
Di Ruang rawat Rando
"Hai Rando, apa kabar?? Kamu baik - baik sajakan?? Aku minta maaf yah, gara - gara aku, kamu harus kayak gini" ucap Talitha pada Rando yang masih tertidur
"Aku tahu, pasti setelah kejadian ini kamu akan membenciku kan?? Aku akan pergi segera dari hidupmu Rando" ucap Talitha dengan suara lirih yang hampir menangis
"Kau tahu, aku sudah mengetahui semuanya, aku sudah tahu siapa orang yang memukulmu sampai kau masuk rumah sakit dan kritis seperti ini" ucap Talitha di sela isak tangisnya
-.-.-.-.-.-.-.
Ruangan David
"Jadi begini bu Jessica, setelah operasi yang baru saja di lakukan, keadaan Rando bisa pulih walaupun dalam jangka waktu yang bisa di bilang lama, karena pukulan yang Rando terima sangatlah kuat, Rando akan susah makan dalam beberapa bulan ini,dan akan sulit untuk berbicara karena posisi rahang Rando yang tidak seimbang" jelas David
"Dok, tolong lakukan yang terbaik untuk anak saya, karena hanya dia satu - satunya harta berharga yang saya punya" ucap bu Jessica
"Maaf bu, kalau boleh saya tahu, suami ibu kemana??" tanya Valerie yang mendapat tatapan tajam dari David
"Tenang saja bu,saya dan Rando sudah saling mengenal, kami juga sudah seperti adik kakak" ucap Valerie berbohong
"Saya dan suami saya sudah bercerai tanpa sepengetahuan Rando, karena suami saya melakukan KDRT terhadap saya" ucap bu Jessica
__ADS_1
'jadi itu masalah keluarga yang dimaksud Rando malam itu' batin Valerie
"Saya mohon dan minta tolong untuk kalian menjaga rahasia ini, saya takut kondisi Rando semakin menurun" pinta bu Jessica
"Jangan khawatir bu, kami akan menjaga rahasia ini karena Rando sudah kami anggap sebagai keluarga, bukan begitu Dr. David??" ucap Valerie
"Iaa bu, jangan khawatir kami akan menjadi kakak yang baik untuk Rando, dan saya akan mencari tahu pelaku pemukulan Rando" balas David
"Terima kasih Dr" ucap bu Jessica
-.-.-..-.-.-.-.-.-.
"Bimaa..lo ngapain ngirim orang buat mukulin Rando? Haah??" tanya Vania
"Gue lakuin itu biar Talitha ngerasa bersalah, dan Rando makin benci sama Talitha, dengan begitu jarak antara mereka akan semakin lebar dan dengan gampangnya gue dapetin Talitha" jelas Bima
Vania hanya manggut - manggut mengerti dengan penjelasan Bima
"Sekarang lo ke rumah sakit, deketin Rando dan keluarganya, biar mereka simpati sama lo, dan gue bakal deketin Talitha buat ngasih semangat" jelas Bima
"Nggak sia - sia gue kerja sama bareng lo" ucap Vania
__ADS_1
-.-.-.-.-.-.-.-
Kini bu Jessica sudah kembali ke ruang rawat Rando, langkah bu Jessica terhenti di depan pintu karena mendengar perkataan Talitha
"Rando, kumohon bangunlah, apa kau tak kasihan padaku yang terus tersiksa karena menahan rasa rindu melihat senyummu setiap hari padaku saat kita bertemu di sekolah?" ucap Talitha
"Apa kau tak kasihan pada mamamu yang bersedih karena meihatmu seperti ini??...kumohon bangunlah, setidaknya kau lakukan untuk mama mu, karena sungguh, aku tidak tega melihat mamamu menangis karena melihat kondisimu seperti ini..hiks..hiks..hiks.. aku tidak mau kau merasakan sakitnya tidak pernah melihat wajah seorang ibu sama seperti yang aku rasakan.. jadi kumohon bangunlah demi ibumu Rando..hiks..hiks..hiks..." jelas Talitha
Tiba - tiba Talitha merasakan sebuah kehangatan pada bahunya karena sentuhan tangan seseorang
Talitha menoleh kebelakang ternyata itu adalah ibunya Rando
"Tante,sudah selesai urusannya dengan kak David??" ucap Talitha sembari mengusap air matanya dan memberikan seyuman paksa
"Sudah sayang, tante ingin berbicara sesuatu denganmu, apa kamu punya waktu??" tanya Talitha
Talitha hanya mengangguk tanda mengiakan permintaan mama Rando
Lanjoot next episod
L.F💜
__ADS_1