
"Siapa kamu??" tanya David
"Kau tak perlu siapa aku, jika kau ingin adikmu selamat, tinggalkan Valerie" ucap orang itu, yang adalah Stella
Stella dalang dari semua ini, awalnya ia ingin bekerja sama dengan Angga untuk mendapatkan David setelah melihat kejadian Angga dan Valerie ditaman. Namun Stella salah sasaran, karena Angga adalah saudara sepupu Valerie yang sudah terpisah selama 10 tahun belakangan
"Sudah ku duga, ini pasti ulahmu Stella" ucap David
"Bagus jika kau mengenalku" ucap Stella sembari membuka masker yang menutup sebagian wajahnya dan hoodie yang menutupi kepalanya
"Apa maksudmu melakukan hal rendahan ini??" ucap David
"Maksudku hanya satu, dengan cara seperti ini, kau akan meninggalkan Valerie dan menjadi milikku" ucap Stella
"Kau terlalu percaya diri Stella" ucap David
Stella semakin mendekatkan pisau di leher Talitha
"Aaa..kak David.. papa..tolong Litha, Litha takut" pinta Talitha
"Apa yang kau lakukan Stella, lepaskan adikku" bentak David
"Jika kau melangkah satu langkah saja, dan tidak mengindahkan permintaanku, jangan harap Talitha kembali padamu dalam keadaan bernyawa" ancam Stella
"Polisi sudah masuk melalui jendela belakang Stella, kau harus memancingnya agar polisi bisa menangkapnya dari belakang" bisik pak Joseph
David mengangguk mengerti
"Baiklah jika itu maumu, tapi lepaskan dulu Talithaku" ucap David
"Bagus.." ucap Stella kemudian melepaskan ikatan Talitha
Talitha berlari ke pelukan pak Joseph kemudian memeluk erat David
__ADS_1
"Kak David, Litha takut kak" Talitha menangis dalam pelukan David
"Tenang sayang, sudah ada Kakak dan papa untukmu" ucap David
"Jangan bergerak!! anda sudah kami kepung!!" teriak polisi
'David kau mempermainkanku...?? Baiklah aku akan bermain' batin Stella
Stella tersenyum kecut, dia menarik Talitha kembali dan menggoreskan pisau yang dipegangnya pada lengan David
"Aaaaa.." teriak David
"Kak David...." teriak Litha histeris
"Kalian mau bermain - main denganku rupanya...jangan mendekat, atau nyawa nona muda kalian akan melayang" ancam Stella
"Jangan macam - macam kamu Stella!!... Lepaskan anakku" bentak pak Joseph
"Oh ayolah ayah mertua, jangan kasar pada calon menantumu, atau tidak..." ucap Stella mendekatkan pisau ke arah Talitha
"Kak, Litha mohon kak, jangan seperti ini" ucap Litha
"Aku tidak akan seperti ini jika dia tidak menyakitiku" ucap Stella mengarahkan pisau menunjuk David
Kesempatan itu di manfaatkan polisi dengan memukul tangan Stella sekencang mungkin hingga pisau itu jatuh
Talitha berlari ke pelukan pak Joseph
"Sekarang kau sudah kalah Stella" ucap pak Joseph
Stella ditangkap, dan dibawa ke kantor polisi
"Aku akan membalas semua ini" ucap Stella
__ADS_1
"Kak, kakak tidak apa - apa?? Papa,kita ke rumah sakit sekarang, Litha takut dengan keadaan kak David" ucap Litha
"Ikat tangan kakakmu dengan dasi sekolahmu" ucap pak Joseph
Talitha mengikat tangan David yang terluka agar darahnya berhenti mengalir
"Ayo ke rumah sakit" ucap pak Joseph
"Kak, bertahanlah demi Litha, kakak harus kuat yah.." ucap Litha menangis sambil mengelus pipi David di pangkuannya
"Kakak...tidak...papa..Litha..jangan..menangis...kakak..benci..lihat..air..matamu.." ucap David terbata - bata menahan sakit
Sesampainya di rumah sakit, David dimasukkan ke IGD, pak Joseph, Talitha, Valerie, Rando dan Vania menunggu di depan ruang IGD dengan perasaan khawatir
"Sayang, aku minta maaf karena tak bisa menjagamu, andaikan aku tidak meninggalkanmu sendirian di mobil tadi pasti semuanya akan baik - baik saja" ucap Rando sendu
"Semuanya bukan salahmu sayang" ucap Litha
"Litha benar Rando, ini semua bukan salahmu" ucap pak Joseph
"Sekali lagi, maafkan aku om" ucap Rando
"Semua ini karena cinta Stella yang berlebihan kepada David hingga membutakan mata hatinya, jadi jangan salahkan dirimu nak" ucap pak Joseph
'David, bertahanlah demi cinta kita' batin Valerie
Valerie menitikan air mata
"Kakak harus percaya jika kak David kuat" ucap Vania menenangkan Valerie
"Terima kasih Vania" ucap Valerie
LANJOOOOT
__ADS_1
L.F💜