
Dalam Kelas
Pembelajaran mulai dan telah usai waktunya semua siswa berjalan pulang menuju rumah yang sedari tadi semua siswa menunggunya.
Semua mendengar bel bersiap merapikannya dan itu agar segera meninggalkan dan pulang ke rumah kediamannya masing-masing.
"Akhirnya kita semua sudah bisa pulang, hari ini sangat melelahkan" Nabila sedari tadi dah tak nyaman duduk ditempat duduknya.
Mira dan Puput mendengarkan ucapan Nabila barusan mengetahui jelas melihat Nabila kini telah berubah menjadi kesal segera pergi.
"Iya, ayo pulang" Puput berdiri siap pulang
Mira, Nabila, Puput melangkah meninggalkan kelas.
"Kalian ga mau ikut bareng aku? pak Ridwan supirku bentar lagi datang, kalian ikut aja yah biar nanti diantar". *Puput menunggu supirnya*
"Puput gapapa, lagian jemputan kami juga bentar lagi datang kok". *Nabila dan Mira memberitahu*
"Siapa? kalo boleh tau?". *Puput penasaran*
"Ayah aku, katanya dia bentar lagi akan datang kok Ayah sudah ada di jalan". *Nabila memberitahu*
"Terus Mira? kamu gimana?". *Puput menunjuk Mira*
"Ayahnya sibuk jadi ga sempat jemput, jadinya Mira terus bareng aku kalo pulang sekolah". *Nabila menjelaskan Puput tersenyum*
"Ayah Mira kerja apaan? sampai-sampai dia ga bisa jemput Mira?". *Puput semakin penasaran*
"Ayah Mira salah satu guru di sekolah SMA ternama di Jakarta, beliau guru Matematika disana dan katanya sebentar lagi bakal jadi kepala sekolah". *Nabila memberitahu*
__ADS_1
"Ooiya, pantas saja kalo begitu". *Puput jadi mengerti*
"Okey kami duluan yah Puput, soalnya aku sudah dijemput itu". *Nabila menunjuk mobil ayahnya*
"Baiklah kalo begitu, sampai jumpa besok". *Puput melambaikan tangannya*
"Iya dahhh". *Nabila dan Mira bergegas jalan menuju mobil*
Di Rumah
Pulang ke rumah, bagaikan berjalan sejauh 10 km menggunakan tongkat dan kaki yang pincang.
Mira segera berbaring diatas kasurnya, baju seragamnya pun masih melekat erat di tubuh, ini karena Mira sudah tak sanggup menahan lelah dan akhirnya tertidur.
"Huffft, hari yang sangat melelahkan". *Mira segera berbaring menghempaskan tubuhnya diatas kasur empuknya*
"*Sssttt". *Mira tertidur
Dalam Kelas
Pembelajaran mulai dan telah usai waktunya semua siswa berjalan pulang menuju rumah yang sedari tadi semua siswa menunggunya.
Semua mendengar bel bersiap merapikan ini dan itu agar segera meninggalkan dan pulang ke rumah masing-masing.
"Akhirnya kita semua sudah bisa pulang, hari ini sangat melelahkan" Nabila sedari tadi dah tak nyaman duduk ditempat duduknya.
"Iya, ayo pulang". *Puput berdiri siap pulang*
Mira, Nabila, Puput melangkah meninggalkan kelas.
__ADS_1
"Kalian ga mau ikut bareng aku? pak Ridwan supirku bentar lagi datang, kalian ikut aja yah biar nanti diantar". *Puput menunggu supirnya*
"Puput gapapa, lagian jemputan kami juga bentar lagi datang kok". *Nabila dan Mira memberitahu*
"Siapa? kalo boleh tau?". *Puput penasaran*
"Ayah aku, katanya dia bentar lagi akan datang kok Ayah sudah ada di jalan". *Nabila memberitahu*
"Terus Mira? kamu gimana?". *Puput menunjuk Mira*
"Ayahnya sibuk jadi ga sempat jemput, jadinya Mira terus bareng aku kalo pulang sekolah". *Nabila menjelaskan Puput tersenyum*
"Ayah Mira kerja apaan? sampai-sampai dia ga bisa jemput Mira?". *Puput semakin penasaran*
"Ayah Mira salah satu guru di sekolah SMA ternama di Jakarta, beliau guru Matematika disana dan katanya sebentar lagi bakal jadi kepala sekolah". *Nabila memberitahu*
"Ooiya, pantas saja kalo begitu". *Puput jadi mengerti*
"Okey kami duluan yah Puput, soalnya aku sudah dijemput itu". *Nabila menunjuk mobil ayahnya*
"Baiklah kalo begitu, sampai jumpa besok". *Puput melambaikan tangannya*
"Iya dahhh". *Nabila dan Mira bergegas jalan menuju mobil*
Di Rumah
Pulang ke rumah, bagaikan berjalan sejauh 10 km menggunakan tongkat dan kaki yang pincang.
Mira segera berbaring diatas kasurnya, baju seragamnya pun masih melekat erat di tubuh, ini karena Mira sudah tak sanggup menahan lelah dan akhirnya tertidur.
__ADS_1
"Huffft, hari yang sangat melelahkan". *Mira segera berbaring menghempaskan tubuhnya diatas kasur empuknya*
"Sssttt". *Mira tertidur*