
Arc I. Eastern Kingdom.
...Mastermind...
...Chapter 31 : Ingatan Barisse....
...-...
Terbangun dari mimpi burukku, ketika saat bangun tidur adalah sesuatu yang sangat tidak ku ingin kan.
Apa lagi jika itu menyangkut tentang orang-orang di sekitarku, bisa membuatku semakin ketakutan akan kejadian pada mimpi menakutkan bisa terjadi di depan mataku.
Rumah hanya terdiri dari delapan belas orang beserta ibu dan adikku, walaupun sisanya hanyalah pelayan tetapi aku juga menganggap mereka sebagai keluargaku sendiri.
Ada satu orang lagi yang ku sayang selain di rumah ku, dia adalah kakakku. Yah, walaupun kami memiliki ibu yang berbeda tetapi kami tetap keluarga.
Dia banyak mengajariku banyak hal pengetahuan tentang dunia luar, bahkan aku sendiri tidak pernah kepikiran tentang tujuan hidupku.
Hanya berpikir menjadi seorang pangeran bisa hidup lebih nyaman saja bersama orang tua dan adikku.
Kami bertiga termasuk adikku bermain bersama, tertawa dan banyak melakukan berbagai hal lain seperti anak-anak pada umumnya.
Melihat dia tertawa membuatku semakin nyaman dengan kehidupanku sekarang.
Aku juga sempat berpikir bahwa hari-hari kebahagiaan kami tidak akan hilang di masa depan dan terus sampai kami dewasa.
Tetapi semuanya berubah ketika kematian ibunya...
Menurut dokter saat pemeriksaan, Ibunya dikatakan mengalami keracunan makanan hingga menyebabkan dia kehilangan nyawanya.
Aku hanya bisa melihat dia menangisi kepergian Ibunya, terlihat seperti pengecut yang tidak bisa berbuat apa-apa ketika melihat kakaknya sedang berduka.
Membuatku menyesal karena tidak bisa menyenangkan hatinya saat masa itu.
Satu tahun berlalu kami mengunjungi kediamannya untuk melihat keadaan nya, dia yang biasanya tersenyum saat kehadiran kami bersama dengannya seketika dari raut wajahnya hanya sesekali tersenyum kepada kami.
keterpaksaan nya membuatku merasa bersalah dan ingin segera menemukan dalang dari kematian ibunya, tetapi semua percuma saja dan dia juga tidak ingin membuat kami lebih mengkhawatirkan nya hingga dia menunjukkan senyum itu kepada kami.
Dan di Lima bulan kemudian kami juga mendapat kabar kurang mengenakkan, Sebuah kabar buruk seperti dalam mimpi ku terwujud ke dunia nyata.
Orang yang selalu bermain bersama kami dan keluarga ku sendiri mendapat sisi kurang beruntung pada dirinya, dia menjadi target sasaran anak panah tak terkendali dan mengenainya.
Hingga dia Tidak sadarkan diri karena terdapat racun di ujung panahnya, dia mengalami koma berkepanjangan dan bisa dikatakan mungkin tidak bisa bangun lagi.
Tetapi walaupun dia bisa bangun hanya setengah tubuhnya saja bisa di gerakkan atau mengalami kecacatan pada daerah kakinya.
Orang-orang di sekitar kastilnya juga sedang mencari siapa pelakunya, termasuk diriku.
Aku mencoba mencari bukti tentang perencanaan pembunuhan terhadap kakakku di berbagai tempat, aku juga mendapat sampel dari racun itu dan menelitinya.
Aku tidak kepikiran mimpi buruk ku akan menjadi kenyataan, berharap bahwa aku bisa memperbaiki masa lalu ku ataupun melindungi kakakku dari bahaya yang terjadi pada nya.
Beberapa tahun berlalu, penelitian ku memuaskan hasil dari tujuan ku. Informasi dari orang-orang ku juga menggapai logikaku yang mengatakan tentang terlibat nya keluarga kerajaan terhadap pembunuhan kakakku dan ibunya.
__ADS_1
Selama di dalam istana, aku selalu mengawasi mereka jika memungkinkan ada kejanggalan pada mereka.
Setahun penuh mengawasi mereka ternyata membuahkan hasil juga, aku mendapat kejanggalan dari Anak dari Ratu Liness yaitu Pangeran Ketiga, Gea Benedis Aztec.
Terdengar dari perkataan nya bersama dengan orang lain, mereka mengatakan rencana pembunuhan terhadap Pangeran Keempat. Mereka membuat rencana pembubuhan dengan anak Panah Beracun dan jika gagal akan ada rencana lainnya untuk membunuhnya.
Menjadikan bukti nyata setelah mendengarkan pembicaraan mereka, itu membuatku sangat kesal. Bahkan aku juga merencanakan balas dendam terhadap mereka, dengan mengasah kemampuan ku terlebih dahulu sebelum membunuh mereka.
Aku tidak ingin orang yang ku sayangi akan terluka untuk kedua kalinya jika aku tidak segera bertindak. Dan kabar baik terdengar di telingaku, Aku mendengar kabar tentang kakakku bahwa dia sudah sadarkan diri dari koma berkepanjangan nya.
Kami segera pergi mengunjunginya saat berita baik itu datang kepada kami. Melihatnya dia sehat-sehat saja membuatku sedikit meredam kemarahanku, tetapi dia juga sedikit berbeda dari biasanya.
Seperti bukan kakakku dan begitu dia tetap kakakku sendiri.
Walaupun dia tidak menunjukkan senyum itu kepada kami, aku bisa mengerti dirinya akan bisa mati kapan saja. Belum lagi melihat kematian ibunya sendiri, itu yang kupikirkan saat melihat wajahnya.
Dia juga di benci banyak orang karena perbuatan dari Ratu Liness, bahkan Sang Raja tidak meresponnya tentang keadaannya.
Seolah Dia tidak di harapkan lagi berada di Kerajaan
Atau Menjadi Pangeran Terbuang.
Kami berdua hanya bisa menjadi teman yang selalu perhatian kepadanya dan mendukungnya. Jika kerajaan mengusirnya, kami tetap akan memihaknya.
Karena Dia adalah Kakakku Sendiri.
Aku Barisse Zi Aztec dan Adikku, Valentine Zi Aztec. Sangat menyayangi Kakakku lebih dari siapapun. Dari semua kakak-kakak tiri ku hanya dia orang satu-satunya yang kuakui sebagai kakak.
Kami hanya ingin dia tersenyum lagi kepada kami, bukan karena terpaksa melainkan senyum dari ketulusan hatinya kepada kami.
Sebelum mencapai titik ini, sudah banyak latihan ku alami sampai sekarang.
Itu semua Hanya untuk Balas Dendam ku.
Aku hanya ingin melihat kakakku bisa tersenyum lagi kepadaku, aku juga ingin dia menikmati hidupnya walaupun orang kerajaan membencinya.
Selama sebulan ini, aku tidak mengetahui tentang keberadaannya. Yang kutahu bahwa dia selalu baik-baik saja, kami juga berjanji jika aku menjadi seorang raja maka aku akan menempatkan kakakku ketempat yang lebih baik lagi.
Apapun itu aku ingin mewujudkan nya, aku tidak ingin melihat dia tersiksa lagi. Wajah senyum ketulusan itu akan aku ciptakan lagi, akan kubunuh siapapun berani menyakitinya termasuk keluarga kerajaan.
Hanya untuk Kakakku...
...-...
...[ Barisse Zi Aztec ]...
...• Usia: 17 tahun...
...• Kelamin: pria...
...• Ras: manusia...
...• Tittle: Pangeran Kelima...
__ADS_1
...• Status: Semangat, Amarah....
...• Job : SwordMaster...
...→ Level: 751...
.
• Catatan Khusus
Anak yang di besarkan dari kasih sayang keluarganya tanpa mengenal dunia luar dan seketika melihat mimpi buruk yang dialaminya, membuat dirinya menjadi termotivasi untuk menjadi lebih kuat.
Dia juga memiliki dendam terhadap seseorang yang melukai keluarganya, dia juga berharap bahwa orang yang di sayangi nya mendapatkan kebahagiaan dan bisa menunjukkan senyum ketulusan kepada dirinya.
.
...• Keunggulan...
...→Strength Body...
...→Unique Skill ( ??? )...
...→ Critical Slash...
...→ Holy Sword...
...→ Have Familiar...
...• Berkah Dari Roh Angin...
...→ Tornado Slash...
...→ Unique Skill ( ??? )...
...→ Killing Zone...
...-...
...To Be Continue......
...×××××××××××××××...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=