
Saat sedang asik bermesraan, tiba - tiba Talitha masuk ke ruangan David tanpa mengetuk pintu
Dua sejoli yang sedang bermesraan itu menjadi salah tingkah
"Ehh sorry, aku nggak tau....lanjutin, aku keluar" ucap Talitha
"Apaan sih dek, masuk aja kali.." ucap David pura - pura cool agar Talitha tidak bisa melihat wajah salah tingkah David
"Ma..masuk aja Litha.." ucap Valerie terbata - bata
"Cie yang udah jadian...cie..cie..." ucap Talitha yang sengaja menggoda dua sejoli yang baru saja bersatu itu
"Apaan sih Talitha, jangan gitu kakak malu tahu" bisik Valerie
"Kamu ngapain?? Udah selesai nemenin bu Jessica??" tanya David mengalihkan pembicaraan
"Aku pengen ambil ponselku kak, aku udah selesai nemenin tante Jessica kok" ucap Talitha sendu
"Loh, kok muka kamu murung??" tanya Valerie
"Aku sedih kak, karena setelah Rando sadar nanti pasti dia akan sangat membenciku" ucap Talitha dengan mata berkaca - kaca
"Hei..hei..ada apa dengan gadis kecil kesayangan kakak ini?? Heemm??... ceritakan kepada kakak, kakak akan selalu bantu kamu" ucap David sembari merangkul adik kesayangannya itu
"Iaa Litha, cerita masalah kamu sama kakak, pasti kakak bantu" ucap Valerie
Akhirnya Talitha cerita tentang semua yang dia dengar di toilet sekolah pagi tadi, hingga akhirnya dia membuat alasan pulang cepat karena ada acara keluarga
David dan Valerie yang mendengarkan cerita Talitha menjadi geram karena perbuatan Bima dan Vania
__ADS_1
"Sekarang aku pasrah sama keadaan kak, kalau nanti Rando sadar dan membenciku, aku menerimanya" ucap Talitha yang sudah tidak kuat lagi menahan tangisnya
David segera memeluk tubuh kecil Talitha kedalam dekapannya dan Talitha menangis sepuasnya di dalam pelukan David
Valerie yang melihat Talitha menjadi iba, tetapi rasa iba itu terkalahkan dengan rasa kagumnya pada David karena sifatnya yang ternyata penyayang
Berbanding terbalik dengan David yang dulu ia kenal, David yang dingin, cuek dan otoriter
"Jangan terus menatapku seperti itu sayang" ucap David
"Ahh,,ihh siapa juga yang menatapmu" elak Valerie
"Mengakulah sayang kalau pacarmu ini tampan" goda David
"Berhenti menggodaku David" ucap Valerie
"Hahahahaha...." tawa puas Talitha
"Emangnya kelihatan yah??" tanya Valerie polos
"Kelihatan banget kak" ucap Talitha
Valerie merasakan malu yang bertubi - tubi
"Sudah - sudah, lebih baik sekarang kita pulang, hari sudah semakin gelap" ucap David
"Ayoo kak" ucap Litha
"Sayang, aku akan mengantarmu pulang" ucap David "Dan aku tidak menerima penolakkan" lanjut David
__ADS_1
"Iaa kak, pulang sama kita ajah, udah malem juga, nanti kakak kenapa - kenapa lagi" ucap Talitha
"Baiklah..baiklah.." ucap Valerie
"Sebelum kita pulang, kita ke ruangan Rando dulu yah, kita pamit sama bu Jessica" ucap David
Valerie dan Talitha hanya menggangkuk tanda mengiakan ajakan David
Sesaat sampai di ruangan Rando, terlihat seorang perempuan berambut panjang, tinggi, putih sedang berbincang - bincang dengan bu Jessica
David mendengar sayup - sayup pembicaraan mereka
"Aku Vania tante, temennya Rando" ucap Vania
"Ohhh tante kira kamu siapa lagi" ucap bu Jessica
"Tante Rando kenapa sampai bisa kecelakaan begini??" tanya Vania
"Menurut saksi mata, ada 2 preman berbadan besar yang datang terus memukul Rando hingga membuat Rando jadi seperti ini" ucap bu Jessica
"Pasti itu orang suruhannya Talitha" gumam Vania
"Apa?? kamu mengatakan apa tadi??" tanya bu Jessica
"Ehh..itu tante..e..sebenarnya orang - orang itu adalah suruhannya Talitha karena dia ingin agar Rando berhenti mengejarnya" jelas Vania
"Kurang ajar...selama ini aku percaya pada orang yang salah" ucap bu Jessica
'gampang juga ditipu nih ibu - ibu, Talitha..selamat tinggal, akhirnya aku bisa merebut Rando darimu' batin Vania
__ADS_1
Lanjoooooott
L.F💜