Kisah Cinta Kakak Adik

Kisah Cinta Kakak Adik
Bab 35


__ADS_3

Setelah hampir 1 bulan lamanya di rumah sakit, kini Rando dan Vania sudah boleh kembali ke rumah karena konsdisi keduanya sudah membaik


Kini papa Rangga dan Vania sedang dalam perjalanan ke rumah besar milik papa Rangga


"Nia sayang, tidurlah, jika sudah sampai papa akan membangunkanmu" ucap papa Rangga


"Iaa pa" balas Vania


"Papa janji akan selalu meluangkan waktu untukmu sayang" ucap papa Rangga ketika putrinya sudah tertidur pulas


-.-.-.-.-.-


"Ma, Rando ingin bertemu Talitha" kata Rando yang masih samar - samar karena rahangnya yang belum terlalu kuat untuk dibuka lebar


"Baiklah, mama akan meminta Dr David menelfon Talitha untukmu" balas bu Jessica


"Hallo Dr, ini saya bu Jessica, maaf mengganggu, apakah Talitha sedang sibuk?? Jika tidak, bisakah Talitha ke rumah saya karena Rando ingin bertemu dengannya, nanti akan saya kasi tahu alamatnya" jelas bu Jessica


"Sepertinya tidak, Talitha akan segera kesana" balas David dari seberang telefon


"Terima kasih Dr" balas bu Jessica


"Tidak masalah bu" balas David


Bu Jessica menutup telfon dan memberitahukan Rando jika Talitha akan datang


"Talitha akan segera datang nak" ucap bu Jessica


Rando tersenyum mendengarkan perkataan mamanya


30 menit kemudian terdengar suara ketukan pintu


tok...tok..

__ADS_1


"Sebentar" teriak seseorang dari dalam rumah


"Ehh Talitha sayang, masuk nak Rando sudah menunggumu di dalam, sepertinya dia merindukanmu" ucap bu Jessica yang membuat Talitha merona


"Ahh tante bisa aja.." ucap Talitha malu - malu


CEKLEK


Pintu kamar Rando terbuka, Rando tersenyum lebar karena melihat orang yang dia cintai sudah datang


"Kalian ngobrol yah, mama istirahat sebentar yah, kepala mama terasa berat" ucap bu Jessica


"Iaa tante/iaa ma" ucap Talitha dan Rando bersamaan


"Bagaimana keadaanmu sekarang?? sudah mendingan??" tanya Talitha


Rando mengangguk pertanyaan Talitha


"Ada apa kamu memanggilku kesini??" tanya Talitha


Talitha begitu kaget dan membalas pelukan Rando, karena Talitha juga merindukan Rando


"Apa kau tidak merindukanku?? Atau kau sudah mempunyai seorang kekasih??" tanya Rando melerai pelukan mereka


"Aku juga merindukanmu Rando, aku tidak mempunyai kekasih" balas Talitha


"Lalu Bima??" tanya Rando


"Kami tidak mempunyai hubungan apa - apa...dia pernah menembakku waktu kamu masih di rumah sakit, tapi aku menolaknya" balas Talitha


"Memangnya kenapa??" tanya Rando


"Karena aku mempunyai seseorang yang spesial dihatiku" balas Talitha

__ADS_1


"Siapa??" tanya Rando dengan suara lemah


"Ada deh, tapi sepertinya dia tidak menyukaiku, karena sejak pertemuan pertama kami di tempat les sampai sekarang dia tidak berani mengungkapkan perasaannya padaku" ucap Talitha lirih


Rando menjadi semangat dan menatap lekat wajah Talitha


"Talitha..." panggil Rando


"Yaa.." balas Talitha


Mereka saling menatap dan pandangan mereka begitu so sweet


"Aku mencintaimu, apa kau mau menjadi kekasihku??" ucap Rando


Talitha terdiam dengan perkataan Rando, Talitha menatap wajah Rando lekat


"Aku mau menjadi kekasihmu Rando" balas Talitha


Rando menarik Talitha kedalam pelukannya dan memeluknya erat


"Aku sangat mencintaimu Talitha, sangat mencintaimu" ucap Rando


"Aku juga sangat mencintaimu, maaf jika aku pernah menyakitimu hingga membuat kamu seperti ini" balas Talitha lirih


Rando melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Talitha


"Aku rela seperti ini asalkan kamu selalu berada di sisiku sayang" balas Rando


Talitha memeluk Rando dan menyembunyikan wajahnya yang sudah merona di dada bidang Rando


"Berjanjilah untuk terus bersamaku apapun yang terjadi" ucap Rando


"Ya aku berjanji" balas Talitha yang masih setia memeluk Rando

__ADS_1


LANJOOOOOOOOTT


L.F💜


__ADS_2