
Lalu Mira bergegas balas pesan dari Ridwan tersebut, "iya tidak apa - apa kok Wan, yang penting kamu baik - baik saja dan tidak terjadi sesuatu padamu saat pulang dari tempat kostku", balas Mira untuk membalas pesan Ridwan. "Kamu belum siap-siap buat berangkat kerja?", balas Ridwan pada Mira mengingatkan.
Belum sempat Mira membalas pesan Ridwan terdengar jika sahabatnya telah selesai mandi dan berganti pakaian dengan pakaian kerjanya.
"Bestiku..... Aku sudah selesai mandi, sana giliran kamu yang mandi agar kita berangkatnya tidak terlambat", seru Siska pada Mira agar sahabatnya lekas mandi. "Siap komandan!!!", jawab Mira yang bergegas mengambil pakaian dan juga handuknya kemudian menuju kamar mandi. Tiba-tiba ada pesan masuk diponselnya Siska namun dia hanya melihat dan tidak langsung membuka isi pesan itu dari siapa. Siska masih sibuk menyisir rambutnya sembari berdandan mempersiapkan diri untuk berangkat kerja di kamarnya Mira, setelah beberapa menit kemudian Mira selesai mandi dan berganti pakaian kemudian keluar dari kamar mandi dan melihat sahabatnya yang sudah rapi dan siap untuk berangkat kerja.
Mira yang melihat itu langsung memuji Siska, "waduh... waduh... Yang sudah cantik mau kemana neng?", kata Mira mengoda sahabatnya itu, "mau kerja atau mau menemui calon suamimu nih?", imbuhnya. "Ahh, kamu ini ra, kok jadi giliran aku yang digoain sama kamu Ra", jawab Siska menanggapi godaan Mira. "Ya makanya jangan keseringan godain orang, giliran di godain juga gimana rasanya?", kata Mira sambi tersenyum. "Tidak enak kan?", imbuhnya. "Iya - iya sahabatku yang cantik dan imut. Gitu saja ngambek!! Cekekekekek", jawab Siska sambil terkekeh melihat tingkah Mira.
__ADS_1
Disaat persiapan Siska sudah selesai semua, Siska bergegas mengambil ponsel yang tadi berbunyi. disaat Siska melihat siapa yang mengiriminya pesan dan ternyata temannya yang bernama Rani yang juga merupakan sahabat Mira. Kemudian Siska buka apa isi pesan dari Rani tersebut.
Setelah membuka dan membaca isi pesan tersebut yang ternyata berisi ajakan Rani yang mengajak Siska untuk menjodohkan Mira dan Ridwan tanpa sepengetahuan dari Mira.
Siska bergegas membalas isi pesan yang dikirimkan kepadanya " ok aku setuju besok kita bicarakan soalnya aku lagi di tempat kost Mira " balas Siska. "Sudah selesai belum Mir dandannya?", tanya Siska kepada Mira. "Iyaa bentar lagi selesai kok Sis, ditunggu sebentar ya", jawab Mira, tenang saja ra, aku tungguin kok, jangan cantik - cantik entar Ridwan jadi tambah terpesona sama kamu loh", kata Siska sambil godain Mira.
Rani, Rere dan Jesica bersiap - siap untuk berangkat ketempat kerja, mereka sudah janjian untuk berangkat bareng tanpa harus di antar oleh pasangannya masing - masing, Rani dan Rere menunggu Jesica yang belum datang mereka sambil berbincang ringan, keduanya terlihat tengah asyik memperbincangkan tentang Mira yang akan di jodohkan sama Ridwan. Beberapa menit kemudian Jesica pun sampai di tempat janjian mereka, "kok lama bener sih kamu jes?!", tanya Rani pada jesica yang baru saja datang.
"Mulai besok kalau aku mau pakai motor sendiri bakal cek bensin dulu ajalah biar nggak perlu antri ngisi bensin", batin Jesica yang masih kesal dengan kejadian tadi. "Iyaa kalau aku di antar sama pacarku nggak mungkin diganggu sama orang", jawab Jesica. Ya sudah, ayooo Jes,, kita berangkat keburu telat nanti, dan malah dapat hukuman dari manajer", sahut Rere. Setelah itu mereka pun berkendara dengan kecepatan sedang,, karena rumah tempat tinggal mereka tidak jauh dari tempat kerjanya.
__ADS_1
Sesampainya mereka ditempat kerja, mereka mengantri masuk kearea parkir tempat kerja mereka dan sekaligus absen masuk, "untung saja antriannya gak terlalu ramai jadi lancar dan cepat", kata Rere lega. Setelah selesai absen mereka melihat Mira dan Siska yang sudah datang lebih dulu, langsung saja mereka bertiga menyapa dan menghamirinya,, " eh kalian sudah sampai duluan", kata Rere diikuti dua orang lainnya, "lama amat kalian sampainya kemana aja sih?!", jawab Siska sedikit kesal, "iyaa ni, tadi tuh kami nungguin Jesica dulu makanya lama", saut Rani "Memangnya Jesica lama kenapa Ran, Re?", tanya Mira penasaran, "tadi itu Jesica isi bensin dulu jadi nunggu lama apalagi kalian tahu tidak?!", jawab Rani diselingi dengan pertanyaan.
"Tidak tahulah, orang kalian nggak ngasih tahu!", jawab Siska yang bernada kesal namun penasaran. "Lah memangnya ada apa sih Ran?", tanya Mira yang juga penasaran.
"Yaa tebak dong Sis!!", jawab Rani memberi teka - teki Siska diam sejenak untuk berfikir, "halah paling juga antri kan", jawab Siska seadanya. "Iyaa betul... betul.... betul... Tapi ada yang lain juga lho", timpal Rani, "pasti ada yg godain Jesica kan, bener tidak Jes?", jawab Mira sambil mengkonfirmasi pada Jesica, "Iya ini Ra,, sebel banget aku tadi digodain sama mas - mas yang ada disana cuma gara-gara aku berangkat sendiri, "apa biasanya nggak digodain?", tanya Mira yang keheranan, "tidak Ra, aku kan biasanya berangkatdi antar sama pacarku jadi tidak pernah di godain aku gitu", jawab Jesica.
"Enaknya yangsudah pada punya pacar masing - masing", kata Mira dengan wajah cemberut, "hemmm kapan ya aku berangkat ada yang ngaterin terus pulang ada yang jemput seperti kalian", imbuhnya lirih, "Halahh,,, tenang saja Ra, pasti ada kok, hanya saja kamu belum di pertemukan dengannya itu saja", jawab Jesica menghibur. "Bener juga kata kamu Jes, aku belum menemukan dan ditemukan oleh orang yang bener - bener cinta dan sayang denganku apa adanya", jawab Mira setuju. "Yukkk.... Kita kerja dulu, bentar lagi mau masuk nih, ngobrolnya lanjut nanti pas istirahat aja", ajak Rere karena sudah harus bekerja. "semangat kerja guys biar terasa ringan saat mengerjakan pekerjaan dan sesuai target", kata mereka serempak untuk saling menyemangati.
Mereka bekerja dengan cepat namun teliti baik saat memotong - motong maupun menjahit sesuai dengan permintaan untuk dikerjakan di pabrik itu, "eh...eh...nanti pas jam istirahat mau makan dimana?", tanya Rani memecah kesunyian karena sedang fokus bekerja, "Aku sih bawa bekal yang dibuatin Ibu kost tadi sebelum aku berangkat", jawab Mira. "Wahhh,, ternyata Ibu kostnya baik ya sama kamu Ra", kata Siska, "bukan cuma baik aja, Ibu kost sudah menganggapku seperti anak sendiri kok", terang Mira.
"Enaknya jadi Mira bisa punya dua ibu, hehehehehhe", jawab Rere sembari terkekeh, "iya punya dua baik semua lagi", balas Mira sambil tersenyum manis. "Kapan - kapan aku main ke kost kamu boleh nggak Ra?", Jawab Jesica, "ya boleh banget donk jes, aku malah senang kalau kalian mau main ke kost aku jadi aku nggak kesepian lagi", jawab Mira dengan senang hati. "Ok deh Mira? Kita pasti main ke kosan kamu kok, biar tahu juga kost kamu dimana", jawab Rani memastikan. "Eitsh yang penting jangan lupa bawa makanan dan minuman ya hahahahaha", balas Mira sambil ketawa, "wakwkkaakakakakakk,, kamu ini yang di pikirkan cuma makanan saja", jawab siska sedikit meledek, "hehehhehehe,, lah terus mau apa lagi yang dipikirkan lagian malas juga keluar buat cari makanan ringan", jawab Mira sedikit bersikap manja.
__ADS_1
"Aku heran kamu tu makannya banyak tapi kok bisa tidak gemuk - gemuk sih, rahasianya apa Ra?!", tanya Siska keheranan dengan porsi makan Mira yang banyak namun badan Mira yang tetap kurus, "aku nggak tahu juga Sis, yang aku tahu memang dari dulu aku makannya banyak tapi anehnya nggak gemuk - gemuk ya kayak gini - gini saja", jawab Mira, "padahal aku sendiri juga ingin sedikit gemukan tai entahlah kenapa kok gak bisa", imbuhnya lagi.
Yuuukkkkk selalu ikutin terus ceritanya ya ??? Pasti akan semakin seru nantikan kelanjutannya ya..... jangan lupa untuk terus support agar dapat mengembakan ceritanya lebih menarik...