Kosong!

Kosong!
Kelas Favorite


__ADS_3

Lapangan Basket


Nabila yang tiba-tiba melihat seorang cowo lewat dihadapannya mulai senyum tersipuh malu sambil melihat cowo tampan itu.


"Apa sih Nabila? cowo yang mana sih? ga ada tau ini cewe semua dan juga disekolah kita ini memang terkenal siswa-siswinya yang keren jadi wajarlah kalo keren semua, Nabila dasar kamu ini" berusaha membuat Nabila tersadar Mira segera menggetik perut Nabila.


Akhirnya dengan kemampuan Mira membuat Nabila mulai tersadarian akan kejadian yang barusan namun masih terus berusaha untuk meyakinkan Mira kalo cowo itu ganteng.


"Aduh sakit tau masa lu ga liat sih? Mira itu dia yang berjalan masuk menuju kantin tuh, Mira dengerin Nabila, kelak dia pasti bakalan jadi malaikat pelindungku" ucap Nabila mulai tersipu malu dihadapan siswa-siswi lewat.


Kebosanan akhirnya mulai menimpah Mira yang tak ingin mendengarkan omongannya mengenai perihal cowo itu.


"Iya okey, serah lu aja" ucap Mira mulai risih juga pasrah melihat Nabila yang masih dalam pengaruh cowo yang dimaksudnya.


Mira pun berjalan meninggalkan tempat yang Nabila masih termenung disana, sesaat telah menyadari Mira pergi akhirnya Nabila kembali tersadarkan akan Mira yang mulai pergi.

__ADS_1


"Aduh Mira tungguin Nabila dong ini, tadi kita dah sampai dipembicaraan apa Mira?" Nabila pun mulai sadar berlari mengejar Mira yang cukup lumayan jauh meninggalkan Nabila.


Mira tak menoleh namun cuma bisa berjalan agak pelan menyadari Nabila rupanya sudah ada dibelakang mengejarnya.


"Iya sampai dicek kelas dan ternyata sudah cuma sampe disitu aja doang" Mira berusaha mengingatkan Nabila dengan nada kesalnya.


Setelah berlarian menyusul Mira berada jauh didepan, Mira pun segera berhenti jalan agar Nabila dapat mengambil napas panjang.


"Hahha, maap maapkan Nabila abis tadi ada cowo ganteng sih tiba-tiba muncul jadinya ga terlalu fokus deh" Nabila tertawa namun terus meminta maap ke Mira.


Mengakui semua kesalahannya yang terusan membuat Mira kesal tadi akhirnya Nabila bisa istirahat sejenak menunggu perminta maafan diterima oleh Mira.


"Eh ternyata kita sekelas lagi berada di kelas yang sama yaitu di kelas 7.3 walaupun senior bilang ga terlalu unggulan sih paling tidak sudah termasuk kelas unggulan kok" ucap Nabila begitu bahagia menjelaskan ke Mira.


Mendengar ucapan Nabila barusan mengenai Mira kembali sekelas dengannya Mira sempat syok mendengar hal itu dan kembali bertanya.

__ADS_1


"Apa? sekelas lagi? masa? tamatlah aku" Mira menghembuskan napas panjang masih tidak percaya akan hal itu terulang kembali.


Kegembiraan yang memang tampak terlibat diwajah Nabila berbanding terbalik dengan Mira yang terlihat agak kecewa akan hal itu.


"Ada apa? pasti lu bahagia juga kan sama aku juga" canda Nabila yang terdengar sembarih tertawa bahagia semua siswa melihat kami.


Mira berupaya agar menahan sedikit kesalnya agar membuat Nabila nyaman tak melihatnya namun sepertinya diketahui oleh Nabila.


"Ini gapapa kok lagian Mira cuma tanya aja kalo begitu ayo kita pergi mencari kelas kita biar mendapat bangku depan" Mira bergegas menarik tangan Nabila berjalan pergi mencari kelas 7.2 yang tempatnya ada dipertengan.


"Ayo" seruan Nabila teriak terus berjalan cepat mencari kelasnya yang rupanya ada dilurusan kelas 7.1 dan 7.3 tepat dipertengan lapangan.


Bersambung.


Okey, Next..

__ADS_1


(For teman-teman) : "Jangan lupa baca, like, komentar dan vote sebanyak-banyaknya agar aku makin semangat meng-update cerita ini setiap harinya". Terima Kasih.


(Pokoknya sukses terus buat kita semua)


__ADS_2