
...• Beberapa Saat Sebelumnya ...
Didalam Ruangan Yang Gelap. Disana Terlihat Suatu Cahaya
Yang Mempunyai Bentuk Seperti Manusia Pada Umumnya
Ia Berdiri Disana Sambil Melihat Sesuatu Yang Ada Pada Lingkaran Sihir Yang Ada Didepannya. Ia Adalah Tuhan Alkitab
"Seharusnya Tidak Ada Masalah Sekarang." Ucap God's
(Note : Karena Tuhan Kurang Enak Disebut. Jadi Gua Tulis God's Aja Ya. Kalo Nulis Tuhan Terasa Agak-agak Gimana Gitu.)
Suaranya Sangat Luar Biasa Dan Membuat Siapapun Yang Mendengar Akan Terkagum Padanya Ataupun Tercengang.
Lingkaran Sihir Didepannya Menjadi Tambah Terang Dari Sebelumnya. Itu Karena Ia Sudah Memperbaiki Kesalahannya
"Hmm... " Ia Meletakkan Tangan Kanannya Di Dagunya.
Tiba-tiba Lingkaran Sihir Emas Yang Terang Muncul Tepat Dibelakang. God's Tidak Menoleh Kebelakang Sama Sekali.
Yang Muncul Dibelakang Adalah Seorang Pria Tampan Dngan
Rambut Putih Panjangnya. Ia Adalah Jendral Malaikat. Ia Adalah Tangan Kanan Tuhan. Namanya Adalah Michael
"Ada Apa Michael?" God's Bertanya Tanpa Melihat Kearahnya
"Tuan, Kami Merasakan Ada Perubahan Diluar Angkasa."
Ucap Michael Kepada Atasannya Tersebut
"Eh.. Kamu Benar.. Aku Merasakannya." Jawab God's
"Bisakah Anda Katakan? Kami Tidak Terlalu Merasakannya."
Michael Mengajukan Pertanyaan Kepada God's (Tuhan)
"Ada Seorang Pria Telanjang Disana." Ucap God's
"Eh? Pria Telanjang?" Michael Tampak Kebingungan
"Ya." Jawab Singkat God's
"Tolong Jelaskan Maksud Anda." Michael Masih Kebingungan
"Michael, Bilang Pada Semuanya. Aku Ada Urusan Sebentar."
Ucap God's Sambil Memunculkan Kedua Sayap Putihnya
"Urusan? Jangan Bilang ...." Michael Sngat Terkejut Dngannya
"Ya, Biarkan Aku Pergi Kesana." Jawab God's
"Baiklah, Saya Akan Bersiap-siap." Ucap Michael
"Tidak Usah, Kamu Lebih Baik Memimpin Mereka Untuk Sementara. Aku Tidak Bisa Membawamu Kesana. Tingkatannya Orang Itu Mungkin Berada Diatas Dirimu."
Ucap God's Dan Membuat Michael Langsung Terkaget
"Tapi Tetap Saja Itu Berbahaya, Tuan" Michael Khawatir
"Sudahlah, Lakukan Saja Yang Kukatakan Tadi." Ucap God's.
Tapi Tetap Saja Michael Masih Sangat Khawatir Dngannya
"Tapi Tuan...." Michael Berniat Menghentikan Tindakannya. Tapi Tuhan Atau Atasannya Itu Sudah Terbang Dari Tempat Itu
Di Langit - Langit Ruangan Itu Tiba-tiba Terbuka Dan Disana Dilihat Langit Malam Hari Yang Sangat Cerah Dengan Bintang
- Bintang Yang Bertebaran Di Langit Malam Tersebut. Tuhan Alkitab Melesat Dngan Kecepatan Yang Sangat Cepat Sampai
Tidak Bisa Diikuti Oleh Mata Mahluk Apapun Itu. Sngat Cepat.
"Mari Kita Lihat, Siapa Dirimu. Pemuda Telanjang" Ucap God's
Dngan Lembut Dan Tampak Seringai Terukir Diwajahnya
"Entah Kenapa Kali Ini Aku Sangat Senang Saat Merasakan
Hawa Keberadaan Yang Kuat Diluar Sana. Baru Kali Ini Aku Merasakan Hawa Sebesar Ini." Ucap Nya Dalam Batin-nya
Ia Melesat Dngan Kedua Sayapnya. Terus Melesat Sampai Melewati Awan Malam Hari. Dan Ia Saat Ini Sudah Tiba Di Perbatasan Bumi Dan Angkasa. Ia Kemudian Keluar Dari Gelembung Yang Mengelilingi Bumi. Itulah Pembatas Antara
__ADS_1
Langit Dan Bumi. Ia Masih Melesat Dengan Sangat Cepat Kearah Energi Yang Ia Rasakan Dan Berada Diluar Angkasa Itu.
• Disisi Lain.
Terlihat Rein Yang Terduduk Diatas Karpetnya Diluar Angkasa.
Ia Masih Dilanda Kebingungan Dari Tadi. Ia Kemudian Mencoba Untuk Menenangkan Dirinya Dan Lalu Ia Menciptakan Sebuah Pakaian Supaya Tubuhnya Itu Tertutup.
"Tuhan Alkitab Masih Hidup? Kenapa Bisa Seperti Itu? Kemungkinan Terbesarnya Aku Di Pindahkan Ratusan Tahun
Sebelum Plot Utama Dimulai. Tuhan Masih Hidup Jadi Seharusnya Pedang Besar Antara Ketiga Ras Belum Dimulai."
Rein Bergumam Sambil Memikirkan Situasinya Saat Ini
"Kuharap Tuhan Tidak Langsung Menyerangku Nantinya. Aku Masih Belum Ingin Membuat Kekacauan Dulu. Sial~ Padahal Aku Baru Tiba Beberapa Saat Lalu. Tapi Masalah Seperti Ini
Malah Muncul. Sialan Situasi Macam Apa Ini?" Gumamnya
"Dia Datang." Ucap Rein Dalam Batin-nya Karena Energi Holy
Yang Dirasakannya Sudah Sangat Mendekat Ketempatnya Itu
Whuss...
Hmbusan Angin Kencang Muncul Dan Membuat Rein Kaget. Keterkejutan Nya Menambah Karena Ia Melihat Ada Sosok Putih Bersinar Yang Berdiri Beberapa Meter Dari Tempatnya.
(Note : Ini Dia Wujudnya)
"Jadi Dia Adalah Tuhan Alkitab." Gumam Rein
"Sebutkan Namamu, Pemuda" God's Berkata Padanya
"Kenapa Aku Harus Menyebutkan Namaku Kepada Sesosok
Cahaya Yang Datang Tiba-tiba? Karena Kau Yang Datang Ketempatku Jadi Seharusnya Kau Duluan Menyebutkan Namamu. Siapa Kau? Seharusnya Kau Sosok Yang Penting"
Rein Bertanya Kepada Dan Berpura-pura Tidak Tahu Tentang
Sosok Yang Berdiri Didepannya Itu. Ia Berbicara Dngan Nada
Sombongnya Atau Nada Khasnya Seperti Yang Ada Di Anime
"Aku Sang Pencipta." Jawabnya Dngan Singkat
"Pencipta Ya... Tuhan Kah?" Reim Bertanya Kembali
"Yap, Tepat Sekali" Jawab God's Dngan Suara Santainya
"Apa-apaan Sosok Ini? Bukannya Dia Terlalu Santai Padaku?
Padahal Aku Ini Eksistensi Yang Tidak Dia Ciptakan. Dan Didengar Dari Nada Dia Berbicara. Menurutku Dia Ini Karakternya Santai Dalam Menanggapi Hal-hal Penting." Rein Bergumam
"Oh Begitu, Aku Reinhard. Bisakah Kau Katakan Dimana Ini?
Aku Baru Saja Terlahir Kembali Dari Ketiadaan Yang Ada Dibawah Sana." Rein Berbicara Sambil Menunjuk Kebawah
"Terlahir Dari Ketiadaan Dunia Ya. Itu Kasus Yang Langka.
Oh Ya Ini Adalah Dunia Yang Kujaga Dan Kuurus." Ucap God's
Dan Sepertinya Ia Sedikit Tertarik Dngan Kasusnya Rein Yang Terlahir Dari Ketiadaan. Itu Kasus Yang Menarik Bagi Dirinya
"Begitu Toh, Thanks Infonya. Kalo Begitu Apakah Kamu Mengizinkan Ku Untuk Tinggal Sementara Disana" Tanya Rein
"Sayangnya Itu Tidak Bisa, Kamu Ini Sosok Yang Asing Loh.
Jadi Seharusnya Kamu Sudah Tahu Apa Yang Harus Kulakukan." Ia Masih Berbicara Dengan Nada Santainya Itu
"Gawat, Sepertinya Ia Menganggapku Berbahaya" Gumamnya
Dngan Mukanya Yang Sedikit Berkeringat Saat Mendengar Itu
"Kalo Begitu... Mari Kita Mulai.." Ucap God's Kembali Dan Tiba-tiba Jaraknya Dan Rein Menjadi Sangat Dekat. Ia Langsung Membuat Reinhard Karena Kecepatannya Itu
"Eh.. " Reinhard Terkejut
Dngan Cepat God's Mengambil Ancang-ancang Untuk Menendang. Dan Kemudian Ia Menendang Dibagian Perut Reinhard Dan Membuatnya Terpental Jauh Dan Mengenai Puing-puing Asteroid Yang Ada Di Luar Angkasa Ini. Saat Ini Gila Tersangkut Didalam Batu Asteroid Yang Lumayan Besar
"Aku Tersangkut." Ucap Reinhard Sambil Melihat Tubuhnya
__ADS_1
Disaat Yang Sama, God's Sudah Muncul Didepannya Lagi.
Dan Kemudian Kembali Menyerangnya Menggunakan Pukulan. Satu Pukulannya Membuat Reinhard Menembus
Baru Asteroid Tersebut Dan Membuat Asteroid Itu Hancur.
"Pemuda Misterius, Keluar Kekuatanmu. Dimana Kekuatan Besarmu Yang Kurasakan Tadi? Dan Juga Sepertinya Kamu Sudah Membuat Sebuah Pakaian Untuk Dipakai." Ucap God's
Itu Membuat Reinhard Menjadi Terkejut Seketika Itu Juga.
"Oy, Jangan Bilang Kau Melihatku Saat Itu?" Ucap Rein
"Ya, Aku Melihatmu Dengan Jelas. Hahaha Telanjang Bulat
Dan Melayang-layang Di Alam Semesta Ini." Ia Tertawa Dngan Sedikit Keras Saat Mengingat Rein Yang Tidak Memakai Pakaian Beberapa Waktu Yang Lalu. Rein Kembali Terkejut
"Sialan, ********-ku Sudah Di lihat Oleh Tuhan. Aku Tidak Bisa Mempunyai Wanita." Ia Murung Sambil Melihat Kebawah.
"Oy Jangan Murung Begitu. Nanti Gantengmu Hilang Loh...
Kau Tenang Saja, Aku Tidak Akan Bilang Kepada Siapapun...
Yah Walaupun Sudah Kubilang Pada Michael Sih." Ucap God's
Ia Kembali Membuat Reinhard Terpental Diangkasa Dngan Cara Menyerangnya Hanya Menggunakan Fisiknya Saja. Reinhard Yang Tadinya Tidak Melakukan Apa Sekarang Juga Mulai Melawan Balik Dan Menggunakan Fisiknya Juga
"Oh Ya Sang Pencipta, Bisakah Aku Berkeliaran Diduniamu?
Apa Kau Tahu? Aku Belum Terbiasa Dngan Dunia Baruku Ini."
Reinhard Melawannya Menggunakan Fisik Dngan Kesusahan
"Akan Kujawab Kalo Kau Bisa Membuatku Puas." Ucap God's
"Apa Maksudmu? Jangan Bilang Kau Ingin Aku Bermain Denganmu Diranjang? Itu Gila, Tahu." Reinhard Kebingungan
"Bukan Itu Maksudku. Cukup Imbangi Aku Saja Dalam Pertarungan Ini. Itu Sudah Lebih Dari Cukup." Jawab God's
"Aku Sedikit Kecewa Dngan Jawabanmu, Kupikir Kau Ingin Aku Bermain Dnganmu Diranjang, Kalo Itu Beneran. Maka Akan Ku Entot Kau Sampai Lumpuh." Ucap Reinhard
"Mana Mungkin Itu Terjadi. Lupakan Omong Kosong Ini. Ayo Tunjukkan Kekuatanmu. Akan Kutunggu." Ucap God's
"Memberiku Kesempatan Untuk Membuka Kekuatanku Ya.
Apa Sosok Ini Bodoh? Baiklah Lily, Kamu Tahu Apa Yang Harus Kamu Lakukan Bukan?" Reinhard Berkata Dalam Batin-nya
[Dimengerti. Saya Akan Menambahkan Poin Peningkatan Ke Statistik Anda Supaya Anda Bisa Seimbang Dengan Tuhan]
"Tidak, Jangan Buat Aku Seimbang. Buat Aku Hanya Beberapa Tingkat Dibawahnya. Mungkin Lima Tingkat Kebawah"
[Dimengerti. Kalo Begitu Saya Akan Memulai Prosesnya]
God's Menunggu Nya Sambil Menyilangkan Tangannya Di Depan Dadanya Seperti Yang Biasa Ia Lakukan. Kemudian Ia Terkejut Saat Melihat Peningkatan Kekuatan Orang Yang Ada Didepannya Ini Secara Tiba-tiba. Ia Kemudian Menyeringai Karena Semangatnya Yang Sudah Lama Hilang Muncul Kembali Karena Kekuatan Pemuda Yang Didepannya Tersebut
"Hoho, Sungguh Mahluk Yang Mengerikan" Ucap God's Yang Juga Memunculkan Energi Kuning Transparan Yang Menyelimuti Semua Bagian Tubuhnya. Dari Atas Sampai Bwah
Reinhard Yang Sudah Selesai Melakukan Proses Peningkatan Kemudian Melihat Kearah Tuhan Alkitab Tersebut. Ia Kemudian Menyeringai Sama Halnya Seperti Tuhan Saat Ini. Ia Mengepalkan Tangannya Dan Lalu Berkata
"Baiklah Sosok Yang Disebut Sebagai Tuhan... " Ucap Gilga
"Mari Kita Mulai Ronde Dua." Lanjut Rein Dngan Smangat
"Ho-ho, Kau Berani Menyeringai Didepanku Ya. Hahahah
Baiklah, Mari Kita Mulai Ronde Selanjutnya, Reinhard" God's
Juga Menyeringai Dngan Semangat Yang Memenuhi Dirinya
...
...
...
...
• Oke Sampai Sini Dulu Ya.
• Chapter Selanjutnya Akan Saya Update Secara Yang Saya Bisa
• Sampai Jumpa Di Chapter Selanjutnya
__ADS_1
• Tunggu Terus Novel Ini Dan Dukung Terus Dengan Cara Like.
• Bye Bye