
Bel masuk kelas telah berbunyi,kini semua siswa sudah berada di dalam kelas masing- masing
"Selamat pagi anak-anak" sapa pak Samuel (guru matematika)
"Selamat pagi pak" ucap satu kelas serempak
"Baiklah bapa akan mengambil absen terlebih dahulu" kata pak samuel
"Sebentar pak, ada murid baru di kelas kami" ucap Musa (ketua kelas yang tergila- gila kepada Talitha)
"Ohh, baiklah.Coba anak baru tersebut maju dan perkenalkan dirinya sekarang" perintah pak Samuel
"Halloo teman-teman, perkenalkan nama saya Kevin Rando Wijaya, kalian boleh panggil saya Rando, terima kasih" pekenalan Rando dengan teman-teman sekelasnya yang baru
"Baiklah Rando kamu boleh kembali ke tempat duduk kamu lagi" perintah pak Samuel
"Ya, anak- anak sekarang kita mulai pelajaran kita"
-------------------------
Bel istirahat pertama telah berbunyi
Kringg...kringg...
"Baiklah anak-anak sekian dulu pembelajaran kita hari ini, selamat siang " pamit pak Samuel (guru matematika)
"Selamat siang pak" ucap satu kelas bersamaan
"Ayoo Litha, kita ke kantin" ajak Rando
"Tapi Do..." ucap Litha yang terpotong
"Sudah.. tidak ada tapi-tapian" paksa Rando sembari menarik tangan Talitha
Selama dalam perjalanan menuju kantin semua mata tertuju pada Litha dan Rando, ada tatapan iri dan tatapan senang karena mereka terlihat sangat serasi
__ADS_1
"Hai Rando..." sapa Vania
"Hai Vania" balas Rando
"Mau kemana??" tanya Vania melirik Talitha dengan tatapan tajam
'huft,, kenapa selalu saja ada halangan sih' batin Talitha
"Mau ke kantin" balas Rando
"Ehh, Vania aku duluan yah udah laper banget soalnya...ayoo Litha" pamit Rando sembari menarik tangan Talitha
Talitha yang kaget akan perlakuan Rando seketika membuat pipinya merah merona
Vania yang melihat hal itu merasa jengkel dan menatap kepergian Rando dan Talitha dengan tatapan tajam
"Sial!! Awas aja lo Litha" umpat Vania
Kini Rando dan Talitha sudah berada di kantin dan sedang makan bersama, mereka duduk saling berhadapan
"Ada apa Rando?? Sampai kamu menatapku seperti itu??" tanya Talitha
"Tidak.. kamu terlihat lucu kalau sedang cemberut seperti ini" goda Rando
"Apaan sih...jangan menggodaku" kesal Talitha
Rando tertawa kecil melihat sikap Talitha yang salah tingkah di hadapannya, tanpa mereka sadari sedari tadi ada sepasang mata yang terus menatap mereka dengan tatapan membunuh. Ya, siapa lagi kalau bukan Vania and the gengk
"Argghhh..akan ku pastikan Rando menjadi milikku" batin Vania
"Guys..bantuin gue kasi pelajaran sama tu cewe sok kecantikkan" ucap Vania
"Siapa?? Talitha??" tanya Putri teman Vania yang lemot
"Diakan memang cantik" lanjut Putri
__ADS_1
"PUTRI!!" ucap teman-teman Vania yang lain bersamaan
Sementara Putri hanya cengengesan
----------------------
Bel pulang kini sudah terdengar, semua siswa sudah pulang ke rumah masing-masing tetapi Talitha belum juga pulang karena menunggu David
Ketika sedang menunggu, Vania and the gengk datang menghampiri Talitha. Ya, tujuan mereka tak lain untuk mengganggunya
"Heh cewe sok kecantikkan" ucap Vania
"Nggak usah cari muka deh lo sama si Rando, lo pikir dia bakal suka sama lo?? Hah??..." ejek Vania dengan nada sinis
".........."
"Ehh kalo gue ngomong tu di bales, atau lo takut sama gue??" tanya Vania
'nih mak lampir kenapa sih?? Abis obat kali yah??' batin Talitha
"Woi, ada orang disini heloooo...
Wah..wah..minta di kasi pelajaran nih cewe" ucap sinis Vania
Karena emosi yang memuncak Vania hendak menampar Talitha tapi tangan Vania terhenti karena ada yang memegang tangannya
*hmm...kira - kira siapa yah??
Penasaran??
Heheh Vote dulu terus 💭 and ❤
Kalau udah, lanjut ke next episode yah
Thank you netijen alias readers yang budiman
__ADS_1
L.F💜