
Kembali terjadi ledakan saat Qin Fan dan Long Jiang menabrak tanah dengan keras, lalu mengubahnya menjadi kawah kecil.
"Sudah ku duga, tidak mungkin dia lemah jika berani kesini, bahkan saudara Jiang dibuat terpental begitu jauh," ucap salah satu pria paruh baya menggeleng kepala.
"Benar saudara Xi, dan aku rasa pemuda itu belum mengeluarkan seluruh kemampuannya," timpal pria paruh baya lainnya.
Mereka terus membicarakan kehebatan Qin Fan yang membuat salah satu saudara mereka terpental dengan jauh.
Di dasar kawah.
Qin Fan sudah bangkit dan bersiap melayang kembali, saat dia melayang keatas, Qin Fan melihat di sebrang jika Long Jiang juga baru keluar dari dasar lembah dimana dia berada di dalamnya.
Whush.. Whush..
Qin Fan dan Long Jiang saling melesat satu sama lain, saat jarak mereka kurang dari 50 meter, mereka berhenti dan saling menatap, Long Jiang kemudian berkata.
"Aku cukup terkejut dengan kekuatan mu anak muda, ayo kita bermain lagi!" ucap Long Jiang tersenyum.
Qin Fan juga tersenyum, lalu dia berkata.
"Sebaiknya tuan gunakan kekuatan puncak, serangan yang tuan keluarkan tadi bahkan tidak menggores pakaian ku," balas Qin Fan tersenyum.
Mendengar serangan nya tidak dapat membuat pakaian Qin Fan tergores, wajah Long Jiang yang tadinya tersenyum, seketika berubah menjadi masam, dia sedikit kesal dengan ucapan Qin Fan.
"Baiklah, persiapkan dirimu anak muda!" balas Long Jiang yang sudah mulai serius.
"Dengan senang hati tuan," balas Qin Fan, lalu keduanya kembali melakukan gerakan untuk mengeluarkan jurus.
"Petir Angin," seru Qin Fan, lalu melentangkan kedua tangannya dan menyerap energi langit dan bumi, merasa energi langit dan bumi sudah bertumpuk dikedua telapak tangannya dengan kuat, Qin Fan menyatukan kedua telapak tangannya.
Seperti biasa, saat dia menyatukan kedua telapak tangan, langit alam cahaya seketika berubah menjadi gelap, dimana gumpalan gumpalan awan hitam menutupi seluruh alam cahaya, lalu membentuk puluhan badai tornado yang diselimuti petir abadi yang berderak derik kesana kemari.
Whush.. Whush..
Qin Fan mendorong pusaran angin yang diselimuti petir abadi kedepan, lalu puluhan pusaran angin hitam disertai petir abadi menyatu dan membentuk 3 buah badai tornado petir, ketiga badai tornado memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dari sebelum sebelumnya.
Whush.. Whush.. Whush..
Ketiga badai tornado petir melesat kearah Long Jiang dengan kecepatan tinggi, bahkan menggulung apa saja yang dilewati ketiga badai tornado petir itu.
__ADS_1
Disisi Sebrang.
"Tapak Dewa Naga," seru Long Jiang, lalu mengalirkan elemen api ke telapak tangannya, lalu elemen api bertumpuk dikedua telapak tangan Long Jiang.
Whush..
Long Jiang mendorong elemen api kedepan, lalu membentuk seekor naga emas dengan ukuran yang sangat besar.
Whush..
Sang naga emas melesat dengan kecepatan yang tidak kalah tinggi dengan kecepatan badai tornado petir yang dilepaskan Qin Fan, lalu kedua serangan mematikan itu bertemu dan beradu.
Booom Booom Booom..
Ledakan yang lebih besar lagi menggema dan mengguncang hutan tengkorak, selain menggema dan mengguncang hutan tengkorak, kedua serangan mematikan itu juga membuat hutan tengkorak dalam radius 10 kilo meter menjadi tandus.
Tercipta juga banyak kawah besar dan kecil dihutan tengkorak yang sudah tandus itu, sehingga hutan tengkorak menjadi hancur.
Guncangan itu juga dapat dirasakan diseluruh hutan tengkorak hingga kota kota yang berjarak 2 minggu dari hutan tengkorak juga merasakan guncangan itu, bahkan kesembilan sosok pria paruh baya jelmaan naga emas juga terkejut dengan ledakan dan guncangan dari beradunya dua kekuatan itu.
Whush.. Whush..
Qin Fan dan Long Jiang kembali sama sama terpental kebelakang, namun kali ini Qin Fan hanya terpental beberapa puluh langkah saja, sementara Long Jiang terpental lebih jauh dari sebelumnya, dan sekali lagi tubuh Long Jiang menabrak tanah dengan keras.
Sekali lagi terdengar ledakan saat tubuh Long Jiang sekali lagi menabrak tanah yang lebih keras lagi, lalu mengubahnya menjadi kawah yang jauh lebih besar dari sebelumnya.
"Bajingan kecil itu ternyata sangat kuat," umpat kesal Long Jiang dari dalam kawah, meskipun tidak mengalami luka parah, tapi Qin Fan berhasil membuat mulut Long Jiang berdarah, yang tidak Long Jiang ketahui adalah, Qin Fan tidak menggunakan kekuatan puncaknya, dia hanya menggunakan 70% kekuatan dari kekuatan aslinya.
Whush..
Long Jiang keluar dari dasar kawah dan melesat kearah Qin Fan, namun saat dia keluar, Qin Fan sudah menunggunya dengan tersenyum.
"Bagaimana tuan? kita lanjutkan atau bagaimana?"
"Keluarkan semua kemampuan mu anak muda, aku masih belum kalah, kita lanjutkan permainan ini!" jawab Long Jiang datar.
"Sepertinya tuan sudah mulai kesal? apa ini artinya tuan ingin bertarung sampai mati?" tanya Qin Fan tenang, dapat dia lihat Long Jiang sudah mulai kesal dan niat membunuh mulai terasa dari Long Jiang.
"Tidak usah banyak bicara anak muda! keluarkan semua kemampuan mu!" balas Long Jiang kesal.
__ADS_1
"Tapak Naga Pemusnah," Seru Long Jiang.
Tapak Naga Pemusnah adalah jurus terkuat yang dimiliki Long Jiang dan kesembilan naga emas lainnya, itu adalah jurus andalan mereka, dan jurus itu juga yang pernah membuat Lin Tian dan ketiga adiknya terluka parah dulu.
Long Jiang kemudian menyerap energi alam dengan jumlah yang sangat banyak, energi alam terserap dan berputar putar diatas kepala Long Jiang, semakin lama diserap, energi alam semakin kuat dan kuat.
Whush..
Long Jiang mendorong energi alam yang berputar putar itu keatas, lalu membentuk seekor naga biru berkepala dua.
"Goooaaarr,"
"Goooaaarr,"
Naga biru berkepala dua mengaum keras, lalu menatap tajam Qin Fan, dimana saat ini Qin Fan juga sudah menyiapkan jurus tombak petir.
Saat ini Qin Fan menggunakan jurus tombak petir, Qin Fan mengalirkan elemen petir dan mengeluarkan petir abadi dan membentuk tiga tombak.
Whush..
Tombak petir melesat kearah naga biru berkepala dua dengan sangat cepat, sementara naga biru berkepala dua juga melesat kearah Qin Fan, lalu beradu dengan tiga tombak yang terbentuk dari petir abadi.
Booom Booom Booom..
Ledakan beruntun kembali menggema di hutan tengkorak, dan menjadikan hutan tengkorak yang sudah hancur menjadi lebih hancur lagi, beradunya dua kekuatan besar itu juga membuat seluruh kawasan hutan tengkorak sekali lagi berguncang.
Rupanya dua tombak petir berhasil menancap dikepala naga biru berkepala dua, sementara satu tombak lainnya terus melesat dan menancap di dada Long Jiang, lalu petir abadi menyengat naga biru berkepala dua dan juga Long Jiang sendiri.
Booom Booom..
Naga biru berkepala dua meledak saat tertusuk tombak petir tepat dikepala.
"Aaaarrg,"
Jerit Long Jiang saat dadanya tertusuk tombak petir dan tersengat petir abadi yang sangat mematikan itu.
******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
__ADS_1
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...