Kosong!

Kosong!
PROLOG


__ADS_3

Menuju Sekolah


Di pagi hari yang begitu cerah, awal semua orang memulai segala aktivitasnya dengan mengerjakan sesuatu yang membuatnya bahagia.


Terlihat seorang anak remaja perempuan berjalan memakai kaos seragam sekolah putih biru dan terus melangkah berjalan hingga ke persimpangan lampu lalu lintas.


Hai, Namaku Mira Wijayanti, yang biasa disapa Mira. Aku anak kelas 7 SMP di salah satu sekolah negeri yang ada di Jakarta.


Hari ini merupakan hari yang begitu ganjil menurutku, dimana lembaran baru selama 3 tahun ke depannya akan aku dedikasikan di sekolah ternama yang ada kota ini.


Di Sekolah


Suara teriakan terdengar dari belakang cukup keras berusaha menyapaku dan rupanya dia adalah teman kecilku.


"Hey selamat pagi, untuk siswa yang ada di hadapanku ini" sapa siswa cantik tiba-tiba memukul bahuku dari belakang.


(Nabila Amelia, teman SD-ku yang mendaftar di sekolah ini juga dia anaknya paling aktif)


Mira terus berjalan tak menoleh melihatnya kebelang karena berhasil mendunga kalo dia adalah Nabila.


"Eh kamu, emang siapa juga yang bilang ini sudah siang" kata Mira terbelalak kaget terus aja melangkah menghiraukan keberadaan Nabila.


Nabila membalas sikap dingin Mira dengan candaanya yang receh berlari hingga didepan Mira.

__ADS_1


"Hahha iya tau, kan cuma becanda. Gimana sih" Nabila tertawa sekencang-kencangnya dengan nada khas sedikit cemperengnya.


(Nabila ini anak yang pintar, cantik, tidak bisa diam ditempat, banyak bicara, suka ngegosip, dan dari dulu sampai sekarang hobbi-nya tak berhenti mengganggu orang lain terlebih aku yang setiap hari terus datang membully-ku)


Mira mulai heran melihat tingkah Nabila yang hari ini begitu riang gembira membuatku jadi makin penasan olehnya.


"Eh kenapa? jangan bilang lu kesambet setan ya? Ato apa sih?" melihat tingkah aneh Nabila dibuat Mira semakin penasaran.


Nabila yang memiliki kebiasaan seperti itu tak seperti biasanya bertingkah lebih aneh dihari ini dengan memasang senyuman mautnya.


"Jelas ada dong, Nabila ketinggalan info? Lah nanti infonya yang datang nyariin gue" jawab Nabila mulai memasang wajah anehnya.


Mira yang semakin penasaran akan informasi itu terus berusaha memancing Nabila segera memberitahukan segala info kepadanya.


"Dapat info apa sampai sebahagia ini? pasti dapat duit segepok yah?" kata Mira semakin penasaran dibuat Nabila akhirnya mencoba menebaknya dengan sendiri*


"Wadidaw santai sist, sabar sabar. Nabila ada disini dan pastinya semua urusan jadi rebes, upsst beres" saking bahagianya Nabila hanya kembali melucu menyombongkan dirinya lagi.


Dengan kelakuan Nabila yang seperti itu Mira semakin penasaran dan terus memancingnya agar segera membocorkan info itu ke Mira.


"Apaan sih Nabila, makin tambah penasaran aja" kata Mira semakin serius menatap Nabila dengan wajah sinisnya.


Sudah puas bercanda ke Mira akhirnya Nabila segera memberitahu Mira akan informasi itu tanpa ada keraguan yang terpintas dibenak.

__ADS_1


"Iya begini Mira, tadi pas Nabila pergi cari info dipapan pengumuman disana ternyata sudah ada info tentang pembagian kelas angkatan" Nabila santai sedikit greget terbata-bata.


Mira yang masih belum mengerti akan hal itu kembali bertanya balik ke Nabila berusaha ini itu agar Nabila menyampaikannya sekaligus.


"Terus, terus? cepat dong Nabila" melihatnya Nabila yang terus bercanda Mira pun semakin penasaran dan terus bertanya.


Seketika Nabila pun ingin melanjutkan semua itu namun diselah penyampaiannya diganggu sama hadirnya seorang lelaki yang katanya ia tipe ideal seorang Nabila Amelia.


"Jadi segera Nabila cek nama dong, ternyata.. wah itu dia ada malaikatku.. yang tiba dengan selamat" Nabila pun berhenti berbicara terus melihat ada lelaki tampan lewat di depannya.


Panas terik matahari mulai seiras dengan apa yang dirasakan Mira selama bersama Nabila disini membuatnya semakin gerah akibatnya.


"Anak ini mulai lagi deh, lu kenapa lagi? seru Mira mulai kesal melihat Nabila sahabatnya yang satu ini sepertinya rada miring.


Nabila yang hanya berfokusnya sama cowok itu tak mendengarkan ucapan Mira yang ada disampingnya lagi.


"Mira coba lihat disana deh, cowo ganteng itu, iya yang berjalan itu tuh sepertinya bakal jadi pacar pertama gue deh disini karena dia kini mencuri hatiku ini" ucap Nabila kegeeran lalu tersipu malu penuh keyakinan.


Mira yang masih penasaran akan informasi itu terus memancing Nabila mencoba agar segera diberitahukannya.


Bersambung.


Okey, next..

__ADS_1


(For teman-teman) : "Jangan lupa baca, like, komentar dan vote sebanyak-banyaknya agar aku makin semangat meng-update cerita setiap hari". Terima Kasih.


(Pokonya sukses terus buat kita semua)


__ADS_2