
Kantin Rumah Sakit
"Ceritain kamu siapanya kak Valerie??" tanya Litha
"Aku sepupunya kak Valerie, aku selama ini tinggal di Belanda karena nenekku di Belanda kesepian maka dari itu aku sejak kecil tinggal di sana dan baru kembali sekarang, tak heran jika kalian semua kaget kalau aku adalah sepupunya kak Valerie" jelas Angga
Talitha hanya ber'oh' ria
Mereka menghabiskan makanan yang sudah mereka pesan dan segera kembali ke ruangan David
"Litha, kamu sekarang kelas berapa??" tanya Angga
"Aku kelas 3 SMA, kamu??" balas Litha
"Aku baru lulus" ucap Angga
"Sorry kak, aku tadi nggak manggil kakak dengan sebutan kakak, soalnya aku nggak tahu kalau kakak lebih tua dari aku" ucap Talitha
"It's ok, no problem" ucap Angga
'lucu,imut,manis' batin Angga
Mereka sudah sampai di dalam ruangan David, Talitha yang melihat kakaknya sudah sadar tidak merasa kaget karena dirinya sudah mengetahui semuanya
"Litha, kok kamu biasa aja waktu tahu kakak kamu udah sadar?? Kemarin kan kamu khawatir banget kok sekarang biasa aja??" tanya Valerie
"Hehehe..sebenarnya kak David udah sadar dari tadi sebelum kakak dateng" ucap Litha
Valerie seketika mematung
'mati aku, jangan bilang jika tadi David mendengarkan semua yang aku ucapkan sewaktu dia pura - pura tidur' batin Valerie
__ADS_1
David yang melihat ketegangan Valerie merasa bingung tapi dia tahu apa yang ada di pikiran kekasihnya itu
"Aku denger semuanya kok sayang" ucap David sembari mengelus lembut pipi Valerie
"Kamu jahat, kamu bohongin aku" ucap Valerie mencari alasan untuk menutupi rasa malunya
David terkekeh dengan sikap kekasihnya itu
Talitha tersenyum bahagia melihat dua sejoli yang ada di depannya, sedangkan Angga?? Dia terus memperhatikan wajah Talitha sampai tidak sadar, bibir kanannya melengkung dengan sendirinya
-.-.-.-.-.-.-.
Disekolah
"Do..Rando..dimana Talitha?? Kenapa dia nggak masuk sekolah??" tanya Vania
"Dia kan mau ngejagain kak David, Nia.." ucap Rando
"Terserah, ehh aku bakal ke rumah sakit pas jam pulang sekolah, mau ikut??" tawar Rando
"Pastinya aku ikut dong.." ucap Vania semangat
"Ok kalau begitu setelah jam pulang sekolah tunggu aku di gerbang sekolah" ucap Rando
"Ok baiklah" balas Vania
Waktu menunjukkan pukul 12, waktu untuk pulang sekolah
"Mana si Randoo?? Katanya suruh tunggu sini.. ehh malah dia nggak ada" gumam Vania
"Ehh..ada si kismin nih..." ucap Angel mengejek
__ADS_1
"Nungguin siapa?? Supir buat jemput?" tanya Putri mengejek
"Ihh lo lupa yah?? kalau diakan udah jatuh kismin, mana sanggup dia pake supir" ucap Angel
"Hahahahha" tawa kedua orang itu
"Vania..ayo, nggak usah dengerin omongan setan kayak mereka" ucap Rando yang tiba - tiba datang
Vania hanya mengangguk
"Nggak usah di ladenin lain kali, orang kaya mereka" ucap Rando ketika mereka sudah di dalam mobil
"Siapa juga yang dengerin omongan mereka?? Orang aku nggak jatuh miskin kok" ucap Vania santai
"Hah?? Maksudnya??" tanya Rando
"Semua itu cuma rekayasanya kak David aja, biar papaku itu sadar kalau harta nggak penting, yang penting itu aku" jelas Vania
Rando hanya ber'oh' ria saja
-.-.-.-.-.-.
Rando dan Vania sudah sampai di koridor rumah sakit, dari kejauhan mereka melihat Angga dan Talitha dari kejauhan
"Ehh Do, itu Litha bukan sih?? Sama siapa dia??" ucap Vania
"Aku juga nggak tahu Van, tapi kalau dilihat - lihat cowok itu sepertinya menyukai Talitha" ucap Rando
"Hadeehh, mulai cemburu deh.. eh tapi kalau kamu mau nyamperin mereka, pake kepala dingin, jangan terhasut sama rasa cemburu, yang ada nanti bakal kejadian lagi hal yang sama" jelas Vania
"Ia buk iaaa..bawel deh.." ucap Rando
__ADS_1
Vania terkekeh 'pengen banget aku ngerasain rasanya dicintai' batin Vania