
Arc I. Eastern Kingdom.
...Poisontery...
...Chapter 30 : Pertandingan Pertama....
...-...
Lonceng Berbunyi menandakan Acara sudah di mulai.
Penonton mengambil posisinya untuk menonton pertunjukkan.
Sihir Layar Proyeksi di tampilkan di alun-alun kota.
Menayangkan acara Turnamen Raja.
Cuaca cerah juga sebagai pendukungnya.
Para partisipan mulai mempersiapkan diri mereka, menunjukkan kegelisahan dan rasa menegangkan saat terpanggilnya mereka.
Raja beserta istri-istrinya memandang semua orang yang hadir dengan duduk di kursi mereka.
Master of Ceremony ( MC ), mengambil langkahnya di tengah lapangan sambil membawa sebuah tongkat kecil di tangannya.
Tongkat kecil itu sebagai Sihir pengeras Suara yang di pakai nya saat berbicara kepada semua orang di dalam Arena.
" Baiklah Turnamen akan di mulai ! "
Dia mengangkat tangan kirinya, menunjukkan wajah sangat bersemangat.
" Pertarungan delapan Pewaris kerajaan dan akan menentukan Raja masa depan...
Mari kita panggil ! ini dia... Pangeran ketiga, Gea Benedis Aztec. beserta para pengikutnya. "
Saat mereka keluar dari pintu besar, membuat semua penonton bersorak meriah. Jantung mereka berdebar dengan semangatnya memulai pertandingan pertama.
Sedangkan Pangeran Ketiga, menunjukkan wajah senyum jahatnya karena merasa percaya diri akan para pengikutnya.
Pengikut Pertama, Vergif Defire. Seseorang dengan tangan yang terbalut Racun mematikan dan membuatnya harus memakai sarung tangan agar bisa memegang sesuatu tanpa keracunan.
Dia juga di juluki sebagai Vergif Vloek hand, yang berarti ' Tangan Kutukan Beracun '. Terlahir di desa terpencil, Desa kutukan, Poisontery
Desa Poisontery adalah sebuah desa mati yang tidak berpenghuni.
Menurut beberapa kisah dikatakan bahwa tanah di sana menyemburkan Gas beracun sehingga meracuni semua Warga tanpa bisa menyelamatkan diri mereka.
Gas beracun itu, jika sedikit saja terhirup akan menyebabkan kematian. Tidak ada yang mengetahui tentang dari mana asal dari Gas itu, tetapi semua makhluk di dalam nya tidak ada berhasil terselamatkan.
Sesuai Namanya Poisontery, Desa penuh Racun mematikan.
Saat Petualang mengambil misi Mematikan di desa Poisontery, mereka menemukan ada tanda-tanda kehidupan ketika memeriksa desa setelah tujuh hari kematian semua penduduk.
Mereka mendatangi desa menggunakan beberapa perlengkapan anti Racun agar tidak teracuni oleh Gas, Mendengar suara tangisan anak bayi di dalam sebuah Gubuk tidak berpenghuni.
Ketika salah satu anggota kelompok mereka mengambil Bayi itu dan tidak sengaja menyentuh tangannya hingga dia mendapatkan Racun di bagian yang tersentuh itu.
Tanpa waktu lama dan tidak adanya pengobatan secara menyeluruh Ke tubuhnya, menyebabkan kematian bagi anggota mereka.
Setelah melihat kejadian itu, mereka berencana akan meninggalkan Bayi ketempat semulanya. Tetapi Bayi itu terus menangis hingga akhirnya mereka membawanya kembali ke kota dengan perlengkapan agar tidak keracunan seperti sebelum nya.
Bayi itu di rawat dan di besarkan oleh sebuah keluarga cukup terpandang, Keluarga Defire. Memiliki berbagai rencana memanfaatkan nya untuk ambisinya dan menyebabkan kehancuran bagi keluarganya.
Anak itu mengetahui bahwa dirinya di manfaatkan, dia membunuh semua keluarganya dengan tangan Beracun nya. Hingga dia menjadi Buruan para petualang dan selama di perjalannya, dia juga banyak membunuh seseorang yang ingin menangkapnya.
Membunuh hanya menggunakan Tangan beracunnya, Membuat dia di juluki sebagai Vergif Vloek hand, yang berarti ' Tangan Kutukan Beracun '.
Pertemuannya dengan pangeran Ketiga, Juga mencari kedudukannya di sebuah kerajaan agar dia tidak menjadi Buruan lagi. Memiliki perjanjian untuk menjadi Menteri kerajaan dan mendominasi Semua orang, itu adalah tujuannya saat menerima ajakan dari Pangeran Ketiga.
...—————————————————————...
...[ Vergif Defire ]...
...• Usia: 26 tahun...
...• Kelamin: pria...
...• Ras: manusia...
__ADS_1
...• Tittle: Tangan Kutukan Beracun...
...• Status: Depresi, Tegang....
...• Job : Martial Art...
...• Level: 553...
.
• Catatan Khusus
Seseorang yang memiliki Racun mematikan di tangannya, dia juga memiliki Resistance terhadap Racun karena tubuh istimewa nya. Memilih di sisi gelap karena merasa di khianati oleh keluarganya sehingga dia menjadi Buronan di kotanya, dia juga mencari posisi untuk menyelamatkan dirinya.
.
...• Keunggulan...
...→poison body...
...→Unique Skill [ Kill Zone ]...
...→ Hand Martial Style...
...—————————————————————...
Pengikut Kedua, Mozali Samik. Seorang Ahli beladiri yang banyak membunuh para pesaingnya, dia berbadan besar dan setinggi dua meter dengan badan penuh otot.
Dia memiliki Sebuah Ambisi bahwa ' Tidak Ada Namanya laki-laki dan perempuan melainkan Terlemah dan Terkuat di dunia ini ' .
Menunjukkan wajah penuh semangat untuk membunuh semua lawannya dan membuktikan tentang ambisinya kepada Semua Orang.
...—————————————————————...
...[ Mozali Samik ]...
...• Usia: 87 tahun...
...• Kelamin: pria...
...• Ras: War Beast...
...• Status: Tenang, Bersemangat....
...• Job : Martial Art...
...• Level: 589...
.
• Catatan Khusus
Makhluk setengah manusia dan setengah beruang yang memilih ingin menjadi terkuat di semua Ras, dia seperti mirip manusia tetapi juga seekor beruang dan akan kebentuk aslinya saat keadaan terdesak saja.
Dia memiliki Ambisi Bahwa ' Tidak Ada Namanya laki-laki dan perempuan melainkan Terlemah dan Terkuat di dunia ini ' . Hanya kekuatan yang bisa memimpin dunia ini menurut dari pemikiran nya.
.
...• Keunggulan...
...→initial shape change...
...→human form change...
...→ Hand Martial Style...
...→ Unique skill [ Ability changes when initial form ]...
...→Unique skill [ Beast skill: become invincible for 1 minute ]...
...—————————————————————...
Dan Pengikut Ketiga, Amir Bahl. Dia salah satu anggota dari Dark Guild di Kerajaan Aztec, bertujuan ingin memenangkan Pangeran ketiga atas perintah dari Ratu Liness dan Guild Masternya.
...—————————————————————...
...[ Amir Bahl ]...
__ADS_1
...• Usia: 23 tahun...
...• Kelamin: pria...
...• Ras: Manusia...
...• Tittle: Number 33...
...• Status: Tenang, Memantau....
...• Job : Assassin...
...• Level: 544...
.
• Catatan Khusus
Anggota Dari Dark Guild kerajaan Aztec, memiliki banyak keahlian dalam membunuh target tanpa di ketahuinya dan dia memiliki Nomor tiga puluh tiga di kursi Assassin Guildnya.
.
...• Keunggulan...
...→fog step...
...→Unique ability [ Super fast kill ]...
...→ Two dagger style...
...→ Become Invisible for 1 minute...
...—————————————————————...
" Heh... Aku pikir lawan kita saat ini, Pangeran keempat. Tapi siapa sangka Pangeran kelima akan menjadi Lawan kita. " Dia pengikut kedua berbicara seolah kecewa dengan lawannya di ronde pertama.
" Memang sangat mengecewakan, Seharusnya aku ingin menghancurkannya di pertandingan pertama ini. " Pangeran Benedis tampak kesal dengan keadaannya sekarang.
Mereka berempat berdiri di tengah arena, menunggu peserta selanjutnya.
"Baiklah... selanjutnya sambutlah dari sisi sebelahnya ada Pangeran Kelima beserta para pengikutnya... "
Penonton Mulai bersorak meriah lagi ketika pangeran kelima keluar dari gerbang besar menuju tengah arena.
Pangeran Kelima, Barisse Zi Aztec. Dan ketiga Pengikutnya. Parsal Si Kaki cepat, RobinHood Sang Pemanah beruntun, dan Goliat Si Berseker.
Mereka memiliki perannya masing-masing dalam menghadapi musuhnya, Barisse yang sebagai Sword Master harus menahan rasa amarahnya kepada Benedis karena sudah mencelakai kakaknya.
Saat semua Partisipan mulai menampakkan diri mereka di tengah Arena,
Sebelum pertandingan, mereka membicarakan sesuatu agar pertunjukan menjadi lebih menarik.
" Barisse, Apa kau sudah menenukannya ? Selama satu bulan ini, aku tidak melihatnya sama sekali. Apakah dia ketakutan dan melarikan diri ? " Dia menunjukan ekspresi tertawa kepada pangeran kelima.
Benedis Menyinggungnya agar mental Barisse jatuh sebelum mulainya pertandingan dengan menjelekkan apa yang di lindunginya.
Tetapi Barisse dengan tenangnya menganggap hal itu hanyalah sebuah lelucon untuknya agar mentalnya jatuh.
" Sebaiknya kau tutup mulut busuk mu itu, Benedis ! Aku akan mengalahkan mu di pertandingan ini ! " Dia membalikkan badannya dan mengambil langkah sejauh 10 meter dari Benedis.
Mereka bersiap-siap di posisinya masing-masing, menunggu Peringatan mulainya pertandingan...
...To Be Continue......
...×××××××××××××××...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=