
Di ruangan David
tok..tok..suara ketukan pintu
"Masuk" ucap David
"Ada apa Dr memanggil saya??" ucap to the point
'sudah mulai berani dia' batin David
"Sudah mulai berani kau denganku??" ucap David
"Dr tidak puas untuk terus menghukum saya?? Sampai harus main fisik yang diakibatkan oleh pacar Dr??" ucap Valerie dengan nada sedikit tinggi
"Apa yang kamu katakan?? Haah??... kamu hanya mendengar sebagian cerita lalu berani menarik kesimpulan??" ucap David dengan nada sedikit tinggi
Hening...
Hikss...hiks...hiks...tangis Valerie
David kaget dan menghembuskan nafasnya berat kemudian beranjak mendekati Valerie yang sedang menangis
"Dengarkan aku, Stella memang suka padaku, tapi aku tidak menyukainya, karena aku sudah memiliki orang lain di hatiku" ucap David lembut sembari memegang kedua bahu Valerie
Valerie yang mendengarkan kalimat terakhir David kaget dan merasa hatinya tergores
'terlalu bodoh kamu Valerie kenapa juga kamu mengharapkan cintanya' batin Valerie
Valerie menatap lekat wajah David begitu juga David
"Kamu ingin tahu siapa wanita itu??" tanya David
__ADS_1
Valerie hanya diam dan menatap lekat mata David
"Wanita itu kamu Valerie, kamu satu - satunya wanita yang mampu membuatku khawatir bahkan hampir mati saat kamu kesakitan...kamu satu - satunya wanita yang berani melawan Stella tanpa takut dengan ancamannya.. dan kamu satu - satu nya wanita yang membuatku jatuh hati pada pandangan pertama" ucap David yang sedang mengungkapkan perasaannya
Valerie yang mendengarkannya sontak membelakkan matanya tak percaya
'Aku pasti sedang bermimpi sekarang!!' batin Valerie
Karena tidak percaya, Valerie menundukkan kepalanya dan menampar pipinya untuk menyadarkannya dari alam mimpi
Yang sebenarnya itu adalah kenyataan, hingga membuat David heran dengan sikap wanita pujaan hatinya itu
"Kamu sedang tidak bermimpi kok" ucap David sembari mengangkat wajah Valerie
'benar, aku tidak mimpi' batin Valerie
"Apa kau juga punya perasaan yang sama terhadapku??" tanya David
"Cih..harusnya aku sudah tau jawabannya tanpa harus bertanya" gumam David sembari kembali ke kursi tempatnya bertakhta
"Tidak bisakah Dr sedikit lebih berjuang lagi??" balas Valerie
David menghentikan langkahnya, ia tersenyum sebelum membalikkan badannya ke arah Valerie
"Buktikan cintamu padaku!!" timpal Valerie
David terus melangkah mendekati Valerie hingga langkah Valerie termundur dan mentok pada tembok belakang pintu
'mati aku... apa yang harus aku lakukan sekarang' batin Valerie
Saat Valerie merasa sudah mentok, ia membalikkan badannya ke arah kiri dan kanan namun, dengan cepat tangan kekar David menguncinya hingga kini Valerie tidak bisa kemana - mana
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan??" tanya Valerie
"Kau memintaku untuk membuktikan cintaku bukan??" ucap David dengan senyum devilnya
Tanpa berlama - lama, David segera mendekatkan wajahnya dengan wajah Valerie
Kini wajah mereka sangat dekat, bahkan tak ada cela sedikitpun
Jantung Valerie berdegup kencang
'Tuhan tolong aku....' batin Valerie
Cup
David mencium bibir ranum Valerie
"Itu adalah tanda bahwa kamu hanya milikku dan pembuktian cintaku" ucap David
"David...kamu gila, itu adalah ciuman pertamaku, tapi kau malah mencurinya" kesal Valerie
"Itu juga ciuman pertamaku, dan itu aku beri hanya untukmu sebagai bukti cintaku kepadamu" ucap David seketika wajah Valerie memerah
'apa?? aku perempuan pertama yang mendapatkan ciuman pertamanya?? astaga...bahagianya hati ini' batin Valerie
David hanya tersenyum melihat wajah Valerie yang memerah
"Sekarang kamu adalah milikku, itu artinya tidak boleh ada pria lain yang harus kamu dekati selain aku, apalagi pria yang tadi di taman bersamamu" ucap David
Valerie tersenyum senang hingga refleks dia memeluk tubuh David dengan erat dan David membalasnya
Lanjoooooooott
__ADS_1
L.F💜