
TALITHA POV
Waktu menunjukan pukul 16:30 WIB. Dimana, waktu tersebut menunjukkan waktu pulang sekolah Litha
Sekarang dia sedang menunggu jemputannya di depan sekolah karena dia baru saja mendapatkan pesan bahwa David sudah dekat sekolahnya
Ya,setiap hari David selalu menjemput adik kesayangannya itu karena bertepatan dengan jam pulang kerjanya
"Hai kak David" ucap girang Talitha
"Hai adikku sayang"ucap David sambil mencium kening adiknya "bagaimana hari ini?? Semuanya baik-baik saja??" Tanya David
"Cukup menyenangkan kak"ucap cemberut Talitha
"Maksudmu??" Tanya David
"Hari ini aku melupakan buku catatan matematikaku hukumannya aku dicubit sampai tanganku biru" jelas Talitha sambil menunjukkan tanda cubitan yang memar pada tangannya
"Hanya itu??" Tanya David
"Bukan hanya itu, hari ini teman- temanku yang tak suka denganku juga sekarang mendekatiku, aku merasa ada sesuatu yang aneh dengan mereka" jelas Talitha dengan gaya jari telunjuk di atas dagu.
"Itu artinya kau harus hati - hati dengan mereka,jika kau merasa ada yang aneh" saran David
"Siap kakakku tersayang" ucap semangat Talitha sembari mencubit kedua pipi David
**harus banget cubit yah Litha?? Author cemburu tau 😑
*Harus banget author, biar netijen alias readers yang budiman ini jeolus termasuk author juga 😝*
---------------------------
__ADS_1
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, David dan Talitha sekarang sudah berada di mansion mewah mereka
"Selamat sore aden,non" ucap mang ujang,satpam mansion
"Selamat sore juga mang ujang" Ucap David dan Litha bersamaan
"Syaloooommm papa"
"Syaloom nak.." ucap lembut pak Joseph pada Litha dan David
"Hmmm papa mau kemana?? kok rapi sekali??" tanya Litha penuh sidik
"Papa akan pergi makan malam bersama client karena kesuksesan proyek yang kita lakukan" jelas pak Joseph
"Ohh,tapi ingat, papa nggak boleh tebar pesona sama tante- tante apalagi anak-anak gadis di luar sana" ungkap Litha
"Litha, papa juga butuh seseorang untuk menemani papa" jelas David
Talitha berlari menuju kamarnya di lantai 2 dengan air mata yang mulai mengalir
"Biarkan David yang akan menjelaskannya pada Litha pa," ucap David
"Papa ngerti gimana perasaan Litha, papa juga tidak akan menikah tanpa ijin dari kalian, karena bagi papa, kalianlah yang terpenting" jelas pak Joseph dengan lembut
"Baiklah pa, David ke kamar dulu yah pa," pamit David
Pak Joseph mengangguk sambil menatap anaknya lembut
"Istriku, aku berjanji tidak akan mencari penggantimu tanpa ijin dari kedua anak kita" batin pak Joseph
TALITHA POV
__ADS_1
"Papa jahat...papa jahat...kak David juga..hiks..hiks..hiks..ma, kenapa papa dan kak David berfikiran seperti itu?? kenapa mereka mau mencari pengganti mama??" ucap Talitha sembari mengelus foto alm mama tercinta
Tok..tok..
Tok..tok..
"Litha sayang,bolehkah kakak masuk??" tanya David dari balik pintu
"......."
Kreeett..
(suara pintu terbuka)
Litha kini sedang menatap kosong ke arah jendela kamarnya yang besar itu
"Litha, kamu kenapa menangis sayang??" tanya David lembut sembari mengelus rambut panjang adik terkasihnya itu
".........."
"Kamu marah karena papa ingin mencari pengganti mama??" tanya David
".........."
"Litha hey, lihat kakak" ucap David yang sekarang berhadapan dengan Talitha "Apa kamu tidak kasihan dengan papa karena harus menghabiskan massa tuanya sendiri?? apa kamu tega melihat papa hanya berdiam diri di rumah sendiri saat kamu dan kakak sedang sibuk dengan urusan masing-masing??
Eitss... sampai sini dulu yah wahai netijen alias readers yang budiman.. Nnti bru di up lagi yoo, soalnya author lagi persiapan UN nih
jangan lupa kasi ❤ 💭 dan vote yah,
Thank you
__ADS_1
L.F💜