
Rando yang melihat kegugupan di wajah gadis di sebelahnya itu tertawa kecil karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan
*Rando pengen cubit yahh?? 😁😁
Talitha yang melihat Rando tertawa sekilas itu, membuat ia bertanya dalam hatinya
"Apa yang lucu?? Aku kan sedang tidak membuat lelucon sekarang??"*gumam Talitha yang di dengar oleh Rando
"Kegugupanmu itu yang lucu, sampai membuat ku gemas padamu" kata Rando yang mengangkat wajah Talitha dan mencubit pipinya.
"Aww sakit tau,, aku tidak gugup kok, aku hanya sedikit nerveous saja," ucap Talitha sedikit teriak
Sontak semua orang yang ada di dalam ruang belajar pun melihat ke arah Talitha dan Rando. Mereka berdua pun salah tingkah.
"Aku tau kamu pasti gugup karena ketampananku kan??" bisik Rando dengan penuh percaya diri
"Kenapa dia bisa baca pikiranku ya Tuhan?? Apakah raut wajahku sangat menunjukan kegugupanku?? " tanya Talitha dalam hati
\=>\=>\=>\=>\=>\=>
Setelah jam belajar les mereka selesai, Talitha keluar kelas menuju lobby untuk menunggu mang jaja (supir pribadi Talitha)yang akan menjemput Talitha
Ketika Talitha sedang menunggu mang jaja sambil bermain handphone , Rando yang melihat Talitha, tersenyum simpul karena mengingat tingkah Talitha saat di kelas tadi.
"Dasar cewe aneh,." gumam Rando sambil terus memandanginya dari kejauhan dan melangkahkan kaki menuju toilet yg berada di bawah tangga
__ADS_1
Ketika Rando hendak melangkahkan kakinya, tiba- tiba Vania, si pengacau memanggil nama Rando. Rando yang mendengar namanya di panggil, berbalik arah kepada sumber suara tersebut begitu juga dengan Talitha.
"Randoo.." teriak Vania
"Ia, ada apa??.." Jawab Rando
"Perkenalkan namaku Vania" katanya sambil mengulurkan tangannya kepada Rando yang kemudian di sambut Rando
Talitha yang melihat kejadian itu merasa emosi karena setiap kesenangan Talitha pasti saja diganggu dan di usik oleh Vania.
Rando yang melihat ekspresi Talitha yang seperti itu merasa senang karena raut wajah cemburu Talitha begitu menggemaskan. Tapi Talitha tidak menyadari bahwa Rando sedang memperhatikannya.
Sebentar,,
Dia adalah si pembuat onar di tempat les yang sama dengan Talitha dan Rando. Vania adalah anak yang selalu menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkan apa yang dia mau.
Vania juga sangat suka mengganggu Talitha saat di tempat les.
Ok lanjut !!
Talitha yang tidak mau melihat dan mendengar percakapan Vania dan Rando memutuskan untuk memakai earphone sambil mendengarkan musik.
-----------------------------
Di Rumah
__ADS_1
Begitu sampai di rumah mewah, elegant, besar dan megah milik orang tua Talitha, orang pertama yang dia cari adalah kakaknya, David.
"Kak David..." teriak Talitha sembari mencari keberadaan kakak tercinta dan tersayangnya itu,
"Iaa ada apa Talitha adeku sayang??..." jawab David yang baru keluar dari ruang kerja ayah mereka, Pak Joseph
"Kak, aku mau cerita.." rengek Talitha di pelukan kakaknya.
"Baiklah, ayo kita ke taman, dan ceritakan masalahmu disana" kata David merangkul adiknya itu.
Pak Joseph yang melihat keakuran dan keakraban kedua anaknya merasa sangat bahagia.
"Istriku, seandainya kau masih ada sampai sekarang, kamu pasti sangat bahagia melihat anak- anak kita bisa saling menyayangi" gumam pak Joseph sambil mengusap foto Alm. sang istri tercinta
☆☆☆☆☆☆☆☆☆
Di Taman
"Kak, tadi di tempat lesku, ada satu siswa baru, namanya Rando, dia sangat tampan sama seperti kakak dan ayah" Kata Talitha dengan semangat yang kemudian memasang wajah cemberut.
eitsss.. kira-kira kenapa Talitha tiba-tiba sedih?? Tunggu kelanjutannya di next episode yah... bye..bye... 😘
hay gengs, jang lupa vote yah,
jangan lupa tekan ❤, biar author makin semangat buat novel yah,,
__ADS_1