Kosong!

Kosong!
Dalam Hutan


__ADS_3

*****


Pengumuman!!


*****


(Harap semua untuk berkumpul di depan Villa sekarang tiba waktunya mengumumkan hasil berpetualangan)


*****


Semua berkumpul depan Villa sekarang dan menunggu hasil berpetualangan hari ini.


*****


(Depan Villa)


*****


Semua ketua regu di harapkan naik sekarang mulai dari regu elang, merpati, regu pipit dan regu Ketilang.


*****


"Harap semua ketua regu naik ke depan terus segera naik untuk mengungkapkan sepatah kata untuk hari ini". *pak Saleh pemilik Villa tersenyum juga ketua pelaksanaan kegiatan*


"Baik pak". *semua*


*****


Semua ketua regu naik keatas segera kecuali Adit yang entah pergi kemana mulai dari tadi kejadian itu sampai sekarang belum muncul dan terlihat batang hidungnya sama sekali.


*****


"Entah Adit pergi kemana sekarang? setelah kejadian barusan telah membuat Adit tidak muncul kemlagi". *Fathur tak bersemangat*


"Dasar perempuan ga tahu malu dah tau Adit orangnya cemburuan eh dia malah tambah masalah lagi". *Eva terus memanasi Mira lalu beranjak disamping Puteri tersenyum*


"Mira memang pembawa bencana, selalu saja membuat masalah dibalik masalah". *Anita ikutan jengkel mengolok Mira*


"Semua gara-gara kamu Mira, menghilangnya Adit itu semua ulahmu jadi Mira ga usah deketin Adit lagi". *Puteri marah mencaci Mira dihadapan semua siswa*


"Puteri stop tutup mulutmu itu, Adit pasti ga jauh pergi dari sini palingan juga Adit hanya pergi ke suatu tempat untuk menenangkan dirinya". *Sarah menatap sinis ke Puteri CS*


"Ooiya udah kalo ga mau dibilangin, terserah lu pada Puteri ga mau ikutan lagi". *Puteri tersenyum melihat Sarah, Mira dan Nabila*


"Baguslah kalo lu dah sadar, lagian siapa juga yang meminta lu ikutan ke kita". *Nabila terus tersenyum melihat Puteri CS terlihat malu*


"Hahha, makanya jadi orang jangan terlalu suka mencampuri urusan orang lain kalo dah kek gini kan jadinya lu sendiri yang repot". *Ayu tersemyum membelah Mira yang terus dipermalukan Puteri*


"Hahha". *semua tertawa*


*****


Pemenang di umumkan oleh pak Saleh yang regu utama berhasil dimenangkan oleh regu elang (Arya) yang mendapatkan 13 bendera biru, sangat kompak dan terus bekerjasama disituasi apapun untuk keselamatan team.


Pemenang berikutnya disusul regu merpati (Adit) yang berhasil mendapatkan 10 bendera biru juga kompak menghadapi situasi team.


Disusul pemenang ke tiga yaitu regu garuda (Dodit) berhasil mengumpulkan 8 bendera biru juga terlihat kompak bersama teamnya.


Dan terakhir ada regu ketikang berhasil dapat 7 bendera biru dengan kompak bekerjasama dalam keadaan genting.


*****


"Alhamdulillah, team berhasil mendapat juara 1 dan akhir perjuangan kita hari ini berujung pada kemenangan". *Puteri tersenyum sangat bahagia dengan kemenangan team elang*


"Wah iya, walaupun tadi sedikit dramatis tapi untungnya kita masih bisa mendapatkan ini". *Eva tertawa melihat Mira duduk bersama Nabila dan Sarah*


"Mungkin emang mereka pergi kemari hanya untuk mencari perhatian dari teman sekelas kita, isst menjijikkan". *Anita sinis terus lihat Mira, Nabila dan Sarah*


"Sudahlah jangan membuat keributan lagi kan Mira kasihan lagi sakit disana". *Puput terus membela Mira yang memang masih sakit*


"Puput ga usah belain mereka terus deh, kalo mau kesana silahkan pergi aja daripada disini lu bertingkah kek gini membuat Puteri makin muak aja". *Puteri nyolot membentak Puput*


"Ooh gitu, iya udah Puput kesana bantuin Mira dan Nabila kalo ada info panggil Puput disana yah?". *Puput bergegas beranjak pergi ke Mira Nabila dan Sarah yang duduk didepan*


"Iyaiya, sana pergi aja". *Eva mengusir Puput untuk pergi ke Mira*


"Dasar, anak baik suka banget belain Mira dan kawan-kawannya itu". *Anita tersenyum terus melihat Puput pergi bersama Mira*


"Gimana ga belain coba, mereka bertiga dulu memang sahabatan pas kelas 7 di kelas 7.3 yah mau gimana lagi pasti mereka deket gitu". *Eva senyum memberitahu Puteri dan Anita*


"Ooh gitu, kok lu bisa tau sih?". *Puteri serius bertanya ke Eva yang terlihat masih senyum*


"Iya bisalah, Puput kan teman sebangku Eva otamatis juga Puput curhat ke Eva tentang ini semua gimana ga tau coba". *Eva mencoba menjelaskan ke Puteri dan Anita*


"Ternyata begitu, gue baru tau tentang ini tapi baguslah kelak Puput akan berguna untuk di manfaatkan agar bisa balas dendam ke Mira". *Puteri tersenyum melihat Puput, Mira, Nabila dan Sarah tertawa di depannya*


"Wow, bener tuh". *Anita tersenyum ke Puteri*


"Iya, kita nikmati aja kebahagian mereka dulu karena besok-besok senyum itu akan menjadi tangisan buat mereka". *Puteri menatap sinis kearah Mira, Puput, Nabila dan Sarah*


"Hahha". *Puteri CS tertawa*


*****


Setelah diumumkan hasil akhir dari petualang tadi, Mira memutuskan segera pergi mencari Adit tanpa memberitahu kesiapa pun berjalan menuju hutan dengan menggunakan tongkat.


*****


"Adit, kamu kemana?". *Mira dalam hati mulai berjalan menuju masuk hutan*


"Adittt, Dittt". *teriakan Mira mencari Adit pergi masuk menuju hutan kembali*


Puput lalu berdiri melihat Mira masuk menuju hutan sedirian tanpa ada seseorang yang ada disampingnya terus berjalan dan berjalan.


"Loh mau kemana Mira? kok sendirian? Ooh mungkin Mira pergi mencari Adit dia kan tadi lagi bertengkar". *Puput melihat Mira berjalan pergi menuju hutan mencari Adit*


"Gapapa, Puput biarkan Mira pergi kesana tuk mencari Adit nanti kalo Puput ikut takut Mira dan Adit terganggu lagi haha". *Puput senyum kearah Mira yang telah menghilang ke hutan*


*****


(Dalam Hutan)

__ADS_1


*****


"Aadiittttttt, Diittt, kamu dimana?". *Mira teriak memanggil nama Adit terus berjalan menuju ke dalam hutan*


"Mulai gelap lagi, astaga Mira baru sadar lupa bawa tas yang isinya peralatan tadi pagi aduh senter pun ga punya, bagaimana ini?". *Mira mulai ketakutan berjalan masuk menyusuri hutan yang semuanya terlihat sama*


*****


Selama mencari Adit, Mira belum memukan tanda apapun mengenai keberadaan Adit di dalam hutan.


Hari mulai gelap yang terdengar hanya suara jangkrik berkicau, suara katak menyapa juga cahaya kunang-kunang menerangi di setiap jalan yang Mira lewati.


*****


"Mira semakin takut, bagaimana kalo nanti di dalam hutan bertemu hewan buas? Aduh". *Mira ketakuatan mulai tak bisa konsentrasi*


"Baiklah gapapa, Mira tenang ga boleh takut lagi Mira harus segera bertemu Adit kalo mau segera keluar dari hutan ini". *Mira berbicara dalam hati terus berjalan masuk hutan*


"Adittt, Ditttt, cepet munculnya Mira agak takut ini sendirian disini". teriak Mira lalu terusan memanggil nama Adit*


*****


*****


(Di Villa)


*****


Gelap mulai menyelimuti semua tempat Villa, semua cemas mulai panik sedang menunggu Mira dan Adit yang belum pulang juga di Villa.


Mereka baru menyadari Mira tak ada di Villa dan berpikiran kalo Mira sedang bersama Adit ke tempat lain.


*****


"Eh, lo liat Mira ga? kok ga ada disini? ga ada kan? Adit juga kok belum ada? mereka berdua kemana?". *Sarah mulai cemas dan khawatir mencari Adit dan Mira*


"Mira pergi menemui Adit untuk menjelaskan kesalahpahaman barusan". *Puput memberi penjelasan berusaha menyakinkan ke semua*


"Baguslah kalo begitu Mira tadi sudah berkata jujur ke Adit, awalnya Mira memang terus saja menolak Arya tapi karena Mira terus dipaksa jadinya Mira ikuti perintah". *Kevin tersenyum menjelaskan ke semua teman-teman*


"Ooh begitu, jadi intinya ini semua karena ulah Arya kalo aja Arya yang menjelaskan ke Adit tadi pasti semua ini ga akan terjadi kan? Mira dan Adit akan disini bersama kita lagi". *Sarah mulai kesal ke Arya yang berlagak sok polos*


"Bukan Arya aja, Puteri dan Eva juga ikut serta didalamnya Puteri terus memakasa Mira agar segera digendong sama Arya begitu pun Eva". *Anton memberi penjelasan tentang Mira*


"Dasar nenek lampir, suka mengganggu orang terus terutama Adit dan Mira". *Nabila marah menatap sinis kearah Puteri CS*


****


Adit muncul daribelakang dan mendengarkan semua perkataan Kevin dan Anton barusan.


*****


"Apa? jadi semua yang dijelaskan Mira benar? terus sekarang Mira kemana?". *Adit terusan sadar segera mencari Mira*


"Loh ini Adit, terus Mira dimana Dit? bukannya Mira bersama Adit?". *Sarah bingung melihat Adit muncul sendirian tanpa ada Mira disana*


"Kok Adit? bukannya Mira tadi bersama kalian, eh Mira kemana?". *Adit teriak mulai cemas*


"Ooh tadi Puput melihat Mira berjalan menuju masuk ke hutan sendirian tapi Puput mengira Mira hanya pergi untuk mencari Adit makanya Puput tak mengejarnya" *Puput menjelaskan*


"Adit dan Mira setelah kejadian itu tak pernah bertemu lagi, lagian Adit juga terus berada di tepi sungai sedari tadi berusaha melupakan yang tadi". *Adit panik berlari pergi ke kamar mencari Arya untuk menjelaskan semuanya*


"Adit, Arya ada di dalam kamar kita". *Putera teriak memberitahu Adit segera masuk dalam kamar*


"Tunggu kami Dit". *Putera, Fathur, Anton dan Kevin berlari masuk ke dalam Villa mengejar Adit*


*****


Adit berlari begitu cepatny masuk ke Villa lalu pergi ke kamar untuk segera memberitahukan Arya masalah mengenai Mira.


****


(Kamar A)


*"*"*


"Arya, Aryaa lu didalam?". *Adit lalu mengetuk pintu kamar sekeras mungkin agar Arya bisa segera mendengarkan Adit*


"Adit iyya, kenapa Dit?". *Arya membuka pintu kamar panik melihat Adit, Fathur, Putera dan Anton sudah ada di depan kamar*


"Arya gawat, Mira menghilang pergi cari Adit tak tahu sekarang ada dimana tapi kata Puput dia melihat Mira masuk ke dalam hutan tadi". *Adit menjelaskan tergesah-gesah ke Arya*


"Apa? gawat, padahal ini sudah mulai malam? bagaimana kalo Mira memang ke hutan ngira Adit memang ada disana". *Arya cemas terus memikirkan Mira yang masuk dalam hutan*


"Arya cepat, berikan kami semua perintah biar pergi ke hutan untuk mencari Mira sekarang, Mira kasihan sendirian disana? apa lagi Mira kan sedang sakit?". *Putera semakin khawatir memikirkan Mira tak tahu dimana sekarang*


"Okey, bagi semua teman laki-laki diharapkan segera berkumpul didepan Villa sekarang ini". *Arya teriak sekerang mungkin memerintah*


"Okey, bagi semua perempuan harap mencari Mira disekitar Villa saja, jika ada yang melihat maka segera infokan melalui WhatsApp ya?". *Arya teriak menggunakan mickrophone*


"Baik". *semua*


*****


Semua siswa laki-laki pun telah berkumpul di halaman Villa, Arya bergegas membagi team menjadi 5 kelompok :


(1) pertama ikut Arya/kerua ke arah utara,


(2) kedua ikut Adit/ketua ke arah selatan,


(3) ketiga ikut Fathur/ketua ke arah barat,


(4) keempat ikut Kevin/ketua ke arah timur,


(5) kelima ikut Putera/ketua ke tengah hutan.


Pertanda akan segera memulai pencariannya masuk ke dalam hutan setelah Arya memberi abah-abah perintah ke semua ketua.


*****


"Harap, semua para ketua terus memberikan perintah keanggota team dan memperhatikan jumlah teman anggota lainnya". *Arya terusan memberi perintah ke semua anggota lain*

__ADS_1


"Siap". *semua*


"Baik, karena semua sudah berkumpul disini dimohon untuk ikut berpartisipasi mencari keberadaan teman kita, Mira Wijayanti yang sepertinya menghilang masuk kearah hutan". *Adit memberi perintah ke teman semua*


"Okey, maka dari itu sebelum terjadi apa-apa ke Mira, kita semua segera pergi mencarinya". *Putera tegas memberi tambahan perintah*


"Siap". *semua*


*****


Semua memencar mengikuti aturan Arya dan perintah ketua team masing-masing, diantara team siapa pun yang menemukan Mira diluan harus segera menghubungi team lainnya.


*****


(Team Arya)


*****


"Miraaa, Miraaa kamu dimana?". *Arya cemas dan teman lainnya ikut memanggil Mira*


"Cepatlah dan segeralah muncul Mira, semua ada disini mencari keberadaanmu". *Arya lalu khawatir dan cemas berbicara dalam hati*


(terus mencari tanpa ada menemukan tanda apapun tentang keadaan Mira)


*****


(Team Adit)


*****


"Miraaa, kamu dimana? maafkan Adit barusan terlalu posesif pergi meninggalkan Mira tanpa mendengar penjelasan Mira dulu". *Adit terus cemas bicara dalam hati dan menyesalinya*


"Miraaaa, Miiraa". *semua berteriak dan terus memanggil Mira*


(namun hasilnya sama saja dengan Arya tak ada petunjuk apapun tentang Mira ada disini)


*****


(Team Fathur)


*****


"Miraaa, kamu dimana? cepat muncul disini sudah ada yang mencari Mira juga". *Fathur khawatir bicara dalam hati*


"Miraaa, Miraa, Miraaaa". *semua teman teriak memanggil nama Mira terus*


(Hasilnya pun sama halnya dengan Arya, Adit, belum juga ada tanda adanya Mira disini)


*****


(Team Kevin)


*****


"Mira? kamu dimana? kok menghilang? cepat pulang? Adit sudah mengetahui semuanya". *Kevin cemas berbicara dalam hati*


"Miraaa, Miraaa". *teriak teman-teman semua"


(seperti team Arya, Adit dan Farhur belum ada satu pun tanda yang ditemukan disini tentang keberadaan Mira dalam pencarian)


*****


(Team Putera)


*****


"Kamu dimana Mira? Putera cemas ini kamu harus segera muncul kasihan keluarga Mira nanti mencemaskan Mira kalo menghilang seperti ini". *Putera cemas bicara dalam hati*


"Miraaa, Miraaa, Miraaa". *semua teman terik memanggil nama Mira*


(team Arya, Adit, Fathur dan Kevin begitu pun dengan team Putera belum menemukan Mira)


*****


Mira terus berjalan masuk dalam hutan yang sudah tak tahu sekarang dimana namun Mira ditengah perjalanan melihat gubuk kecil yang letaknya ditengah hutan.


Mira berjalan memberanikan diri untuk masuk ke dalam gubuk itu karena diluar sudah mulai terasa dinginnya suhu di malam hari ini terus menyelimuti setiap perjalanan.


*****


"Permisi ada orang didalam?" *Mira mengetuk pintu mulai takut tak mendengarkan apa punn didalam gubuk*


"Sepertinya didalam tak ada orang. Bismillah". *Mira memberanikan membuka pintu gubuk*


"Sebenarnya ini rumah apaan? terlihat seram amat, juga banyak sesajen disekililing jangan bilang ini rumah hantu?". *Mira mulai takut di dalam gubuk sedikit mulai merinding*


"Ga ga itu ga mungkin, masa ditengah hutan gini ada rumah hantu palingan ini juga hanya rumah buatan orang yang tinggal di daerah ini masa rumah hantu". *Mira tersenyum terusan bertingkah berani tanpa memikirkannya lagi*


*****


Dari tempat Mira berdiri terlihat sebuah kendi berisikan air disampingnya ada sebuah buku yang terlihat sangat aneh. Mira mengambil air itu meminumnya sedikit karena mulai sedari tadi sangat kehausan diperjalanan.


Mira juga membasuhkan wajahnya memakai air itu karena memang sudah agak lecet saat melewati perjalanan yang begitu jauh namun setelah itu banyak hal-hal aneh mulai terlihat.


*****


"Tiba-tiba ada nenek berpakaian kebaya putih disinini? bukannya tadi ga ada orang yah? lalu kenapa sekarang langsung ada?". *Mira heran melihat nenek sedang duduk samping kendi*


"Mira, tolongin nenek nak? nenek hanya ingin Mira menolong nenek kok itu aja". *nenek itu hantu yang meminta pertolongan pada Mira*


"Astaga, kok nenek ini tahu nama Mira? pasti nenek ini beneran hantu kan?". *Mira terkejut pingsan sudah merasa terlalu peka terhadap keberadaan semua sosok di dalam gubuk ini*


*****


Mira kemudian pingsan tak sadarkan diri lagi hingga ditemukan oleh seseorang lelaki.


Siapakah seseorang itu?


Okey, next yah..


*****

__ADS_1


(For teman-teman) : "Jangan lupa baca, like, comment dan vote sebanyak-banyaknya agar aku akan makin semangat meng-update cerita setiap harinya".


(Pokoknya sukses terus untuk kita semua)..


__ADS_2