Kosong!

Kosong!
Berpetualang


__ADS_3

*****


(Dalam Villa)


*****


Para siswa masuk ke dalam kamar mereka untuk beristirahat, agar besok siap memulai acara berikitnya.


*****


"Nabila sudah ga sabar untuk ikutan pergi ke acara berikutnya besok yang lebis seru dari ini". *Nabila tersenyum memikirkan hari ini akan berlalu begitu cepat*


"Iya Sarah juga, andai kita anak Osis pastikan kita mengetahui acara berikutnya ga semakin penasaran deh". *Sarah tersenyum membuka segera pintu kamar F*


"Mau gimana lagi, hahha siapa suruh dulu kita menolak tawaran baik Arya yang mau memilih kita menjadi anggota Osis". *Mira tersenyum masuk dalam kamar*


"Sudah, yang berlalu biarlah berlalu mau apa lagi kan sudah terlambat apa lagi masa kita akan segera berakhir juga". *Ayu tersenyum melihat Mira, Sarah dan Nabila tersenyum*


"Baik, Anita bocorin sedikit yah? besok adalah berpetulang jadi besok pagi kita akan pergi ke hutan mencari benda biru sebanyak-banyak yang kita bisa dapatkan". *Anita tersenyum memberi bocoran ke semua*


"Ooh gitu, berarti besok itu seru banget dong wah jadi ga sabar untuk besok paginya". *Eva tersenyum mendangar penjelasan Anita*


"Wow Nabila juga mau tidur sekarang biar besok pagi bangunnya kepagian untuk segera pergi untuk berpetualang". *Nabila tersenyum mengambil bantal dan selimut*


"Sarah juga, ini kesempatan langkah buat kita untuk pergi berpetulang lagi kan ini jarang banget iyakan?". *Sarah tersenyum menarik selimutnya*


"Iya nih, ga boleh disiain lagi, mari kita semua tidur agar besok pagi badan kita menjadi feet terlebih Mira yang kakinya lagi sakit semoga besok sudah enakan". *Ayu tersenyum lihat Mira sudah berbarik diatas kasurnya*


"Iya mudah-mudahan aja, ayo semuanya tidur good night all". *Mira tersenyum mulai tidur*


"Good nigt". *semua tidur*


*****


(Kamar A)


*****


"Arya, besok pagi ada kegiatan apa? senam? ato apa?". *Fathur penasaran memberitahu ke Arya, sibuk membagi kelompok untuk besok*


"Ooh gini, kegiatan besok pagi kita itu adalah pergi masuk ke hutan untuk berpetualang dan mencari bendera biru sebanyak-banyaknya". *Arya memberitahu Fathur dan semua*


"Terus, apakah pembagiannya kita yang milih kelompok sendiri atokah sudah ditentukan?". *Adit bertanya serius ke Arya soal pembagian kelompok besok*


"Ditentuin, ini Arya lagi sibuk untuk meng-loot hasilnya besok lihat kelompok kalian semua". *Arya tersenyum fokus membagi kelompok*


"Wah keren dong, jadi ga sabaran untuk besok pergi berpetulang mudah-mudah Fathur satu kelompok dengan Nabila lagi". *Fathir tertawa sendiri menarik selimutnya*


"Iya, Kevin juga semoga aja besok bisa satu sekelompok dengan Sarah juga". Kevin terus tersenyum memikirkan kejadian barusan*


"Hahha, kalian ini kek baru pacaran aja terus kenapa kalo tadi lu ga keterima sama Sarah lo mau bunuh diri?". *Adit tertawa lalu mengolok Kevin dihadapannya*


"Ga juga, ga mau apa-apa deh yang penting Sarah dah tau itu lebih dari cukup buat Kevin". *Kevun tersenyum senyendiri ke Adit*


"Idih lebbay banget lu Vin sok kuat, bilang aja kalo pun tadi ga keterima malu-maluin ngeles mulu hobby lu". *Anton tertawa tak bisa tahan tawa lagi ikutan mengolok Kevin*


"Iya, itu juga nomor 2-nya". *Kevin tersenyum melihat kesemua*


"Hahha". *semua tertawa*


"Baguslah, sana kalian semua tidur lagian ini dah mau jam 12 besok pagi cepetan bangun subuh biar bisa menyiapkan segala sesuatu diluar Villa". *Arya memberi perintah segera pergi tidur*


"Okey". *semua diam mulai tidur*


*****


Pagi telah menyambut siang untuk muncul, semua siswa sudah bersiap lanjut kegiatan berikutnya.


*****


(Luar Villa)


*****


"Semua sudah berkumpul disini kan? segera kita akan melakukan kegiatan berikutnya". *Arya berteriak tegas memerintah segera kumpul*


"Okey siap". *semua bersamangat*


"Jadi karena semua sudah siap, maka segera berkumpul dengan kelompok masing-masing yang setiap kelompok terdiri 10 orang". *Arya teriak menunjuk ke papan pengumuman*


"Baik". *semua bergegas melihat ke papan pengumuman*


*****


Segera mencari dan berkumpul kelompoknya tanpa ada yang berbuat masalah ato protes.


kelompok 1 (elang) bersama Arya/ketua, anggota: Mira, Kevin, Puteri, Ayu, Eva, Anton, dan lainnya.


kelompok 2 (merpati) bersama Adit/ketua, anggota: Sarah, Nabila, Fathur, Putera, Puput, Anita, Adam dan lainnya sampai kelompok ke terakhir yang terdiri 4 kelompok.


*****


(Regu Merpati)


*****


"Loh, kok kita berpisah dengan Mira lagi? kan kaki Mira lagi sakit?". *Nabila melihat Mira di regu elang memakai tongkat*


"Mau gimana lagi ini semua sudah ditentukan Arya jadi mau ga mau kita harus menghargai keputusannya". *Sarah menghelah napas lalu membuangnya perlahan*


"Arya isin bertanya? apakah Adit bisa pindah? kasihan Mira kakinya lagi sakit, boleh kan?". *Adit mengangkat tangan memberitahu Arya*


"Setuju, isinkan Adit pindah kelomlok bareng Mira aja kami gapapa kok walaupun hanya ber-9 orang aja". *Sarah membantu Adit*


"Iya Arya, soalnya kakinya Mira sakit takutnya diperjalan nanti dia kenapa-kenapa lagi". *Adit khawatir*


"Maap Dit, ini semua sudah ditentukan jadi ga ada yang bisa merubah keputusan ini lagi dan juga disini ada Arya, Kevin, Anton, teman lain yang akan menjaga Mira nantinya". *Arya lalu menegaskan keputusan yang Arya buat*


"Adit gapapa kok, biarkan Mira pergi bersama kelompok ini lagian disini juga banyak orang yang akan menolong Mira jika nantinya terjadi sesuatu di perjalanan". *Mira tersenyum terus mengangguk melihat kelompok Adit*


"Ooh gitu baiklah". *Adit lesuh mencoba kuat melihat Mira menggunakan tongkat samping Ayu dan berjalan pelan-pelan*


"Baiklah karena semua sudah siap, maka kita akan memulai petualang ini dari 5 menit ke depannya, dengarkan baik-baik yah? semua harus mengutamakan keselamatan regu juga kerjasama". *Arya teriak memberi semangat*


"Siap". *sorak semuanya*


*****


Adapun aturan yang harus diikuti setiap regu atau kelompok yakni :


(1) Pertama : Setiap regu atau kelompok harus mengutamakan keselamatan setiap tim dan terus bekerjasama,


(2) Kedua : Setiap regu atau kelompok harus mengumpulkan bendera biru ketika melewati setiap jalanan yang ada sebanyak mungkin.


(3) Ketiga : Ketua regu harus melihat petunjuk yang ada disetiap jalan agar tidak tersesat di jalan nantinya.


(4) Keempat : Harap ketiga aturan itu harus di jalankan dengan baik tanpa ada kesalahan.


*****


Berpetualangan segera akan di mulai, semua kelompok mengikuti arahan ketua kelompok dan segera memencar berlainan arah.


*****


"Baik harap semua mengikuti aturan yang ada dan memperhatikan semua petunjuk". *Arya tersenyum melihat ke arah semua kelompok*


"Siap". *semua*


*****

__ADS_1


Regu elang/Arya menuju ke arah utara,


Regu merpati/Adit menuju ke arah timur,


Regu garuda/Dodit menuju ke arah barat,


Regu ketilang/Farel menuju ke arah selatan.


*****


"Okey, kita mulai berpetualang dalam hutan ini ingat semua kelompok harus mengutamakan keselamatan juga kerjasama". *Arya senyum di depan memberitahu setiap kelompok*


"Baiklah". *semua*


"Mira nanti diperjalanan hati-hati yah? jangan sampai terjatuh lagi". *Adit menatap Mira lalu bersiap-siap untuk jalan bersama regu elang*


"Adit iya, Mira akan baik disana kok Adit harus fokus aja sebagai ketua kelompok elang juga Mira janji ga merepotkan orang disini". *Mira tersenyum melihat ke Adit yang menatapnya*


"Okey, akan Adit percayakan semua ke Mira tapi kalo pun nanti Mira ada apa-apa bilang ke Kevin dan Anton aja disana mereka sedia tuk membantu Mira kok". *Adit tersenyum tunjuk Kevin dan Anton disebelah Mira*


"Iya Dit, tenang aja kami berdua ada disini tuk membantu Mira kok jadi jangan terlalu dipikir aja Adit juga harus fokus sama regu elang". *Kevin tersenyum membanggakan dirinya*


"Hahha iya Dit, kami ada disini kok jadi jangan khawatirkan Mira lagi". *Anton ikutan senyum melihat ke Adit*


"Okey, kalian jaga Mira disana awas kalo Mira kenapa-kenapa disana maka Adit ga maafkan Kevin dan Anton". *Adit tersenyum memukul bahu Kevin juga Anton*


"Baiklah, siap". *Kevin Anton tersenyum*


"Okey, kita mulai sekarang untuk semua harus mengucapkan basmalah dulu agar dijalan kita dimudahkan segala urusan". *Arya tersenyum mengucap basmalah*


"Bismillahirrahmanorrohim". *semua*


"Dahhh". *semua melambaikan tangan pergi untuk memulai dan memencar*


*****


Diperjalan Mira terus bersama dengan Ayu karena memang Mira lebih akrab ke Ayu aja dibanding harus bersama dengan Puteri CS.


*****


(Regu Elang)


*****


"Semua jalan perlahan aja, ga boleh ada yang berpisah". *Arya melihat Mira berjalan dengan kaki pincang menggunakan tongkat*


"Pelan aja Mira kita gapapa kok kalo berada di belakang, biar Ayu temenin Mira". *Ayu terus menunduk berjalan lambat bersama Mira*


"Jangan Ayu, aku gapapa kok kalo pun jalan cepat lagian kan ada Ayu disini nemenin Mira dibelakang". *Mira tersenyum lalu memegang tongkat*


"Okeoke, tapi tetap harus hati-hati aja ya awas jangan terjatuh lagi". *Arya mulai cemas lihat Mira yang berjalan terus*


"Mira gapapa kok, ini juga masih kuat jalannya jadi semua ga usah khawatirin Mira". *Mira tersenyum agar terlihat lebih kuat dihadapan semua team kelompok elang*


"Mira beneran gapapa? kalo pun sekarang masih sakit kita bisa kok istirahat sebntar dulu, iya kan Arya?". *Kevin mulai cemas melihat Mira kelelahan*


"Kevin ini Mira beneran gapapa, kalo pun Mira mulai lelah pasti Mira akan memberitahu semua". *Mira mengangguk meyakinkan tim*


"Baiklah, hati-hati aja". *Anton berbalik meliat Mira jalan dibelakang Arya*


"Eh coba lihat disana deh, bukannya bendera itu bendera yang kita cari sekarang". *Kevin menunjuk arah bendera biru ke semua*


"Ooiya, itu sana benderanya ada diatas pohon itu Arya". *Puteri menunjuk ke bendera biru di atas pohon*


"Betul, Kevin cepat kita segera mengambilnya dan mengumpulkan lebih banyak lagi kalo mau menang". *Arya bersemangat berlarian ke depan pohon bersama Kevin dan Anton*


"Ayo". *semua menjawab*


"Pelan-pelan aja Mira". *Ayu memegang Mira dari samping*


"Iya, ini Mira pelan-pelan kok Ayu". *Mira terus tersenyum melihat Ayu ada disampingnya*


"Terima kasih ya? selama ini terus membantu Mira yang lagi kesusahan, Mira seneng Ayu terus berada disamping Mira". *Mira senyum lalu memeluk Ayu*


"Iya sama-sama Mira, Ayu seneng kok bisa menolong Mira sampai didetik ini lagian kan kita memang tetanggan jadi harus seperti ini". *Ayu tersenyum memeluk erat Mira*


"Hehhe". *semua tertawa*


*****


(Regu Merpati)


*****


Team merpati terlihat begitu fokus mencari bendera biru, namun Adit terus saja cemas memikirkan Mira ada di regu elang.


*****


"Adit? kok diam? cepetan berikan kami juga perintah kita semua juga mau menang ini". *Sarah menegur Adit yang ada disebelahnya terlihat begitu cemas*


"Iya Dit, masa kita sudah melalui ini sampai sejauh ini tapi ga dapat kemenangan kan jadi tersiakan". *Nabila membenarkan perkataan Sarah ke Adit*


"Adit, fokus dong kita harus menang ini". *Fathur memukul bahu Adit dari belakang*


"Bagaimana dengan keadaan Mira? apakah Mira baik-baik aja? kalo ga gimana? kasihan". *Adit cemas mengkhawatirkan Mira yang ada dikelompok elang*


"Adit, Mira pasti baik-baik kok disana lagian ada Kevin, Anton, Arya yang akan menjaganya kalo pun Mira kenapa-kenapa di jalan". *Sarah mencoba terus menenangkan Adit*


"Adit harusnya melarang Mira untuk tidak ikut berpetualang aja, bukann meminta Arya untuk memindahkan Adit gabung kelompok mereka


bodohnya Adit ini". *Adit terus menyalahkan dirinya sendiri karena membiarkan Mira ikut*


"Adit, tenang Dit semua akan baik-baik aja kok Puput juga yakin kalo Mira pasti bisa kuat". *Puput tersenyum mencoba menenangkan Adit yang terus memikirkan keadaan Mira*


"Terus kalo Mira kenapa-kenapa? maka Adit tak tau harus berbuat bagaimana disini". *Adit menyesal menyuruh Mira ikutan petualang*


"Adit ga usah terlalu dipikiran Dit, Putera yakin Mira pasti akan aman kok bersama Arya juga Kevin dan Anton". *Putera menenangkan Adit yang masih belum fokus dengan permainan*


"Iya Dit, semua pasti menjaga Mira dengan baik kok". *Nabila dan Fathur bersamaan* :)


"Semoga aja yah? okey kalo begitu kita semua harus bersemangat mendapatkan itu bendara biru sebanyak mungkin agar menyelesaikan misinya dengan cepat". *Adit selaku ketua di kelompok merpati memberi perintah*


"Siap, laksanakan". *semua serentak*


"Adit, coba liat disana deh, bukannya bendera biru itu?". *Nabila menunjuk ke atas batu*


"Mana, dimana? kok Fathur ga bisa melihat itu bendera, dibatu mana?". *Fathue bertanya tak melihat letak bendera biru di atas batu*


"Fathur itu disana, dibatu besar yang itu sana. Masa ga bisa lihat sih". *Nabila senyum terus memegang tangan Fathur menunjuk ke batu besar letak bendera biru berada*


"Ooh itu, Fathur baru melihatnya maap tadi ga bisa fokus karena ada Nabila terus disamping Fathur hahha". *Fathur tersenyum melihat ke Nabila lalu ke letak bendera ibu*


"Hahha". *semua tertawa*


"Ooiya benar itu dia benderanya, ayo kita pergi sekarang menghilangnya dan mengumpulkan banyak lagi bendera biru itu". *Adit tersenyum memberi kembali perintah*


"Let's go". *semua*


*****


(Regu Elang)


*****


"Kalian ga mau istirahat apa? kaki Eva mulai keram ini". *Eva merungkuk mengambil napas panjang lalu menghembuskan perlahan*


"Aduh lelah sekali, kok jalan terus kaki Puteri juga jadi peggel ini, ufftttt". *Puteri berhenti segera duduk tak berjalan didepan lagi*


"Istirahatnya sebentar lagi Puteri lihat Mira aja terus jalan yang kakinya pincang masa Puteri yang kakinya sehat tak mau jalan lagi". *Arya berbalik melihat Mira dibelakangnya*

__ADS_1


"Itukan Mira lagi, Mira terus dan lagi lagi terus Mira yang dipikirkan oleh banyak orang. Aduh sebenarnya Mira memakai apasih? semuanya terus memperhatikan Mira". *Puteri berbicara dalam hati melihat ke belakang ada Mira*


"Hahha, Puteri punya ide licik nih Mira tunggu yah pembelasan Puteri akan segera datang". *Puteri menggangguk berniat jahat ke Mira*


*****


Puteri berencana untuk membuat tersandung Mira sehingga terjatuh dengan merentangkan kaki Puteri ke hadapan Mira.


*****


"Awww kaki Mira sakit lagi". *Mira terjatuh lagi karena ulah Puteri yang tiba-tiba merentangkan kakinya pas ke arah Mira*


"Astaga ada Mira, aduh Mira Puteri minta maap tadi ga memperhatikan Mira yang sudah didepan Puteri ". *Puteri mengelak biar tak dicurigai*


"Ya ampun maapkan Ayu, Ayu tadi juga tak sengaja melepas pegangan tangan Mira sungguh Ayu tak bermaksud seperti itu Mira". *Ayu meminta maap ke Mira karena merasa bersalah*


"Ini bukan salah Ayu kok, ini karena Mira aja yang tadi tergesah-gesah jadi terjatuh deh". *Mira menenangkan Ayu yang terus merasa dirinya bersalah*


"Mira kenapa? kaki Mira sakit lagi? yang mana sebelah kanan lagi?". *Kevin khawatir melihat Mira kembali terjatuh*


"Iya Mira, kaki yang mana? sini Anton lihat lagi biar cepet diobatin". *Anton ikutan cemas liat keadaan Mira langsung drop kembali*


"Iya, kaki Mira mulai terasa sakit lagi padahal kan perjalanan kita mencari bendera masih jauh". *Mira menjerit kesakitan melihat Kevin, Ayu dan Anton cemas dihadapanya*


"Sekarang Mira ga bisa jalan lagi? kalo begitu sini Arya gendong Mira kembali ke Villa". *Arya melihat Mira tak bisa melanjutkan perjalanan lagi*


"Kok gitu tapi Arya Mira ga mau Mira bisa kok ini, Ayu sini ambilkan Mira tongkat lagi". *Mira berusaha menolak Arya, segera mengambil tongkat dari Ayu*


"Mira ini tongkatnya, tapi beneran gapapa kan jangan mengelak Mira kalo memang tak bisa berjalan lagi ntar kami Mira tambah parah". *Ayu terpaksa memberikan tongkat ke Mira*


"Ayu, Mira gapapa kok pasti Mira bisa Awww".


*Mira tersenyum perlahan berdiri tapi kembali terjatuh lagi karena sudah tak sanggup untuk berdiri*


"Jangan memaksakan diri Mira, sini naik ke punggung Arya aja daripada Mira terjatuh seperti ini lagi pasti akan lebi sakit". *Arya melihat dan terus meyakinkan Mira*


"Tapikan Mira ga mau naik". *Mira berteriak tak mau digendong sama Arya*


"Cepat naik aja Mira, jangan berpikiran terlalu lama lagi kasihan teman-teman team lainnya pasti mau segera pulang juga". *Anton terus


membantu Mira berdiri sama Ayu disamping*


"Mira ayo, cepetan naik biar Kevin dan Anton nanti menjelaskan semua ini sama Adit yang terpenting kita semua pulang dulu". *Kevin menyuruh Mira untuk segera digendong Arya*


"Mari kesini Mira, gapapa kok Adit juga pasti akan mengerti dengan situasi ini jadi kesini naik aja". *Arya tersenyum menjelaskan lalu segera menundukkan punggungnya*


"Mira, ga enak diliatin ke banyak orang Arya pokoknya Mira ga mau". *Mira berusaha terus menolak permintaan Arya untuk segera naik*


"Hiraukan saja mereka semua daripada kita semua menginap disini, Mira pilih mana naik sekarang ato kita tinggal sampai besok disini semua keputusuan ada ditangan Mira". *Arya akhirnya memberi dua pilihan ke Mira*


"Issst, dasar anak manja". *Eva melihat Mira dengan tatapan sinis melihat Mira yang akan segera digendong Arya*


"Ooh ternyata begitu, baiklah Mira akan naik ke punggung Arya tapi nanti Anton dan Kevin harus menjelaskan semua ini ke Adit tentang kejadian disini karena Mira ga mau kalo Adit sampai salah paham melihat ini". *Mira naik ke punggung Adit tapi masih merasa cemas*


"Mira sini biar Ayu bantuin naiknya". *Ayu lalu segera menolong Mira naik ke atas punggung Arya bersama Anton dan Kevin*


"Nah harusnya dari tadi aja kelles jadinya kan membuang-buang waktu Puteri aja". *Puteri bicara dalam hati diam-diam memfoto Mira dan Arya terlihat berpelukan digendong Arya lalu segera mengirimnya ke Adit*


"Okey, kita segera jarang". *Arya menjelaskan memberi perintah ke semua team elang*


"Baik". *semua*


*****


(Regu Merpati)


*****


"Loh kok perasaan Adit jadi khawatir gini yah? apa jangan-jangan Mira lagi dalam kesulitan". *Adit berbicara dalam hati merasa detakkan jantungnya berdenyut kencang*


*****


Tettt.


Tettt..


Tettt...


*****


Adit berpikiran tentang Mira dan kini hape tiba-tiba bergetar dikantong saku celana Adit dan mengecek ternyata Puteri mengirim foto Mira dan Arya yang terlihat sosweet.


*****


"Ini apaan ya? Puteri kok tiba-tiba kirim foto ke Adit kek gini, ada apa?". *Adit penasaran menebak sembarangan tentang Puteri*


"Apa, kok Mira dan Arya deket-deket kek gini. Fathur ga menyangka Mira bisa seperti ini". *Adit kecewa melihat foto Mira dan Arya yang Puteri kirim ke whatsapp Adit*


"Okey, kita sekarang pulang melihat Villa telah sore hari maka kita semua segera ke Villa". *Adit teriak tegas memerintah team merpati*


"Baik, kita juga sudah mendapatkan lumayan cukup banyak bendenra biru". *Fathur senyum memegang bendera biru yang terkumpul*


"Alhamdulillah". *semua bergegas ke Villa*


*****


Pagi hari mulai menjadi sore, kini semua regu akan beranjak pulang ke Villa karena waktu finish hanya sampai pada sebelum magrib.


*****


Regu merpati (Adit) sudah sampai duluan di halaman Villa sedangkan regu elang (Arya) menyusul urutan ke-2 sampai ke garis finish disusul regu lainnya sampai dibelakang.


Adit langsung segera datang mencari Mira dan rupanya foto yang dikirim Puteri memang benar adanya yang Mira digendong oleh Arya.


*****


"Mira, loh kok digendong Arya? kenapa bisa kek gini sih". *Adit khawatir jealous, menyuruh Mira turun dari punggung Arya*


"Mira tadi di jalan tiba-tiba kaki Mira sakit lagi makanya Arya menolong Mira Dit, membantu hingga Mira sampai kesini". *Mira tersenyum berusaha meyakinkan Adit*


"Ada Kevin, Anton, Adam juga? kenapa harus Arya sih?". *Adit jealous masih tak menerima kenyataan Mira bersama Arya*


"Iya, tapi kan Mira cuma". *Mira belum selesai bicara Adit pergi menjauh meninggalkan Mira*


"Adit tunggu sebentar, Adit kan belum selesai mendengarkan penjelasan Mira". *Sarah pergi mengejar Adit*


"Ga usah ikutin Adit, Sarah kesana aja jagain Mira yang sedang sakit". *Adit berbalik lihat kebelakang melihat Mira duduk dikursi*


"Adit tapikan, Adit juga tidak boleh bertingkah kek gini kasihan Mira Dit". *Kevin melihat Adit yang terus beranjak pergi menjauh*


"Biarin, biarin Adit sendiri dulu". *Adit teriak pergi menjauh dari Villa entah pergi kemana*


"Makanya jangan suka membebani orang lain, kalo kek gini kan ellu juga yang repot". *Puteri senang juga nyolot melihat Mira diperlakukan kek begitu sama Adit*


"Hahha, biarin aja kena karma kan lu". *Anita semakin kesal melihat Mira bersedih*


"Apasih kalian semua, bukan membantu Mira eh ini malah menyalahkan". *Nabila membuat Puteri CS akhirnya terdiam semua*


"Dasar, orang aneh". *Sarah risih melirik Puteri CS yang ada dihadapannya*


*****


Semua berkumpul di depan untuk mendengar hasil akhir dari pertandingan berpetualangan.


*****


(For teman-teman) : "Jangan lupa baca, like, comment dan vote sebanyak-banyaknya agar aku makin semangat untuk meng-update ceritanya setiap hari".


(Pokonya sukses terus untuk kita semua)..

__ADS_1


__ADS_2