Kisah Kehidupan Mira Si Cantik

Kisah Kehidupan Mira Si Cantik
Bab 20 | Kabar Kecelakaan Jesica


__ADS_3

Mereka memarkirkan motor terlebih dahulu, setelah itu Ridwan mengajak Mira untuk memilih menu ditempat makan itu, “mau pesan llauk apa Ra?”, tanya Ridwan pda Mira, “emmm, apa ya bentar deh Wan aku lihat – lihat dulu bentar”, jawab Mira. Setelah melihat – lihat ada apa saja Mira akhirnya tahu akan memesan apa, “aku pesan bebek goreng tapi gorengnya agak kering, tempe, dan tahu”, kata Mira pada penjualnya, “aku pesan ayam goreng dan tahu saja”, kata Ridwan pada penjualnya, setelah selesai memilih lauk mereka melihat – lihat akan duduk dimana. “Mau duduk dimana Wan”, tanya Mira pada Ridwan, “tempat duduk yang lesehan saja biar lebih enak nanti buat ngobrolnya”, jawab Ridwan, penjualnya menghampiri mereka untuk bertanya “permisi, mau minum apa ya mas mbak?”, tanya penjual itu, “teh panas saja dua ya mas”, jawab Ridwan mewakili Mira, “oh baik mas, ditunggu dulu sebentar ya”, jawab penjualnya.



Kemudian Ridwan membuka obrolan dengan Mira, “gimana Jesica sahabatmu, sudah ada kabarnya belum?”, tanya Ridwan untuk membuka obrolan dan mencairkan suasana, Mira hanya diam dan menggelengkan kepalanya tanda bahwa Jesica belum membalas pesannya, “ya sudah, jangan terlalu kepikiran biar kamu tidak sakit lagi kayak kemaren itu”, kata Ridwan. “Ya nggak mungkin kalau nggak kepikiran gimana Wan, soalnya dia itu sahabat yang baik dan selalu menolong aku Wan”, jawab Mira pada Ridwan, “iya aku juga tahu kok Ra, tapi ya gimana belum ada kabarnya juga, kalau tidak coba kamu kirim pesan ke Rani, soalnya Jesica dan Rani itu dekat banget jadi pasti tahu”, usul Ridwan.


    “Oh iya ya, kenapa aku tidak kepikiran ya”, kata Mira menyetujui pendapat Ridwan, “coba aku kirim pesan ke Rani supaya aku juga tahu kabarnya Jesica”, jawab Mira sembari mengeluarkan ponselnya dari dalam tasnya. “Bentar ya Wan, aku coba kirim pesan dili ke Rani dulu”, jawab Mira meminta izin, “iya tidak apa – apa kok Ra, santai saja kayak sama siapa saja”, jawab Ridwan. Langsung saja Mira mengirim pesanke Rani, “gimana Ran sudah ada perkembangannya belum?”, tanya Mira pada Rani melalui pesan, sembari menunggu balasan dari Rani yang sedikit lama, ternyata lamongan yang mereka pesan sudah selesai dimasak dan diantarkan dimeja mereka.


Karena telah diantarkan, mereka pun memutuskan untuk menikmati makanan yang telah dihidangkan itu terlebih dahulu, “ya sudahlah, yuk kita makan dulu Wan, karena makan itu lebih penting”, ajak Mira, saat melihat nasi bebek yang dia pesan lengkap dengan sambal yang telah tersaji diatas meja, dan mencium aroma makanannya Mira sangat tergiur dan tergoda untuk segera mengambil dan memasukkannya ke dalam mulutnya. Dan saat masuk ke dalam mulutnya mata Mira sangat berbinar langsung, “wuih, ini enak banget Wan rasanya”, kata Mira yang senang menikmati makanan yang enak, “nah, benar kan apa yang aku katakan tadi, lamongan disini tuh enak dan bumbu ungkepnya pas dan wangi”, jawab Ridwan. “Benar banget "endul tak kendul – kendul" mantap bebek gorengnya sama sambalnya juga mantep pedes nya joss banget!!”, komentar Mira seakan – akan reviews makanan.


    “Kamu sering kesini Wan?”, tanya Mira, “ya kalau dibilang sering kesini ya nggak juga Ra, tapi aku dan temen – temen sih biasanya makan kesini kalau makan bareng karena disini enak daripada yang lain yang pernah kami coba”, kata Ridwan, “mantap deh sambalnya ini enak poll pedes nya pas, wahh aku tidak menyesal deh makan disini”, jawab Mira. “Besok ajak saja sahabat – sahabatmu makan bersama disini Ra, aku yakin mereka pasti ketagihan hahahahaha”, jawab Ridwan sembari tertawa, “iya deh besok aku coba ajak mereka kalau tidak terlalu sibuk dan waktunya pas.

__ADS_1


“Oh iya, gimana sudah di balas belum pesan kamu dari Rani?”, tanya Ridwan ditengah – tengah makan mereka, “ah iya baru ingat, coba aku cek dulu sudah di balas belum”, jawab Mira menghentikan sejenak makannya untuk mengecek ponselnya. Saat mengambil ponselnya Mira ternyata ada satu pesan masuk dan langsung saja Mira buka pesan dari siapa itu, ternyata pesan dari Rani dan saat di buka dan membacanya “Jesica sudah balas pesannya”, balas Rani untuk pesan Mira. “Jesica lagi Ra, makanya tadi tidak masuk kerja”, imbuh Rani, setelah mengetahui kabar Jesica sedang sakit, Mira bergegas membalas pesan Rani. “Jesica itu sakit apa? Apa kamu sudah tahu sakitnya? Kalau sudah tahu kabarin aku ya”, balas Mira pada Rani.


    “Gimana sudah tahu Jesica kenapa?”, tanya Ridwan ke Mira, “iya aku sudah tahu, ternyata Jesica lagi sakit tapi sakit apa aku tidak tahu”, jawab Mira. “Ya sudah, besok coba deh kamu dan sahabat – sahabatmu kerumah Jesica biar kalian tahu dia sakit apa”, kata Ridwan memberi saran pada Mira, “iya betul juga katamu Wan, makasih ya sudah selalu ada buat dan selalu perhatian sama aku”, jawab Mira, “iya sama – sama Ra”, jawab Ridwan ikut merasa lega.


    “Yuk kita habiskan dulu makanannya, setelah ini aku antar kamu pulang soalnya sudah malam juga”, kata Ridwan mengajak untuk melanjutkan makan mereka, karena saking asyiknya ngobrol tanpa terasa jam sudah akan menunjukkan pukul setengah sembilan. Setelah selesai makan, mereka mendekati penjualnya untuk membayar makanan yang telah mereka nikmati, “semuanya jadi berapa Bang?’, tanya Ridwan, “totalnya semua lima puluh ribu mas”, jawab penjual lamongan itu. Setelah Ridwan selesai membayar mereka langsung mengambil motornya diparkiran depan tempat makan, Mira yang sudah menunggu Ridwan diatas motornya dan siap untuk pulang, “yuk, sekarang aku antar kamu pulang dulu Ra, soalnya sudah malam nggak baik kalau cewek pulang sendirian dan berbahaya juga”, kata Ridwan.


    “Apa tidak ngerepotin kamu, kalau nganterin aku dulu?”, tanya Mira, “tidak kok Ra, aku malah senang bisa ngantar kamu dulu dan aku juga takut kamu kenapa – kenapa kalau kamu ulang sendirian”, jawab Ridwan. “Makasih banget ya, kamu sudah perhatian dan peduli banget sama aku”, jawab Mira, “iya Ra, sama – sama, yuk ulang keburu tambah malam”, ajak Ridwan.


    “Iya Wan, hati – hati dijalan ya”, jawab Mira kepada Ridwan. “Iya kalau itu pasti kok kamu juga jangan lupa bersih – bersih dulu dan jangan tidur terlalu malam ya Ra”, jawab Ridwan mengingatkan. Kemudian Mira masuk gang menuju kost nya dan segera memakirkan motornya dulu serta tidak lupa untuk mengunci motornya agartidak di ambil oleh pencuri, sesudah itu Mira mengambil kunci kamar kost untuk masuk.


    Sesudah masuk, Mira langsung merebahkan dulu tubuhnya diatas kasur dan sembari mengambil ponsel yang ada di dalam tas untuk mengecek apakah Rani membalas pesannya tidak.

__ADS_1


Saat membuka ponselnya ternyata Rani membalas pesan dari Mira, langsung saja Mira buka isi pesan dari Rani, “Jesica kemaren itu kecelakaan Ra, jadi sekarang dia di rawat dirumah sakit”, balas Rani didalam pesan tersebut, Mira yang membaca balasan dari Rani sangat terkejut sekaligus sedih mengetahui sahabatnya kecelakaan sekarang dirawat dirumah sakit.


    Mira langsung membalas pesan dari Rani, “gimana kalau besok kita kerumah sakit Ran, untuk jenguk Jesica? Nanti aku yang ngabarin Siska juga, terus mau ketemu jam berapa besok ? Aku tunggu kabarnya ya”, balas Mira. Lalu Mira mengirim pesan ke Siska, “kamu sudah tidur belum ya Sis? Ada kabar yang kurang bagus dari Jesica, kalau belum tidur balas ya pesan aku? Aku tunggu!”, kata Mira dalam pesannya pada Siska.


Sambil Mira menunggu balasan dari Rani dan Siska, Mira bersihin badannya dulu agar jika tidurnya lebih nyaman, setelah selesai membersihkan badannya langsung Mira mengambil ponsel melihat apakah ada balasan dari mereka. Saat membuka ada dua pesan bergegas Mira buka satu persatu pesan tersebut, yang pertama buka pesan dari Siska, “aku belum tidur say kenapa ya? Oh ya, Jesica kenapa? Jadi penasaran aku”, kata Siska dalam balasan pesannya.


    Kemudian Mira membalas pesannya, “Jesica sekarang di rumah sakit dia habis kecelakaan makanya tadi tidak masuk kerja”, balas Mira. Lalu Mira membuka pesan satunya lagi ternyata dari Ridwan dan Mira langsung buka isi chatnya, “kamu sudah tidur belum? Terus sudah dapat kabar belum dari Rani tentang Jesica?”, kata Ridwan mengabari dan menanyakan sahabatnya Mira. Mira bergegas membalas pesannya “aku belum bisa tidur dan aku sudah dapat kabar dari Rani tentang Jesica kok Wan”, balas Mira pada pesan Ridwan.


    Kemudian ada pesan masuk dari Siska dan Mira membaca isinya “hah!! Yang bener Jesica kecelakaan terus sekarang lagi di rumah sakit? Kamu dapat info dari mana ya? Kamu tidak bercanda kan Ra?”, balas Siska yang terkejut mendengar kabar mengenai Jesica yang Mira sampaikan.


Yuuukkkkk selalu ikutin terus ceritanya ya ??? Pasti akan semakin seru nantikan kelanjutannya ya..... jangan lupa untuk terus support agar dapat mengembakan ceritanya lebih menarik...

__ADS_1


__ADS_2