
Catatan: Disini Nama Reinhard Astrea Akan Diubah. Gua Merasa Tidak Enak Dengan Nama Ini, Namanya Akan Menjadi Gilgamesh.
Sama Halnya Seperti Yang Di Aplikasi Wa**pad Gua Disana Ya.
Terlihat Tuhan Yang Sedang Melawan Trihexa Hanya Dengan Fisiknya Saja, Tapi Sesekali Ia Juga Menggunakan Sihirnya.
Ia Lebih Mendominasi Dalam Hal Ini, Saat Ini Tubuh Trihexa Masih Terbagi Dan Trihexa Hanya Memiliki Tubuh Singanya.
Kekuatannya Menurun Kalo Tidak Dalam Wujud Sempurna
Kemudian Trihexa Memerintahkan Semua Pecahan Tubuhnya
Untuk Menyerbu Tuhan Dan Perintah Tersebut Langsung Terkirim Ke Semua Pecahan Tubuhnya Itu, Pecahan Tubuhnya
Yang Tadinya Sedang Berperang Dengan Ketiga Kubu Sekarang Mengabaikan Mereka Dan Semuanya Menuju Kearah Tuhan, Mereka Langsung Menyerbu Tuhan Dari Segala
Arah, Dan Menyerangnya Dengan Berbagai Macam Sihir. Terutama Sihir Api, Makhluk Itu Sangat Terampil Dalam Sihir Api. Mungkin Karena Emang Dari Dulunya Ia Gunain Sihir Api.
Kemudian Trihexa Menyuruh Pecahan Tubuhnya Untuk Kembali Kedalam Dirinya, Dan Mereka Mulai Bergabung Kembali. Trihexa Kali Ini Dalam Wujud Sempurnanya, Kekuatan Sihirnya Meningkat Menjadi Yang Aslinya, Kekuatannya Kali Mungkin Setara Dengan Tuhan Atau Lebih.
Mereka Mulai Melepaskan Serangan Masing-masing Lagi. Gunung-gunung Hancur Akibat Sihir Mereka Yang Meleset.
Dan Kali Keadaan Berbalik, Trihexa Mendominasi Kali Ini. Tuhan Terus Di Pukul Dan Di Serang Dngan Sihir Oleh Trihexa.
Disisi Lain, Terlihat Gilgamesh Yang Sedang Menikmati Tontonan Ini, Pertarungannya Sungguh Luar Biasa Baginya. Berkat Menonton Ini, Ia Bisa Jadi Membuat Sihir-sihir Barunya.
Sihir Yang Digunakan Oleh Tuhan Dan Trihexa Sungguh Menarik Baginya, Jadi Ia Mencoba Meniru Sihir Mereka Berdua
Cuma Hanya Mengganti Namanya Saja. Di Alam Bawah Sadarnya Ia Sedang Membuat Sihir Yang Ia Lihat Tersebut. Saat ini Sudah 10-15 Sihir Yang Sudah Ia Ciptakan Disana
Huishhh!! Dhuakkk!!
Tiba-tiba Sebuah Serangan Berupa Leser Cahaya Menembus
Dada Reinhard, Ia Terkejut Karena Tidak Menyadari Hal Itu.
Siapa Yang Menyerangnya? Apalagi Serangan Itu Berasal Dari Arah Belakang! Gilgamesh Mengeluarkan Seteguk Darahnya.
[Eror! Eror! Eror! Sialan! Siapa Yang Melakukan Ini!? Argghh!]
Tiba-tiba Suara Sistem Menggema Di Kepalanya! Suara Sistem Mengatakan "Eror" Sepertinya Terjadi Sesuatu Padanya. Kemungkinan Ia Terkena Pengaruh Serangan Barusan. Tiba-tiba Suaranya Padam Karena Dia Serangan Lagi
Menembus Tubuh Gilgamesh, Tepatnya Dadanya Gilgamesh.
"Tenang Saja, Aku Hanya Menghancurkan Makhluk Jahat Yang Ada Dalam Dirimu, Kamu Ras Naga Bukan? Jadi Seharusnya Kamu Akan Beregenarasi Beberapa Saat Lagi." Suara Muncul Dari Belakang Gilgamesh, Ia Berada Tepat Di Belakangnya.
Ia Kemudian Berjalan Melewati Gilgamesh Dengan Santai. Aura Yang Suci Yang Sangat Kuat Terpancar Dari Pemuda Tersebut. Gilgamesh Tampak Terkejut, Sementara Yang Lain Langsung Menoleh Kearah Atas Saat Mendengar Suara Pemuda Trsebut.
Pemuda Tersebut Berwujud Laki-laki Yang Tampan, Satu Ular Yang Mirip Dengan Ular Cobra Putih Berada Di Lehernya, Lehernya Di Lilit Oleh Ular Tersebut, Ia Tidak Mengenakan Baju Dan Hanya Memakai Penutup Dibagian Bawahnya Saja.
Mungkin Semacam Rok Gitulah (Gua Bingung Jelasinnya 🗿).
Selain Ular, Di Lehernya Juga Terdapat Bermacam Kalung.
Dan Tinggi Mungkin 190 CM. Di Kedua Tangannya Juga Ada Semacam Gelang Yang Bersinar Terang Layaknya Emas.
• Disisi Para Pemimpin Fallen Angel
"Sialan! Kenapa Dia Muncul Disini?" Azazel Kebingungan
"Sungguh Tidak Bisa Diduga Ya." Ucap Shemhazai
"Orang Itu Kan... " Barachiel Juga Terkejut Saat Melihatnya
Semua Orang Tampak Keringetan Saat Tahu Kalo Orang Semacam Dia Sampai Datang Kesini, Berarti Pedang Ini Memang Akan Membuat Dampak Yang Sangat Luar Biasa.
Semuanya Terdiam Saat Tahu Tentang Kedatangannya Kesini.
• Disisi Para Fourt Great Satan
"Sialan! Kenapa Keadaan Tambah Tidak Enak Saja." Ucap Beelzebub Yang Merespon Kedatangan Pemuda Tersebut
"Sialan! Kenapa Dia Muncul" Leviathan Tampak Terkejut Juga
"Tidak Salah Lagi! Itu Emang Dia!" Sambung Lucifer Dengan
Darahnya Yang Mendidih Saat Tahu Pemuda Itu Muncul Disini
__ADS_1
"Dewa Terkuat! SHIVA!" Ucap Asmodeus Dengan Keras
Balik Lagi Kesisi Gilgamesh Saat Ini, Ia Cukup Kebingungan. Pemuda Yang Bernama Shiva/Siwa Ini Bilang Kalo Ada Keberadaan Jahat Didalam Dirinya! Lantas Makhluk Apa Itu?
Jangan Bilang Kalo Itu Adalah Sistem! Kenapa Seperti Itu?
Sistem Berniat Jahat Padaku? Sialan Aku Bingung Soal Ini...
"Aku Tidak Tahu Lengkapnya, Tapi Jelas Aku Melihat Ada Sebuah Keberadaan Yang Sangat Jahat Didalam Dirimu."
Ucap Shiva Sambil Sedikit Menoleh Kearah Gilgamesh, Lalu Dia Kembali Menoleh Kearah Penerangan Yang Masih Berlangsung
"Kenapa Aku Tidak Tahu?" Gilgamesh Memutuskan Untuk Bertanya Akibat Rasa Penasarannya Yang Sudah Meningkat
"Kalo Kulihat Tadi, Sepertinya Ia Sudah Memodifikasi Tubuhmu Sehingga Membuatmu Tidak Sadar. Ia Bisa Saja Mengambil Alih Tubuhmu Kapan Saja Yang Dia Mau. Tapi Seperti Yang Kubilang, Makhluk Itu Sudah Benar-benar Kulenyapkan Tanpa Ada Sisa Sama Sekali, Jadi Tenang Saja." Jawab Shiva Tanpa Melihat Kearah Gilgamesh Sama Sekali.
"Jadi Itu Makhluknya Ya, Seperti Yang Kuduga Beberapa Hari Yang Lalu, Makhluk Itu Benar-benar Muncul Hari Ini." Lanjut Shiva Sambil Melihat Kearah Pertarungan Tuhan Dan Trihexa
"Rupanya Emang Kau Ya, Siwa Rudra, Dewa Dari Mitologi Hindu Selain Brahma Dan Wisnu." Ucap Gilgamesh Yang Sudah Menenangkan Dirinya. Sedangkan Shiwa Hanya Tersenyum.
"Ohh Ya Kenapa Kau Kesini? Kau Tidak Mungkin Datang Hanya Untuk Menonton Saja Kan?" Gilgamesh Bertanya Kepadanya
"Aku Hanya Ingin Mengajakmu Bertarung.'' Jawab Shiva
"Hah? Hanya Karena Itu Kau Sampai Kesini?" Gilgamesh Kaget Saat Melihat Dewa Yang Satu Ini, Bukanya Mementingkan Masalah Yang Sedang Terjadi, Tapi Malah Memikirkan Melawanku. Apa-apaan Dia? Sungguh Sifat Yang Berbeda Dan Sepertinya Ia Adalah Orang Yang Menanggapi Masalah Dengan Santai, Sama Halnya Tuhan Alkitab Itu. Hadeh Dasar Dewa.
"Jadi Bagaimana?" Shiwa Bertanya Kepada Gilgamesh
"Baiklah, Ayo Gaskeun" Jawab Gilgamesh Merilekskan Tangannya Dan Membuyinkan Jarinya Beberapa Kali.
Crakk! Crakk! Cretakk!!
"Gaskeun Coeg! Yahaha!" Shiwa Langsung Memukul Reinhard
Dengan Keras Secara Tiba-tiba, Gilgamesh Langsung Menembus Kursi Singgasananya Dan Terbang Ke Belakang.
Singgasana Atau Vimana Itu Kemudian Dihilangkan Olehnya.
"Sungguh Luar Biasa." Ucap Gilgamesh Dengan Posisi Tangan
Nya Menyilang Kearah Depan Untuk Menahan Shiwa Tadinya.
"Aw~" Shiva Terpental Cukup Jauh Kebelakang, Untungnya Ia Tidak Jatuh Ketanah Dan Masih Berada Diatas Udara. Kemudian Ia Membuat Kuda-kuda Bertarung Dengan Tangan.
Gilgamesh Kalo Syiwa Sebetulnya Ingin Mengadu Fisik Terlebih Dahulu, Jadi Ia Langsung Melesat Ketempat Siwa, Dewa Terkuat Tersebut Kemudian Memukul Gilgamesh Sampai Terpental Kebawah Dan Menciptakan Ledakan Dan Kawah.
"Masih Belum!" Gilgamesh Kemudian Langsung Terbang Keatas Dan Melesat Terbang Kearah Shiva Yang Ada Disana.
( MADA! MADA! :v )
Kemudian Langsung Melepaskan Beberapa Pukulannya Lagi.
Shiwa Di Hantam Beberapa Kali Di udara Oleh Gilgamesh, Kemudian Gilgamesh Memutuskan Untuk Mengeluarkan Sihir. Puluhan Portal Seperti Riak, Dan Berwarna Kuning Emas Muncul Beberapa Di Belakang Gilgamesh, Itulah Gate Babylon.
"Hoho Jadi Itu Sacred Gear Nya Ya. Sacred Gear Misterius."
Siwa Dihantam Beberapa Tembakan Senjata, Ia Membuat Posisi Tangannya Untuk Dijadikan Pertahanan, Entah Kenapa
Ia Tidak Menggunakan Sihir Penghalangnya Tersebut.
"Mana Serangan Terkuatmu?" Gilgamesh Masih Menembakkan Puluhan Senjatanya Kearah Siwa Yang Masih Bertahan Disana.
"Kalo Ku Gunakan, Mungkin Daratan Ini Tidak Akan Ada Sisa."
Jawab Shiva Dan Kemudian Ia Memunculkan Semacam Trisula Ditangannya. Trisula Tersebut Muncul Dari Portal.
"Aku Akan Sedikit Serius." Lanjutnya, Gilgamesh Tercengang Karena Dua Tangan Muncul Lagi Dibawah Tangan Yang Lainya.
Ia Memegang Trisula Tersebut Dengan Tangan Kanan Aslinya.
"Hoho Omoshiroi." Gilgamesh Menghilangkan GoB Nya. Kemudian Satu Portal GoB Muncul Disamping Kiri Gilgamesh
Sebetulnya Gilgamesh Beberapa Saat Yang Lalu Sudah Membuat Puluhan Bahkan Ribuan Senjata Yang Mempunyai
Kemampuan Khusus, Salah Satunya Yang Ia Keluarkan Itu.
Tombak Dengan Ukiran Naga Di Gagang Keluar Dari Riak Itu.
__ADS_1
"Datanglah, [Tombak Kekacauan]." Ucap Gilgamesh Dan Lalu Ia Memegang Tombak Perak Tersebut Dengan Tangan Kirinya Setelah Itu, Riak Emas Yang Tadinya Muncul Sekarang Hilang
"Hoho~ Kalo Begitu, Ayo Lanjut Ronde Dua." Balas Syiwa
"Syiwa! Ayo Kita Mulai!" Teriak Gilgamesh Dengan Semangat
"YA!" Balas Syiwa Juga Dengan Semangat Membaranya
Mereka Langsung Melesat Kearah Masing-masingnya, Kecepatan Mereka Berdua Luar Biasa, Setelah Cukup Dekat Dengan Musuhnya, Mereka Langsung Menghantamkan Senjatanya Dengan Keras Di Udara. Serangannya Luar Biasa
Whussshhh.... | Dhuarrrrhhh....
Sebuah Ledakan Besar Seolah-olah Seperti Bom Nuklir Tercipta Diudara Akibat Bentrokan Senjata Mereka Disana.
Awan Hitam Yang Tadinya Membuat Gelap Daerah Sekitar Sini
Sekarang Menghilang Tanpa Sisa Dan Cahaya Bulan Langsung Muncul Kembali Dan Menerangi Daerah Peperangan Tersebut.
"Sungguh Di Luar Akal Sehat Ya."
"Kamu Benar, Mereka Berdua Sudah Berada Di Level Yang Berbeda Dengan Kita. Mereka Sungguh Luar Biasa Ya."
"Oi Shemhazai, Kenapa Kau Lagi-lagi Memuji Musuhmu?"
Mereka Bertiga Adalah Tiga Pemimpin Fallen Angel, Saat Ini Mereka Bertiga Sedang Menonton Pertarungan Dari Bawah.
Disana Juga Ada Kokabiel, Ia Hanya Diam Sambil Menyaksikan
Pertarungan Tersebut, Sesekali Ia Juga Melihat Kearah Pertempuran Antara Tuhan Dan Trihexa yg masih berlangsung
Di Pertarungan Mereka Berdua, Trihexa Tampak Lebih Unggul.
Ia Terus Menghantam Sihir Beberapa Kali Kepada Tuhan Alkitab Dan Tentu Saja Tuhan Membalasnya Dengan Sihirnya.
Tapi Tetap Saja Regenerasinya Sangat Cepat, Percuma Ia Memotong Tubuhnya, Tetap Saja Akan Sembuh Hanya Dalam Beberapa Hitungan Detik Saja, Regenerasi Yang Menyebalkan.
Tuhan Sudah Mencoba Hampir Semua Sihirnya, Seperti Menjatuhkan Asteroid, Dan Hasilnya Sama Saja, Ia Akan Beregenerasi Dalam Kurung Waktu 1-3 Detik Saja. Pertarungan Mereka Berlangsung Di Tempat Berbeda, Tempat Tersebut Sunyi Dan Tidak Banyak Ada Orang Disana. Sihir Sihir Mereka Yang Meleset Juga Ada Juga Yang Mengenai Yang Lain.
Ratusan Bahkan Ribuan Iblis Lenyap Di Pertempuran Ini. Dan Begitupun Dengan Malaikat Jatuh Dan Malaikat Suci. Semuanya Berperang Tanpa Tahu Perang Ini Akan Berakhir
Tapi Yang Jelas, Perang Ini Akan Mencapai Akhir Kalo Salah Satu Pihak Diantara Mereka Menang, Atau Juga Kalo Mereka Semua Memutuskan Untuk Menghentikan Peperangan Ini.
Mereka Sudah Bertempur Berjam-jam Disini, Saat Jam 2 Pagi.
Mereka Baru Saja Melakukan Peperangan Beberapa Saat Lalu,
Tapi Korban Di Antara Kedua Belah Pihak Sudah Sangat Bnyak
"Sepertinya Tidak Ada Cara Lain, Kalo Tidak Bisa Dibunuh. Maka Akan Kucoba Untuk Menyegelnya Dengan Itu." Tuhan Berkata Sambil Menatap Kearah Bulan Yang Bersinar Terang,
Lalu Ia Kembali Menatap Kearah Musuh Yang Ada Didepannya.
"Bicaralah Yang Keras, Aku Tidak Mendengarmu." Ucap 666
"666~ Sepertinya Aku Harus Segera Mengakhiri Ini." Ucapnya
"Hoho~ Tapi Bagai-" Ia Berhenti Berbicara Karena Terkejut
"[Forbidden Magic : Reduction Age's]"Ia Mengaktifkan Sihirnya Terlarang Nya Tersebut, Yaitu [Pengurangan Usia]
Wujudnya Yang Tadi Putih, Sekarang Berubah Merah! Semua Makhluk Disini Merespon Sihir Yang Digunakan Tuhan Itu. Dan Yang Paling Terkejut Adalah 4 Seraph Agung, Mereka Tau Itu.
Mereka Sangat Tahu Tentang Sihir Yang Digunakan Tersebut.
Syiwa Dan Gilgamesh Berhenti Bertarung, Mereka Ingin Menyaksikan Sihir Terlarang Milik Tuhan Tersebut. Tuhan Sekarang Berwarna Merah Terang, Energinya Sangat Panas.
Seolah-olah Panasnya Setara Dengan Panas Matahari Yang Ada Jauh Di Langit, Reinhard Dan Syiwa Tercengang Dngan Itu
...
...
...
...
• Chapter 13 End
__ADS_1
#Jangan Lupa Vote Ya ヾ(^-^)ノ