King Of King'S : Universe DxD

King Of King'S : Universe DxD
Chapter 21 : Memanggil Pelayan Iblis


__ADS_3

"Yup, Kalo Kalian Bertarung Maka Sudah Dipastikan Energi


Yang Kalian Keluarkan Sangat Banyak, Jadi Supaya Tidak Menyebar Kesana Dan Kemari Aku Membuatkan Penghalang


Ini. Yah Walaupun Nanti Akan Rusak Sih." Balas Azazel


"Cukup Ngocehnya Azazel, Ayo Mulai Saja Pertarungannya"


Ucap Valina Dengan Nadanya Yang Penuh Dngan Hawa Dingin


"Ah Ba-baiklah.'' Azazel Tampak Berkeringat Dibuatnya


"Pfft! Kau Sampai Ketakutan Begitu, Huahahahah!" Gilgamesh


Hanya Bisa Tertawa Saat Melihat Reaksi Azazel Terhadap Vali


"Itu Hal Wajar Kan Bagi Sebagian Laki-laki?! Wanita Itu Mahkluk Yang Menyeramkan Loh!" Balas Azazel Dngan Keras


"Huahahaha!!" Gilgamesh Masih Tertawa Keras Disana


"Ah Perutku Sakit Gara-gara Ketawa, Baiklah Azazel, Ayo Mulai Ini. Aku Sudah Lumayan Ngantuk." Gilgamesh Berkata Sambil Mengusap Air Matanya Karena Lelah Tertawa Keras Tadinya.


"Baiklah, Mari Mulai Saja." Balas Azazel Dan Kemudian Ia Terbang Lebih Tinggi Dibanding Tadi. Mungkin Sekitaran 100


Meter Diudara. Sementara Gilgamesh Dan Valina Masih Disana.


Kemudian Azazel Mengambil Dan Mengeluarkan Sesuatu Dari


Dalam Saku Celananya. Yang Ia Keluarkan Adalah Sbuah Koin


"[Balance Breaker]" Valina Mengaktifkan Armor Naga Nya


Wujud Armornya Masih Sama Seperti Yang Di Cerita Aslinya, Cuma Bedanya Disini Ada Dua Tonjolan Yang Cukup Besar Dibagian Dadanya, Yap Itu Sudah Jelas Karena Ia Seorang Perempuan. Gilgamesh Hanya Tersenyum Pelan Melihat Hal Itu,


Azazel Kemudian Menyentil Koin Tersebut Dan Jatuh Kebawah.


Saat Koin Mencapai Tanah, Valina Langsung Menerjang Kearah Gilgamesh Dengan Kecepatan Tingginya, Kemudian Valina Mengambil Ancang-ancang Dengan Tangan Kanannya,


Seketika Itu Juga Sebuah Pukulan Di Lepaskan Ke Gilgamesh, Dan Pukulan Tersebut Langsung Mengenai Bagian Perutnya.


Gilgamesh Langsung Terhempas Mengenai Pohon Dibelakang


Valina Tidak Peduli Apakah Gilgamesh Sedang Bermain-main Atau Tidak, Yang Pasti Ia Akan Mengalahkan Orang Yang Dianggap Sebagai Rival Tuhan Alkitab Ini, Yang Dimana Kekuatannya Hampir Setara Dengan Dewa Naga, Ophis, Ataupun Naga Tak Terbatas, Great Red. Ia Tidak Peduli Hal Itu.


Ia Terus Menghantamkan Gilgamesh Ke Pepohonan Yang Ada Di Sekeliling Mereka Berdua, Pukulan Demi Pukulan Ia Lepaskan


"Apakah Kau Benar-benar Rival Tuhan? Kenapa Kau Lemah?


Yah, Aku Tidak Terlalu Peduli Dengan Itu, [Divide]" Valina Kemudian Menyerap Kekuatan Gilgamesh Dengan [Divide]


Gilgamesh Tergeletak Dan Tersandar Di Pepohonan Yang Roboh


Dan Didepannya Sudah Ada Valina Yang Barusan Menyerap Kekuatannya. Gilgamesh Hanya Kotor Dan Baju-baju Sobek Saja, Ia Tidak Mendapatkan Luka Apapun Dari Serangan Valina


Dan Valina Yang Menyadari Hal Tersebut Tentu Saja Terkejut.


Padahal Ia Sudah Memukul Pemuda Ini Dengan Cukup Keras Tapi Bagaimana Luka Atau Goresen Sama Sekali Tidak Ada?


[Valina! Jangan Meremehkan Nya]


Suara Albion Terdengar Didalam Kepala Valina. Apa Maksudnya? Kenapa Tidak Boleh Meremehkannya? Padahal Pemuda Ini Sangat Lemah. Valina Mengabaikan Ucapan Albion Dan Menatap Gilgamesh Dengan Tatapan Merendahkan.


Kemudian Gilgamesh Bangkit Dan Kembali Berdiri Disana.

__ADS_1


"Tidak Ada Efek Apa-apa." Ucap Gilgamesh Dengan Nada Pelan


"Padahal Hanya Sampah! Tapi Masih Bisa Bangkit Lagi, Untuk Sebuah Sampah, Kau Lumayan Ju- Khuagghh!" Valina Tiba-tiba Terjatuh Ketanah Dan Mulutnya Mengeluarkan Darah Yang Sangat Banyak Dan Darahnya Tampak Berwarna Merah Kehitaman, Kenapa Darahku? Kenapa Hitam Begini?


"Aku Akan Mengembalikan Kata-katamu. 'Untuk Seorang Sampah! Kau Lumayan Juga Karena Bisa Bertahan' Bagaimana? Apa Kamu Menikmati Racun Yang Kamu Hisap?"


Sekarang Gilgamesh Menatap Balik Valina Dngan Sombong


!! Racun! Sejak Kapan Aku Menghisap Racun? Valina Tampak


Terkejut Bersamaan Dengan Bingung Karena Tidak Tahu Kapan Ia Menghisap Racun Yang Dimaksud Oleh Pemuda Ini,


Azazel Yang Menonton Di Udara Juga Tampak Terkejut. Tunggu ... Jangan-jangan Racun Yang Dimaksud Adalah ... Itu.


"Sudah Sadar? Benar, Kekuatan Yang Kamu Serap Sebetulnya Adalah Racun! Kau Bahkan Tidak Sadar Kalo Yang Kau Serap Adalah Racun, Sepertinya Kau Belum Bisa Meningkatkan Kemampuan [Divide] Itu. Itu Wajar Bagi Sebagian Pengguna Sacred Gear Tersebut." Ucap Gilgamesh Dngan Nada Santainya


"Tapi Tenang Saja, Sebagai Seorang Pengguna Kemampuan


Naga, Maka Seharusnya Kau Memiliki Semacam Pemulihan


Tubuh, Tidurlah Gadis Kecil, Besok Racun Itu Akan Hilang Dengan Sendirinya. Aku Mau Kembali Dulu.'' Lanjut Gilgamesh


Kemudian Reinhard Membalikkan Badannya, Dan Lalu Sebuah Portal Hitam Bundar Didepannya Muncul. Hal Itu Membuat Valina Dan Azazel Kaget, Sesaat Sebelum Reinhard


Masuk Kedalamnya, Ia Dihentikan Oleh Panggilan Azazel.


"Apa Kamu Menikmati?" Azazel Bertanya


"Tidak Sama Sekali." Jawab Gilgamesh


"Begitu, Ya Sudahlah." Ucap Azazel Mengakhiri Pembicaraan Nya. Gilgamesh Hanya Melihatnya Dengan Biasa-biasa Saja. Kemudian Reinhard Masuk Kedalam Portal Hitamnya Trsebut


"Tung-" Valina Mencoba Memanggilnya Tapi Entah Kenapa Ia Mengurungkan Niatnya. Portal Tersebut Kemudian Perlahan Menghilang Dan Akhirnya Menghilang Sepenuhnya. Ia Kemudian Menghantamkan Tubuhnya Keatas Tanah. Ia Kalah!


"Sialan! Aku Kalah Telak!" Valina Hanya Bisa Kesal Saat Ini


"Valina, Kamu Bisa Sendiri, Kan?" Azazel Bertanya Kepadanya


"Ya, Aku Bisa, Pulanglah Sana." Jawab Valina


"Begitu, Karena Kamu Sudah Menjawabnya Begitu, Maka Aku Tidak Perlu Khawatir Lagi." Azazel Menggunakan Sihir Teleportasinya Dan Kemudian Ia Menghilang Dari Tempat Itu.


Sementara Valina Masih Terbaring Disana, Ia Kemudian Menghilangkan Sayap Beserta Armor Scale Mailnya Tersebut.


"Oh Ya Albion, Apakah Yang Dikatakannya Benar?" Valina


Dengan Nafasnya Yang Terengah-engah Bertanya Pada Albion


"Apa Maksudmu, Valina?" Suara Albion Terdengar


"Tentang Hal Peningkatan Kemampuan [Divide] Ku Itu?"


"Yap, Kalo Kamu Bertanya Tentang Itu Maka Jawabannya Benar, Kemampuan [Divide] Kita Masih Belum Sempurna Dan


Masih Bisa Ditingkatkan Dengan Cara Dan Latihan Khusus."


"Latihan Khusus? Katakan Padaku, Albion"


"Menurut Penelitian Dan Dugaanku Selama Ini, Kamu Harus Menggabungkan Kekuatanku Dengan Garis Keturunanmu."


"Apa Katamu! Menggabungkan Dua Garis Keturunan!"


"Yap, Kalo Kekuatan Naga Dan Iblis Terkuat, Lucifer, Digabungkan Maka Akan Menghasilkan Kekuatan Yang Luar Biasa Dasyat, Mungkin Setelah Itu Kamu Bisa Menghancurkan

__ADS_1


Satu Benua Hanya Dalam Beberapa Serangan Saja."


"Cih! Tapi Itu Adalah Garis Keturunan Rizevim."


"Sayangnya Begitu, Aku Tidak Akan Menganggumu, Kalo Kamu Mau Maka Akan Kubantu, Kalo Tidak Maka Biarlah Hal Itu Berlalu. Jadi Menurutmu Bagaimana Pilihanmu Nanti?"


"Akan Kupikirkan Dulu."


• Beralih Ketempat Lain.


Di Sebuah Tempat Tampak Gilgamesh Yang Berdiri Di depan Sebuah Gedung Yang Mempunyai Lima Lantai, Gedung Tersebut Baru Saja Ia Selesaikan Dengan Salah Satu Sihirnya.


Dan Lokasinya Masih Sama Seperti Sebelumnya, Dua Gedung


Sebelumnya Juga Masih Ada Di Samping Gedung Reinhard.


Gilgamesh Sudah Mendisain Gedungnya Seperti Yang Di Inginkan Olehnya. Gedungnya Masih Belum Di Warnai Cat Dan Masih Berwarna Seperti Semen. Gilgamesh Akan Mengurus Hal Tersebut Nanti. Ia Mengesampingkan Hal Itu Terlebih Dahulu.


Ia Kemudian Masuk Kedalam Gedung Yang Ciptakan Tersebut


Didalamnya Ia Menciptakan Cukup Banyak Kursi Dan Meja Yang Berserakan. Ia Menciptakan Meja Sambil Melihat Bentuk


Bagus Meja Dan Kursi Lewat Hp Yang Ada Ditangannya. Gilgamesh Juga Tidak Lupa Menciptakan Sebuah Lemari Yang Akan Dibutuhkan Nantinya Dan Beberapa Benda Lainnya.


Gilgamesh Juga Tidak Lupa Menciptakan Hal-hal Lain Di Lantai


Atas Dan Seterusnya. Setelah Menciptakan Semua Hal Yang Ia Perlukan, Reinhard Kemudian Memikirkan Tentang Kontrak


Pelayan Iblis, Ia Ingin Mencoba Memanggil Seorang Pelayan.


Gilgamesh Duduk Diatas Sofa Yang Baru Ia Ciptakan Beberapa Saat Yang Lalu, Kemudian Ia Mengeluarkan Selembar Kertas


Yang Diberikan Oleh Familiar Rias Gremory, Ia Menatapinya.


Kemudian Gilgamesh Meletakkan Selembar Kertas Tersebut


Diatas Meja Yang Ada Didepannya, Gilgamesh Kemudian Mengigit Jari Telunjuk Kanannya Sampai Mengeluarkan Darah


Dan Kemudian Ia Menempelkan Dan Menggosok-gosok Kertas


Tersebut Dengan Jari Telunjuknya Yang Sudah Berdarah Itu.


Setelah Memberikan Darah Yang Cukup, Gilgamesh Kemudian Mengangkat Kertas Tersebut Dengan Tangan Kanannya Dan Ia Kemudian Langsung Merobeknya Dngan Kedua Tangannya.


Lingkaran Sihir Langsung Terwujud Didepannya Dan Disaat Yang Sama Seseorang Muncul Diatas Lingkaran Sihir Tersebut.


Ia Adalah Seorang Anak Perempuan, Tinggi Tubuhnya Sekitaran 130-140 Centimeter, Ia Memakai Semacam Pakaian


Sekolah. Rambutnya Putih, Matanya Kuning Seperti Kucing,


Ditangan Kanannya Juga Tmpak Ada Sebuah Permen Lolipop.


"Siapa Sangka Ia Akan Terlihat Sangat Imut Begitu Dibanding Di Animenya, Tubuhnya Yang Kecil Ini Membuatku Ingin Mensodok-sodok Lubangnya Yang Masih Suci Itu, Hehe Boy."


Gilgamesh Bergumam Aneh Saat Melihat Wujud Gadis Iblis Itu.


"Jadi, Apakah Kamu Bisa Menyelesaikan Hal Yang Kusuruh, Pelayan Iblis?" Gilgamesh Bertanya Kepada Iblis Tersebut


..."Selama Anda Membayar Saja." Jawab Gadis Iblis Tersebut...


Apakah Yang Akan Gilgamesh Lakukan Pada Gadis Itu? Apakah Ia Akan ... 😱 Kita Akan Tahu Di Chapter Selanjutnya, Awokwok


Chapter 21 - Pelayanan Iblis 「Selesai」

__ADS_1


__ADS_2