Kisah Cinta Kakak Adik

Kisah Cinta Kakak Adik
Bab 14


__ADS_3

"Trauma??" tanya David


"Iaa, dulu sewaktu umurku 10 tahun aku jatuh sakit dan di larikan ke rumah sakit, aku tertidur hingga 1 minggu lamanya, ketika aku sadar, ruanganku dirawat sangat gelap, aku berteriak mencari ibu dan ayah tapi mereka tidak juga datang, aku memanggil dokter dan suster tapi tidak seorang pun datang tiba - tiba ada suara yang tidak tau dari mana asalnya menggangguku aku menangis histeris di dalam ruangan itu tapi tak ada seorangpun yang datang melihatku, aku beranjak keluar dari ruang rawatku mencari jalan keluar dengan meraba - raba hingga aku menemukan pintu keluar aku keluar dengan tubuh terkulai lemah dan tak berdaya aku berteriak minta tolong, untungnya ada seseorang yang datang dan menolongku sehingga membawaku pergi dari ruang gelap itu" jelas Valerie


"Lalu kenapa kamu begitu takut??" tanya David


"Aku takut karena waktu itu orang itu sengaja ingin mencelakaiku, makanya aku tidak mau sendiri lagi karena takut kejadian yang sama akan terjadi lagi" jelas Valerie dengan mata berkaca - kaca


"Sudahlah, kamu tidak perlu khawatir, karena aku akan menjagamu selalu" ucap David


"Terima kasih David" ucap Valerie sembari memeluk David


Dan yang kaget atas perbuatan Valerie hanya tersenyum bahagia dan membalas pelukan Valerie


"Astaga, maafkan aku David" kata Valerie menundukkan kepala karena malu


"Tidak apa - apa kok" balas David


In another place


Waktu menunjukan pukul 11 malam,


tapi Talitha belum bisa menutup matanya karena terus memikirkan Rando. Ya, hari ini Rando mengantar Talitha pulang lagi, karena Rando sudah berjanji bahwa dia akan selalu menjaga dan melindungi Talitha dari Vania and the gengk sejak pertengkaran Vania dan Talitha 2 hari lalu, selain itu, sikap manis yang ditunjukkan Rando kepada Talitha akhir - akhir ini seperti membawanya bekal, membuat Talitha tertawa setiap kali mereka bersama, dan lain - lain.


"Haduuhh,,nih mata kenapa nggak mau ketutup sih, padahal gue udah ngantuk banget" kesal Talitha

__ADS_1


Talitha menghembuskan nafasnya kasar


"Ok Talitha, tarik nafas...buang perlahan..tenangkan pikiran....dan mari tidur" ucap Talitha menenangkan diri


Tak butuh Waktu lama, kini Talitha sudah ada di alam mimpinya


-------------------


Matahari sudah datang menyapa Talitha untuk membangunkannya ke sekolah


Talitha bangun dengan mata yang merah karena dia belum puas tidur, dan berjalan ke kamar mandi seperti orang mabuk


Setelah selesai bersiap - siap, Talitha turun untuk sarapan, saat di meja makan, dia tidak melihat pria tampannya yaitu David


"Kakak kamu semalam nggak pulang, semalam dia mendapat telfon kemudian pergi entah kemana dengan wajah panik dan belum pulang sampai sekarang" jelas pak Joseph


"Papa udah hubungin kak David??" tanya Litha khawatir


"Sudah, tapi tidak di angkat, dan sekarang tidak aktif nomornya" balas pak Joseph


"Litha takut terjadi sesuatu sama kak David pa, papa tau kan kalau kak David pernah kecelakaan karena apa??" ucap Litha


Ya, dulu David pernah kecelakaan parah karena dia mengendarai mobil dengan panik dan dengan kecepatan tinggi karena dia mendapat telfon ada pasiennya yang sekarat sehingga dia memacu laju kendaraannya hingga dia mengalami kecelakaan


"Iaa sayang papa tau kok, tapi papa yakin, kakak kamu tidak kenapa - kenapa" balas pak Joseph lembut karena tidak mau menunjukkan wajah cemasnya didepan putri tercintanya itu

__ADS_1


"Baiklah pa, kalau begitu Litha pamit ke sekolah yah pa, dada papa" pamit Litha mencium pipi pak Joseph


"Iaa sayang, hati - hati yah" balas pak Joseph


Tak berselang lama setelah kepergian Talitha, mobil David kini sudah terparkir rapi di depan mansion mewah nan elegan miliknya.


"Syaloom" sapa David dengan suara lemah


"Syaloom..astaga David, dari mana saja kamu nak?? kamu baik- baik saja kan nak??" tanya pak Joseph karena khawatir dengan keadaan anak sulungnya itu


"Pa, David ngantuk banget, David ke kamar dulu yah mau istirahat" ucap David


"Baiklah, hari ini kamu tidak usah ke rumah sakit" ucap pak Joseph


"Bi.." panggil pak Joseph


"Iaa tuan" jawab bi Sumi


"Bi, tolong masak bubur ayam untuk David yah, nanti setelah David bangun, berikan padanya" perintah pak Joseph


"Baik tuan" ucap bi Sumi


Lanjooooootttt


L.F💜

__ADS_1


__ADS_2