
Terlihat Aura Merah Yang Super Besar, Gunung Dan Daratan Saat Ini Diguncang Karena Aura Super Besar Tersebut, Itulah
Aura Kemarahan Dari Lucifer, Sungguh Aura Yang Luar Biasa.
"Jadi Ini Raja Iblis Terkuat Sepanjang Sejarah Highschool DxD
Ya. Sungguh Aura Yang Luar Biasa." Gilgamesh Menyeringai Sambil Melihat Jauh Dari Atas Udara. Lucifer Menatapnya Dengan Penuh Kebencian Dan Amarah Karena Ia Dan Siwa Rudra Tadi Mempermalukannya. Ia Sangat Ingin Membunuh
Mereka Berdua, Mencincangnya Menjadi Beberapa Bagian. Ia
Mengeluarkan Seluruh Kebenciannya Terhadap Gilgamesh.
"Sedikit Mirip [Haoshoku Haki]" Gumam Gilgamesh Saat Melihat Para Iblis Yang Satu Persatu Pingsan Akibat Energi Aura Yang Menyebar Keseluruh Daerah Tersebut, Hanya Tingkatan Tinggi Yang Bisa Bertahan Dari Aura Lucifer Trsebut.
"Kalo Begitu, Akan Kubalas Dengan [Haoshoku Haki] Ku."
Dari Mata Kiri Gilgamesh Kemudian Keluar Aura Merah Hitam. Aura nya Merah Kehitaman, Aura nya Sangat Mengintimidasi Dan Membuat Tekanan Kepada Semua Orang yg Ada Disini.
...
...
Aura Mereka Langsung Berbenturan Dan Membuat Suara Berbenturan Yang Membuat Telinga Semua Orang Menjadi Sakit. Gunung Dan Seketirannya Dihantam Oleh Aura Mereka.
Pepohonan Dan Rerumputan Tercabut Dan Terbang Akibatnya
Lucifer Tampak Kesulitan Dalam Mengibangi Haki Aura Gilgamesh, Ia Tampak Termundur Beberapa Langkah Ke Belakang,Tapi Hal Itu Saja Tidak Akan Membuatnya Menyerah.
Kemudian Tiga Maou Juga Membantunya, Mereka Juga Melepaskan Aura Membunuh Mereka, Aura Mereka Berempat
Tambah Membesar Seiring Waktu, Haki Gilgamesh Kalah Dengan Keempat Haki Yang Mereka Keluarkan Tersebut. Lucifer Dan Tiga Lainnya Tampak Percaya Diri Karena Berpikir
Akan Menang Melawan Gilgamesh Kalo Mereka Berempat.
"Heh~ Aura Yang Mengagumkan." Ucap Gilgamesh Sambil Menyeringai Kearah Mereka, Ia Menghentikan Haki Hai-nya. Keempat Raja Iblis Juga Menghilangkan Aura Membunuhnya.
Kemudian Salah Satu Raja Iblis Berbicara Kepada Gilgamesh.
"Kau Akan Kuhukum Karena Sudah Berani Menghina Raja Iblis Agung, Bersiaplah" Yang Berbicara Adalah Raja Iblis Asmodeus
"Kau Menghukumku? Candaan Yang Bagus, Kambing Sialan."
Gilgamesh Membalasnya Dengan Nada Mengejek Dan Tatapan Sinisnya Tertuju Kepada Mereka Keempat Raja Iblis Tersebut
"Berani Sekali!" Asmodeus Langsung Melesat Kedepan
"Apanya Yang Berani? Bukanya Dalam Cerita Rakyat Asmodeus Itu Seekor Kambing Ya." Gilgamesh Mengejeknya Lagi
"Keparat Sialan." Tentu Saja Asmodeus Tambah Marah
Kemudian Asmodeus Memunculkan Lingkaran Sihir Super Banyak Di belakang Dan Atasnya, Lingkarannya Berwarna Biru
Gelap Dan Sepertinya Sesuatu Akan Ditembakkan Nantinya.
"Pengguna Multi Elemen Ya. Omoshiroi" Ucap Gilgamesh Melihat Lingkaran Sihir Super Banyak Yang Terus Muncul Itu
Dan Sihir Berbagai Elemen Dari Lingkaran Sihir Banyak Itu Ditembakkan Oleh Asmodeus Kearah Tempat Gilgamesh Yang
Ada 20-30 Meter Didepannya, Elemennya Sangat Banyak. Mulai Dari Petir, Angin, Tanah, Api, Air Dan Masih Banyak Lagi
Dan Reinhard Langsung Dihantam Oleh Banyaknya Elemen Itu. Ledakan Dan Ledakan Tercipta Akibat Terkena Elemen Itu,
Dan Akhirnya Ledakan Tersebut Berakhir Bersamaan Dengan Sihir Milik Asmodeus, Asap Tebal Terkumpul Dan Menutupinya
Asmodeus Tampak Menyeringai Saat Melihat Hal Tersebut, Ketiga Raja Iblis Lainnya Juga Tampak Sedikit Menyeringai. Dan Lalu Asmodeus Menggunakan Elemen Udara Nya Untuk
Menghilangkan Asap Tebal Akibat Ledakan Yang Dibuatnya Itu
Disana Tampak Gilgamesh Dengan Berdiri Sedikit Miring, Kemudian Ia Menegakkan Badannya Dan Berdiri Seperti Biasa.
Gilgamesh Dengan Tangan Kanannya Memegang Bahu Kirinya, Kemudian Ia Merilekskan Bahunya Dengan Tangannya Itu. Dan Suara Dari Bahunya Dapat Didengar Oleh Para Raja Iblis.
Crakk | Crakk
"Lumayan." Ucap Gilgamesh Dengan Singkat, Kemudian Ia Menyilangkan Tangannya Di Dada Sambil Melihat Para Raja Iblis Yang Sedang Menatapnya Dengan Tatapan Terkejoet.
"Tidak Mungkin ... " Asmodeus Tidak Percaya Dengan Hal Itu, Walaupun Sudah Melihatnya Dengan Mata Kepala Sendiri, Tapi Tetap Saja Ia Tidak Percaya Seseorang Dapat Menahan Sihir Multi Elemen Tingkat Tertinggi Miliknya Tersebut.
"Oi Asmodeus, Apa Kau Terkena Tekanan Mental Hanya Karena Melihatnya Dapat Menahan Sihirmu?" Ucap Beelzebub
"Berisik! Kau Diam Saja, Bunglon!! " Balas Asmodeus Kesal
''Ayo Keluarkan Semua Kekuatan Kalian! Aku Ingin Melihat Apakah Kalian Pantas Menjadi Raja Iblis Atau Tidak." Gilgamesh Menunggu Mereka Berempat Menyerangnya Lagi Seperti Tadi.
"Sialan! Dasar Keparat Angkuh! Kalian Bertiga! Ayo Kita Hajar Bajingan Tengik Ini." Leviathan Maju Duluan Dari Yang Lainnya,
Dan Ketiganya Langsung Mengikutinya Dari Belakangnya.
Kemudian Mereka Mulai Mempersiapkan Lingkaran Sihir Di Masing-masing Tangannya, Mereka Berempat Menyerbu Gilgamesh Yang Masih Berdiri Dengan Tangannya Disilang Di Depan Dadanya, Ia Tampak Senang Karena Mereka Bertiga Maju Duluan Dibanding Dirinya. Kemudian Macam-macam Sihir Dilepaskan Oleh Keempat Raja Iblis Agung, Gilgamesh Termundur Beberapa Langkah Kebelakang Akibat Mereka.
Ia Tampak Tambah Senang Saat Melihat Dirinya Termundur
Akibat Empat Semut Yang Sedang Dihadapinya Saat Ini.
"[Phoenix Of Destruction]" Ucap Lucifer Dengan Satu Tangan
Nya Yang Ia Arahkan Kepada Gilgamesh, Kemudian Seekor Burung Phoenix Merah Keluar Dari Lingkaran Sihirnya Itu Dan Burung Itu Langsung Menghantam Reinhard Seketika Itu Juga
__ADS_1
Beberapa Sihir Kembali Ditembakkan Oleh Keempatnya Kepada Gilgamesh Yang Masih Tertutupi Oleh Kumpulan Debu. Mereka Tahu Kalo Serangan Kombo Mereka Pasti Akan Membuat Reinhard Sedikit Termundur, Tapi Sayangnya Tidak.
Gilgamesh Masih Berdiri Disana Setelah Menghapus Debunya.
Tentu Saja Hal Tersebut Membuat Mereka Berempat Terkejut
Disisi Lain Tampak Azazel Dan Tiga Lainnya Sedang Melihat Pertempuran Antara Rival Tuhan Dan Empat Raja Iblis Agung Itu, Tentu Saja Mereka Hanya Terdiam Disana Saat Melihat Sihir Sihir Gila Milik Keempat Raja Iblis Tersebut, Sedangkan Reinhard Hanya Menggunakan Semacam Sihir Elemen Biasa.
Ia Tidak Mau Serius Dulu, Ia Ingin Melihat Semua Kemampuan
Yang Dimiliki Oleh Empat Musuhnya, Kemampuan Tersebut Bisa Ia Catat Di Pikirannya Dan Nantinya Mungkin Ia Akan Meniru Beberapa Dari Kemampuan Empat Raja Iblis Tersebut.
"Sungguh Kekuatan Yang Tidak Masuk Akal Ya." Ucap Azazel
"Ya, Untung Saja Rival Tuhan Itu Melawan Mereka." Lanjut Shemhazai Dengan Tangan Kanannya Di Dagunya Sendiri
"Oi Azazel Sialan! Kita Masih Ada Banyak Urusan." Kokabiel Tampak Kesal Dengan Tingkah Azazel Dan Shemhazai, Ia Lalu
Pergi Kearah Para Musuh Dan Kemudian Membunuh Mereka.
"Kenapa Si Bajingan Itu?" Azazel Bingung Dengan Kokabiel
"Entahlah, Sejak Melihat Rival Tuhan Itu, Sifatnya Langsung Berubah Seketika Tadinya." Yang Menjawab Adalah Barachiel
"Oh Ya, Berapa Lama Lagi Tim Kedua Datang?" Tanya Shemhazai Kepada Kokabiel Sambil Menilai Situasi Saat Ini
"10-15 Menit Lagi Mungkin Sampai." Jawab Barachiel
"Kita Lebih Baik Membantu Anak-anak Dulu, Kalo Tidak Mereka Akan Musnah Beberapa Saat Lagi Akibat Iblis Dan Malaikat Itu, Ayo! Kita Harus Bergegas!" Ucap Azazel
Meraka Berdua Hanya Mengangguk Mendengar Ucapan Atasannya Tersebut, Kemudian Memunculkan Sayap Mereka.
Dan Lalu Mereka Kembali Melanjutkan Perangnya Dengan Para Malaikat Atau Iblis. Pertempurannya Berlangsung Sengit.
Walaupun Malaikat Jatuh Kalah Dalam Jumlah Pasukannya, Namun Mereka Lebih Mendominasi Dalam Hal Kekuatan, Itu Karena Mereka Mengoleksi Beberapa Kemampuan Khusus Yang Kuat Dan Bisa Membunuh Iblis Atau Malaikat Level Tnggi
Kemudian Ketiga Pemimpin Grigori Dihadang Oleh Pemimpin
Malaikat, Disana Ada Michael, Gabriel Dan Satu Lagi Itu Uriel.
Sementara Raphael Sedang Bertempur Di Tempat yg Berbeda
Disaat Yang Sama Tiga Iblis Kelas Tinggi Juga Datang Kesana,
Meraka Bertiga Adalah Serafall Sitri, Sirzech Dan Juga Ajuka.
"Aduh-duh~ Kita Dihadang Nih.'' Ucap Shemhazai
"Sudah Balasan Tahun Ya, Azazel" Ucap Sirzech Tersenyum
"Jadi Kau Masih Mengingatku Ya, Bocah" Balas Azazel
"Hahaha! Gadis Kecil, Kau Sudah Besar Ya." Balas Azazel
"Jadi, Kenapa Kita Berkumpul Seperti Ini?" Tanya Barachiel
"Kebetulan Aku Juga Ingin Bertanya Itu." Ucap Shemhazai
"Kami Sebetulnya Ingin Membahas Sesuatu." Jawab Michael
"Kebetulan Kami Juga Begitu." Sambung Ajuka
Ekspresi Mereka Semua Menjadi Serius Khususnya Saat Ini, Apa Yang Ingin Dibahas Oleh Seraph Dan Demon Ini? Shemhazai Dan Barachiel Bingung, Sementara Azazel Langsung Tahu Tentang Apa Yang Mereka Akan Bahas Nanti.
Yang Mereka Tidak Lain Adalah "Menghentikan Perang Besar"
Mereka Semua Langsung Membahas Hal Tersebut Dengan Serius, Misalnya Tentang Dampak Yang Ditimbulkan Dari Penghentian Perang Tiba-tiba Ini, Apa Yang Akan Terjadi? Dan Akhirnya Azazel Dan Dua Ras Lainnya Setuju Tentang Menghentikan Perang Besar Yang Sedang Berlangsung Ini,
Tapi Masalahnya Terletak Di Keempat Setan Besar Tersebut.
"Masalahnya Hanya Pada Empat Raja Iblis Itu.'' Ucap Serafall
"Ya, Mereka Pasti Tidak Akan Berhenti." Sambung Sirzech
"Kalo Begitu, Kita Akan Menunggu Rival Tuhan Itu Membunuh
Mereka Terlebih Dahulu." Ucap Shemhazai
"Tapi Apa Kamu Yakin Ia Akan Melakukannya?" Tanya Gabriel
"Akan Kucoba Membujuk Dia Dengan Sihir Komunikasi."
Ucap Azazel Sambil Melihat Kearah Pertarungan Reinhard.
Semuanya Langsung Terkejut Dengan Tindakan Azazel.
"Oi Bejat, Apa Kau Yakin Dengan Ini?" Tanya Uriel
"Bagaimana Kalo Dia Tidak Mau Dan Lalu Ia Melepaskan Sihir Pamungkasnya Kearah Kita Semua?" Shemhazai Bertanya
"Yah, Berdoa Saja Semoga Dia Menerima Perkataanku." Ucap
Azazel Yang Bodoamat Dengan Situasi Kedepannya
Kemudian Azazel Menggunakan Telepati Kepada Gilgamesh Yang Masih Bertarung Dengan Keempat Raja Iblis Agung Itu,
Reinhard Berbicara Dalam Pikirannya Sambil Terus Bertarung.
[Kenapa Kau Menghubungi Benakku?]
__ADS_1
"Sebetulnya Ada Hal Penting Yang Ingin Kubahas Denganmu."
[Hmm... Coba Sebutkan Yang Ingin Kamu Bahas Itu]
Lalu Azazel Mulai Menjelaskan Semuanya Kepada Gilgamesh
Tentang Ketiga Pemimpin Ras Yang Ingin Berhenti Berperang
Diakibatkan Banyaknya Korban Jiwa, Mungkin Miliaran Jiwa Yang Mati Dalam "Great War" Ini. Reinhard Sudah Menebak - Nebak Alasan Azazel Menghubungi Benakknya Saat Ini.
[Jadi Intinya Kalian Ingin Aku Mengalahkan Mereka]
"Ya, Kalo Bisa Tolong Lakukan Hal Tersebut."
[Tapi Azazel, Tidak Ada Yang Gratis Di Dunia Ini]
"Aku Paham, Kamu Bisa Meminta Apapun Sebagai Imbalan."
[Kalo Begitu, Berikan Aku Buku Tentang Informasi Mitologi, Dan Informasi Tentang Sacred Gear, Kamu Bisa Lakukan Itu?]
"Baiklah, Itu Hal Yang Mudah, Akan Kuberikan Semua Informasi Tentang Mitologi-mitologi Sekaligus Sacred Gear."
"Oke, Kalo Begitu Akan Kuurus Mereka Terlebih Dahulu.]
"Baik."
Kemudian Koneksi Azazel Dan Gilgamesh Dimatikan, Yang Lainnya Tampak Menunggu Hasil Setelah Azazel Melakukan
Negosiasi Dengan Rival Tuhan Tersebut, Azazel Lalu Berbicara
Untuk Menghilangkan Rasa Penasaran Dari Mereka Semua.
"Ia Menerimanya."
Serentak Semua Orang Langsung Terkejut Dan Senang Dengan Jawaban Yang Diberikan Oleh Azazel Barusan. Mereka Semua Hanya Tersenyum Dan Bersyukur Karena Gilgamesh Mau Membunuh Empat Raja Iblis Agung Supaya Perang Besar
Yang Sedang Berlangsung Saat Ini Dapat Dihentikan.
"Hoah~ Maou-chan, Sebaiknya Kita Akhiri Ini."
Di Sana Tampak Gilgamesh Yang Sedang Berdiri Diatas Tanah.
Puluhan Meter Didepannya Terdapat Empat Orang, Yup, Merekalah Para Raja Iblis Agung, Mereka Bertiga Terkejut Saat
Tahu Gilgamesh Akan Serius Dalam Menghadapi Meraka Bertiga
Gilgamesh Kemudian Mengangkat Tangan Kanan Setinggi Dada Nya, Kemudian Mengarahkan Telapak Tangannya Kearah Empat Raja Iblis Yang Jauhnya Puluhan Meter Didepannya, Kemudian Sebuah Petir Muncul Di Telapak Tangan Kanannya. Petir Tersebut Tambah Membesar Seiring Waktu, Para Raja Iblis Yang Merasa Kalo Itu Berbahaya Langsung Memutuskan Untuk Segera Kabur Supaya Tidak Terkena Sihir Tersebut. Mereka Tiba-tiba Terlutut Ditanah Dengan Tatapan Kosong. Kenapa Mereka Begitu? Apa Mereka Terkena Tekanan Mental?
"Kalian Pikir Mau Kemana? Dasar Kutu Kupret." Ucap Gilgamesh Yang Baru Saja Menambahkan Gravitasi Pada Empat Raja Iblis Supaya Tubuh Mereka Berat Dan Kemudian Jatuh.
"Kebetulan Aku Sudah Menciptakan Kemampuan Baru. Jadi Biar Kucoba Pada Kalian Berempat." Lanjut Gilgamesh
"[Bararaq Saiqa]" Kemudian Serangan Petir Langsung Diluncurkan Oleh Gilgamesh Kearah Empat Raja Iblis Tersebut
...
...
(Note : Kemampuan Ini Milik "Sinbad" Dari Anime "Magi" Ya)
Kemudian Serangan Tersebut Langsung Menghantam Ke Empatnya Sampai Hancur Dan Langsung Menjadi Abu, Dan Yang Lainnya Yang Ada Dibelakang Mereka Juga Ikut Terkena
Serangan Petir Super Dasyat Tersebut, Mereka Hancur Sektika
Azazel Dan Lainnya Hanya Bisa Terdiam Bengong Disana Karena Melihat Hal Yang Tidak Masuk Akal Itu, Apa-apaan Ini?
Apakah Hal Seperti Itu Masih Bisa Disebut Sihir? Dia Monster...
Sihir Tersebut Masih Belum Berhenti Dan Terus Meluncur Tidak Tahu Seberapa Jauhnya, Kemudian Gilgamesh Menghentikannya, Karena Ia Tidak Ingin Membuang-buang Mananya Tersebut, Dan Kemudian Ia Menatap Kearah Azazel.
Sedangkan Azazel Hanya Memberi Emote Tangannya 「👌」
Gilgamesh Yang Melihatnya Hanya Tersenyum Kecil, Gilgamesh Kemudian Menatap Kembali Kedepan Dan Menyipitkan Mata Dan Berdiam Diri Sambil Menunggu Azazel Dan Lainnya Berbicara Tentang Penghentian Perang yg Masih Perlangsung Ini, Azazel Kemudian Menatap Kembali Kearah Yang Lainnya. Dan Kemudian Mereka Melakukan Semacam Pembicaraan.
...
...
...
...
...
• Oke Coeg! Sampai Sini Dulu Ya
...
...
• VOTE LAH ANJING! JANGAN CUMA BACA DOANG!
• SAMPAI JUMPA YA ANJING!
• KITA KETEMU LAGI DI NEXT CHAPTER! BYE BYE ANJING!
__ADS_1