
*****
Mira berencana tak mau ikut liburan bersama semuanya namun melihat Nabila, Sarah, Adit, Putera memaksa Mira untuk pergi kesana dan akhirnya Mira ikutan
Ayah Suhi dan ibu Arah menyetujuinya untuk kesana, Fathur dan Puteri CS pun ikutan pergi juga akhirnya semua pergi.
Hari yang di tentukan telah tiba, semua siswa sepakat berkumpul di sekolah. Mira Nabila ini telah janjian ke rumah Mira.
*****
Nabila datang menuju di rumah Mira, ayahnya tak bisa mengantar ke sekolah karena urusan dadakan di kantor, ayah Suhi yang mengantar ke sekolah nantinya.
"Assalamualaikum. Mira, ayo kita pergi liburan ke luar kota". *Nabila teriak memanggil Mira*
"Waa'alaikum salam, iya masuk ke dalam dulu Nabila ini Mira terus mau mengambil barang di kamar dulu". *Mira senyum menarik Nabila masuk dalam rumah*
"Iya Nabila akan masuk, lagian bersiapnya kok lama banget dasar Mira ini". *Nabila senyum terus melangkah masuk ke dalam rumah*
"Hahha ga ini cuma mau pergi di kamar ambil koper dan tas Nabila, itu aja terus kita pergi di antar ayah ya?". *Mira terus tersenyum pada Nabila lalu bergegas pergi kamar*
"Baik untukah kalo begitu, lagian ayah Nabila juga ga bisa antar ke sekolah ini hari katanya ada meeting dadakan di kantor". *Nabila lalu senyum ke Mira*
"Eh ternyata sudah ada nak Nabila? Nabila ga diantar sama ayah? kenapa?". *ayah Suhi lalu muncul dan menanyakan ayah Nabila*
"Iya om, ayah ga sempet anterin Nabila kata ayah ada meeting dadakan di kantor jadi ayah menyuruh Nabila kesini untuk berangkatnya bareng Mira". *Nabila tersenyum menjelaskan ayah Suhi*
"Ooh gitu, kirain ayah Nabila keluar kota ga bisa datang mengantar Nabila ke luar kotanya ternyata begitu". *ayah Suhi melihat Nabila*
"Hahha, ga kok om ini cuman karena masalah bisnis aja di kantor jadi ga bisa anterin Nabila ke sekolahnya". *Nabila tersenyum ke ayah*
"Baiklah nak Nabila coba kue buatan tante ya? apakah enak ato tidak? jujur ya". *ibu Arah lalu muncul membawa kue mentega ke Nabila*
"Ummh kue buatan tante emang enak banget, Nabila baru tau kalo tante bisa membuat kue seenak ini". *Nabila tersenyum menggombal ibu Arah*
"Aduh, nak Nabila biasa aja tante malu jadinya hahha". *ibu Arah tertawa tersipu malu*
"Tante ini lucu deh, Nabila bilang beneran kue ini enak kok jadi malu gitu harusnya itu tante bangga dong bukannya malu hahha". *Nabila terus tersenyum melihat ibu Arah seperti itu*
"Baiklah, tante akan menyombongkan diri ini seperti saran Nabila ke tante". *ibu Arah terus tertawa membalas ibu Arah*
"Hahha tante ini, tapi tan kok Mira lama bener diatas apa jangan-jangan Mira pingsan lagi". *Nabila tertawa memberitahu ibu Arah*
"Sebenartar, tante cek dulu di kamar Mira ya? tante akan segera kembali". *ibu Arah pergi ke kamar Mira*
*****
(Kamar)
*****
"Mira perasaannya kok, kaya tidak mau pergi kesana ya? firasat apa ini? astagfirullah". *Mira berbicara sendiri dalam kamar*
"Mungkin ini hanyalah firasat aneh Mira pasti juga bakalan hilang sendiri". *Mira melanjut perkataannya dalam hati menjawab*
"Huffft, Bismillah". *Mira senyum keluar dari kamar membawa koper*
"Eh ada ibu, ada apa ibu?". *Mira bertanya ibu Arah yang berada depan kamar Mira*
"Ga kak, ibu cuma ingin memeriksa Mira, apa semuanya baik-baik aja?". *ibu Arah melihat Mira dengan penuh cemas*
"Iya ibu semua baik-baik aja kok malahan ini Mira sudah ga sabar pergi liburan kesananya kapan lagi kan". *Mira tersenyum ke ibu Arah yang terlihat masih bingung*
"Ooh gitu, sini kak ibu bantu bawain barang ke bawa lagian ayah juga sudah siap mengantar Mira ke sekolah". *ibu Arah tersenyum terus merangkul Mira untuk ke ruang keluarga*
"Baiklah ibu, ayo". *Mira mencongak melihat ibu Arah disampingnya*
*****
(Ruang tamu)
*****
"Hallo semua, kakak sudah siap berangkatnya pergi liburan". *Mira tersenyum bersama ibu Arah*
"Wah kakak, cantik banget". *adek Nisa dan Ifa melotot melihat Mira*
"Iya kak". *adek Ifa tersenyum*
"Hahha adek bisa aja, jangan gombalin kakak seperti itu kan kakak jadi malu". *Mira malu melihat ke depan*
"Hahha". *semua tertawa*
*****
Mira membawa komper dan tas cukup besar kesana, karena katanya kami akan menginap selama 5 hari lamanya.
Mira bersiap berangkat, lalu berpamitan sama ibu Arah, adek Nisa dan Ifa beranjak pergi dari rumah bersama ayah Suhi dan Nabila.
****
"Ibu, adek, Mira berangkat dulu yah? adek Ifa dan Nisa jangan nakal di rumah tolong jagain ayah dan ibu". *Mira tersenyum melihat pada Nisa dan Ifa*
"Iya kak, siap". *adek Nisa mengangguk tanda setuju dengan Mira*
"Kakak kesana tinggal berapa hari?". *adek Ifa sedih bertanya pada Mira*
"Kakak sepertinya menginap disana sampai 5 hari lamanya dek, memangnya kenapa dek?". *Mira tersenyum melihat semuanya*
"Wah, kok lama banget". *adek Nisa sedih*
"Iya adek, ini kan liburan sekolah jadi bukan kakak yang nentuin itu tapi pihak sekolahnya". *Mira mencoba menjelaskan ke Adek*
"Baiklah kak, jangan lupa makan dan tidur yah kak?". *adek Nisa tersenyum mengingatkan*
"Okey, kakak pastinya makan dan tidur banyak di sana adek supaya kakak juga cepet pulang kesini ketemu adek, hahha". *Mira tertawa*
"Hahha". *semua tertawa*
"Baik, Ibu, Nisa dan Ifa kakak berangkat yah? inget pesan kakak Mira". *Mira tersenyum ke Nisa dan Ifa*
"Baik kak, siap". *adek Nisa dan Ifa tersenyum bersalim ke Mira*
"Iya kakak hati-hati disananya, jaga kesehatan juga". *ibu Arah cemas memperingati*
"Ayo kakak, kita pergi dan barangnya taruh aja dibelakang". *ayah Suhi membuka pintu*
"Siap ayah". *Mira membuka pintu belakang*
"Mira yang ini juga, hati-hati". *Nabila segera pergi memberikan kopernya di Mira*
"Okey". *Mira tersenyum*
"Baiklah ibu, kakak pergi sekarang yah? kalo pun rindu tinggal telpon ke kakak aja. Daah". *Mira masuk ke dalam mobil*
"Iya nak, sampai jumpah". *ibu Arah senyum melihat Mira pergi*
"Daah". *semua*
*****
(Sekolah)
*****
Semua angkatan Mira telah berkumpul berada disana, Adit, Sarah, Putera, Fathur, Arya, Puteri CS sudah ada didepan bus menunggu lainnya yang belum datang.
Jam sudah menuju ke jam 14:00, yang berarti tinggal 30 menit lagi akan berangkat menuju ke tempat Villa itu.
*****
"Mira kita kesana yah? itu Sarah, Adit, Putera sudah ada disana". *Nabila menunjuk Sarah yang sudah ada didepan bus*
"Ooiya, ayo kita kesana. Ayah sini biar Mira yang membawanya pergi kesana". *Mira lalu memegang koper ingin ke Sarah*
"Ga usah kak, sini biar ayah aja yang bawanya kesana". *ayah Suhi melepas tangan Mira*
"Baik, ayah mari kita kesana barkumpul teman lainnya disana". *Mira memegang ayah pergi kesana bertemu dengan lainnya*
"Eh, coba lihat itu Mira dan Sarah dah datang". *Fathur menunjuk ke arah Mira dan Sarah*
"Ooiya, ada om Suhi juga". *Putera tersenyum melihat kedatangan ayah Suhi dan Mira*
"Mira ternyata cantik banget, memakai kaosan seperti itu". *Adit tersenyum fokus ke Mira*
__ADS_1
"Hahha, Adit baru sadarnya sekarang kemarin itu lu kemana aja". *Sarah menertawai Adit*
"Hai semua, kami datang". *Nabila tersenyum ke teman semua*
"Eh ada om suhi, apa kabar om? tante, adek Ifa dan Nisa juga?". *Putera nyapa bertanya kabar keluarga Mira*
"Ada nak Putera, alhamdulillah kami keluarga sehat". *ayah Suhi tersenyum melihat semua*
"Hallo om, namaku Fathur sahabat Adit Putera juga, senang bisa melihat om disini". *Fathur tersenyum berjabak tangan*
"Ooiya saya om Suhi, ayahnya Mira semua ini pasti temannya Mira kan?". *ayah Suhi terus tersenyum mengarah ke semua*
"Iya om, aku Arya, ini Puteri kebaranya Putera lalu ini Anita, Eva dan juga Puput". *Arya ikut tersenyum memperkenalkan yang lainnya*
"Hai om". *semua tersenyum*
"Kalian berangkatnya emang jam berapa, biar om pergi mencari makanan dulu kalo masih lama". *ayah Suhi menawarkan makanan*
"Ga usah om, lagian tinggal 15 menit lagi kita semua akan berankat dan Sarah membawa banyak makanan juga di tas". *Sarah terusan menunjuk tasnya yang berisi makanan*
"Baiklah, kalo begitu om pulang dulu yah? om minta tolong ke Adit dan Putera tolong jagain kakak disana". *ayah Suhi meminta bantuan*
"Iya om, pasti Adit dan Putera akan berusaha untuk menjaga Mira disana". *Adit tersenyum ke ayah Suhi*
"Putera juga, om tenang aja". *Putera ikutan tersenyum melihat semua*
"Okey, kalo begitu om Suhi pulang yah? kakak dan semuanya, om pulang sekarang". *ayah Suhi tersenyum bergegas ke mobil*
"Daah ayah". *Mira tersenyum melambaikan tangan ke ayah Suhi*
"Baik om hati-hati". *Adit senyum melambai tangan ke ayah Suhi*
"Hati-hati om". *semua*
*****
Ayah Suhi kembali pulang ke rumah, semua masih menunggu untuk berangkat kesana.
*****
"Mira, nanti kita duduknya bersebelahan yah? ga boleh nolak lagi". *Adit senyum menatap Mira*
"Ciee, Sarah nanti disana sepertinya kita bakal jadi obat nyamuk lagi deh". *Nabila tertawa ke Sarah dan lainnya*
"Iya Dit, baiklah". *Mira tersenyum tanda Mira menyetujuinya*
"Iya, hahha sabar aja lagian siapa suruh juga kita ga punya pacar". *Sarah ikutan tertawa*
"Gapapa Nabila kan ada Farhur". *Fathur terus menatap Nabila*
"Iya, aku gapapa kok kan ada Fathur". *Nabila tersenyum melihat Fathur*
"Adeh, dasar kalian ini ga usah drama deh, ini juga satu kegenitan amat". *Anita sinis terus melihat Nabila*
"Hahha dasar cewe centil". *Eva menertawai Nabila dan Sarah*
"Biairin aja yang penting bahagia daripada lu semua ga". *Nabila tertawa ke semua*
"Hahha". *semua tertawa*
*****
Pemberitahuan!!
*****
(Segera masuk ke bus, sebentar lagi bus akan pergi melaju. Bus ini beda dengan bus lainnya karena bus ini biasa hanya memiliki 2 tempat duduk, bus ini memiliki 3 tempat duduk.
*****
"Harap masuk ke dalam bus, karena bus ini berangkat dalam beberapa menit lagi cepat masuk dan mencari tempat duduk". *Arya teriak tegas mengarahkan siswa*
"Baik". *semua*
"Ayo, semua naik dan hati-hati jangan berebut semua dapat tempat duduk kok". *Adit teriak ikut mengarahkan siswa*
"Oiya awas jaga jarak, jangan sampai terjatuh dan ketindis kan sakit". *Fathur memberitahu seluruh siswa*
"Hati-hati". *
"Baik". *semua*
*****
*****
Mira dan Adit duduk dibagian tengah, sebelah kanan dekat jendelah namun tempat duduk di sebelah Adit masih kosong belum ada siswa.
*****
"Adit, kita duduk disini aja yah? biar Mira yang duduk jendelah itu biar lebih adem gapapa iya kan Dit?". *Mira tersenyum memohon agar dia Adit menyejui permintaan Mira*
"Ooh iya gapapa Mira, ayo kita duduk disitu di tempat yang Mira maui itu". *Adit tersenyum membawa Mira pergi*
"Terus di sebelah Adit siapa? kosong gitu? lah bagaimana biar Mira panggil Sarah aja duduk disitu daripada kosong". *Mira tersenyum lalu mengode Sarah*
"Ga ah, Sarah maunya duduk di belakang Mira aja bareng Nabila". *Sarah duduk sama Nabila dibelakang Adit dan Mira*
"Ooh gitu, ya udah gapapa biar tempat duduk diisi dengan siswa lainnya". *Adit nyolot pada Sarah yang menolak ajakan Mira*
"Hahha, dasar Adit ngambekan". *Sarah terus ngeledek Adit yang kesel*
"Biarin". *Adit ngambek menutup percakapan*
"Hahha". *semua tertawa*
*****
Sarah dan Nabila duduk di belakang Mira dan Adit tiba-tiba Puteri CS tiba Puteri terus duduk di sebelah Adit yang masih kosong itu.
*****
"Adit, disini masih kosong?" *Puteri bertanya sama Adit yang duduk di sebelah Mira*
"Iii iya, disini emang masih kosong". *Adit lalu santai memberitahu Puteri*
"Gapapa untuk gabung kan?". *Puteri kembali bertanya balik agar disetujui Adit*
"Iya, lagian juga ga ada larangan kan?". *Adit sinis melihat Puteri duduk disampingnya*
"Baik, kami bertiga akan duduk di depan yah? biar lebih dekat dengan Puteri juga". *Puput, Eva dan Anita menunjuk tempat duduk*
"Okey kalian disitu aja, kalau pun ada masalah langsung bilang ke Puteri ". *Puteri sok pintar memberitahu semua*
"Baik Puteri". *Anita, Puput dan Eva duduk*
*****
Mira, Adit duduk bertiga di tempat duduk yang sama dengan Puteri. Mira Adit terganggu ada Puteri disebelah Adit. Adit Mira memilih diam, melihat pemandangan yang indah dan dengar lagu yang diputar Mira pakai headset.
*****
(Perjalanan)
*****
"Adit coba liat di bagian kiri kita deh sangatlah indah kan?". *Puteri memulai percakapan ke Adit yang sibuk melihat Mira*
"Ooh gitu". *Adit cuek menjaga jaraknya sama Puteri tanpa melihat kearah Puteri*
"Adit, Adit kok jawabnya singkat amat, Puteri kan mau cerita banyak sama Adit?". *Puteri sinis melihat Adit dingin ke Puteri*
"Jawabnya harus bagaimana lagi? teriak apa? bagaimana?". *Adit nyolot kepada Puteri yang terus mencari topik pembahasan ke Adit*
"Hahha, ada yang kasihan dicuekin sama Adit dasar ga tau diri". *Nabila tertawa ke Puteri*
"Apa? lu bilang Puteri yang ga tau diri? lu kali yang ga tau dirinya". *Eva nyolot ke Nabila*
"Iya nih, kalo punya mulut harus di pikir dulu kalo bicara jangan suka bicara sembarangan lagi". *Anita ribut memberitahu ke semua*
"Ussst, jangan ribut-ribut lagi kasihan teman kita yang mau istirahat terganggu ada kalian ribut disani". *Arya memberitahu ke semua*
"Iyaiya, Nabila diam". *Nabila tutup mulut tak berbicara lagi*
__ADS_1
"Ssztttt". *semua diam*
*****
Adit tiba-tiba kaget, melihat kepala Mira jatuh ke bahu Adit. Mira tertidur terus mendengar musik sholawat yang Mira dengarkan sedari tadi menggunakan headset.
Adit lalu memperbaiki pose kepala Mira yang agak miring dan mengambil stu headset dari telinga Mira yang ternyata ia baru sadar lagu yang didengar Mira semua shalawat.
*****
"Mira kasihan, Mira pasti sangat lelah sampai tertidur seperti ini". *Adit memperbaiki pose kepala Mira yang agak miring ke bahu Adit*
"Mira sangat menyukai lagu-lagu di hapenya, sampai menikmati tidurnya seperti itu banget. Adit semakin penasaran tentang lagu favorite Mira, Adit juga mau mendengarnya bersama". *Adit mengambil salah satu headset Mira*
"Astaga ternyata memang bener, Mira sangat langkah, mendengar lagu shalawat sehingga hingga tertidur lelap kek gini, mas sya Allah". *Adit tersenyum salut ke Mira yang tidur*
*****
Adit Mira, menikmati lagu shalawat bersama hingga tertidur lelap disampingnya.
*****
"Adit? mau makan cemilan? kebetulan Puteri bawa banyak kok?". *Puteri memberi krupuk ke Adit yang telah tertidur bersama Mira*
"Ooh gitu Mira ini beneran berani banget main berduaan sama Adit, sosweet lagi. Puteri jadi obat nyamuknya sangat menjijikkan". *Puteri mulai irih melihat Mira sangat ke dekat Adit*
"Baiklah, Puteri akan merebut Adit kembali ke Puteri. Awas yah? apa pun itu dan bagaimana caranya akan Puteri lakukan biar Adit kembali tunggu aja". *Puteri mulai tak tahan melihat Mira lebih dekat ke Adit*
*****
Mira terbangun melihat Adit sudah tertidur di sebelah Mira dan memakai headset yang Mira pakai bersama Adit. Mira awalnya senang tapi melihat Puteri masih disebelah Adit, Mira jadi ga mood lagi.
Adit pun terbangun, mobil bus pun langsung terhenti yang katanya kami sudah sampai di Villa desa yang letak penginapannya berada di desa indah.
*****
"Semua bangun, kita sudah sampai di Villa ini harap siswa laki-laki turun menurunkan agar segera menurutkan semua tas". *Arya teriak memerintahkan semua*
"Alhamdulillah kita sampai di Villa juga, wah indah banget". *Sarah bangun lalu berdiri di dalam bus*
"Mira ternyata sudah bangun? Adit kira belum hahha abis tadi Mira tertidur sangat lelap sih". *Adit tertawa mengolok Mira tersenyum*
"Apa? Mira dari tadi bangun kali sebelum Adit bangun melihat Mira. Adit juga tidurnya lelap banget sampai ga berani banguninnya". *Mira tersenyum melihat ke Adit*
"Ooh gitu, Adit mengira Mira baru bangunnya sekarang hehhe maap maap". *Adit lalu ikut tersenyum melihat Mira tersenyum*
"Ayo, kita segera turun untuk mencari semua barang milik kita". *Arya memberi arahan*
"Iya, jangan pacaran lagi kan Sarah jadi iri hati melihatnya". *Sarah tertawa ke semua*
"Hahha sabar, ada banyak kok yang persis kek Sarah jadi cukup sabar aja". *Nabila tertawa menertawakan Sarah*
"Hahha". *semua tertawa*
*****
Semua koper dan tas diturunkan dari bus, langsung masuk ke dalam villa penginapan.
*****
"Wow indah banget, jujur aja Mira baru lihat tempat secantik ini". *Mira tersenyum melihat disekitar dipenuhi tumbuhan berwarna hijau*
"Mira iya ini tidak seperti dugaanku, malah ini melebihi dari luar perkiraan Sarah ini sungguh sangat keren". *Sarah takjub melihat kiri dan kanan yang sangat indah*
"Biasa aja kelles, kalian ini bagaikan anak dari kampung aja baru keluar ke kota hahha dasar anak kampumg". *Anita menyinggung Mira, Nabila dan Sarah*
"Ooh gitu, iya anak kota yang elit". *Nabila lalu membalas dengan sindiran ke Puteri CS*
"Emmang gitu kok". *Puteri tersenyum*
"Hahha". *Puteri CS tertawa*
"Serah lu pada anak kota". *Sarah tertawa liat Adit dan Mira tersenyum*
"Biarkan mereka, jangan diurusin lagi bentar tambah pusing tau". *Putera memberitahu Mira, Sarah dan Nabila.
"Iya, kita masuk aja melihat daftar yang sudah diatur Arya yang katanya telah ditempel ruang tamu". *Fathur tersenyum memberitahu*
"Okey, mari kita semua masuk". *Nabila terus tersenyum dihadapan Fathur*
"Koper dan tas Mira, biar Adit yang bawain ke dalam. Mira masuk aja untuk beristirahat". *Adit mengambil koper dan tas Mira bergegas masuk ke dalam villa*
"Ga usah Dit, Mira bisa sendiri kok". *Mira lalu menarik koper dan tas kembali*
"Ooiya udah, biar koper Adit yang bawa Mira bawanya tas aja". *Adit tersenyum memberi tas ke Mira*
"Adit tolong bawain koper Puteri juga dong kan ini berat tau". *Puteri datang memberikan tas dan kopernya ke Adit*
"Enak aja, tangan Adit cuma ada dua tau kalo 10 pasti Adit akan semua barang teman kita". *Adit tertawa memperlihatkan tangannya ke Puteri disampingnya*
"Ih Adit kok gitu, tapi kan Puteri ga bisa untuk bawa masuk sendiri". *Puteri teriak memberi Adit tas dan koper milik Puteri*
"Iya Puteri, sana suruh Puteri CS aja bantuin lu Adit masih banyak pekerjaan". *Adit segera masuk ke dalam bersama Mira*
"Hahha kasihan". *Nabila Sarah tertawa*
"Ih dasar kalian semua". *Puteri kecewa lihat Adit lebih memilih Mira daripada Puteri*
"Sudah sudah, sini biar kakak aja yang bawain Puteri tas dan kopernya. Puteri masuk dalam aja". *Putera datang membawa tas dan koper Puteri masuk ke dalam*
"Ga usah, Puteri bisa sendiri kok dan ga butuh bantuan kakak lagi. Puteri sudah dewasa tau". *Puteri segera masuk membawa barangnya*
*****
(Ruang tamu)
*****
Semua berkumpul melihat pembagian kamar yang tertempel di dinding ruang tamu, semua dalam sekamar berjumlah 8 orang.
Mira, Sarah, Nabila, Puteri, Puput, Anita, Eva dan Ayu semua sekamar bersama, membuat Puteri CS jengkel melihat Mira, Nabila Sarah.
Adit, Putera, Arya, Fathur, Kevin, Anton, Adam dan Syam sekamar semua di kamar A paling awal, kamar Mira di kamar paling ujung yang samping kiri.
*****
"Harap tak ada protes tentang pembagian ini, kita harus kompat biar tak ada perkelahian di antara semua". *Adit memerintahkan setuju*
"Aa Arya, Nabila eh ga jadi". *Nabila tertawa tak mau memberitahu protesnya*
"Iya, ada apa Nabila? Nabila keberatan? bilang ke Fathur aja nanti Fathur yang akan ke Arya". *Fathur tersenyummenghampiri Nabila*
"Ga jadi Fathur, hehhe lupakan aja". *Nabila terus tersenyum malu melihat Fathur*
"Ada apa? kalian berdua ini Nabila dan Fathur sangat aneh". *Sarah mulai curiga ke Nabila*
"Hahha ga ada kok, kalian belum saatnya aja tahu". *Fathur tertawa memberitahu Sarah*
"Tahu? tahu apa Fathur? tahu tempe? hahha". *Nabila mencoba mengelak pertanyaan Sarah agar tak muncul banyak pertanyaan lagi*
"Iya, kangen makan tahu aja gara-gara bahas tahunya jadi laper ini". *Fathur tersenyum lalu memegang perutnya yang sedari tadi belum sempat makan di rumahnya*
"Ooiya, semua pergi ke kamar membereskan kamar sampai bersih nanti setelah magrib semua turun untuk makan bersama". *Arya memberitahu ke semua siswa*
"Baik". *semua pergi kamar*
*****
Mira, Sarah, Nabila, Ayu dan Puteri CS pergi ke kamar membereskan semuanya. Begitu pula Adit, Arya, Putera, Fathur, Kevin, Anton, Adam dan juga Syam pergi ke kamar semua.
Adit, Putera, Fathur dan Kevin tina-tiba datang pergi ke kamar F bertemu Mira, Nabila lainnya mengajak untuk pergi keluar jalan-jalan.
*****
(Kevin termasuk sahabat Adit namun berbeda kelas dengan Adit jadi jarang berkumpul ada waktu berkumpul bersama, Kevin di kelas 8.2 bersampingan persis dengan kelas Mira)
(Anton termasuk anak pengurus Osis sekelas bersama Kevin jadi sedikit akrab dengan Adit dan juga lainya, Anton cenderung bersama anak Osis lainnya)
(Ayu teman sekelas Mira, Sarah, Nabila tapi tak begitu akrab dengan Mira. Ayu juga cantik, manis dan pintar sayangnya Ayu tak pandai dalam mencari teman persis Mira)
(Adam sepupu Anita juga anak Osis, pintar, kaya dan tampan. Adam sedikit pendiam, jadi Adam juga bertetangga dengan Kevin lebih banyak bicara sama Kevin)
*****
__ADS_1
(For teman-teman) : "Jangan lupa baca, like, comment dan vote yang sebanyak-banyaknya agar aku makin semangat untuk meng-update cerita ini setiap harinya".
(Pokoknya sukses terus untuk kita semua)..