Ku Titip Kan Doa Untuk Dia

Ku Titip Kan Doa Untuk Dia
bab 13


__ADS_3

Pagi hari seperti biasa, Raina selalu di sibuk kan dengan aktivitas kuliah nya begitu juga dengan Rayhan


Untung saja hari ini Rayhan masuk kuliah, jadi tidak ada yang bisa mengganggu nya, memudah kan Raina untuk menghindari Farrel di kampus


'' Abang berangkat jam berapa..'' Raina mendekat di kala Rayhan sedang asik bersantai ria di sofa ruang tamu


'' bentar lagi dek.. Ada apa..'' Rayhan menatap ke arah Raina secara tiba-tiba


'' aku hanya bertanya bang, kalau pergi cepat aku kan bisa ikut dengan mu..'' sungut Raina kesal


'' ayo berangkat..'' ajak Rayhan langsung


'' eh.. Tas ku masih di kamar, tunggu sebentar bang..'' Raina berlari cepat ke kamar nya untuk mengambil ransel nya


'' dasar.. giliran mau berangkat malah ada yang ketinggalan..'' sungut Rayhan


Pagi ini hanya ada mereka berdua berada di rumah, jangan tanya kan sang mama, tentu nya sudah berangkat bekerja sejak pagi tadi


Begitu Raina datang, Rayhan pun beranjak dari duduk nya lalu ia mematikan televisi yang ia tonton tadi


'' ada yang ketinggalan lagi tidak .'' Rayhan menoleh ke arah belakang, bertanya pada Raina memastikan tidak ada yang tertinggal lagi


'' tidak ada bang, ayo berangkat..'' dengan semangat Raina mendahului Rayhan


Raihan hanya bisa geleng kepala ketika Raina sudah berjalan lebih dulu ke mobil


Dalam perjalanan yang hanya menyita lima belas menit ke kampus, Raina dan rayhan hanya diam saja


Apa lagi Raina tiba-tiba saja mata nya mengantuk kembali,


'' jangan tidur Raina.. Ini masih pagi.. Tidak baik untuk kesehatan..'' tegur rayhanenatap sinis ke arah Raina


'' aku tidak tidur bang, aku hanya memejam kan mata saja..'' elak Raina


'' awas saja kau ya.. Jika kau tertidur..'' ancam Rayhan


'' tidak akan..'' saut singkat Raina


Rayhan hanya bisa menghela nafas panjang tak mau lagi berkata-kata pada Raina


Sesampai nya di kampus Rayhan memarkir kan mobil nya terlebih dahulu sebelum masuk ke kelas


'' kenapa masih di situ..'' tanya Rayhan mengerut kan kening bingung melihat Raina


'' aku hanya menunggu Abang saja .'' saut Raina santai


'' biasa nya kau yang lebih dulu berjalan ke kelas mu, kenapa ini menunggu Abang..'' tanya Rayhan penuh selidik


'' selalu saja salah, aku menunggu ya.. Di curigai.. Aku pergi lebih dulu, kata nya tidak mau menunggu.. Gak jelas banget sih.. Kamu bang..'' sungut Raina

__ADS_1


dengan memasang wajah sebal dan nayun Raina berlalu pergi lebih dulu, tentu nya rayhan langsung mengejar langkah kaki Raina yang meninggal kan nya


'' susah jika memiliki adik tukang merajuk..'' Rayhan terlihat kesal sekali dengan Raina


Dengan cepat langkah kaki Rayhan mengimbangi Raina, tanpa mereka sadari Farrel yang awal datang melihat ke dua nya


Yang awal nya adu mulut dan sekarang saling kejar, dan menjadi tanda tanya besar di hati Farrel siapa gerangan pria itu


'' apa itu kekasih nya..'' gumam Farrel


Dalam hati ia sebenar nya kesal melihat Raina dengan laki-laki lain, apa lagi ketika melihat Raina saat ini di gandeng hanya diam saja


Membuat asumsi Farrel bahwa yang sedang bersama Raina saat ini adalah kekasih Raina


'' apa aku terlambat, ahh.. sayang sekali..'' gumam farrel lagi, sesekali ia menatap ke arah Raina dan rayhan berjalan ke kelas sambil bergandeng tangan


namu ketika mereka melewati koridor, Farrel lagi-lagi melihat pemandangan yang membuat hati nya panas kala melihat tiga lelaki sekaligus mendekat ke arah Raina


Mereka begitu terlihat akrab sekali, membuat Farrel tersenyum sinis kearah Raina


Sesampai nya di kelas, Rayhan yang mengantar kan Raina tadi, kini ia putar arah bersama dengan tiga kembar A


'' pengawal Lo datang semua Raina..''' Lisa yang menatap kepergian empat orang tersebut


'' kau bisa melihat sendiri bukan..'' saut Raina dengan ketus


Pagi ini ia memang sangat malas untuk berdebat kepada siapa pun, termasuk teman somplak nya


Membuat Lisa tersenyum manis seperti orang bodoh saja menurut Raina


'' mulai deh... Mata nya jelalatan..'' ucap Nabila lirih


Mendengar celetukan Nabila, Lisa pun tersadar dan menatap ke arah depan di mana Nabila memang kini duduk di depan mata nya


'' mana ada ya..'' saut Lisa mengelak cepat


'' ada apa..'' tanya Farrel menatap ke arah Lisa dengan mengerut kan kening nya


'' hehehe... Tidak ada apa-apa..'' Lisa dengan cepat mengelak


'' dasar modus...'' cibir Nabila lirih


raina yang mendengar pertengkaran itu hanya diam saja, ia tidak mau ikut campur masalah Lisa, apa lagi ini berurusan dengan Farrel yang ada di belakang nya saat ini


Apa lagi ketika dosen datang, pertengkaran kecil itu langsung saja usai seketika membuat Raina hanya bisa tersenyum sinis


Dua jam berlalu berkutat dengan pelajaran kini semua mahasiswa siswi berhamburan dari dalam lokal ketika jam istirahat habis


'' ayo ke kantin..'' ajak Nabila pada Raina

__ADS_1


'' aku seperti biasa Nabila, menunggu jemputan ku datang..'' ujar Raina bertahan duduk di dalam lokal


'' oh.. Kau sedang menunggu Rayhan..'' saut Nabila cepat


'' hemm... Iya.. Kau tau sendiri bagai mana posesif nya dia kan, bisa-bisa aku nanti di omelin lagi..'' ujar Raina yang malas-malasan menjawab


'' ya.. Sudah, biar kami berdua saja lebih dulu, karena aku dan Lisa sudah sangat lapar..'' ujar nabila


Raina hanya menganggukan kepala nya saja, sedang kan Farrel hanya memperhatikan ketiga sahabat itu berbicara di depan nya


Ketika ke dua nya berlalu, Raina kembali menelangkup kan kepala nya seperti biasa, memejam kan mata sambil menunggu salah satu dari ke empat penjaga nya menjemput nya


'' hei.. nona.. Kenapa kau tidak makan..'' tanya farel sambil menatap Raina sejak tadi


Kembali lagi Raina menegak kan kepala nya dan menoleh ke belakang dengan malas


'' bukan urusan mu..'' saut Raina cepat


'' wow.. Mengerikan seki jawaban mu nona..'' Farrel cekikikan mendengar jawaban dari Raina


tapi belum sempat Farrel atau pun Raina melanjut kan perkataan kita, Rayhan sudah muncul dengan ke tiga antek-anteknya


'' sudah menunggu sejak tadi..''rayham mendekat ke arah Raina


Dengan kan Farrel hanya menatap ke empat nya masuk dengan tawa riang dan itu semakin membuat asumsi Farrel tentang kekasih Raina benar apa ada nya


'' sudah sejak tadi, kau membuat ku kelaparan sekali bang..'' Rajuk Raina


'' kasian sekali, ayo makan..'' rayhanengulur kan tangan nya agar Raina menyambut nya


'' ayo.. aku mau dua porsi makan ya..'' Raina menaik turun kan ke dua alis nya


'' tumpur aku ini..'' ujar Rayhan menghela nafas panjang


raina yang mendengar perkataan Raihan malah tertawa lepas dan memeluk Rayhan


'' gak akan tumpur..'' saut Raina pula masih dengan tawa nya


...****************...


Jangan lupa tinggal kan jejak kalian ya..


Karena setiap jejak yang kalian tinggal kan sangat berharga bagi saya..


Ibarat nya seperti terbayar Kontan lelah nya menulis, dengan kalian meninggal kan jejak


Dengan


Like komen hadiah favorit dan vot

__ADS_1


Terimakasih......


__ADS_2