
" Raina takut di marah papa nanti bang, udah lah motor boleh pinjam.'' kekeh Raina memutar motor nya agar bisa keluar dari parkiran
Dengan sigap Rayhan membantu raina mengeluarkan motor milik papa Kahfi yang di pinjam oleh Raina
'' tapi jangan lari-larian kayak tadi dong.. Bikin Abang khawatir aja, kalau kamu jatuh lalu lecet, siapa juga yang kena Omelan mama? pasti nya Abang mu ini..'' kekesalan Raihan tetap terpancar dari mata nya
'' iya. iya.. Raina minta maaf sama Abang.. Udah bikin Abang khawatir..'' sungut Raina
Rayhan melihat Raina kesusahan memutar motor bongsor milik papa Kahfi, ia pun inisiatif membantu Raina kembali
Setelah motor keluar, Rayhan membawa nya di mana mobil nya terparkir di sebelah mereka berdiri tadi
'' bawa motor papa Arya..'' suruh Rayhan ketika mereka telah sampai
'' kok aku sih bang. Nanti yang ada aku di marahin papa lagi..'' saut Arya mendengus sebal atas perintah Rayhan
'' gak akan, Abang akan tanggung jawab kalau kamu di marahi sama papa..'' tukas Rayhan
dengan malas Arya menerima kunci motor milik sang papa, ia tak mau berdebat panjang dengan Rayhan, itu sama saja berdebat dengan sang papa
'' aku naik mana..'' si polos attaya bertanya perihal ia akan naik apa
'' iss.. dodol betul kau ini..'' sungut Rayhan
'' cepetan kian naik, sebelum Abang tinggal..'' lanjut Rayhan lagi
Ia pun menarik Raina masuk ke bangku depan tepat di samping nya mengabai kan arga yang memohon main ke rumah mereka di waktu libur
'' kak.. Sini duduk sama aku..'' ajak Aksa ketika Raina sudah duduk di jok depan
'' gak mau ah, di sini aja..'' gelengan kuat Raina layang kan sebagai penolakan
'' tumben banget sih..'' decak sebal terdengar dari bibir Aksa
Namun Raina tidak menghirau kan nya, ia tetap pokus menatap ke luar jendela selama perjalanan mereka pulang
sampai nya di rumah, semua penumpang berhamburan dari dalam mobil setelah mengucap kan terima kasih pada Rayhan
'' ayo masuk, belum solat zhuhur kan kamu..'' ajak Rayhan pada raina
Raina hanya mengangguk kan kepala saja pertanda memang ia belum melaksanakan sholat Zuhur
'' assalamualaikum ma...'' salam Raina ketika membuka pintu
Namun Raina melupakan jika sang mama masih saja bekerja saat ini, apa lagi ini masih pukul satu siang
__ADS_1
'' iss...iisss.. Iss.. Mama jelas gak ada lah, kamu ini bagai mana sih..'' dengusan sebal Rayhan tentu nya terdengar di telinga raina dan menatap Raina kesal
'' hehehe.. Lupa bang..'' Raina sedikit malu atas tindakan nya tadi
Kenapa ia bisa lupa jika sang mama pagi tadi berangkat bekerja, tentu saja jam segini sang mama belum juga kembali dari bekerja
'' udah sana masuk kamar... Jangan lupa sholat dan doa kan mama agar baik-baik aja..'' perintah Rayhan tegas
'' iya..iya.. Ini kan mau kekamar..'' sungut Raina sebal
Kenapa hari ini Rayhan selalu membuat nya kesal, dari pagi sampai siang selalu saja membuat nya mendengus terus menerus
'' Abang mau kemana..'' tatapan intens Raina layang kan pada Rayhan ketika melihat Rayhan hendak berlalu.
'' Abang mau masuk ke kamar lah, mau solat juga, nanti setelah solat mau menyusul mama ke kantor..barang kali mama butuh bantuan Abang..''
Kerutan di dahi Reyhan jelas terlihat di kala pertanyaan Raina yang tidak masuk di akal menurut Rayhan
'' jadi Raina bagai mana bang, sendirian di rumah..'' tanya raina sedikit takut kalau di tinggal sendirian di rumah
'' ya.. Maka nya sana sholat, kalau gak mau di tinggal sih, kalau enggak kamu ke rumah nenek aja apa mau Abang antar ke sana..'' ujar Rayhan mengangkat ke dua alis nya naik dan menghela nafas panjang sejenak
mungkin Rayhan hari ini sedikit lelah dengan Raina yang membuat nya sangat lelah hari ini, tapi Rayhan tetap menyayangi Raina bagai mana pun tingkah Raina
selesai mengambil wudhu Raina pun melaksanakan sholat zhuhur, tak lupa mendoa kan kesehatan keluarga kecil nya agar sehat selalu
tak lupa juga Raina mendoa kan sang mama agar sehat selalu dan di beri rezeki yang cukup untuk mereka bertiga
Selesai doa kepada keluarga kecil Raina yang ia panjat kan, kini Raina menitip kan doa untuk sang papa yang tak bisa Raina gapai saat ini entah itu entah kemana sang papa nya berada
selesai berdoa, Raina membenahi semua alat solat yang ia gunakan tadi, ia menaruh nya di tempat semula
Tak berapa lama terdengar ketukan pintu dari luar membuat Raina menghentikan sejenak aktivitas nya dan menoleh ke arah pintu kamar yang di ketuk dari luar
'' dek.. Mau di rumah aja, atau mau ikut Abang..'' pertanyaan sekaligus ketukan di pintu Rayhan layang kan
'' ya.. Bang . Sebentar..'' saut Raina cepat
Membuat Raina cepat-cepat membuka kan pintu untuk rayhan, takut akan di tinggal di rumah sendirian membuat Raina sedikit bergidik ngeri
'' lama banget sih.. Abang tungguin juga..'' aura kesal terpancar dari wajah Rayhan saat ini
'' maaf bang, kata nya suruh doa pada mama .'' ujar raina polos
terdengar Rayhan menghela nafas panjang untuk menstabilkan rasa kesal nya kepada Raina yang membuat nya emosi sepanjang hari
__ADS_1
'' ya.. Udah sana ganti, mau ikut enggak sih .'' decak kesal Rayhan terdengar kembali
'' iya bang .. Ini juga mau ganti, tapi jangan di tinggalin ya..'' pinta raina pula
'' iya.. cepetan, Abang gak mau kelamaan menyusul mama, kasian mama nya. '' ucap Rayhan lagi sambil mengangguk kan kepala nya
gegas Raina mengganti baju tanpa menutup pintu kamar, Rayhan hanya bersandar pada pilar yang tak jauh dari pintu kamar Raina
Raina membuat Rayhan menunggu untuk kesekian kali nya
'' ayo bang..'' ajak Raina pada Rayhan ketika ia telah usai mengganti baju
'' ayo.''
mereka ber dua pun berjalan ke depan dengan Rayhan terus menggandeng tangan Raina, sudah seperti sepasang kekasih saja
Rayhan mengemudi dengan Diam ketika mereka berdua sudah masuk ke dalam mobil yang tadi mereka pakai setelah pulang kuliah
lima belas menit berlalu, kini mereka telah sampai di kantor hanum, ketika mereka berdua masuk, di sambut dengan ramah oleh satpam karena tau mereka berdua ini anak dari bos mereka
...****************...
Hai.. Hai.. Hai...
Tolong kerja sama nya ya, dengan saya mengeluarkan bab baru
Para pembaca memberi saya
Like'komen gif
Biar ada Untuk penyemangat dalam menulis
Para pembaca tolong kerja sama nya ya, karena novel ku sebelum nya terpaksa cepat tamat Karena sedikit nya para pendukung
mohon beri
Like'komen
Gif
vot dan hadiah juga ya
'' terima kasih....🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1