
– Chapter 19 - Bertemu Azazel Kembali – 「Mulai」
Saat Ini Gilgamesh Sudah Berada Di Negara Prancis Dan Tentu Saja Ia Kesini Menggunakan Kemampuan Teleportasi Nya. Sudah Dua Hari Sejak Ia Tiba Di Masa Modern Ini. Ia Sudah Tidak Asing Dengan Suasana Dunia Ini Karena Dulunya Ia Sudah Pernah Mengunjungi Ribuan Dunia Modern Yang Ada Di
Sepeluh Ribu Multiverse, Karena Selain Dunia Fantasy, Disana
Juga Terdapat Dunia Dengan Suasana Yang Modern Seperti ini
Untuk Posisi Gilgamesh Saat Ini, Ia Berada Di Jalanan Perkotaan Negara Prancis Ini Dan Jalanannya Di Penuhi Oleh
Banyaknya Orang Yang Sedang Beraktivitas Seperti Biasanya.
Dan Kebanyakan Dari Orang-orang Tersebut Adalah Orang Yang Sedang Dalam Perjalanan Ke Kantor Ataupun Kesekolah.
Banyak Perempuan Yang Melirik Karena Ketampanannya Itu
Tapi Gilgamesh Sama Sekali Tidak Tertarik Dan Memerhatikan
Para Perempuan Tersebut, Ia Sudah Bosan Dengan Wanita. Untuk Apa Memikirkan Para Orang Yang Hanya Melirik Fisik Itu Lagian Ia Bisa Menciptakan Wanita Dengan Sesuka Hatinya. Jadi Perempuan Semacam Mereka Tidak Menariknya Sama Sekali. Ia Lebih Mementingkan Halnya Daripada Para Cewe Itu
Saat Ini Sedang Berpikir Untuk Melakukan Apa Dimasa Ini. Apakah Ia Lebih Baik Berbisnis Saja Atau Apa? Ia Terus Berpikir Sambil Berjalan Di Keramaian Kota Dengan Satu Minuman Kaleng Di Tangan Kanannya. Ia Sesekali Meneguk Minuman Yang Ia Pegang Tersebut Sambil Terus Berjalan. Ia Akhirnya Memutuskan Untuk Menciptakan Sebuah Restoran
Yang Berlokasi Di Kota Kuoh Nantinya. Ia Juga Berpikiran Untuk Menciptakan Juga Di Negara Prancis Ini. Tapi Itu Masih Ia Pikirkan Sampai Sekarang. Kemudian Ia Melihat Layar Televisi Yang Sangat Besar Yang Ditempelkan Diatas Gedung.
"Berita Apa Hari Ini?"
[Sebuah Ledakan Ditemukan Di Hutan Amazon]
Mukanya Yang Tadi Biasa-biasa Saja Langsung Murung Seketika. Berita Tersebut Pasti Tentang Ledakan Dua Hari Lalu Dimana Saat Itu Gilgamesh Meledakkan Hutan Amazon Karena Jengkel Akibat Tidak Memahami Bahasa Suku Trsebut
Dan Akhirnya 90% Wilayah Hutan Amazon Di Penuhi Kobaran
Api. Dan Sudah Pasti Api Tersebut Akibat Ulahnya Gilgamesh.
"Ngomong-ngomong Kenapa Mereka Tahunya Sekarang? Padahal Perbuatanku Itu Sudah Dua Hari Yang Lalu." Gilgamesh
Bergumam Sambil Menatap Televisi Besar Tersebut Dan Banyaknya Orang Di Sekelilingnya Juga Melihat Berita Trsebut
Kemudian Gilgamesh Mengesampingkan Hal Tersebut Dan Pergi Dari Sana. Ia Kemudian Masuk Kedalam Sebuah Restoran. Walaupun Ia Sudah Tidak Bisa Lapar Sama Sekali.
Tapi Ia Juga Ingin Mencicipi Semacam Makanan Karena Bosan
Dan Setelah Masuk Kesana, Ia Kemudian Memesan Makanan
Dan Memilih Meja/Tempat Duduk Yang Cocok Dengan Dirinya.
Beberapa Saat Kemudian
Tampak Gilgamesh Yang Sudah Keluar Dari Restoran Dan Berada Di Sebuah Taman Yang Hanya Ada Beberapa Orang Saja. Cukup Sepi. Tapi Hal Tersebut Tidak Dipikirkan Olehnya,
Ia Kemudian Duduk Di Salah Satu Bangku Yang Ada Disana. Ia
Sudah Membeli Minuman Kaleng Lagi Untuk Diminumnya Sambil Melihat Anak-anak Yang Sedang Bermain Disana. Selain Anak-anak, Disana Juga Ada Orang Pacaran Atau Lainya
"Hmm ... Apa Sebaiknya Aku Ke Jepun Saja Ya?" Gumamnya
"Sekarang Jam 9:42. Hmm ... Jam Dua Nanti Aku Kesana."
"Aku Perlu Menikmati Suasana Perkotaan Ini Dulu."
Gilgamesh Memeriksa Situasinya Dan Melihat Sedang Tidak Orang. Jadi Ia Langsung Memunculkan Satu Gerbang Babylon
Disampingnya Kanannnya Dan Dari Dalam Sana Kemudian Keluar Semacam Botol Yang Sepertinya Berisikan Minuman.
Dan Lalu Gelas Berbentuk Cawan Emas Juga Keluar Dari Sana
Bersamaan Dengan Sebotol Minuman Keras Tersebut. Tiba-tiba Reinhard Merasakan Hawa Keberadaan Seseorang.
"Kau Datang Ya, Gubernur Grigori, Kukira Kau Sudah Mokad."
Ucap Reinhard Tanpa Melihat Kebelakang Sama Sekali
Dibelakangnya Tampak Seseorang Dengan Pakaian Mewah Dan Memiliki Sepuluh Sayap Hitam Seperti Halnya Burung Gagak. Ia Adalah Yang Tertinggi Di Organisasi Grigori, Azazel.
Siapa Sangka Ia Muncul Di Tempat Gilgamesh Di Prancis Ini.
__ADS_1
Azazel Berdiri Tepat Dibelakang Reinhard Dengan Kedua Tangannya Ia Masukan Kedalam Saku Celana Mewahnya Itu.
"Kenapa Mematung Disana? Ayo Duduk Kesini." Ucap Gilgamesh Dengan Santai Sambil Menuangkan Minuman Keras
Nya Kedalam Sebuah Cawan Yang Ia Keluarkan Dari Gate Nya
Gilgamesh Kemudian Membuat Duplikat Pada Cawan Tersebut
Sehingga Cawan Tersebut Menjadi Dua. Ia Membuatnya Untuk
Azazel, Siapa Tahu Ia Akan Suka Dengan Minuman Kerasnya.
Pemimpin Grigori Itu Kemudian Berjalan Dan Kemudian Duduk Disamping Kanan Gilgamesh. Di tengah-tengah Mereka
Berdua Ada Satu Cawan Minuman Dan Sebotol Miras (Sake)
[Sake] Semacam Minuman Keras Di Negara Jepang Ya]
"Sudah 500 Tahun Aku Tidak Melihatmu." Ucap Azazel
"Minumlah." Balas Reinhard Sambil Meneguk Sake Nya
"Kamu Meminum Sake Bersamaan Dengan Minuman Kaleng.
Kesehatan Mu Akan Rusak Loh." Azazel Kemudian Sedikit Membungkuk Kearah Gilgamesh Sambil Memegang Cawan Itu
Dan Kemudian Ia Mengangkat Sebotol Sake Tersebut Dan Lalu Ia Menuangkannya Kedalam Gelas Cawan Yang Ia Ambil.
Gilgamesh Tidak Membalas Ucapannya Dan Hanya Diam Disana
"Apa-apaan?" Azazel Terkejut Dengan Aroma Sake Tersebut
"Hmmphh! Itu Adalah Nomor Terakhir Dari 10 Minuman Keras Terbaikku Yang Ada Didalam Penyimpanan Gerbang Babylon."
Balas Gilgamesh Sambil Meletakkan Gelas Cawannya Yang Belum Habis. Ia Tidak Ingin Menghabiskannya Terlebih Dulu.
"Apa Ka-Katamu!? Masih Ada Yang Lebih Baik Dari Ini?" Keterkejutan Tampak Terukir Jelas Di Wajah Pemimpin Itu
"Tentu Saja! Tapi Jangan Harap Aku Menberikannya Padamu!"
Tampak Kecewa Dengan Balasan Yang Diberikan Oleh Nya. Tapi Ia Mengesampingkan Hal Tersebut Dan Meminum Sake
"Cih Dasar Pelit." Balas Azazel Dengan Suara Yang Pelan
"Oi Pak Tua, Aku Bisa Mendengarmu.'' Ucap Gilgamesh Dengan Santai Sambil Melihat Anak-anak Yang Bermain Jauh Didepan
Nya, Ia Juga Sesekali Meneguk Minuman Kalengnya Tersebut.
"Oh Ya, Kemana Kamu Menghilang Selama Ini?" Tanya Azazel
"Aku Menjelajahi Alam Semesta Lain." Jawab Gilgamesh
Mendengar Itu, Azazel Langsung Terkejut Dibuatnya. Dunia Lain? Apakah Dunia Semacam Itu Memang Benar-benar Ada?
Kemudian Azazel Kembali Bertanya Akibat Rasa Penasarannya
"Apakah Dunia Semacam Itu Memang Benar-benar Ada?"
Azazel Bertanya Dengan Wajah Yang Di Penuhi Rasa Penasaran
Kemudian Reinhard Mulai Menjelaskan Tentang Tata Letak Alam Semesta Dan Beberapa Hal Lainnya, Tapi Ia Hanya Menjelaskan Beberapa Saja, Tidak Secara Keseluruhannya,
Dan Tentu Saja Azazel Terus Dibuat Terkejut Dengan Hal Itu.
Siapa Sangka Ada Dunia Lain Dan Dunia Parallel Juga. Sementara Yang Melihat Reaskinya Hanya Terkekeh Saja Sambil Terus Menjelaskan Tentang Alam Semesta Tersebut
"Jadi Maksudmu, Kamu Menghentikan Waktu Di Dunia Ini Selama Miliaran Tahun Sampai Akhirnya Kamu Kembali?!"
Ucap Azazel Dengan Keterkejutan Yang Memenuhi Dirinya Itu
Gilgamesh Hanya Tersenyum Sambil Melihat Anak-anak Yang Sedang Bermain Dimana Mereka Cukup Jauh Didepannya. Sementara Azazel Masih Shock Dengan Fakta Yang Dikatakan
Oleh Gilgamesh Barusan Tentang Dunia Lain Dan Parallel. Ia Masih Sangat Penasaran Dengan Lanjutan Penjelasan Trsebut
Apalagi Reinhard Bilang Kalo Ada Hal Yang Bernama "Multiverse" Azazel Sudah Cukup Mengerti Karena Penjelasan
__ADS_1
Yang Diberikan Oleh Gilgamesh. Tapi Entah Kenapa Ia Tidak Bisa Memercayai Hal Yang Sedang Diucapkan Oleh Pemuda Ini
"Kamu Masih Tidak Percaya? Kalo Begitu Lihatlah Ini."
Gilgamesh Kemudian Menjentikkan Jari Telunjuk Kirinya Dan Didepan Mereka Kemudian Muncul Sebuah Layar Hitam Dan
Disana Dapat Dilihat Gilgamesh Yang Melayang-layang Diantara
Bintang-bintang Dan Disana Juga Terdapat Planet "Bumi"
Dan Kemudian Gilgamesh Yang Ada Didalam Layar Menghentikan Waktu Di Semua Bagian Yang Ada Di Alam Semesta Ini Dengan Menggunakan Kemampuan "Revide"nya.
Azazel Tidak Bisa Menyembunyikan Rasa Terkejutnya Itu. Siapa Sangka Ucapan Pemuda Ini Benar-benar Nyata. Ia Merasa Bodoh Saat Mencoba Tidak Memercayainya Beberapa Saat Yang Lalu. Semua Yang Ia Katakan Sudah Jelas Sekarang.
Disana Juga Ditampilkan Beberapa Ingatan Dewa Penjaga Multiverse Yang Dibunuh Oleh Gilgamesh Dulu, Ingatan Tersebut Berisikan Berbagai Multiverse Yang Ada Jauh Diluar
Alam Semesta Ini. Hal Tersebut Ditampilkan Dengan Beberapa Penjelasan Yang Di Ucapkan Oleh Dewa Tersebut.
Sake Yang Sudah Diminum Azazel Tumpah Dari Mulutnya Saat
Melihat Hal Tersebut, Gilgamesh Sedikit Jijik Dengan Hal Tersebut. Kemudian Gilgamesh Mengambil Cawan Sake Nya Karena Minuman Kaleng Yang Diminumnya Sudah Habis Barusan. Sementara Azazel Masih Ternganga Dengan Apa Yang
Dilihat Olehnya Saat Ini. Reinhard Hanya Berdiam Diri Disana.
"Hmm ... " Gilgamesh Teringat Akan Sesuatu Hal Yang Cukup Penting Baginya Sekarang, Ia Harus Login Dan Masuk Kedalam Game Nya Sekarang Karena Ada Semacam Event. Lalu Gilgamesh Mengambil HPnya Yang Ada Didalam Celana. Setelah Mengambilnya Dan Memegangnya Dengan Dua Tangannya Tersebut, Ia Kemudian Langsung Login Game nya
Sementara Azazel Masih Ternganga Dengan Hal Yang Dilihatnya Saat Ini, Mulai Tentang Dunia Lain Atau Dunia Parallel, Sampai Dengan Alam Semesta Ataupun Multiverse.
Mereka Berdua Saat Ini Fokus Pada Halnya Masing-masing .
Reinhard Yang Lain Ngegame Sementara Azazel Melihat Layar
Yang Menampilkan Berbagai Informasi Alam Semesta Trsebut
"Sungguh Gila ... '' Ucap Pelan Azazel
"Jadi Diriku Yang Berbeda Benar-benar Ada Di Dunia Lain."
Lanjut Azazel Yang Sedang Melihat Informasi Dunia Parallel
"[Welcome To Mobile ... ]" Suara Game Juga Terdengar Disana
Dan Tentu Saja Suara Tersebut Berasal Dari Hpnya Gilgamesh
Dua Jam Berlalu
Dua Jam Sudah Berlalu Sejak Mereka Bertemu Di Taman. Saat Ini Mereka Sedang Berjalan Di Pinggiran Jalanan Yang Ramai.
Gilgamesh Sudah Membeli Lagi Minuman Kaleng Paporitnya. Sementara Azazel Juga Membeli Minuman Kaleng Berupa Kopi Dingin. Sambil Berjalan Mereka Juga Berbicara Berdua.
"Oh, Jadi Kamu Kembali Kesini Karena Ingin Membutuhkan
Istirahat?" Ucap Azazel Dengan Nada Bertanya Ke Gilgamesh
"Yup." Jawab Gilgamesh Dengan Singkat Saja
Disaat Yang Sama Suara Perempuan Terdengar Dari Belakang
Mereka Berdua. Suaranya Sedikit Kasar Bagi Perempuan.
"Oi Azazel, Kemana Kau Pergi? Aku Mencarimu Dari Tadi."
Azazel Dan Gilgamesh Langsung Berbalik Kebelakang Mereka.
Dan Disana Tampak Seorang Wanita Berdiri Dengan Pakaian
Yang Tampak Seperti Berandalan. Rambutnya Putih Dan Perak
"Baju Itu Kan ... Vali Lucifer!" Gumam Gilgamesh Saat Itu Juga
.
Oh Ya Author Ingin Minta Saran Kalian Para Reader Novel Ini.
Saran Dong, Nama Yang Cocok Untuk Vali Versi Cewek Ini. Kalo Ada Yang Kalian Pikir Cocok Maka Tulis Di Komentar Ya
__ADS_1
– Chapter 19 - Bertemu Azazel Kembali –「Selesai」