Ku Titip Kan Doa Untuk Dia

Ku Titip Kan Doa Untuk Dia
bab 16


__ADS_3

'' tidak bisa begitu Nabila, aku tadi yang mengajak mu kemari, tidak mungkin kan, kau tidak lapar..'' bantah Raina cepat


Rayhan hanya melihat perdebatan di antara kedua nya, walau pun Nabila terus saja menunduk, tapi Raina tau, Nabila saat ini tengah lapar, karena ini sudah siang sekali


Akan tetapi Rayhan maklum dengan kondisi Nabila yang menggunakan niqob, ia sadar, Nabila tidak mau menatap wajah nya


'' ayo lah Nabila, aku tidak enak hati meninggal kan mu di sini..'' Raina tetap memaksa kehendak nya pada nabila


'' tidak perlu raina, aku membawa bekal kok..'' nabila tetap kekeh tidak mau ikut dengan Raina dan rayhan


'' aku tidak mau ada penolakan Nabila, aku tidak mungkin meninggal kan mu di sini seorang diri..''' tentu saja keras kepala Raina muncul di sini


Rayhan yang mulai paham akan watak Raina menghela nafas panjang ketika melihat Raina tetap kekeh mengajak Nabila


'' ayo Raina, mama sudah menelpon ku berulang kali, aku sudah lelah menghadapi mu yang keras kepala tidak mau makan..'' kesal Rayhan


  '' ayo Nabila..'' ajak Raina lagi


'' jangan di pak** kan dek, biar kita bungkus kan saja nanti untuk nya, karena di kantin sangat ramai orang..'' ujar Rayhan menyentuh lengan raina agar tidak memaksa Nabila lagi


'' kalau Nabila tidak ikut, aku juga tidak mau ikut dengan Abang...'' tolak Raina menepis tangan Rayhan


  '' anak ini, membuat ku kesal saja..'' dengus sebal Rayhan


lama Rayhan berpikir, sampai ia memutus kan untuk pergi membeli makanan saja untuk Raina dan juga Nabila


'' ya sudah kalau begitu, kau tunggu di sini saja.. Biar aku bungkus kan saja untuk mu, kau mau makan apa..'' putus Rayhan pula


'' itu ide yang sangat bagus..'' saut Raina cepat sambil tersenyum lebar


'' tapi aku membawa bekal Raina..'' tolak Nabila pula


Membuat senyum yang awal nya bahagia kini memudar seketika akan penolakan Nabila pada Raina


'' tidak usah menolak rezeki.. Tidak baik..'' saut Rayhan akan watak adik nya selalu memaksa kan kehendak


Membuat Nabila hanya bisa menghela nafas panjang, tanpa protes kembali pada Raina


'' ya.. sudah tunggu di sini, biar Abang saja yang beli, kalian tetap di sini.. Oke...'' putus Rayhan yang melihat Raina tak mau beranjak sedikit pun


'' oke.. Aku sayang Abang banget...'' ucap Raina dengan mata yang berbinar dan langsung memeluk Rayhan cepat


'' huuu.. Ada mau nya ya.. Begini nih..'' saut Rayhan mencibir Raina

__ADS_1


'' jadi gak lagi Raina peluk Abang..'' sungut Raina mencabik kan bibir kesal


'' haiisss. .. Sudah lah, apa sih yang gak boleh sama kamu..'' ujar Rayhan tersenyum sambil mengacak kepala Raina yang terlapisi hijab


'' makasih Abang..'' ujar Raina tersenyum lebar kembali pada Rayhan


'' oke.. Tunggu di sini ya..'' suruh Rayhan lagi, dan ia pun berlalu pergi ke kantin seorang diri meninggal kan Raina bersama Nabila


'' kamu terlalu memaksa ku, padahal aku bawa bekal..'' sungut Nabila


'' tidak apa, aku mau berbagi dengan mu..'' ucap Raina pula tanpa mau di tolak


sepuluh menit berlalu, kini Rayhan terlihat kembali berjalan ke arah mereka dengan tentengan di tangan nya


'' ayo di makan, sebentar lagi akan masuk jam belajar..'' ujar Rayhan menyerah kan tentengan nya pada Raina


'' wah.. Abang ku sangat baik sekali..'' kekeh Raina pula


  '' terlalu lebay..'' ujar Rayhan mendorong kepala Raina yang hendak memeluk nya


Alhasil Raina hanya menampil kan senyum lebar nya pada Rayhan


'' nah.. Ini bagian mu..'' ujar Raina menyerah kan satu bungkus kepada nabila


'' Nasih bekal ku bagai mana..'' ujar Nabila sendu menatap Nasih bekal yang ia keluar kan dari dalam tas nya sejak tadi


Rayhan yang melihat itu menjadi iba, dengan cepat ia merampas bekal Nabila dari tangan nya, membuat Nabila terkejut seketika dengan aksi Rayhan


'' biar aku saja yang memakan nya..'' ujar Rayhan merebut langsung dari tangan Nabila


Seketika Nabila mendongak ke atas melihat rantang makanan nya sudah berpindah tempat ke tangan Rayhan


Namun seketika tatapan Nabila membuat Rayhan terpaku akan indah bola mata Nabila menatap nya sampai Raina berdehem barulah tatapan mereka terputus


'' tapi...''


Namun sayang Perkataan Nabila terpotong oleh Rayhan dengan cepat


''. Tidak apa, aku hanya ingin melihat adik ku senang saja..'' ujar Rayhan menduduk kan diri nya di sebelah Raina mencari tempat ternyaman untuk diri nya menyantap makanan bekal nabila


mereka bertiga alhasil makan di taman sambil memandangi indah nya taman dengan kebisingan suasana kampus


Namun masih asik menikmati bekal Nabila, Arga datang mendekat ke arah mereka bertiga yang makan dengan diam

__ADS_1


'' Rayhan.. Ternyata Lo di sini gua cariin dari tadi juga..'' dengan nafas tersengal sengal Arga menghampiri Rayhan yang sedang asyik menikmati bekal Nabila


secara kompak ke tiga nya menoleh ke arah samping kanan, dan mendapati Arga yang terengah-engah mendatangi rayhan


mengetahui siapa yang datang, Raina dan Nabila menunduk kembali, dan menikmati makanan nya kembali, tanpa menghirau kan Arga yang berdiri di dekat Rayhan


'' mau apa Lo..'' tanya Rayhan cuek tak memperduli kan keberadaan Arga


'' anak-anak pada nyariin Lo itu, jadi gak nanti kita tanding basket nya., tapi personil kita masih kurang..'' ujar Arga berkacak pinggang di dekat Rayhan


'' jadi..'' saut Rayhan singkat


'' ya..elah.. Jawaban nya hanya itu saja kayak Lo gak ada serius-serius nya. sih..'' arga tentu saja berdecak sebal melihat Rayhan yang cuek saja


'' gua masih makan ga... apa Lo gak lihat..'' Rayhan langsung melayang kan tatapan tajam nya ke arah arga


'' eh.. Maaf.. Maaf..'' saut Arga yang sadar akan Rayhan yang sedang makan


Arga memilih duduk di bawah sambil sesekali melirik ke arah Raina, namun ketika Rayhan menyadari nya ia pun langsung menegur Arga


'' mata lo.. Bisa di kondisi kan tidak..'' tegur Rayhan tentu saja membuat Arga dan dua gadis di samping nya terkejut langsung melirik ke arah Rayhan


'' apa sih bang..'' tanya Raina yang tak paham akan ke arah mana pembicaraan Rayhan barusan


'' bukan kamu dek..'' saut Rayhan lembut


'' CK.. giliran sama gua aja Lo galak amat..'' ujar Arga merasa kesal dengan ke posesif pan Rayhan pada Raina


'' jelas dong.. Lo ganggu apa yang gua jaga dengan baik..'' ucap Rayhan tanpa menoleh ke arah arga


...****************...


jangan lupa tinggal kan jejak kalian ya..


Karena setiap jejak yang kalian tinggal kan sangat berharga bagi penulis..


Ibarat nya seperti terbayar Kontan lelah nya menulis, dengan kalian meninggal kan jejak


Dengan


Like komen hadiah favorit dan vot


Terimakasih......

__ADS_1


__ADS_2