Kota, dia memutuskan untuk meninggalkan Kota Kumuh dan beralih menuju asal dari suara teriakan Manusia yang didengar nya sebelumnya.


Dia juga mendapatkan penglihatan masa depan dari kemampuan nya tentang Disaster akan menyerang seorang Manusia di pinggiran hutan, dia mempercepat Terbangnya agar Manusia itu terselamatkan.


Sebenarnya Zero tidak peduli dengan nyawa seseorang karena menganggap mereka hanyalah mainan baginya, tapi berhubung Disaster juga disana dia tidak punya pilihan selain menyelamatkan nyawa Manusia itu sekaligus ingin mendapatkan Pujian dari Masternya.


" Khuhuhu... " Zero tertawa setelah membayangkan wajah tuannya saat dia membawa Manusia itu kembali ke kerajaan, tidak lama kemudian dia juga mendengar suatu suara yang menyatakan " Sacrifice " sebagai jaminannya untuk membalaskan Dendam Pribadinya.


Hanya mendengarnya saja membuat Zero Berteleportasi ke sumber suara itu. Dia tidak menyangka akan mendengarnya lagi setelah sekian lamanya, di masa lalu dia juga mendengar ada seorang memanggilnya dengan alasan yang sama.


Hingga insiden itu banyak manusia mati akibat dari dirinya, dia menghilang setelah menyelesaikan tugasnya dan kembali kehampaan sambil menunggu seorang yang sudah ditakdirkan.


Ernie Sharietta berniat memasuki hutan untuk mencari pertolongan, namun dia tidak sengaja bertemu dengan makhluk mengerikan pembawa rasa takut. Dia terjatuh kebelakang sambil menyeret tubuhnya, rasa takut disertakan kegelisahan mulai sedikit demi sedikit menjalar ke seluruh tubuh.


" Ku Mohon Siapa Saja... Tolong Selamatkan Aku... !!! "


Aku tidak tahu apa sebenarnya terjadi. Ini mungkin akan menjadi sebuah akhir untuk ku... Aku tidak bisa membalas kematian Warga Desa dan keluarga ku, tapi jika aku selamat...


Baik itu siapapun menolong ku Dewa ataupun Iblis, Aku akan mematuhi semua perintah mereka karena sudah membalas kematian Keluarga ku.


Dia tidak bisa menahan tubuhnya yang gemeteran saat kematian sudah di depan matanya, Ernie berniat mengorbankan nyawa nya sendiri agar terselamatkan.


Karena kata-katanya itu, Iblis terpanggil di belakangnya dengan pakaian Pelayan dan tersenyum melihat perlakuan Disaster terhadap Manusia di depannya.

__ADS_1


Dia membalas perkataan dari Manusia yang menumbalkan dirinya, " Khuhuhu... Aku akan mengabulkan permohonan mu, Manusia ! Jadilah Domba kecil yang akan selalu mematuhi perintah dari Masterku... Itu adalah Syaratnya...! " .


Sedikit menunjukkan kewibawaan nya, dia perlahan mendekati Manusia itu dengan tatapan penuh keyakinan dan langkahnya terhenti ketika berada di hadapan Manusia.


Disaster tidak menunjukkan pergerakan, sementara Ernie masih penasaran akan perkataan dari sang Iblis. Dia masih melihatnya seperti seorang penyelamat walaupun tubuhnya gemetar karena tekanan secara tiba-tiba berkumpul di sekeliling nya.


Rasa takut terus menumpuk hingga dia tidak dapat berbicara kepada Iblis di hadapannya, tidak hanya itu dia memegang erat kedua kaki Iblis seperti ingin meminta pertolongan.


Iblis mulai dengan Kata-kata manisnya, " Aku adalah Zero, seorang pelayan dari Raja Aztec. Hanya ingin memastikan tentang perkataan mu tadi. Jika itu benar mengangguk lah, tapi jika tidak menggelenglah !


Apakah kau butuh pertolongan Manusia ? "


Zero menyadari keadaannya yang tidak bisa berbicara karena rasa takutnya terlampau besar, dia memberikan isyarat kepada Ernie sebagai ganti dari tidak bisa mengeluarkan kata-katanya.


" ...... "


Ernie menganggukkan kepalanya sebanyak dua kali kepada Zero dan setelah mendapatkan pengakuan dari nya, Zero mulai serius terhadap lawan di depannya.


" Khuhuhu... Di terima. Mari kita lanjutkan setelah ini berakhir... ! " Zero mendekati Disaster dengan cepat, dia tiba-tiba menghilang dari hadapan Disaster dan muncul di belakangnya.


Kemudian, dia menyentuh sayap Disaster menggunakan jari telunjuk nya.


• [ True Magic →Instans Death Magic ] •


< Skill Aktived >


Hanya ketika dia menyentuhnya sedikit saja bisa membunuh dalam sekejap mata, itu seharusnya yang terjadi setelah merapalkan Mantranya.


Tetap berdiri di tempat tanpa terluka atau mengalami kerusakan akibat dari serangan Zero, dia menoleh kebelakang untuk melihat Zero yang tampak kebingungan karena memikirkan kemampuannya tak berfungsi dengan pasti.


" Bagus... ini menarik... Ternyata kau adalah Jelmaan dari Demon God langsung, tapi bukan berarti kau tidak terkalahkan... jika ' Instans Death ' tidak berpengaruh, Kenapa tidak mencoba kebalikannya ? "


" Blind " Zero melompat kebelakang dan menghilang di hadapan Disaster, dia secara tiba-tiba berada di dekat Ernie yang sedang memperhatikan alur pertarungan. Lalu dengan cepat Zero membawanya pergi menjahui Disaster.


Menggunakan mantra Teleportasi ke kota kumuh dan membawanya langsung menemui Sekretaris Desa, dia terkejut setelah Zero muncul di depan nya " Ap-Apa yang sebenarnya terjadi ? " dalam keadaan panik ketika melihat seorang perempuan terluka dibawa Zero.


" Rawatlah dia... ! " Zero menghilang lagi saat meletakkan Ernie kelantai, dia berteleportasi kembali ke tempat Disaster berada, tanpa persiapan dia muncul di hadapan Disaster.


• [ Disaster Skill → Hell Bound Fire ] •


< Skill Aktived >


Dia mengeluarkan Api hitam neraka dari mulutnya kearah munculnya Zero, dia menyadari kedatangannya di suatu tempat dan mengeluarkan kemampuan Disasternya untuk langsung membunuh lawannya.


Tapi Zero tidak memperlihatkan rasa kekhawatiran nya, dia menerima serangan dari Disaster tanpa melindungi tubuhnya dengan Sihir pelindung. Kepercayaan diri Zero dalam Penetrasi di sihir sangatlah tinggi, itu dikarenakan Sikap dari seorang Predator tidak akan terluka hanya dari serangan mangsanya.


" Khuhuhu... Apa ini serangan terkuat mu ? Itu samasekali tidak memberikan kerusakan apapun kepada ku " Zero berjalan mendekati Disaster yang sedang tampak terkejut melihat keadaan Zero.


• [ Disaster Skill → Hell Bound Fire ] •

__ADS_1


< Skill Aktived >


Sekali lagi dia menggunakan kemampuan nya, tapi tetap saja gagal. Zero masih perlahan mendekati Disaster, walaupun dia terus-terusan menerima serangan Api Nerakanya.


Kemudian ketika Zero hampir berada di dekatnya, dia terbang cepat ke langit dan menggunakan kemampuan terkuatnya.


• [ Disaster Skill → 2x Supreme Hell Bound Fire ] •


< Skill Aktived >


Disaster mengeluarkan dua api yang berdekatan di mulutnya, lalu kedua api itu menyatu menjadi satu dan perlahan membentuk bola energi berukuran besar. Jika bola energi itu menghantam permukaan, maka akan menyebabkan kehancuran besar terhadap Hutan Vine termasuk bisa menghancurkan juga Desa Kumuh.


" Sepertinya kau kesal karena tidak berhasil memberikan kerusakan kepada ku, tapi ini sudah cukup untuk bermainnya... akan kuperlihatkan salah satu sihir ku agar kau mengerti lawan mu sekarang ! "


Zero menunjuk ke arah Disaster yang di atas kepalanya, dia juga menyebarkan Aura membunuhnya di sekitar wilayah selatan Hutan. Hingga menyebabkan langit menghitam, karena cahaya matahari tidak bisa mencapai permukaan yang disebabkan menumpuknya banyak awan di suatu tempat.


Dia merapalkan mantranya,


• [ True Magic → The immortality of the black fire soul ] •


< Absolute Skill Activated >


Gelombang besar berisikan jiwa-jiwa keluar dari telunjuknya yang secara cepat diarahkan kepada Disaster di atas kepalanya, secercah cahaya hitam mematikan jika di lihat dari kejauhan. Tapi itu sebenarnya hanyalah Jiwa-jiwa yang keluar dari tubuh Zero dan setelah mencapai targetnya, jiwa itu akan meledak.


Seharusnya hanya sampai di sana ketika mencapai targetnya, Akan begitu jiwa itu terus menembus Disaster hingga mencapai langit dibelakang nya dan menyebabkan langit itu berlubang akibat dari kekuatannya Zero terlampau besar.


Orang-orang tidak akan mempercayai ini, mereka bahkan berkata itu suatu kekuatan dari para Ras kuat yang sedang menguji kekuatan nya. Sementara perlahan lubang dilangit kembali Normal seperti sebelumnya, Disaster menghilang entah kemana setelah menerima kekuatan dari Zero.


Tampak kebingungan " Dimana Disasternya ? Apa mungkin... " Dia memikirkan kembali kata-kata dari tuannya bahwa " Jika bisa menyisakan sedikit tubuhnya ! " Zero panik dengan sendirinya.


Dia mengelilingi hutan untuk mencari pecahan dari Disaster, tapi dia tidak menemukan sedikit pun dari pecahannya. Zero merasakan kekhawatiran ketika Masternya nanti menanyakan tentang tubuh disaster yang di lawannya.


" Bagaimana pun juga ini adalah kesalahan ku karena tidak bisa menahan diri... "


...To Be Continue......


......×××××××××××××××......


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...


...-...

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2