Kisah Kehidupan Mira Si Cantik

Kisah Kehidupan Mira Si Cantik
Bab 21 | Mira Yang Tidak Bisa Tidur


__ADS_3

Mira langsung membalas pesan dari Siska, “iya Sis beneran dirumah sakit, aku dapat info dari Rani, soalnya tadi aku tanya ke Rani terus dia balas pesan aku”, balas Mira ke Siska. “Aku tidak bercanda Sis, besok kalau tidak percaya kita kerumah sakit, tadi juga Rani menyarankan besok kita kerumah sakit gitu”, imbuh Mira membalas pesan Siska untuk meyakinkannya.


    Mira jadi tidak bisa tidur memikirkan sahabatnya itu, “kalau aku tidak tidur nanti malah aku jadi sakit seperti kemarin dan membuat semua orang khawatir lagi”, batin Mira. Mira mencoba untuk memejamkan matanya, akan tapi tetap saja tidak bisa dan malah membuat matanya perih, tiba – tiba saja ponselnya bunyi dan langsung Mira ambil dan melihat siapa yang mengirim pesan, setelah dilihatnya ternyata dari Siska, langsung saja Mira membuka pesan itu dan membaca isinya. “Ya sudah, kalau gitu kita besok bareng – bareng kerumah sakit biar tahu keadaannya Jesica”, balas Siska, “ok siap kalau begitu sahabatku, Terus tadi kamu jadi ke apotek belum buat beli alatnya?”, balas Mira.


    Sembari menunggu Mira keluar dari kamar kost untuk menenangkan sejenak pikirannya sekaligus mencari udara segar agar bisa tidur, saat sedang santai di depan kost, ponselnya bunyi lagi ternyata Siska balas pesan dari Mira. “Iya tadi aku sudah beli kok, dan disuruh mencobanya nanti saat bangun pagi”, balas Siska, “ya sudah, kalau gitu buat tidur saja besok pagi – pagi, saat kamu bangun langsung di coba agar tahu hasilnya gimana”, balas Mira


Tanpa terasa Mira sudah cukup lama berada diluar kamar kost krena keasyikan berbalas pesan dengan Siska, Mira sangat terkejut saat lihat jam yang telah menunjukan pukul 10 malam, “kenapa aku belum mengantuk juga”, batin Mira. Mira mencoba untuk menghirup nafas yang panjang biar pikiran menjadi lebih tenang, saat mencoba itu ternyata hati dan pikirannya menjadi rilex dan tidak tegang lagi, karena Mira sudah merasa lebih baik dan nyaman dia pun langsung masuk kedalam kamar kost lagi.


    Saat Mira mau membaringkan tubuhnya diatas kasur yang tidak terlalu empuk, ponselnya kembali berbunyi dan segera melihatnya ternyata Siska membalas pesannya, “iya besok aku coba dan ini aku juga mau tidur, kamu juga tidur, jangan memikirkan hal – hal lainnya juga”, balas Siska yang mengingatkan Mira. “siap komandan Siska!! “, balas Mira.


    Setelah membalas pesan Siska Mira pun kembali mencoba untuk memejamkan matanya agar dapat tidur dan lama kelamaan matanya terasa berat, dan Mira pun tertidur dengan pulas. Pagi hari ini Mira bangun kesiangan, ia bergegas mengambil ponsel yang berada tidak jauh dari dirinya, langsung saja melihat jam yang ada dilayar ponsel itu. Betapa terkejutnya Mira saat melihat ternyata sudah pukul setengah enam pagi, Mira bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi, sesudah semuanya selesai Mira bergegas untuk membersihkan kamarnya dan merapikan barang - barang yang menurutnya kurang rapi.

__ADS_1


    Setelah selesai membersihkan dan merapikan kamar kostnya, Mira segera mengambil ponselnya dan mengirimkan pesan pada Rani , “pagi Ran, sudah bangun belum kamu? Terus kita ke rumah sakitnya untuk menjenguk Jesica kira – kira jam berapa ya?”, tanya Mira melalui pesan. Sambil menunggu balasan dari Rani, Mira mengirim pesan juga pada Siska dan Rere, “pagi Sis sudah bagun belum?”, tanya Mira, “pagi Re, sudah bagun belum?”, tanya Mira pada Rere. Sembari menunggu balasan dari sahabat – sahavbatnya itu Mira memutuskan untuk melanjutkan beberes nya dengan merendem baju yang sudah lumayan menumpuk banyak agar dapat tercuci hari ini juga.


    Ponsel Mira berbunyi beberapa kali namun Mira belum bisa membuka ponselnya untuk menengok pesan dari siapa karena masih merendam baju – baju dan celana – celananya yang menumpuk.


Saat sudah selesai merendam semua baju kotornya, Mira langsung mengambil ponselnya dan melihat siapa yang membalas pesannya ternyata yang membalas Siska, “aku sudah bangun dan habis selesai mencoba alatnya dan hasilnya menunjukan cuma 1 garis saja yang muncul. “Ooh ya syukurlah, kalau cuma 1 garis setahu menunjukkan kalau kamu tidak hamil Sis”, balas Mira, “ahhhhh,,,,baguslah kalau aku tidak hamil, kalau aku hamil aku takut kalau orang tuaku tahu”, balas Siska lega.


    “Lah apa yang kamu takutkan jika hamil?”, tanya Mira heran, “aku cuma takut kalau aku hamil, calonku tidak mau bertanggungjawab”, jawab Siska membalas pesan Mira.


    Lalu Mira mengirim pesan pada Siska, “Sis nanti kamu jemput aku bisa nggak ya? Kalau bisa kita nanti kerumah sakit tempat Jesica dirawat, karena aku sudah dapat info dari Rani”, kata Mira menanyakan pda Siska. Sambil menunggu balasan dari Siska, Mira ingin keluar untuk membeli sarapan, tapi saat akan keluar Mira di panggil oleh bu Sari. “Mira.. Mira.. Mira mau kemana?”, panggil bu Sari, “saya mau beli sarapan bu”, jawab Mira, “tidak usah!”, balas bu Sari. “Yuk sarapan dengan Ibu saja, soalnya Ibu masak soto nih, yuk dicoba soto buatan Ibu enak atau tidak”, pinta bu Sari, “ahh apa tidak merepotkan bu?”, tanya Mira sedikit sungkan.


    “Ya tidak merepotkanlah Ra, Ibu malah senang bisa makan bareng kamu”, jawab bu Sari, “ya sudah kalau gitu saya mau bu, tapi saya kunci pintu dulu ya bu”, jawab Mira sembari mengunci pintu kamarnya, “iya Ibu tunggu kok”, jawab bu Sari sembari menunggu Mira didepan pintu rumahnya. Saat sudah selesai mengunci pintunya Mira berjalan bersama dengan bu Sari untuk kerumahnya, sesampai dirumahnya ternyata makanan sudah siap di atas meja semua tertata dengan rapi.

__ADS_1


    “Wahh.... Rapi banget bu, ini semua ibu yang menatanya?”, tanya Mira, “iya Ra, ibu semua yang menata ini memangnya siapa lagi kan ibu tinggal sendiri Ra”, jawab bu Sari. “Waaaah hebat! ibu menatanya sudah seperti chef terkenal saja, bisa dong saya minta di ajarin”, puji Mira menyanjung bu Sari. “Ya tentu saja boleh, nantu ibu ajarin semua yang kamu ingin ibu ajari Ra”, jawab bu Sari, “ayo duduk makan keburu dingin nanti sotonya, jadi tidak enak lagi kalau dingin”, ajak bu Sari, “iya bu!”, jawab Mira yang tersadar dari kekagumannya.


    Mereka pun duduk dan makan dengan senang, Mira saat memakan sotonya rasanya memang enak banget,tidak kalah sama soto yang Mira beli bersama dengan Ridwan. “Waaah enak banget sotonya, lain kali bisa dong bu besok saya di ajarin bikinnya? Agar besok kalau sudah menikah bisa masakin untuk suami hehehehehehe”, kata Mira sambil ketawa. “Alah kalau masalah itu sih gampang Ra, pasti Ibu bakal ajarin selama Mira mau belajar karena memasak itu memang sangat penting untuk bisa nanti saat berumah tangga”, jawab bu Sari.


    “Tadi malam Ibu tidak sengaja lihat kamu ada di luar kenapa? Apa ada masalah Ra?”, tanya bu Sari, “ohh itu tadi malam saya tidak bisa tidur bu, lagi ada yang Mira pikirkan”, jawab Mira. “Kalau boleh tahu memangnya lagi mikirin apa sih? Apa ada masalah di pekerjaanmu?”, tanya bu Sari, “bukan bu, tapi tentang sahabatku yang kecelakaan”, jawab Mira sedikit sedih, “temanmu kecelakaan?! siapa yang kecelakaan Ra?!”, tanya bu Sari yang sedikit terkejut dengan berita yang disampaikan Mira, “itu lho bu, teman Mira yang namanya Jesica, ibu masih ingat kan dengan Jesica?”, tanya Mira.


    “Owhh, tentu saja ibu ingat Ra, terus kondisinya gimana?”, tanya bu Sari, “saya belum tahu bu, ini nanti saya dan teman – teman yang lain mau kerumah sakit tempat Jesica dirawat bu, tadi sudah diberi tahu oleh Rani”, jawab Mira menjelaskan.


“Kalau begitu salam dari bu Sari semoga cepat sembub dan bisa berkumpul lagi bersama – sama gitu ya Ra”, pinta bu Sari, “iya bu, pasti nanti Mira sampaikan bu tenang saja”, jawab Mira, saat tengah syik makan dan juga ngobrol tiba – tiba ponsel Mira berbunyi dan Mira langsung buka ponselnya, melihat di layar ponselnya ternyata Siska yang membalas pesannya. “Siap nanti pasti aku jemput kamu kok, jangan khawatir soalnya aku tahu kamu juga belum tahu daerah sini kan, nanti jam 9an aku kesitu”, jawab Siska balasan pesan dari Mira


Yuuukkkkk selalu ikutin terus ceritanya ya ??? Pasti akan semakin seru nantikan kelanjutannya ya..... jangan lupa untuk terus support agar dapat mengembakan ceritanya lebih menarik...

__ADS_1


__ADS_2