
Sementara Koneko Tidak Mempermasalahkan Apa Yang Tuan Pelanggannya Itu Lakukan, Asalkan Ia Tidak Menganggunya
Yang Sedang Bekerja Maka Itu Tidak Masalah Baginya, Ia Fokus Pada Pekerjaannya Daripada Fokus Kepada Apa Yang Dilakukan Oleh Gilgamesh, Ia Mengerjakan Ini Dengan Penuh Semangatnya Seperti Biasa, Keringat Tampak Ada Diwajahnya
Dan Sesekali Ia Juga Mengelapnya Menggunakan Lengannya.
"Ia Orang Yang Luar Biasa, Sungguh Luar Biasa, Aku Tidak Menyangka Ada Sebuah Lift Dibawah Tangga Ini." Koneko Bergumam Sambil Mengangkat Dan Menaruh Barangnya.
• Empat Jam Kemudian.
"Kamu Sudah Selesai?" Gilgamesh Bertanya
Tampak Disana Gilgamesh Sedang Membaca Sebuah Buku Komik Yang Ia Beli Saat Siang Tadi, Sementara Koneko Ada
Di Sofa Lainnya Yang Terletak Didepannya, Ia Duduk Dan Didepannya Sudah Ada Minuman Dalam Kaleng Kesukaannya
Yang Ia Beli Beberapa Saat Yang Lalu, Ia Juga Membelikan Teh Oolong Untuk Reinhard Karena Koneko Melihat Gilgamesh Yang Suka Meminum Teh Oolong, Jadinya Ia Membeli Teh Ini Saja.
"Ya, Saya Sudah Selesai." Jawab Koneko
Kemudian Koneko Membuka Kaleng Minumannya Dan Lalu Meneguk Minumannya Satu Kali Sebelum Akhirnya Ia Meletakkan Kembali Minuman Kalengnya Keatas Meja Itu. Gilgamesh Kemudian Mengubah Posisinya Yang Dari Yang Tadi
Berbaring Sekarang Menjadi Duduk, Tidak Enak Juga Kalo Tiduran Sambil Berbicara Dengan Gadis Iblis Kecil Tersebut,
Ia Harus Menjaga Kesopanannya Dan Wibawanya Sebagai Seorang Yang Sudah Mencapai Tingkatan Atau Level Tertinggi.
Disaat Yang Bersamaan Suara Ponsel Koneko Terdengar, Sepertinya Ia Di Telfon Oleh Seseorang Yang Dikenalnya. Koneko Kemudian Mengangkat Telfonnya Tersebut Untuk Mengetahui Dan Berbicara Dengan Orang Yang Menelfon Itu,
Sementara Gilgamesh Hanya Diam Dan Menyimak Koneko. Setelah Mendengar Suaranya, Koneko Akhirnya Tahu Kalo Yang Menelfon Nya Di Tengah Malam Seperti Ini Adalah Ketuanya Atau Pemimpinnya Yang Bernama Rias Gremory Itu.
"Baik Ketua." Koneko Mendengarkan Ponselnya Tersebut
[Baiklah Koneko, Aku Akan Menunggu Kedatanganmu Disini]
Dan Setelah Beberapa Saat Berbicara, Akhirnya Pembicaraan
Mereka Selesai Dan Koneko Segera Menutup Telfonnya. Lalu Ia Melihat Kearah Gilgamesh, Gilgamesh Menyadari Tatapannya
Dan Segera Melihatnya Balik Dengan Ekspresi Biasa-biasa Saja
"Jadi Rias Gremory Bilang Kalo Kamu Harus Kesana Segera?"
Reinhard Bertanya Sambil Membuang Mukanya Kearah Lain.
Koneko Tampak Terkejut Saat Mendengar Kata 'Rias Gremory'
"Bagaimana Anda Bi–bisa Tahu Nama Tersebut?" Koneko Bertanya Dengan Nada Sedikit Keras Karena Keterkejutannya
"Ara~♪♪ Bukanya Kamu Bilang Sendiri Beberapa Hari Yang Lalu? Kamu Dengan Jelas Memperkenalkannya Saat Itu."
Gilgamesh Menjawab Dengan Nada Biasanya Sambil Menghisap
Rokok Yang Ia Pegang Dengan Tangan Kanannya, Sesekali Gilgamesh Juga Menghembuskan Asap Rokoknya Tersebut.
"Saya Tidak Pernah Menyebutkannya Sama Sekali." Koneko
Tampak Berwaspada Dengan Gilgamesh Yang Masih Duduk Disampingnya, Koneko Disini Masih Duduk Namun Sepertinya
Ia Sudah Bersiap Bertarung Kalo Ada Hal Semacam Itu Nanti
"Itu Benar, Memang Tidak Pernah Sama Sekali. Aku Sudah Tahu Hal Itu Dari Awal, Budak Rias Gremory, Atau Lebih Baik
Kupanggil [Rook] Rias Gremory." Ucap Gilgamesh Sambil Melihat Kelangit Dan Kemudian Ia Menghembuskan Asap Rokoknya Tersebut Tanpa Memedulikan Reaksi Gadis Iblis Itu.
Koneko Langsung Dengan Cepat Melompat Menjauh Darinya,
Sementara Gilgamesh Yang Memberikan Reaksi Biasa Terhadap
Yang Koneko Lakukan Barusan, Kemudian Gilgamesh Melihat Kantong Barang Yang Belum Dibawa Oleh Gadis Iblis Itu Dan
Dengan Segera Ia Mengambil Dan Melemparkan Kantong Itu,
Koneko Menangkap Lemparannya Dengan Tangan Kanannya.
"Siapa Anda Sebenarnya, Tuan Pelanggan?" Koneko Bertanya
Gilgamesh Hanya Diam Dan Kemudian Ia Bangkit Dari Bangku, Koneko Memasang Kuda-kuda Bertarung Karena Sepertinya Gilgamesh Akan Segera Menyerangnya, Namun Ia Memberikan
Ancaman Atau Intimadasi Sama Sekali Kearah Koneko, Lalu Reinhard Berjalan Kearah Yang Lainnya Dan Menjauhi Iblis Itu.
Ia Membelakangi Koneko Dan Hendak Pergi, Namun Langkahnya Ia Hentikan Dan Menjawab Pertanyaan Koneko.
"Suatu Saat Nanti Kamu Akan Tahu Sendiri." Jawab Gilgamesh
"Oh Ya Koneko Toujou, Aku Ingin Bilang Sesuatu Hal, Kamu Bilang Kalo Kamu Lebih Mementingkan Rasa Puas Dibanding
Imbalan Saat Melakukan Pelayan Bukan? Aku Hanya Ingin Bilang Saja Kalo ... " Gilgamesh Menjeda Perkataannya Dan Lalu Ia Menolehkan Sedikit Kepalanya Kebelakang Dan Tersenyum
"Aku Puas Dengan Pelayananmu." Ucap Gilgamesh
__ADS_1
Kemudian Dedaunan Kering Yang Terbawa Angin Melewati Gilgamesh, Daunnya Sangat Banyak Dan Berwarna Kecoklatan.
Daunnya Terus Membanyak Dan Koneko Terkejut Karna Tidak Bisa Menemukan Gilgamesh Yang Berada Di Dedaunan Itu, Ia Menghilang Entah Kemana Diantara Dedaunan Tersebut. Dan Beberapa Saat Kemudian Dedaunan Yang Tadinya Terbang Ditempat Gilgamesh Kembali Terbawa Angin Dan Tertiup Kelangit,Gadis Iblis ItuMenatap Daun Yang Melayang Tersebut.
"Sebenarnya Anda Siapa, Tuan Pelanggan?" Ia Sekali Lagi Bertanya Tentang Identitas Reinhard Yang Tidak Diketahui Itu.
Beberapa Saat Kemudian Ia Memutuskan Untuk Segera Pergi Dengan Menggunakan Sihir Teleportasinya Dan Taman Itu Kembali Sunyi Seperti Biasanya, Koneko Akan Memberitahu
Hal Ini Pada Pimpinan Yang Bernama Rias Gremory Itu Nanti.
Ini Adalah Hal Yang Paling Penting Bagi Mereka, Mereka Tidak Akan Tahu Apa Yang Gilgamesh Lakukan Di Masa Depan Nanti.
Dan Mungkin Akan Mengacaukan Bangsa Mereka Ataupun Dunia Bawah. Jadi Hal Ini Harus Di Laporkan Segera Olehnya.
• Di Lain Tempat
Tampak Gilgamesh Yang Sedang Berdiri Didepan Gedungnya, Ia Melihat Struktur Bangunan Gedungnya Beberapa Kali. Ia Masih Memikirkan Hal Membuat Apa Lagi Di Gedung Besar Ini.
Kamar Mandi Sudah Ada, WC Sudah, Kolam Renang Sudah.
"Mungkin Aku Akan Membuat Garasi Dibelakang.'' Gumamnya
Di Area Belakang Gedungnya Sudah Terdapat Tanah Yang Lumayan Luas Dan Tentu Saja Disana Ada Pagar Pembatas
Berbentuk Persegi Yang Mengelilingi Area Gedungnya Tersebut, Area Nya Lumayan Luas, Ini Akan Lebih Dari Cukup
Untuk Sebuah Garasi Saja, Gilgamesh Langsung Kesana Untuk
Memeriksa Luas Tanahnya Tersebut. Dibalik Pagar Pembatas
Yang Ada Dibelakang Juga Terdapat Jalan Raya, Gilgamesh Akan Menciptakan Pintu Pagar Disana Supaya Kendaraannya
Bisa Ia Keluarkan Lewat Sana Nantinya Setelah Garasi Selesai.
"Dan Juga Akan Ku Lapisi Tanah Ini Dengan Semen Nantinya.
Lebih Baik Aku Menciptakan Nanti Malam Saja, Akan Repot Juga Kalo Ada Orang Yang Lihatin Aku Saat Lagi Menggunakan
Sihirku." Gilgamesh Kemudian Kembali Kedepan Dan Masuk Kedalam Gedungnya, Ia Tidak Tahu Harus Melakukan Apa Saat Ini, Jadi Mending Rebahan Saja Dirumah Sambil Ngocok
"Ah~ Enaknya Disaat Begini Emang Ngocokin Telur Ya."
Tampak Gilgamesh Yang Sedang Berada Di Dapur Dan Sedang Membuat Masakan Telur, Saat Ini Ia Sedang Mengaduk Telur
Dengan Menggunakan Peralatan Yang Biasa Disebut Kocokan
Telur Itu, Ia Saat Ini Ingin Membuat Semacam Makanan. Walaupun Ia Bisa Menciptakan Makanan Dengan Kemampuan
Dirinya Yang Sudah Lama Tidak Melakukan Hal Semacam Ini.
• Sore Harinya.
Tampak Gilgamesh Yang Sedang Berjalan Dengan Hp Ditangan
Kanannya, Ia Melihatnya Sambil Terus Berjalan. Disaat Yang
Sama Ia Melihat Seorang Lelaki Tampan Dengan Rambutnya
Yang Cukup Putih Dan Membuat Banyak Wanita Terpesona Itu.
Ia Mengenali Lelaki Tersebut, Ia Adalah Yuuto Kiba, Ia Ini Iblis.
Yuuto Kiba Adalah Bidak [Knight] Milik Rias Gremory, Disampingnya Tampak Ada Beberapa Perempuan Yang Memakai Pakaian Sama Sepertinya, Yaitu Pakaian Sekolah. Gilgamesh Melihat Kalo Bahu Yuuto Kiba Akan Segera Menabraknya Dan Dengan Cepat Ia Menghindari Hal Tersebut.
"Hmmphh! Kau Ingin Memeriksaku Lewat Sentuhan Fisik Rupanya, Tidak Semudah Itu Ferguso." Gumam Gilgamesh Sambil Terus Berjalan Dengan Dan Melihat Kearah Hpnya Itu.
Kiba Yuuto Tampak Melihat Kebelakang Sambil Terus Berjalan
Bersama Dengan Gadis-gadis Tersebut, Tampangnya Menjadi
Sedikit Serius, Tatapannya Tajam, Namun Itu Hanya Sesaat. Ia
Dengan Segera Kembali Ke Wajah Awalnya Dan Kembali Melakukan Pembicaraan Tentang Hal-hal Sekolah Bersama Para Gadis Yang Berasal Dari Sekolah Yang Sama Dngannya Itu
"Ia Menyadariku."Gumam Yuuto Kiba Saat Melihat Hal Trsebut
.
.
.
Gilgamesh Saat Ini Sudah Tiba Di Sebuah Taman Yang Ramai, Banyak Orang-orang Disini, Mulai Dari Pacaran, Sampai Dengan Orang Yang Menghibur Anak Mereka Di Taman Ini. Gilgamesh Duduk Di Salah Satu Bangku Yang Ada Ditaman Itu, Ia Membeli Beberapa Minuman Kaleng Dingin Untuk Diminum
"Aku Harus Menciptakan Beberapa Bawahan Nantinya Untuk Di Pekerjakan Di Gedungku, Mungkin 10-15 Cukup Sudah."
Disaat Yang Dua Orang Perempuan Datang Kearah Gilgamesh, Mereka Terus Berjalan Kearahnya Dengan Santai Dan Jarak
Antara Gilgamesh Dan Mereka Berdua Cukup Jauh. Gilgamesh Mengenali Salah Satunya, Namun yg Satu Lagi Tidak Ia Kenal,
__ADS_1
Satunya Adalah Valina Lucifer Dengan Pakaian Casualnya. Ia Masih Memakai Pakaian Yang Sama Seperti Beberapa Saat Lalu, Masalahnya Siapa Perempuan Yang Ada Disampingnya?
Perempuan Tersebut Mengenakan Baju Merah Berlengan Panjang Dan Ada Logo Salib Di Bagian Atas Dadanya, Memakai
Rok Hitam Pendek, Stocking Hitam Yang Panjangnya Melewati Lututnya, Dan Mengenakan Sepatunya Kulit Berwarna Coklat Rambutnya Yang Di Kepang Dua. Dan Bermata Biru Air Cerah.
(Untuk Refrensi nya, Author Mengambil Penampilan Rin Tohsaka Dari Anime Fate Series Ya. Kalian Liat Aja Di Google.
Author Juga Bakalan Tampilin Ilustrasinya Dibawah Nantinya)
"Akhirnya Aku Menemukanmu, King Of King's" Ucap Valina
"Jangan Memanggilku Begitu Dong." Balas Gilgamesh Santai
"Hmmpphh."
"Haha Dasar Betina." Gilgamesh Hanya Tertawa Melihat Valina
"Lalu Siapa Si Cantik Yang Satu Lagi Ini?" Gilgamesh Lalu Bertanya, Valina Dan Satu Orang Lagi Yang Mendengar Kata 'Cantik' Tampak Tersentak Dan Muka Mereka Berdua Sedikit Merona, Mereka Sampai Hari Ini Tidak Pernah Menganggap Diri Mereka Cantik, Jadi Wajar Saja Reaksi Mereka Begitu.
"Ia Adalah Anak Azazel." Ucap Valina Memperkenalkannya
"Cough...Cough...Cough'' Gilgamesh Tersentak Kaget Dan Batuk Akibat Asap Rokoknya, Siapa Sangka Ia Adalah Anak Azazel, Gilgamesh Dulunya Memang Mengubah Alur Ceritanya
Dan Membuat Azazel Mempunyai Seorang Pasangan, Namun
Tidak Dengan Anaknya, Ini Adalah Murni Penampilannya Dan
Bukan Penampilan Yang Dibuat Oleh Gilgamesh Saat Dulunya.
Ia Dulunya Hanya Membuat Cerita Masa Lalu Tentang Istri Azazel Dan Begitupun Dengan Penampilannya Tapi Tidak Dengan Anaknya, Gilgamesh Tadinya Memang Sempat Menebak Kalo Ia Adalah Anak Azazel Karena Merasakan Energi
Malaikat Jatuh Padanya, Namun Siapa Sangka Tebakannya Benar! Energi Iblis Dan Malaikat Jatuh Terpancarkan Dari Gadis Ini, Dan Tentu Saja Itu Karena Perbuatannya Gilgamesh.
Istri Azazel Dulunya Adalah Seorang Keturunan Lucifer Asli, Ia
Adalah Adiknya Rizevim Livan Lucifer, Namun Ia Harus Hidup
Sensara Karena Entah Mengapa Rizevim Benci Terhadapnya. Sampai Suatu Hari Ia Bertemu Dngan Azazel Disuatu Lembah
Dan Mulai Dari Sanalah Awal Percintaan Mereka Dimulai.
Namun Yang Dipikirkan Gilgamesh Bukanlah Hal Tersebut, Masalahnya Siapa Yang Menciptakan Penampilan Anak Azazel Ini, Dulunya Rin Tohsaka Adalah Salah Satu Gadis Favoritnya
Karena Sifat Tsunderenya Tersebut, Satu-satunya Yang Bisa Melakukan Ini Memanglah [GOS] Tidak Ada Yang Selain Dia. Gilgamesh Sudah Yakin Kalo Ini Dan Lainnya Memanglah Perbuatan [GOS - GOD OF SOVEREIGN] Itu, Ia Akan Menemui
Nya Suatu Saat Nanti Dan Bertanya Alasannya Tentang Hal Ini.
Mungkin Ia Melakukan Ini Untuk Mengisi Waktu Luangnya Itu.
"Siapa Sangka Si Maniak Penelitian Sacred Gear Itu Bisa Menciptakan Keturunan Yang Sangat Cantik Seperti Ini, Hufft
Aku Tidak Bisa Menyembunyikan Keterkejutan Ku." Ucapnya
"Pufff.." Valina Hanya Tertawa Kecil Melihat Reasksi Gilgamesh
Sementara Anaknya Azazel Hanya Terdiam Dengan Wajahnya Yang Memerah Saat Mendengar Ucapan Gilgamesh Barusan. Ia Membuang Mukanya Dan Menoleh Kearah Lain Untuk Menyembunyikan Mukanya Yang Memerah Tomat Tersebut.
- Chapter 24 : Anak Perempuan Azazel - 「Selesai」
VOTEEEEEEEEEEEE
.
.
.
.
.
.
Ini Bonus Ya
.
.
.
.
.
Kalo Begitu Sampai Jumpa Di Next Chapter Ya Tod.
Ingat! Vote Ya! Vote Konthol!
__ADS_1
Tinggal Pencet Tombol ★ Ini Doang Loh, Apa Susahnya ajg