Kosong!

Kosong!
Perkenalan 2


__ADS_3

Tanpa adanya pembicaraan lagi ibu Riska lalu kembali bertanya akan hal penting yang akan disampaikan ke semua siswa-siswi 7.2 disini.


"Baiklah kalo begitu, kan ada dari teman kita yang masih belum mengerti bagaimana cara untuk memperkenalkan diri" kata ibu Riska tiba-tiba terhenti karena ingin bersin.


Setelah terhenti menunggu bersinnya keluar namun bersin itu tak mau keluar jadi semua siswa terlihat menahan tawanya melihat ibu Riska bertingkah aneh didepannya setelah itu kembali melanjutkan omongannya.


"Jadi apakah masih ada di antara kalian yang ingin maju ke depan untuk memberi contoh?" kata ibu Riska tegas menegaskan ucapannya.


Mendengar itu tiba-tiba seorang siswa cantik berdiri mengangkat tangannya dengan wajah sambil tersenyum.


"Saya ibu biar aku aja yang memulainya" ucap salah seorang siswa kelas perempuanku lalu naik berdiri kedepan ruangan.


Ibu Riska mempersilahkan semua siswa pun bersorak sambil menepuk tangannya melihat seorang perempuan cantik itu naik kedepan.


"Baik, maka untuk semuanya diharapkan diam dan tolong agar memperhatikan teman kalian yang diatas ini" melihat situasinya ibu Riska tegas berjalan kearah semua siswa berisik.


Semua siswa terdiam mulai takut melihat ibu Riska mulai berjalan menghampirinya segera anak perempuan ini memperkenalkan diri.


"Baik, apa kabar semua? perkenalkan namaku Puput Hardiani, bisa dipanggil Puput dan saya juga anak dari bapak kepala sekolah, senang bisa bertemu dengan kalian" membuka mulut memperkenalkan diri hanya itu yang Puput dilakukan sambil tersenyum lebar.


(Puput Hardian ini siswa yang cerdas dalam bidang perhitungan terkhusus matematika, cantik, pintar, imut, rajin, sedikit rewel dan anak dari pak Wahyu Kurnia S.Pd yang juga kepala sekolah kami)

__ADS_1


Siswa-siswi yang baru mendengar akan hal itu menambah keruh suasana dengan makin ribut disepanjang pengenalan Puput.


Sssstttttt


"Wow, berarti dia ini anak kepala sekolah yang katanya sangat cerdas matematika itu hingga pernah mewakili siswa SD/sederajat" Nabila terhenti bicara sampe terpukau melihat Puput sekarang ada dihadapannya.


Nabila yang masih belum percaya akan dapat sekelas dengan Puput terdiam sejenak terus melanjut omongannya lagi.


"Dan katanya yah dia menjuarai tingkat Kota/Provensi itu" lanjut Nabila lebih menyanjung Puput yang masih ada berdiri didepan kelas.


Mendengar hal itu akhirnya Nabila berdiri lagi ingin kembali mengajukan percayaan kepada Puput yang terlihat begitu santai didepan.


"Putput, boleh bertanya?" ucap Nabila senyum berdiri sambil mengangkat tangannya.


"Iya boleh kok, silahkan" jawab Puput sambil mempersilahkan Nabila bertanya lagi.


Dengan penuh keyakinan sekaligus semakin penasaran akhirnya Nabila memberanikan diri dan segera memberitahu Puput.


"Apakah benar kamu yang menjadi perwakilan olimpiade matematika SD/sederajat ketingkat kota/provensi dan berhasil menang itu?" kata Nabila mulai bertanya memastikan ke Puput.


Mendengar itu Puput tersenyum memegang kepalanya melihat Nabila yang mulai kembali duduk ditempat duduknya.

__ADS_1


"Hehhe itu benar memang aku, alhamdulillah hari itu aku dapat memenangkannya dengan hasil olimpiade matematika terbaik" Puput hanya membalasnya tersenyum tanpa ragu.


Semua yang mendengar itu akhirnya kembali bersorak meneriaki kehebatan Puput begitu cerdas dalam bidang matematika.


"Wah, keren" semua menepuk tangan.


Melihat tingkah semua siswa, ibu Riska cepat berdiri tersenyum menegur sapa semuanya dengan segera lanjut pengenalan diri.


"Okey karena Puput Hardiani teman baru kita telah memperkenalkan diri juga memberikan contoh didepan barusan" kata ibu Riska terus berdiri sambil tersenyum berhenti berbicara.


Ibu Riska yang berhenti berbicara mengetes semua siswa, setelah beberapa saat semua mulai terdiam ibu Riska pun melanjutnya.


"Maka ibu selanjutnya akan menunjuk satu/satu siswa dan kini menunjuk Nabila diluan" seru ibu Risna tersenyum menunjuk Nabila agar segera naik keatas memperkenalkan diri.


Semua bersorak riah mendegar panggilan itu tertujuh pada Nabila yang segera bangkit dari tempat duduknya bersiap naik keatas.


Bersambung.


Okey, next..


(For teman-teman) : "Jangan lupa baca, like, komentar dan vote sebanyak-banyaknya agar aku makin semangat meng-update cerita setiap hari". Terima Kasih.

__ADS_1


(Pokonya sukses terus buat kita semua)


__ADS_2