
"Bim, kamu nggak papa kan??" tanya Litha
"Nggak kok, kamu nggak usah khawatir sama aku" balas Bima
"Maaf yah, gara - gara aku kamu jadi kena pukul Rando" ucap Litha dengan wajah sendu
"Tidak papa, yang penting kamu tidak berada di samping pria kasar itu lagi sekarang, karena aku akan selalu menjagamu" balas Bima
'bisa baik juga nih ketua kelas' batin Litha
"Aku bisa jaga diri kok" balas Talitha
'aku tahu kamu belum bisa melupakan Rando, tapi aku pastikan hal itu tidak akan lama' batin Bima
- - - - - -
Ditempat lain
Kini Rando sedang berdiri di pinggir jembatan yang jarang di lewati kendaraan
"Aaaaaaaaaaaaaaa" teriak Rando kencang untuk meluapkan sakit hatinya
"Talithaaa aku mencintaimu, kenapa kau tidak sadar akan hal itu" teriak Rando lagi
__ADS_1
"Akan ku buat perhitungan denganmu Bima" gumam Rando
"Kalau kau menyukainya, perjuangkan dia" suara seseorang yang tiba - tiba muncul dari belakang mobil Rando
"Kau.." ucap Rando
"Ada apa?? kenapa melihatku seperti itu??" balas pria itu,
"Kau adalah pria yang waktu itu menjemput Talitha di sekolahkan??" tanya Rando
"Iaa, aku adalah Dr.David Nathanael Aditama, kakak kandung Talitha" ucap David
Ya, pria itu adalah David. David tak sengaja lewat di depan tempat les Talitha karena baru pulang dari rumah dokter Rangga untuk membahas sesuatu tentang rumah sakit, ketika tak sengaja lewat dia melihat Rando sedang memukul Bima dan dia melihat semua rasa bersalah dari diri Rando dan membuatnya semakin yakin kalau Rando adalah pria yang tepat untuk Talitha
"Aku sudah mengenalmu karena Talitha bercerita banyak tentangmu kepadaku, dia bercerita tentang awal perjumpaan kalian hingga dia dibuat cemburu karena Vania terus mendekatimu tetapi kau tidak pernah peka" jelas David
"Sungguh??" tanya Rando tak percaya
David tersenyum kecut "Apa kau tidak percaya padaku?? Kau pikir untuk apa aku mencari tahu tentang besar cintamu kepada Talitha??" balas David
"Tapi kau sepertinya laki - laki cemen" lanjut David
"Maksud Dr??" tanya Rando yang mulai terpancing emosi
__ADS_1
"Dasar labil, kau tahu kenapa Talitha lebih memilih pergi bersama Bima daripada bersamamu??" tanya David
Rando menggelengkan kepalanya
"Itu karena kau adalah orang yang cepat termakan emosi sehingga membuatmu menjadi pria kasar di hadapan Talitha tadi, Talitha anak yang tidak suka dengan orang yang kasar, karena dia selalu di perlakukan dengan lembut. Coba tadi kalau kau bisa menahan sedikit emosimu, mungkin Talitha akan pergi bersamamu" jelas David
"Aku menyesal Dr." ucap Rando menatap kosong pemandangan malam samping jembatan
"Belum ada kata terlambat selagi janur kuning belum melengkung, aku mendukungmu, aku tidak suka Talitha bersama Bima, kejarlah cinta adikku" ucap David sambil menepuk pelan bahu Rando
"Sekarang apa yang harus aku lakukan??" tanya Rando
"Dasar bodoh, minta maaf kepada Talitha dengan cara yang romanatis dan terkesan karena itu akan meluluhkan hati Talitha dengan mudah, dan tenang saja,aku akan membantumu mendapatkan Talitha" balas David
"Romantis??berkesan??" gumam Rando
"Ajaklah Talitha ke taman bunga yang banyak bunga mawar putih besok malam karena dia sangat suka dengan hal itu" balas David
"Baiklah kalau begitu,..eh, bagaimana kalau dia tidak mau pergi bersamaku??" tanya Rando
"Itu urusanku" balas David
L.F💜
__ADS_1