Kisah Kehidupan Mira Si Cantik

Kisah Kehidupan Mira Si Cantik
Bab 24 | Jesica Yang Sudah Boleh Dijenguk


__ADS_3

Setelah Mira selesai yang dandan mereka siap – siap untuk berangkat kerja, saat akan mengunci kamar kost Mira di panggil oleh bu Sari, “Mira.. Mira.. Mira..”, panggil bu Sari sedikit berlari karena melihat Mira akan berangkat. “Iya bu”, jawab Mira menghentikan langkahnya, “ini ibu bawain bekal untuk makan disana biar kamu juga bisa hemat tidak jajan terus”, jawab Bu Sari sembari menyodorkan sekotak bekal.



“Waaah....terima kasih ya bu, malah jadi merepotkan ibu”, jawab Mira merasa tidak enak karena merasa sangat merepotkan ibu kost yang baik hati itu, “tidak kok nak, kan tadi ibu masak agak banyak dari pada tidak kemakan kan mubasir, makanya ibu bawain buat kamu saja”, jawab bu Sari menjelaskan. “Buat saya mana Bu?”, tanya Siska terkekeh melihat perhatian bu Sari untuk Mira, “Siska mau juga? kalau mau ibu ambilkan dulu”, jawab bu Sari, “tidak usah Bu kan saya cuma bercanda kok hehehehe”, jawab Siska, “ahh, kamu ini ibu kirain benaran, kalau beneran mau ibu ambilkan”, kata bu Sari menawarkan dengan serius.


    “Tidak bu terima kasih, kapan – kapan saja, saya juga di kasih bekal sama kayak Mira ya bu”, kata Siska menolak tawaran bu Sari, “baiklah kalau begitu nak Siska”, jawab Bu Sari. “Ya sudah, Mira dan Siska berangkat dulu ya Bu biar tidak terlambat”, kata Mira mewakili Siska berpamitan pada bu Sari, “iya, hati – hati di jalan ya Ra , Sis,”, jawab bu Sari, “ok Bu!!”, jawab Mira dan Siska berbarengan. Setelah berpamitan dengan bu Sari, mereka langsung berangkat dengan kecepatan sedang, kondisi jalanan saat itu juga tidak terlalu macet, sehingga lebih cepat sampai di tempat kerja.


    Sesampai di tempat kerja seperti biasa Ridwan menunggu Mira di tempat parkir, tidak lupa juga Ridwan menyiapkan tempat parkir buat dirinya setelah Mira memakirkan motornya dan turun dari motor Ridwan menghampiri dirinya. “Gimana kena macet tidak?’, tanya Ridwan, “tidak kok, makanya bisa lebih cepat sampai”, jawab Mira, “ya sudah, kamu absen dulu saja dan setelah absen selesai aku tunggu di dekat situ”, jawab Ridwan. “Ok aku absen dulu ya”, jawab Mira sembari berlalu menuju tempat untuk absen masuk.


    Saat Mira jalan menuju tempat absen mereka bertemu dengan sahabatnya juga Rani dan Rere, “kamu baru sampai juga”, kata Mira. “Iya kami baru sampai, ini saja langsung absen biar tidak telat, yukk sama - sama kesananya”, jawab Rere, “lah, Siska mana Ra?”, tanya Rani, “ohh...tadi masuk duluan absennya, paling sudah ada di dalam”, jawab Mira.


Kemudian setelah absen Mira pamitan dengan Rere dan Rani untuk bertemu dengan Ridwan dulu karena sudah di tunggu dari tadi, langsung saja Mira berjalan menuju Ridwan yang sudah menunggu, dan sesampainya ditempat Ridwan menunggu dan menyuruhnya duduk dulu.


__ADS_1


“Gimana tadi yang jenguk Jesica?”, tanya Ridwan, “Jesica sudah sadarkan diri kok, ternyata disana pacarnya juga dirawat, tapi kata susternya Jesica lukanya agak lebih parah kalau pacarnya tidak terlalu dan sudah siuman dari kemarin, lukanya juga Cuma ditangan dan kaki saja”, jawab Mira.


    “Terus sudah boleh di jenguk belum Jesicanya?”, tanya Ridwan, “belum boleh karena masih di observasi dan belum dipindahkan ke kamar rawat jadi belum boleh di jenguk siap – siap, tadi saat sudah sadar yaa kita pamitan dengan orang tua Jesica untuk pulang”, jelas Mira. “Ya syukurlah, kalau sudah membaik apalagi sudah sadar, ya sudah yuk kita masuk kerja, soalnya sebentar lagi masuk”, kata Ridwan mengajak Mira masuk bersama.


    “Yaa ok!!”, Jawab Mira, setelah sampai ditempat mereka masing – masing, Mira langsung menghampiri sahabat – sahabatnya yang sudah di tempat biasa, “gimana tadi yang ketemu Ridwan?”, tanya Siska menyelidik, “ya cuma tanya kondisi Jesica saja sih”, jawab Mira santai, “wualah gitu tow, kirain nembak kamu Ra hehehehehe”, jawab Siska sembari terkekeh, “tidaklah, ya masak mau nembak nanti aku mati dong kalau di tembak, kamu ada saja deh kalau ngomong itu”, kelakar Mira.


****


    Waktu istirahat tiba, Mira yang sudah membawa bekal ia mengeluarkan dan makan bekal yang sudah di bawakan oleh Bu Sari, tapi Mira saat itu makan sendirian sedangkan sahabat – sahabatnya sedang membeli makan diwarung – warung disekitar tempat kerjanya, saat Mira duduk dan makan sendiri Ridwan menghampiri dan duduk di samping Mira untuk makan bersama, “boleh aku temenin kamu makan nggak?”, tanya Ridwan. “Boleh saja kok, kamu tidak jajan Wan?”, tanya Mira, “tidak, aku tadi buat sarapan agak banyak sekalian untuk bekal karena bosen saja makan di luar terus ya sekalian ngirit juga”, jawab Ridwan.


    Setelah selesai makan mereka masuk kerja bersama, sembari berjalan masuk Ridwan bertanya pada Mira, “apa boleh aku main ke kost kamu nanti sepulang kerja?”, tanya Ridwan pada Mira. “Boleh saja, kalau nanti kamu mau ke kost, tapi aku di koat tidak ada apa – apa loh”, jawab Mira, “santai saja kalau itu, malah nanti bisa ajak kamu makan diluar kalau misal mau makan”, jawab Ridwan.


“Nanti aku kabari kamu dulu saja, kalau sudah mau kost dan jam berapanya ya”, jawab Ridwan, “siap deh!! Aku tunggu tenang saja”, jawab Mira, setelah mereka masuk kerja setelah istirahat, orang tua Jesica memberi kabar pada Rani bahwa Jesica sudah diindahkan ke kamar rawat dan boleh buat di jenguk.


    Rani langsung memberitahukannya pada Rere, Siska dan Mira, “aku dapat kabar dari orang tua Jesica bahwa Jesica sudah boleh dijenguk karena sudah di pindahkan di ruang rawat”, kata Rani mengabarkan dengan semangat dan gembira. Mereka langsung diskusi menentukan kapan akan jenguk Jesica di rumah sakit, “kalau besok pagi saja gimana?”, usul dari Siska, “ya coba di tanya dulu dengan Rere dan Rani”, jawab Mira, saat Mira menanyakannya pada Rere dan Rani, mereka mengatakan, “kami sih ikut saja yang penting tidak terlambat untuk masuk kerja”, jawab Rere.

__ADS_1


“Masalah itu gampang, tidak mungkin kalau kita telat jadi tenang saja”, jawab Siska, “ya berarti setuju kan besok pagi kita ke rumah sakitnya?”, tanya Mira, “iya besok pagi kita ke rumah sakit”, jawab mereka serentak.


***


    Tanpa terasa waktu kerja mereka telah selesai, mereka pun bersiap untuk pulang sembari mengantri untuk absen pulang terlebih dahulu, saat mengantri Mira mengecek ponselnya untuk melihat apakah ada pesan atau tidak selama dia bekerja, setelah mengecek ternyata dirinya memiliki pesan yang belum terbaca Mira pun bergegas buka pesan tersebut takutnya jika pesan itu adalah pesan penting untuknya.


Setelah membuka pesan tersebut ternyata dari mamahnya, sontak Mira sesegera mungkin membaca pesan yang dikirim untuk dirinya, saat membaca Mira pesan itu, sontak Mira terkejut karena mamahnya memberi kabar bahwa papahnya saat ini sedang sakit.


    Mira langsung saja balas pesannya, “sudah di periksakan ke dokter belum mah? Kalau belum segera diajak untuk periksa dulu, biar cepat tahu papah sakit apa”, balas Mira pada mamahnya, “iya, rencana hari ini mau ke klinik untuk periksa agar tahu papa sakit apa”, balas mamahnya. “2 hari lagi Mira pulang kerumah mah, jadi besok kalau Mira sudah pulang papa biar Mira yang rawat”, balas Mira. “Iya Ra, kalau besok mau pulang hati – hati di jalan, nggak usah ngebut dan fokus saja ke jalan jangan melamun papah kan masih ada mamah yang ngerawat”, balas mamahnya menasehati.


Mira pun langsung absen terlebih dahulu karena sudah gilirannya untuk absen, setelah selesai semuanya Mira bergegas untuk mengambil motor yang berada didalam parkiran untuk pulang ke kostnya. Setelah selesai mengambil motor Mira un berpamitan dengan sahabat – sahabatnya untuk pulang duluan karena Mira sudah sangat ingin menelepon orang tuanya untuk memastikan keadaan papahnya.


    Sahabat – sahabatnya berpesan pada Mira untuk hati – hati di jalan, karena ini sudah malam dan bertepatan dengan jam pulang dari kantor dan industri, “Ra apa tidak sebaiknya minta di antar saja pada Ridwan?”, tanya Siska yang khawatir pada sahabatnya itu, “ahh tidak usahlah Sis”, jawab Mira, “malu aku apalagi kost ku kan dekat dari sini aku naik motor sendiri nggak apa – apa kok, tenang saja kan juga sudah biasa”, jawab Mira meyakinkan Siska.


Yuuukkkkk selalu ikutin terus ceritanya ya ??? Pasti akan semakin seru nantikan kelanjutannya ya..... jangan lupa untuk terus support agar dapat mengembakan ceritanya lebih menarik...

__ADS_1


__ADS_2