
Selama 3 hari Qin Fan terus mempelajari jurus petir transparan, dan setelah mempelajari jurus petir transparan selama 3 hari, akhirnya Qin Fan berhasil menguasai jurus itu dengan sangat sempurna, bahkan Lin Chen cukup tercengang dengan kecepatan Qin Fan menguasai jurus petir transparan.
"Kamu sungguh jenius Fan'er," Lin Chen memuji Qin Fan.
"Terima kasih kak, ini semua karena arahan dari kakak juga," balas Qin Fan senang.
"Jangan gunakan jurus ini sembarangan Fan'er! karena jurus petir transparan sangat berbahaya, jika kamu ingin menggunakan jurus untuk menunjukkan identitas mu, pelajarilah kitab ini, kitab itu adalah kitab pusaka klan, semua sekte, klan maupun bangsawan akan tahu kamu berasal dari klan Lin, jika kamu menggunakan jurus dari kitab ini," ucap Lin Chen lagi, lalu dia memberikan satu buah kitab pada Qin Fan.
"Perubahan Petir,"
Qin Fan membaca nama kitab yang tertera di sampul buku.
"Benar Fan'er, perubahan petir, perubahan petir adalah suatu teknik yang mengubah petir surgawi maupun petir abadi menjadi Tombak Petir ataupun Tapak Petir, adapun cara mengubah petir surgawi maupun petir abadi untuk menjadi seperti itu, semua penjelasan dan gambaran nya ada didalam kitab itu," ucap Lin Chen menjelaskan garis besar isi kitab.
"Sangat menakjubkan, bahkan petir sekalipun diubah menjadi tombak dan tapak," Qin Fan tidak dapat menyembunyikan kekaguman nya terhadap kitab perubahan petir.
Qin Fan kemudian duduk dan mempelajari kitab itu, sepanjang hari Qin Fan hanya membaca dan memperhatikan setiap gerakan tangan yang ada didalam kitab.
Menjelang sore.
Qin Fan berhenti mempelajari kitab, lalu dia duduk mengambil sikap lotus dan menyerap energi alam menunggu pagi.
Keesokan harinya.
Qin Fan kembali membuka kitab perubahan petir, setelah membaca beberapa jam, Qin Fan mulai mempraktekkan setiap gerakan yang ada didalam kitab.
Seperti yang lainnya.
harus mengalirkan elemen petir lebih dulu ke telapak tangan, setelah petir bertumpuk dan berputar putar, Qin Fan membuat gerakan tangan seperti yang dia lihat dan baca.
Whush..
Qin Fan mendorong petir surgawi kedepan, tapi dorongan itu sudah sesuai dengan penjelasan dan gerakan yang ada, petir surgawi kemudian membentuk 1 mata tombak, setelah tombak petir terbentuk, Qin Fan mengayunkan tangannya kearah sebuah pohon besar.
Whush..
Tombak petir melesat dengan kecepatan tinggi kearah pohon.
Boom..
Ledakan dahsyat menggema dan mengguncang dunia kecil milik Lin Chen.
"Masih lemah," Lin Chen yang berada disamping membuat komentar.
"Bersabarlah kak! aku kan baru belajar, masa iya langsung sempurna," balas Qin Fan tidak mau kalah.
"Ya sudah, pelajari terus kitab itu hingga sempurna, kakak akan keluar dulu sebentar," balas Lin Chen, lalu dia keluar dari dunia kecil.
Kitab Perubahan Petir memiliki dua jurus.
Yaitu Tombak Petir dan Tapak Petir, tombak petir bisa di buat menjadi paling banyak tiga tombak, sementara tapak petir bisa dibuat menjadi lima tapak, lebih mirip tapak bayangan, hanya saja kekuatan dari tapak petir jauh lebih dahsyat dari tapak bayangan, hal itulah yang membuat Qin Fan sangat tertarik untuk mempelajarinya.
4 Hari kemudian.
Setelah mempelajari Kitab Perubahan Petir, akhirnya Qin Fan berhasil menguasai kitab itu, Qin Fan sudah berhasil menciptakan tiga tombak petir dan lima tapak petir dengan sangat sempurna, hal itu membuatnya merasa sangat gembira.
Ternyata daya ledak dari tombak petir dan tapak petir bahkan beberapa kali jauh lebih kuat dari daya ledak tapak naga api, petir angin dan petir api, menurut Qin Fan, tombak petir dan tapak petir mungkin seimbang dengan jurus terakhir yang ada di kitab naga petir miliknya.
Jika dugaan Qin Fan benar, maka dia memiliki empat jurus yang sangat mematikan, dua jurus dari kitab naga petir, dan dua jurus dari kitab perubahan petir, hanya saja dia belum mempelajari kedua jurus terakhir yang ada di kitab naga petir itu.
Belum lagi dengan jurus Petir Transparan yang sudah lebih dulu dia kuasai, jurus petir transparan jauh lebih dahsyat lagi, dan itu adalah kartu AS yang Qin Fan simpan untuk mengejutkan lawan jika mendapat lawan yang tangguh.
"Ternyata lebih cepat dari dugaan ku, selamat Fan'er" setelah Qin Fan berhasil menguasai tombak petir dan tapak petir dengan sempurna, Lin Chen muncul dan memberi selamat.
__ADS_1
"Terima kasih kak, ini semua karena kakak kedua," balas Qin Fan tersenyum senang.
"Ya sudah! ayo kita keluar! tetua Jian dan keempat gadis yang kamu maksudkan itu sudah sampai 2 bulan yang lalu, saat ini mereka menunggu mu di aula pertemuan klan," ucap Lin Chen menceritakan tetua Jian dan rombongan yang sudah sampai di klan Lin.
"2 bulan yang lalu? bukannya aku baru seminggu berada disini? kenapa jadi 2 bulan?" tanya Qin Fan kebingungan.
"Hahaha... aku lupa memberitahu mu Fan'er, waktu disini berjalan lebih lambat dari dunia luar, sehari disini sama dengan sebulan di dunia luar," jawab Lin Chen tertawa lepas.
"Ternyata dugaan ku benar, waktu disini lebih lambat," ucap Qin Fan pelan.
"Ya sudah, ayo kita keluar!" balas Lin Chen, Lin Chen kemudian membuka pintu dunia kecil, keduanya lalu keluar.
Whush.. Whush..
Qin Fan dan Lin Chen muncul di tengah hutan, lalu keduanya melayang di udara dan melesat kearah klan Lin, tidak berapa lama, Qin Fan dan Lin Chen sampai di klan, lalu Lin Chen pergi ke kamarnya, sementara Qin Fan pergi ke aula pertemuan.
"Terimalah hormat kami leluhur" ucap Lin Ming dan para tetua tingkat tinggi.
Tetua Jian, Yuyu, Jiyi Chua Chua dan Gi Gi bingung dengan sebutan untuk Qin Fan, leluhur? apa Qin Fan setua itu? itulah pertanyaan yang ada di kepala mereka.
Qin Fan tidak berkata apa apa, dia terus berjalan kearah kursi yang ada diatas panggung, kemudian duduk dan mengitari pandangannya.
"Bangunlah! hormat kalian aku terima," ucap Qin Fan ramah dan mengitari pandangannya.
"Baik leluhur," jawab mereka, lalu satu persatu mereka bangkit.
"Lin Ming, bagaimana pertemuan mu dengan tetua Jian?" tanya Qin Fan ramah.
"Seperti yang aku katakan sebelumnya leluhur, aku dengan senang hati dan suka rela membangun hubungan baik dengan sekte pedang surgawi," jawab Lin Ming serius.
"Bagus, saat aku kembali ke sekte, aku ingin 5 tetua yang berkekuatan semesta 5 bintang 6 ikut bersama ku," ucap Qin Fan yang ingin membawa 5 tetua tingkat tinggi ke sekte pedang surgawi, entah apa yang direncakan Qin Fan, bahkan author sendiri tidak tahu.
"Apa? semesta 5 bintang 6?" tetua Jian, Yuyu, Jiyi, Chua Chua dan Gi Gi tidak bisa untuk tidak terkejut dengan kekuatan yang dimiliki tetua klan Lin.
Qin Fan mengangguk, lalu dia memalingkan wajahnya pada tetua Jian dan rombongan.
"Tetua Jian, saudari Yuyu, saudari Jiyi, saudari Chua Chua, saudari Gi Gi, maaf karena aku lebih dulu sampai dan baru menemui kalian!" ucap Qin Fan ramah.
"Tidak masalah tetua pelindung, tapi," balas tetua Jian yang masih belum melihat keberadaan Gao Zhe dan Ceng Zheng.
"Gao Zhe dan Ceng Zheng?" tebak Qin Fan.
"Benar tetua pelindung," jawab tetua Jian.
"Saat ini Gao Zhe dan Ceng Zheng sedang dalam pelatihan, saat kita tiba di sekte, mereka juga akan berada disana," jawab Qin Fan.
"Baik tetua pelindung," balas tetua Jian yang sudah tidak ingin bertanya lebih jauh.
"Sekarang kalian lanjutkan obrolannya, aku ingin mengajak keempat saudari ku ke kamar." ucap Qin Fan lagi, entah kenapa dia ingin keempat gadis cantik itu bersamanya dikamar.
"Baik leluhur," jawab Lin Ming dan lainnya.
"Ayo saudari! ikut aku ke kamar!" ajak Qin Fan.
Qin Fan dan keempat gadis cantik kemudian keluar dari aula pertemuan dan pergi ke kamar Qin Fan.
"Kenapa saudara Qin membawa kami ke kamar?" tanya Gi Gi penasaran.
"Sudah ikut saja! kalian akan tahu setelah sampai," jawab Qin Fan tersenyum
Tidak berapa lama, Qin Fan dan keempat gadis cantik sampai didepan kamar Qin Fan, lalu kelimanya masuk kedalam, didalam kamar, Qin Fan membuka gerbang dunia jiwa.
"Masuklah!" ucap Qin Fan lembut, setelah membuka gerbang dunia jiwa.
__ADS_1
"Saudara Qin, itu?" Yuyu ragu untuk masuk, saat melihat pusaran angin hitam keemasan.
"Tenanglah! tidak akan terjadi apa apa," balas Qin Fan tersenyum.
Keempat gadis cantik pun masuk kedalam pusaran angin hitam keemasan, kemudian disusul Qin Fan kedalam.
Whush.. Whush.. Whush..
Satu persatu kelimanya muncul didepan istana Qin.
"Dimana ini saudara Qin?" Gi Gi bertanya dengan perasaan takjub.
"Ini disebut dunia jiwa saudari Gi Gi," jawab Qin Fan.
"Dunia jiwa?" tanya Jiyi.
"Benar," jawab Qin Fan, lalu menceritakan seperti apa itu dunia jiwa dengan detail.
Selesai menjelaskan dunia jiwa, Qin Fan membawa keempat gadis cantik kedalam istana Qin, lebih tepatnya dikamar Qin Qiang.
"Penguasa," Yu Ling, Jia Yu dan Mo Zhan berlutut.
"Qiang'er belum bangun?" tanya Qin Fan.
"Belum penguasa, mungkin sebentar lagi tuan muda akan bangun," jawab Yu Ling.
"Baiklah, kenalkan, mereka adalah saudari ku dari sekte pedang surgawi," balas Qin Fan mengenalkan keempat gadis cantik.
Ketujuh gadis cantik kemudian saling mengenalkan nama satu persatu, lalu dilanjutkan dengan obrolan ala ibu ibu kompleks, sementara Qin Fan sudah meninggalkan mereka.
"Maaf saudari Yu! kenapa saudari Yu dan lainnya menyebut saudari Qin penguasa?" tanya Jiyi yang penasaran.
"Apa penguasa tidak menceritakan identitasnya?" tanya balik Jiyi mengerutkan kening.
Jiyi menggeleng kepala, lalu dia berkata.
"Saudari Qin tidak menceritakan apa apa pada kami, saudara Qin terlalu misterius, berulang kali dia membuat kami terkejut dengan kelebihannya," jawab Jiyi menggeleng kepala.
Yu Ling, Jia Yu dan Mo Zhan saling berpandangan, lalu yu Ling menjawab pertanyaan Jiyi.
"Penguasa adalah calon penguasa seluruh alam, selain alam cahaya, semua alam sudah tunduk dan takluk dibawah perintah penguasa, kami hanya tinggal menunggu perintah dari penguasa selanjutnya, karena saat penguasa membutuhkan pasukan, kami semua siap bertempur," jawab Yu Ling membuka identitas Qin Fan.
"Penguasa seluruh alam?" Yuyu, Jiyi, Chua Chua dan Gi Gi tidak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka.
"Apa penguasa sudah menceritakan pada kalian?" tanya balik Jia Yu.
"Maaf saudari Jia, menceritakan apa?" tanya Gi Gi.
"Saat ini tuan Gao Zhe dan tuan Ceng Zheng berlatih disini, kultivasi mereka juga sudah menembus tahap semesta 5 bintang 3," jawab Jia Yu menceritakan Gao Zhe dan Ceng Zheng.
"Apa?"
Sekali lagi keempat sahabat Qin Fan terkejut dengan peningkatan yang dilakukan kedua tetua sekte mereka.
"Bagaimana bisa saudari Jia Yu?" tanya Yuyu yang sangat terkejut.
********
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1