
'' dari mana.." sapa Andika ketika melihat Raina
'' eh.. Kapan kemari nya..'' Raina terkejut melihat Andika sudah berada di halaman rumah nya
'' baru aja sampai.. mama ada tidak di dalam..'' tanya Andika
'' mama kerja, ada perlu apa dengan mama, nanti ku sampai kan..'' tanya Raina pula pada Andika
'' tidak ada sih... Hanya ingin bertanya sesuatu saja..'' kekeh Andika
'' ayo masuk, di dalam ada bang rayhan ..'' ajak Raina pada Andika
'' oh.. Ada bang Rayhan ternyata, aku pikir tadi tidak ada orang, aku baru saja ingin bertanya ke sana..'' ucap Andika lagi sambil menunjuk ke arah pintu gerbang sang nenek Raina
'' ayo masuk..'' ajak Raina lagi
'' kamu sudah sarapan belum..'' sambung Raina kembali
'' sarapan sih udah pagi tadi, tinggal sarapan kamu aja yang belum..'' saut Andika sambil cengengesan
Mata Raina seketika melirik Andika tajam, sampai-sampai Andika meringis melihat tatapan tajam Raina
'' ngomong apa sih kamu..'' ucap Raina menatap tajam Andika
'' hehehe.. gak ada..'' cepat pula Andika menggeleng kan kepala nya karena takut akan tatapan tajam Raina
__ADS_1
'' heh.. Dek.. Di depan aja sih.. Gak tau apa Abang udah laper banget..'' Rayhan mengomel dari ambang pintu depan menatap kesal Raina
'' iya.. bentar...'' saut Raina
Ia pun berjalan cepat menghampiri Raina meninggal kan Andika yang masih berdiri di tempat semula
'' itu Dika nya suruh masuk sekalian Raina..''
'' eh.. Iya..'' seketika Raina menoleh ke belakang mendapati andika sudah berjalan ke arah nya
'' ayo masuk..'' ajak Raina
'' iya..'' saut singkat Andika.
Raina pun berjalan kembali di ikuti oleh Andika di belakang nya, sedang kan Rayhan sudah lebih dulu masuk ke dalam
'' ada.. Bentar Raina siapa kan dulu..'' saut Raina berlalu ke rak piring
Mengambil Nasih dan gelas yang masih kosong, ia membawa nya ke depan dan menyodor kan nya di depan Rayhan
'' kamu gak makan sekalian dek..'' tanya Rayhan menoleh ke arah Raina
'' ini juga mau makan bang..'' saut Raina menunjuk kan piring nya ke hadapan Rayhan
'' Lo udah makan dik..'' Rayhan pun menoleh ke arah Andika yang duduk di sebelah kanan nya
__ADS_1
'' sudah bang..'' saut Andika sambil tersenyum lebar
Rayhan hanya mengangguk saja, ia kembali di sibukkan oleh sarapan pagi nya begitu juga dengan Raina
Selesai sarapan pagi, baru lah Rayhan mengajak Andika ke ruang tamu, berbeda dengan Raina
ia di sibukkan membersih kan piring kotor bekas makan mereka berdua
Selesai tugas Raina ia kembali ke kamar nya mengabai kan Rayhan dan juga Andika di ruang tamu masih bercakap-cakap
'' lebih baik aku mandi lebih dulu..'' kata Raina sambil menyahut handuk berlalu ke kamar mandi
lima belas menit berlalu kini Raina keluar dari kamar mandi dengan keadaan segar dan fresh
selesai mandi dan berganti baju, tak lupa juga Raina melaksanakan sholat Dhuha pagi, baru lah setelah itu Raina keluar menemui andika dan juga Rayhan yang ada di ruang tamu sedang bercakap-cakap
'' dari mana dek..'' Rayhan menoleh ke samping dan mendapati Raina dengan tampilan sudah rapih
'' dari kamar,.. kenapa? tanya Raina sedikit heran menatap Rayhan
'' gak kenapa.. Nih... Dika mau ajak kamu fitting baju, katanya pernikahan kalian di percepat..'' ucap rayhan menatap ke arah Dika
seketika Raina menatap Dika nanar, apa yang membuat pernikahan mereka di percepat, sedang kan Raina masih belum mau menikah sama sekali
'' kenapa di percepat, apa ada masalah Raina belum lulus loh..'' tolak Raina berdecak sebal menatap ke dua nya secara bergantian
__ADS_1
...****************...