
Terlihat Tuhan Yang Berada Cukup Jauh Dari Trihexa, Ia Tadinya Hendak Ingin Terbang Ketempat Reinhard Berada.
Tapi Makhluk Tersebut Dihadang Oleh Tuhan Alkitab, Banyak Belahan Dari Tubuh Trihexa Yang Sudah Membunuh Ratusan Juta Pasukan Dari Ketiga Kubu, Jadi Ia Harus Segera Mengakhiri Makhluk Berbahaya Yang Ada Didepannya Saat Ini.
Kemudian Tuhan Mengangkat Dan Mengarahkan Tangan Kanannya Kearah Trihexa Yang Jauhnya Hanya Belasan Meter
Darinya, Kemudian Di Telapak Tangan Kanannya Tersebut Muncul Cahaya Yang Meleleh Seolah-olah Seperti Larva Panas
"Larva Cahaya Ya." Ucap Azazel Yang Menyaksikannya
"Jadi Itu Sihir Cahaya Yang Jauh Berada Diatas Kita." Ucap Shemhazai Dengan Takjub Saat Melihat Hal Tersebut, Cahaya Yang Ditangan Tuhan Tersebut Terasa Sangat Panas Dan Panasnya Dapat Dirasakan Hampir Oleh Semua Orang Disini.
"KALIAN SEMUA! KALO TIDAK INGIN BERTEMU MALAIKAT MAUT, MAKA KALIAN MUNDURLAH." Barachiel Berteriak Kepada Para Pasukannya Dan Menyuruh Mereka Untuk Mndur
"Astaga! Lebih Baik, Kita Segera Mundur Juga." Lanjut Azazel
"Brengsek Kau Azazel! Kau Ingin Mundur Setelah Berjuang Sejauh Ini!? Jangan Membuat Omong Kosong." Protes Salah Satu Pemimpin Malaikat Jatuh, Ialah Si Perusuh, Kokabiel.
"Apa Tidak Lihat, Tolol! Kita Bisa Tersikat Habis Kalo Disini, Pasukan Kedua Dan Ketiga Kita Juga Belum Tiba." Azazel Tampak Marah Kepada Kokabiel Yang Gatau Situasi Tersebut
"Cih!" Kokabiel Hanya Membuang Muka Karena Tidak Bisa Berbuat Apa-apa Saat Ini, Azazel Dan Dua Lainnya Hanya Bisa Menghela Nafas Saat Melihat Si Perusuh Tolol Ini! Kenapa Orang Setolol Dia Bisa Sampai Ke Tingkat Pemimpin? Padahal Ia Hanyalah Orang Bodoh Yang Gabisa Menilai Situasi.
Keempat Pemimpin Fallen Angel Mundur Untuk Sementara Dan Menjauh Dari Tempat Pertarungan Antara Tuhan Alkitab Dan Kaisar Binatang Kiamat, 666 Atau Biasa Disebut Trihexa Itu, Pertarungan Mereka Pasti Akan Berdampak Sangat Parah.
Disisi Lain, Terlihat Empat Raja Iblis Yang Sedang Berdiri Secara Berdekatan, Mereka Sudah Berhasil Membangkitkan Kembali Raja Iblis Leviathan Yang Dibunuh Oleh Ophis Tadi.
Mereka Berempat Sama Sekali Tidak Menyuruh Pasukan Mereka Mundur Dan Tetap Berada Di Area, Yang Dimana Area Tersebut Akan Menjadi Tempat Pertarungan Tuhan Dan 666.
Disana Juga Ada Para Malaikat Yang Masih Sibuk Menghadapi Belahan Tubuh Trihexa, Mereka Tambah Kesusahan Karena Para Iblis Tidak Mundur Dan Ikut Menyerang Para Malaikat Itu.
Tiba-tiba Tiga Orang Datang Ketempat Para Raja Iblis Tersebut, Duanya Adalah Pria Dan Satunya Adalah Wanita.
Satunya Adalah Keturunan Gremory, Satunya Astaroth Dan Satunya Lagi Adalah Keturunan Klan Shitri, Ya, Merekalah Sirzech Gremory, Ajuka Astaroth Dan Serafall Shitri. Untuk Penampilan Ketiganya Pasti Kalian Sudah Tahu Lah Ya. Kalo Gatau Coba Tanya Ama Google, Nanti Juga Ketemu Kok.
Mereka Mungkin Berusia Sekitaran 16-18 Tahunan, Masih Muda. Penampilan Mereka Juga Mirip Seperti Seorang Remaja
Dan Mereka Ini Adalah Iblis Dari Kebanyakan Iblis Yang Sudah Mencapai Super Devil (Iblis Super) Yang Kekuatannya Sudah Diatas Batas Wajar Khususnya Bagi Para Iblis Yang Lainnya.
"Lucifer-sama, Saya Sarankan Untuk Mundur Sementara."
Ucap Sirzech Dengan Sedikit Membungkuk Hormat.
"Jangan Ikut Campur, Bocah Iblis" Balas Lucifer
"Mundur Katamu! Kita Harus Membunuh Tuhan Dan Menguasai Dunia! Kau Bilang Kita Harus Mundur Setelah Berjuang Sejauh Ini! Kalian Para Bocah Lebih Baik Turuti Saja Perintah Kami! Tidak Usah Membantah." Balas Asmodeus
"Ini Kesempatan Kita! Kita Akan Menusuk Tuhan Dari Belakang Selagi Ia Bertarung Melawan Apocalypse Itu." Leviathan Berkata Sambil Melihat Kearah Tuhan Dan Trihexa
"Mereka Sungguh Bodoh! Kekuatannya Memang Luar Biasa, Tapi Pemikirannya Sama Seperti Bocah Pada Umumnya. Jelas Jelas Kita Akan Terbantai Beberapa Saat Lagi, Tapi Empat Raja Iblis Ini Malah Memilih Untuk Tidak Mundur." Ajuka Bergumam Dan Kesal Saat Melihat Sikap Ketiga Maou Itu.
Sirzech, Ajuka Dan Serafall Kemudian Bertukar Tatapan, Kemudian Mereka Membungkuk Kembali Kepada Empat Raja Iblis Agung Tersebut, Dan Sirzech Kemudian Berbicara.
"Kalo Begitu, Kami Akan Kembali Dulu." Ucap Sirzech
Sirzech Dan Kedua Temannya Itu Kemudian Menggunakan Sayap Mereka Dan Terbang Turun Kedalam Area Peperangan, Ketiganya Tidak Bisa Membantah Perintah Raja Iblis Tersebut.
Kalo Mereka Memilih Kabur, Kemungkinan Mereka Akan Diburu Oleh Iblis Yang Tersisa Di masa Depan Nantinya Karena Sudah Menghianati Bangsa Iblis Dan Memilih Mundur Dibanding Bertarung Dengan Keempat Raja Iblis Agung, Jadi Mereka Bertiga Tidak Punya Pilihan Lain Selain Bertarung.
Disisi Lain Terlihat Reinhard Yang Masih Terduduk Di Tahtanya.
Ia Menunggu Dan Ingin Melihat Kekuatan Penuh Tuhan, Tontonan Semacam Ini Tentu Saja Tidak Boleh Di Lewati. Ia Pasti Akan Mendapat Informasi Dan Mempelajari Sihir Baru.
"Baiklah, Mari Lihat Secara Keseluruhan Kenapa Tuhan Terpaksa Harus Menggunakan Segel Terlarang Dan Mati, Peperangan Ini Akan Berlangsung Dengan Waktu yang Cukup Lama. Aku Tidak Tahu Kapan Perang Ini Akan Berakhir, Dua Hari? Atau Satu Minggu? Hehe Benar-benar Menarik." Gumam
Reinhard Dengan Senyuman Sinis Sambil Masih Melihat Kebawah, Tepatnya Kearah Tuhan Alkitab Dan 666 Trihexa Itu
Reinhard Kemudian Memejamkan Matanya Dan Bergumam
"Oh Ya Lily, Coba Buka Status."
Disini Reinhard Berbicara Dalam Alam Bawah Sadarnya Ya.
[Ada Apa?]
"Kenapa Aku Masih Merasa Lapar? Bukanya Aku Nothingness
__ADS_1
Ya? Bisakah Kamu Jelaskan Padaku?"
[Menurut Saya, Mungkin Karena Anda Belum Benar-benar Menjadi Makhluk Void, Anda Harus Menyerap Energi Kehampaan Sampai Batas Tertentu Maka Anda Akan Naik Ke Tingkat Selanjutnya Sehingga Anda Benar-benar Menjadi Makhluk Nothingness, Sehingga Anda Tidak Merasa Lapar]
"Rupanya Aku Masih Belum Sempurna Ya, Rupanya Begitu.
Ingatkan Aku Tentang Penyerapan Void Nantinya Setelah Perang Selesai, Takutnya Nanti Aku Lupa Soal Hal Tersebut"
[Baik, Akan Saya Beritahukan Anda Nantinya]
"Oh Ya Dengan Cara Apa Aku Menyerapnya?"
[Anda Bisa Menggunakan Sihir Yang Bersifat "Absorption". Anda Bisa Membeli Skill Tersebut Di Shop, Oh Ya Kemampuan Elemen Gelap Anda Juga Bisa Menyerap Void, Cuma Anda Harus Meningkatkannya Ke Level Tertinggi Terlebih Dahulu, Untuk Saat Ini, Dengan Elemen Gelap Anda, Anda Hanya Bisa Menyerap Energi Kehidupan Atau Energi Sihir Makhluk Hidup]
"Apakah Ada Hal Yang Lain Yang Bisa Kulakukan Setelah Meningkatkan Kemampuan Elemen Gelap Itu Ke Tingkat Tertinggi?"
[Anda Akan Dapat Menyerap Energi Kehidupan Atau Sihir Orang Lain, Penyerapan Jiwa, Dan Terakhir Anda Bisa Adalah Penyerapan Biologis Yang Memungkinkan Anda Untuk Bisa Menyerap Orang Lain Dan Masuk Kedalam Tubuh Anda]
"Oh Ya, Apa Saja Jenis Kemampuan Absorption Itu?"
[Jenisnya Bermacam-macam, Ada Kemampuan Beelzebub Milik Rimuru Tempest, Intinya Disana Ada Bermacam-macam
Dan Tentu Saja Kemampuan Tersebut Memiliki Kekurangan
Dan Kelebihan Masing-masing. Mudah Dimengerti Bukan?]
"Sulit Dimengerti, Semoga Harimu Suram"
[Ehh Ajg]
"Hahaha, Aku Akhirnya Membalasmu." Ia Tertawa Puas
[ ... ... ... ]
"Oh Ya Lily, Coba Buka Store. Aku Laper"
[ ... ]
"Oi Coeg!"
[ ... ]
[ ... ]
"Dahlah Ajg! Males Gua! Ngambek Aja Sana Lo Ajg!"
Reinhard Langsung Keluar Dari Alam Bawah Sadarnya, Ia Kembali Menatap Kearah Bawahnya. Disana Ia Melihat Tuhan Dan Trihexa Yang Sudah Mulai Mendekat Kearah
Masing - Masing, Pertarungannya Mereka Berdua Akhirnya Dimulai, Tuhan Mendekat, Sementara 666 Juga Mendekat.
"Akhirnya Dimulai Juga Ya." Ucap Reinhard Dengan Seringai
Tiba-tiba Seseorang Datang Ketempatnya, Ia Adalah Fallen Angel. Ia Adalah Yang Tertinggi Dari Seluruh Fallen Angel.
Tentu Saja Ia Adalah Pemimpin Tertinggi Grigori, Azazel.
(Grigori Adalah Satu-satunya Organisasi Para Fallen Angel Ya)
"Kenapa Kau Kesini? Eto ... Siapa Kau?" Reinhard Bertanya
"Azazel." Jawab Azazel Dengan Senyuman Khasnya
"Ouh Begitu, Baiklah Sekali Lagi, Kenapa Kau Kesini? Kehadiranmu Menganggu Raja Yang Sedang Beristirahat."
Ucap Reinhard Dengan Sedikit Sombong Kenapa Azazel Itu.
"Haha Maaf Kalo Mengganggu, Aku Hanya Ingin Memastikan Satu Hal. Yah Mungkin Aku Akan Bertanya Yang Lain Nantinya."
Ucap Azazel Sambil Menggaruk Kepalanya Yang Tidak Gatal.
"Hmm ... Memastikan?" Reinhard Sedikit Penasaran
"Ya, Aku Ingin Tahu, Temanku Shemhazai Juga Penasaran Dengan Ini, Kenapa Aku Merasa Kalo Kau Memiliki Energi Sihir
Dari Setiap Makhluk Yang Ada Disini? Misalnya Tadi Saat Kamu Menggunakan Tombak Cahaya, Itu Energi Malaikat Dan Fallen Angel Yang Digabungkan, Kau Juga Menggunakan Energi Iblis
__ADS_1
Pada Petir Yang Kau Ciptakan Tadinya. Dan Petir Yang Kamu Ciptakan Itu Menggunakan Sihir Dewa, Jadi Pertanyaanku Adalah, Apakah Kau Perwujudan Dari Keempat Ras Tersebut?"
Azazel Bertanya Setelah Cukup Lama Berbicara.
"Hmm ... " Reinhard Membuang Mukanya Dan Menatap Kebawah, Ia Melihat Shemhazai Dan Dua Pemimpin Malaikat
Jatuh Lainnya Yang Sedang Melihatnya Dari Bawah, Kebanyakan Ras Iblis, Malaikat Dan Fallen Angel Juga Seolah-olah Seperti Sedang Menunggu Jawaban Reinhard.
"Ya, Itu Benar! Aku Adalah Perwujudan Dari Kelima Ras."
Ucap Reinhard Dengan Nada Yang Sedikit Sombong
(Ras Satu Lagi Adalah "Naga" Ras Tersebut Ia Beli Beberapa Saat Yang Lalu Di Sistemnya Dan Tentu Saja Ia Sudah Memasangkannya Kedalam Tubuhnya Sehingga Ia Menjadi
Ras Naga, Tapi Ras Ini Belum Ia Gabungkan Sepenuhnya. Untuk Sekarang Ia Hanya Bisa Menggunakan 50% Potensi Ras Naga, Ia Perlu Membiasakan Diri Dulu Sebelum Menyempurnakan Gen Naga Tersebut Dengan Tubuhnya)
Tentu Saja Yang Mendengar Menjadi Terkejut Seketika Itu Juga. Dan Mereka Juga Sudah Menebak Kalo Rasnya Yang Satu Lagi Pasti Adalah Ras "Dragon". Orang Yang Didepan Mereka Saat Ini Sungguh Berbahaya, Perwujudan Dari Kelima Ras. Orang Ini Akan Sangat Berbahaya Kalo Menjadi Musuh.
Yah ... Walaupun Ada Juga Yang Tidak Peduli Tentang Reinhard
"Rupanya Begitu, Sudah Kuduga Itu Dari Awal. Dan Sudah Jelas Rasmu Yang Satu Lagi Adalah Naga." Ucap Azazel
"Kau Lumayan Juga." Balas Reinhard Dengan Santai
"Oh Ya Ada Sesua-" Sebelum Selesai Berbicara, Azazel Sudah Terlebih Dahulu Terpental Kebawah Karena Diserang Reinhard Menggunakan Tinju Jarak Jauhnya. Azazel Langsung Terhempas Dan Menuju Kearah Tiga Pemimpin Fallen Angel.
Azazel Langsung Terpental Dengan Keras Dan Mengenai
"Cought ... Cough ... Kenapa Kau Menyerangku?" Azazel Bangkit Setelah Terbentur Ke tanah Dengan Sangat Keras.
"Entah Kenapa Tanganku Bergerak Dengan Sendirinya."
Balas Reinhard Sambil Melihat Tangan Kanannya Tersebut.
"Omong Kosong Yang Bagus." Azazel Hanya Tersenyum Dengan Wajahnya Yang Sudah Terluka Karena Serangan Tadi
"Hmmpphh.." Reinhard Hanya Tersenyum Dengan Pelan, Kemudian Ia Mengalihkan Pandangannya Kepada Tuhan.
| Dhuasshhh | Dhuarrrr |
Suara Serangan, Tangkisan Dan Benturan Dapat Didengar.
Saat Ini Tuhan Sedang Bertarung Dengan Kaisar Binatang Kiamat Itu Atau Lebih Dikenal Dengan Nama 666 (Trihexa).
Dan Kebanyakan Mereka Beradu Fisik Dibanding Dengan Sihir.
Serangan Demi Serangan Fisik Mereka Lancarkan Bersama.
Dilihat Dari Pertarungannya, Sepertinya Tuhan Jauh Lebih Kuat Dibanding Trihexa, Tapi Itu Tidak Cukup Untuk Mengalahkan Trihexa, Ia Kemudian Mulai Menggunakan Nafas
Apinya. Tapi Dapat Dihindari Oleh Tuhan Dengan Mudah. Dan Tuhan Kembali Melancarkan Serangan Fisik Di Tubuh Trihexa
Secara Keseluruhan, Mulai Dari Depan Sampai Belakangnya.
Tuhan Lebih Mendominasi, Khsusunya Saat Ini. Karena Tubuhnya Yang Sangat Kecil Dibanding Lawan Yang Ia Hadapi.
Jadi Itu Memudahkannya Untuk Menyerang Lawannya. Ia Dapat Menyerang Semua Bagian Tubuh Trihexa Dengan Kecepatan Dan Serangan Luar Biasanya Tersebut. 666 Juga Sesekali Kesusahan Mencari Letak Keberadaan Tuhan Alkitab.
Itu Karena Tuhan Alkitab Berdiam Diri Dibagian Belakang Pinggangnya Sehingga Sangat Susah Untuk Dilihat Olehnya.
Semua Orang Takjub Dengan Pertarungan Kedua Makhluk Terkuat Tersebut, Apalagi Kalo Dalam Sihir Mereka Berdua. Mereka Mungkin Bisa Menghancurkan Gunung Dengan Mudahnya. Bukan Hanya Gunung, Mungkin Benua Sekalipun
Juga Dapat Dihancurkan Oleh Serangan Sihir Mereka Berdua.
....
....
....
....
• Oke Sampai Sini Dulu Ya Guys, Sorry Nanggung🗿
__ADS_1