Kisah Kehidupan Mira Si Cantik

Kisah Kehidupan Mira Si Cantik
Bab 30 | Orang Tua Yang Gembira Anaknya Pulang


__ADS_3

Tidak berapa lama setelah jalanan macet, Mira merasa sangat lega karena tidak sampai melihat korban kecelakaan itu, jika dirinya sampai melihatnya bisa – bisa akan teringat terus. Perjalanan terasa sangat panjang untuk sampai kerumah dan setelah beberapa jam dalam perjalanan itu akhirnya Mira sudah sampai di depan rumah, dia langsung memakirkan motornya ke garasi dan bergegas masuk rumah. Mira melihat mamahnya sudah menunggunya didepan rumah segera menghampiri dan mencium tangannya serta memeluknya.


    “Mama sudah lama ya menunggu Mira pulang?”, tanya Mira kepada mamanya karena khawatir beliau banyak tekena angin malam.


“Tidak kok nak, ini tadi saat mendengar ada motor yang berhenti mamah langsung keruang tamu untuk menyambut kamu pulang”, jawab mamahnya Mira untuk menenangkan Mira yang nampak cemas.



“Terima kasih banyak ma sudah mau nunggu Mira pulang”, kata Mira pada mamahnya karena sudah mau menunggunya walau memakan waktu yang lama saat dalam perjalanan,



“Iya sama – sama anakku, masa anak mau ulang mama tidak tungguin kan kasihan”, jawab mama, “terus gimana keadaan papah sekarang mah?”, tanya Mira cemas dengan kondisi papahnya.


    “Ya kalau sekarang lumayan sudah membaik kok, sekarang papah tidak boleh merokok lagi karena bisa menyebabkan paru – parunya lebih parah lagi dari keadaan saat ini”, jawab mamahnya mengenai perkembangan kondisi papahnya.


“Ya malah bagus donk ma, kalau papa diminta untuk berhenti merokok, Mira malah suka dari pada ayah merokok dan merusak organ dalamnya mendingan diminta untuk tidak merokok”, jawab Mira. “Terus sekarang papa dimana mah? Kok tidak kelihatan”, imbuhnya.



“Papahmu sudah tidur dari tadi, sekarang juga masih tidur”, jawab mamah, “ohh ya sudah tidak apa – apa mah biar papah bisa istirahat dulu saja, pasti papah butuh istirahat yang cukup”, jawab Mira pengertian.


    “Kamu sudah makan Ra?”, tanya mamah pada Mira, “sudah ma, Mira tadi mampir di lamongan dulu waktu perjalanan pulang untuk makan takut masuk angin dan malah nambah pikirannya mamah”, jawab Mira menjelaskan.


“Ini tadi mamah buatin teh hangat untukmu, biar kamu tidak kedinginan, karena kan kamu pulangnya malam dan lagi sampainya jam segini”, kata mamah sembari menyodorkan segelas teh hangat untuk Mira.


    “iya terima kasih mah, eh sebentar mah Mira mau masukkan barang – barang Mira dulu ke kamar biar tidak menumpuk di ruang tamu gini”, jawab Mira meletakkan gelas berisi teh hangat itu dimeja.


“Ya sudah, sana masukkan ke kamarmu dulu saja”, jawab mamah mengiyakan, setelah dapat ijin sama mamah terus aku bawa barang – barangnya ke kamar.


    Mira pun mengambil barang – barang dan berjalan menuju ke kamar walapun barangnya tidak terlalu berat dan banyak, “rasanya kangen banget dengan kamarku sendiri, di sinilah aku mencurahkan rasa sedih, senang dan lain – lain jadi satu”, batinnya.

__ADS_1


Sambil membaringkan badan ke kasur yang terasa masih sama, “ wah kasurnya tidak keras sama sekali walapun sudah di tinggal terlalu lama”, batinnya lagi, setelah membaringkan tubuhnya sejenak untuk melepaskan rasa penat dibadannya karena perjalanan yang cukup jauh, Mira bangun dan menuju ke ruang tamu karena tahu bahwa mamahnya masih di ruang tamu nunggu dirinya.



Mira keluar dari kamar menunju keruang tamu dan ternyata benar mamahnya masih disana menunggunya sambil nonton televisi, “mah, mamah tidak kembali kekamar untuk istirahat? Ini kan sudah larut malam”, tanya Mira yang menyarankan mamanya untuk segera istirahat.


    “Sebentar lagi nak, biar ngantuk dulu matanya soalnya mamah belum mengantuk nih makanya mamah nonton televisi dulu supaya ngantuk baru nanti mamah masuk untuk istirahat “, jawab mamahnya.


“Ohh iya, Sonny mana mah? Apa sudah tidur ya?”, tanya Mira kepada mamahnya karena sejak tadi belum melihat adiknya itu, “iya Sonny sudah tidur dari tdi dong, ini kan sudah larut dan sudah lewat juga pasti adikmu tidur”, jawab mamahnya.



Mira duduk disamping mamahnya untuk menemainya menonton televisi dan meminum teh yang sudah dibuatkan oleh mamahnya, Mira dan mamahnya menonton televisi sembari mengobrol ringan dengan bermacam topik.


    “Aahh, acara jaman sekarang sudah tidak ada yang bagus ya mah, tidak seperti dulu acara televisi bagus – bagus dan beragam”, keluh Mira disela – sela menonton acara televisi.


“Iya nak, memang sekarang acara televisinya membosankan dan hanya itu – itu saja, sampai mau menonton saja mamah malas kalau tidak mencari kantuk”, jawab mamah menyetujui pendapat Mira.




Setelah Mira membantu mamahnya masuk ke kamar, Mira kembali ke ruang tamu untuk mematikan televisi dan menghabiskan minumnya dan ingin kembali ke kamar nya untuk beristirahat karena memang badannya sangat letih.


    Setelah menghabiskan teh hangat yang dibuatkan mamahnya serta membawa gelas kotornya kedaur, Mira pun segera masuk kamar untuk istirahat karena bandanya terasa sangat capek setelah perjalanan jauh, sembari rebahan Mira ingin memberi kabar bahwa dia sudah sampai di rumah kepada Ridwan.


Mira mengambil tasnya untuk mengambil ponselnya untuk mengirim pesan pada Ridwan, “kamu sudah tidur belum? Aku sudah sampai rumah ini, jadi kamu tidak usah khawatir lagi ya”, tulisnya dalam pesan yang akan dikirimkan pada Ridwan, tidak lupa Mira juga mengirimkan pesan pada Siska untuk memberikan kabar bahwa dirinya telah sampai di rumah.


    “Bestiku sudah tidur belum? Aku sudah sampai dirumah, kamu tidak usah khawatir ya”, isi pesan yang akan dikirimkannya pada Siska, setelah selesai mengirim pesan pada mereka berdua untuk memberi kabar, tak lama kemudian ada balasan dari Ridwan untuknya, Mira segera membuka isi pesan tersebut, “aku belum tidur kok, ya syukurlah kalau kamu sudah sampai aku sudah lega”, balas Ridwan dalam pesannya.


    “Ya sudah kamu buat istirahat saja pasti kamu capek kan, jangan mikirin yang lain – lain dulu yang penting sekarang tidur saja sudah larut malam”, imbuh Ridwan. “iya ini juga mau tidur kok, kamu juga tidur biar besok pagi – pagi badan jadi fress dan tidak boleh begadang lho”, balas Mira pada Ridwan.

__ADS_1


    “Siap komandan !! Good Night mimpi indah bidadariku hehehehehe”, balas Ridwan yang sedikit menggodanya sambil tertawa, Mira yang melihat balasan dari Ridwan merasa malu sekaligus senang, “good night too, mimpi indah juga pangeranku, hehehehehe”, balas Mira menggoda Ridwan.


***


    Pagi – pagi sekali Mira sudah bangun dan langsung menuju kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi, setelah selesai Mira langsung membersihkan dan merapikan kamarnya. Mama Mira juga sudah bangun karena harus masak untuk menyiapkan sarapan terutama untuk anak bungsunya Sonny yang masih duduk di bangku SMK.


Habis selesai berberes kamar Mira turun untuk membantu mamahnya masak dan membayanya ke ruang makan untuk di sajikan seperti kebiasaannya sebelum pindah kekost, tidak lupa juga untuk membangunkan Sonny agar dia tidak terlambat berangkat ke sekolah, tapi saat akan membuka kamar Sonny untuk membangunkannya ternyata Sonny sudah bangun dan bersiap – siap untuk berangkat sekolah.


    Saat Mira mengintip kekamar Sonny dia melihat Sonny sedang membereskan kamarnya sebelum ke kamar mandi, sedangkan papah Mira masih tidur, Mira tidak berani untuk membangunkannya, karena biasanya yang membangunka papanya adalah mamah, jadi Mira memutuskan untuk ngerjakan pekerjaan lain yang bisa dia kerjakan dan belum di kerjakan oleh mamahnya.


Setelah Sonny selesai mandi dan bersiap – siap, sekarang giliran Mira yang mandi terlebih dahulu, karena keluarga Mira mendidik anak - anaknya untuk selalu rajin setiap pagi agar dikemudian hari hingga tua tidak bermalas – malasan.



Setelah selesai dan telah tertata rapi semuanya, mamahnya Mira langsung masuk kamar untuk membangunkan papahnya yang masih tidur agar ikut sarapan bersama – sama. Sonny yang sudah selesai mempersiapkan keperluan sekolahnya semua, dia langsung pergi ke ruang makan dan menunggu orang tuanya.


    Sonny tidak tahu jika kakaknya pulang kerumah, sembari menunggu Sonny mengambil ponsel dan memainkannya agar tidak boring, saat Sonny sedang asyik mainan ponsel Mira dari belangkang mengejutkan Sonny, “daaahhhh.....!!!”, kata Mira mengejutkan sang adik yang dilihatnya tengah asik memainkan ponselnya hingga tidak sadar akan sekitarnya, Sontak Sonny kaget sampai ponselnya mau jatuh karena dikagetkan Mira.


    “Ahhh kakak ini!! sampai mau copot jantungku kak dan ponselku mau jatuh tauk!!”, kata Sonny yang terkejut karena ulah Mira, “eh, tapi kakak kapan pulang? Kok mau pulang tidak kasih kabar dulu sama Sonny?”, tanya Sonny yang heran melihat kakaknya pulang ke rumah tanpa dia ketahui.


“Kakak sampai rumah tadi malam, kamu juga sudah tidur saat kakak sampai makanya kakak nggak tega mau bangunin kamu”, jawab Mira, “trus, kakak sampai kapan dirumah?”, tanya Sonny, “paling cuma 1 hari kakak dirumah, kan kakak liburnya cuma 1 hari adikku tercinta”, jawab Mira.


    “Gimana sekolah kamu dek, tidak nakal kan?”, tanya Mira kepada adiknya tentang perkembangan sekolahnya, “ya tidaklah kak, Sonny tidak mau bikin mamah, papah dan kakak sedih kalau Sonny nakal, jadi Sonny di sekolah itu biasa saja nggak mau ikut – ikutan temen yang nggak baik kalau nggak percaya tanya saja sama mamah pasti tahu kok”, jawab Sonny panjang pada kakaknya.


“Iya,,,iya kakak percaya kok”, jawab Mira merespon jawaban adiknya, saat mereka tengah asyik ngobrol mamah dan papah sudah datang dan duduk di ruang makan untuk sarapan pagi bersama.


    “Pah gimana kondisinya sekarang?”, tanya Mira pada papahnya yang duduk dekat mamanya, “sudah mendingan kok Ra, kamu kapan sampai rumah?”, tanya papahnya karena tidak tahu anaknya sampai di rumah.


“Mira sampai rumah tadi malam pah, mamah juga tahu kok kalau Mira pulang karena mamah yang nungguin Mira didepan pintu pa”, jawab Mira menjelaskan, “kamu disana sehat – sehat kan nak?”, tanya papahnya mengenai keadaan Mira selama jauh dari pengawasannya. “Iya Mira sehat – sehat saja kok pa, jadi papa tenang saja yang penting sekarang papah sudah membaik itu saja sudah membuat Mira senang dan lega”, jawab Mira yang sudah merasa lega telah melihat kondisi papahnya


Yuuukkkkk selalu ikutin terus ceritanya ya ??? Pasti akan semakin seru nantikan kelanjutannya ya..... jangan lupa untuk terus support agar dapat mengembakan ceritanya lebih menarik...

__ADS_1


__ADS_2