
Terus melayang selama seminggu, Qin Fan menemukan sekelompok orang yang berjumlah 120 orang, sekelompok orang itu merupakan kultivator, rata rata mereka memiliki kekuatan semesta 3-4, dengan rasa penasaran, Qin Fan terus membuntuti mereka dari jauh.
3 hari kemudian.
Sekelompok kultivator itu bertemu dengan sekelompok lainnya, mereka juga kultivator yang memiliki kekuatan yang sama, namun anehnya, saat memasuki wilayah tengah, dua kelompok kultivator itu bergerak kearah barat, hal itu membuat Qin Fan merasa curiga.
Karena rasa penasaran nya yang sangat besar, Qin Fan mencoba melesat lebih cepat dan menyusul mereka, hanya hitungan menit, Qin Fan menyusul yang paling belakang.
"Maaf saudara! kenapa saudara dan lainnya berbondong bondong ke wilayah Utara," tanya Qin Fan penasaran.
"Apa saudara belum dengar?" tanya balik kultivator yang ditanya.
"Ada apa saudara? aku tidak mendengar apapun," jawab dan tanya Qin Fan.
"Saat ini ada kultivator kuat diwilayah barat, dia merekrut pasukan dari seluruh alam cahaya, aku dengar jika kultivator kuat itu membayar mahal setiap pasukannya, dan lagi, dia akan membuat setiap pasukannya menjadi kuat hanya dalam waktu singkat," jawab kultivator menjelaskan.
Qin Fan sedikit tercengang dengan jawaban kultivator, namun yang membuat Qin Fan lebih tertarik adalah dapat meningkatkan kekuatan dengan cepat, hal itu membuat Qin Fan semakin curiga.
Dapat meningkatkan kekuatan dengan cepat hanya boleh dilakukan dengan menggunakan teknik iblis, yaitu persembahan darah, itulah yang Qin Fan ketahui, jika benar dugaan Qin Fan, maka kultivator kuat yang dimaksud adalah reinkarnasi dewa iblis Zhin Wei, sosok yang di khawatirkan gurunya.
"Apa aku juga boleh bergabung?" tanya Qin Fan, dia ingin bergabung dan mencari tahu apakah dugaannya itu benar atau tidak.
"Silahkan jika saudara juga ingin bergabung, tapi aku rasa saudara tidak akan diterima, aku dengar jika yang boleh bergabung, harus memiliki kekuatan semesta 3 keatas," jawab kultivator.
Whush..
Tanpa membalas, Qin Fan meningkatkan kekuatan nya dari semesta 2 menjadi semesta 4 bintang 3.
Kultivator yang ditanya cukup tercengang dengan Qin Fan yang meningkatkan kekuatan nya.
"Aku cukup terkejut, dengan kekuatan yang saudara miliki saat ini, aku yakin saudara akan diterima," ucap kultivator menganggukkan kepala.
"Berhenti!" tiba tiba sebuah suara dari depan berseru menghentikan mereka semua.
Qin Fan lalu melihat kearah depan, ternyata didepan mereka sudah ada pasukan istana yang menghadang, pasukan istana itu menghadang setiap kultivator yang pergi kearah barat, mereka sudah tahu jika Zhuge Liang merekrut kultivator bebas untuk menjadi pasukannya.
"Kembali atau binasa!" ucap salah satu jendral besar istana, saat ini yang memimpin pasukan istana ada 3 orang jendral besar, Kekuatan ketiga jendral juga bukan kaleng kaleng, dimana ketiga jendral memiliki kekuatan semesta 5 bintang 5.
"Jangan halangi jalan kami jendral Xiaomi! kami berhak menentukan nasib kami," ucap pemimpin kultivator bebas.
"Sekali lagi aku peringatkan, kembali atau musnah?" ucap jendral besar sekali lagi, yang tidak lain adalah jendral Xiaomi, seorang jendral wanita, dan merupakan satu satunya jendral wanita yang dimiliki istana.
"Hahaha.., apa kamu mengancam kami jendral? Whush..," pemimpin kultivator tertawa, lalu melepas aura semesta 5 bintang 6, yang mana satu tingkat diatas ketiga jendral besar, lalu diikuti seluruh kultivator lainnya.
Whush.. Whush.. Whush..
Satu persatu kultivator melepaskan aura mereka, yang mana 300 kultivator itu memiliki kekuatan semesta 4 bintang 5-9, bahkan kultivator yang bersama Qin Fan tadi memiliki kekuatan semesta 4 bintang 9.
"Tidak heran mereka begitu percaya diri," gumam Qin Fan membatin, dengan kekuatan semesta 5 bintang 4 yang dia miliki saat ini, sudah pasti Qin Fan tidak bisa melawan 2 pemimpin kultivator yang memiliki kekuatan semesta 5 bintang 6, yang mana kekuatan mereka berada dua tahap diatasnya.
"Jendral Giwang, bagaimana ini? kekuatan kedua kultivator itu berada diatas kita," ucap jendral Xiaomi ketar ketir.
"Tenanglah jendral Xiaomi! kita harus menghadapi mereka, jika kita membiarkan mereka bergabung, maka alam cahaya akan kacau," jawab jendral besar lainnya, yang disebut jendral Giwang.
Boom Boom Boom..
Saat ketiga jendral besar dan kedua pemimpin kultivator bebas masih berbalas pantun, dari belakang kultivator bebas sudah terjadi ledakan, dimana Qin Fan mengeluarkan Lin Gu, Lin Du, Lin Ping, Lin Choi dan Lin Chui, lalu keenamnya menyerang dari belakang.
"Tapak Petir,"
"Tombak Petir,"
Qin Fan dan kelima tetua terus melepaskan serangan tapak petir dan tombak petir, lalu meledakkan para kultivator bebas dengan sangat mudah, dengan kekuatan semesta 5 bintang 9, tentu sangat mudah bagi Lin Gu dan keempat tetua lainnya sangat mudah membunuh para kultivator bebas.
"Klan Petir?" ucap ketiga jendral besar dan kedua pemimpin kultivator terkejut.
__ADS_1
"Aaaarrg," klan petir keparat, kenapa kalian ikut campur urusan kami?" seru salah satu pemimpin kultivator bebas.
Whush.. Whush..
Qin Fan dan Lin Gu melesat kedepan, sementara Lin Du, Lin Ping, Lin Choi dan Lin Chui terus menggempur para kultivator dari belakang.
"Siapapun yang berniat berkhianat, tidak ada akan aku biarkan hidup," ucap Qin Fan menatap tajam kedua pemimpin kultivator.
Boom Boom Boom..
Lin Du, Lin Ping, Lin Choi dan Lin Chui terus membantai kultivator bebas dari belakang, selama tidak ada perintah menghentikan serangan dari Qin Fan, keempatnya tidak akan berhenti.
Whush.. Whush.. Whush..
Lin Long, Lin Hua dan Lin Guan muncul dibelakang Qin Fan.
"Tuan," ucap ketiganya berlutut.
Ternyata oh ternyata.
Setelah berpisah dengan tetua Jian, Qin Fan langsung menghubungi ketiga pelindung klan untuk menyusulnya, Qin Fan tidak ingin mengambil resiko dengan hanya mengandalkan Lin Gu dan kelima tetua lainnya, sehingga dia mengirimkan pesan pada Lin Long dan kedua lainnya untuk menyusulnya ke wilayah barat.
Dan setelah dihadang oleh pasukan istana, Qin lalu memberitahu tempat mereka berada saat ini, lalu Lin Long dan kedua lainnya berteleportasi, sehingga ketiganya tiba dengan cepat.
"Bangunlah Lin Long, Lin Hua, Lin Guan!" ucap ramah Qin Fan.
"Baik tuan," jawab ketiganya.
"Kenapa klan petir ikut campur urusan kami? aku tidak pernah menyinggung kalian," ucap pemimpin kultivator lagi, dia tidak terima karena Qin Fan ikut campur.
"Apa kamu sudah pikun pak tua? seperti yang aku katakan sebelumnya, tidak akan aku biarkan pengkhianat seperti kalian hidup," jawab Qin Fan menatap tajam.
"Lin Long, aku rasa kamu ingin bermain main, lakukan saja dengan cepat!" ucap Qin Fan melirik Lin Long.
"Aaaarrg," bajingan kalian klan petir," umpat pemimpin kultivator bebas.
Whush.. Whush..
Kedua pemimpin kultivator melesat kearah Qin Fan, dan mencoba menyerang Qin Fan.
"Tapak Petir," seru Lin Gu, lalu dia membuat dua tombak dari petir abadi.
Whush.. Whush..
Kedua petir abadi melesat kearah kedua pemimpin kultivator.
Jeeddeeeerr Jeeddeeeerr
Booooomm Booooomm..
Ledakan terjadi saat kedua tombak petir melesat kearah kedua pemimpin kultivator bebas.
Ledakan itu mengguncang hutan dengan hebat, lalu tercipta beberapa kawah dibawah mereka.
Whush.. Whush..
Kedua pemimpin kultivator terpental ratusan meter kebelakang, lalu menabrak tanah dengan keras dan tercipta dua kawah besar.
"Jangan bunuh mereka Lin Gu!" perintah Qin Fan.
"Baik tuan," jawab Lin Gu patuh, lalu dia melesat kearah kedua pemimpin kultivator bebas.
"Hentikan Lin Long!" perintah Qin Fan lagi, dia melihat jika tinggal separuh dari kultivator bebas yang masih hidup, sementara separuhnya lagi sudah dihabisi Lin Long dan lainnya, entah apa yang ada dipikiran Qin Fan.
"Baik tuan," jawab Lin long dan lainnya patuh.
__ADS_1
Whush.. Whush..
Lin Gu menyeret kedua pemimpin kultivator didepan Qin Fan.
"Tuan," Lin Long memberi hormat.
"Masukan kedalam mulut mereka!" ucap Qin Fan, lalu dia melemparkan satu buah cincin penyimpanan, yang mana isi cincin penyimpanan adalah 24 butir pil.
Tanpa banyak kata, Lin Gu menangkap cincin penyimpanan, lalu memasukkan kedalam mulut kedua pemimpin kultivator masing masing 12 butir pil, yang mana 10 butir adalah pil pengikat jiwa, sementara 2 butir lainnya adalah pil penyembuhan.
Boom Boom Boom..
Terdengar ledakan teredam sebanyak tiga kali dari masing masing kedua pemimpin kultivator, yang mana kultivasi keduanya meningkat sebanyak tiga tahap, yang awalnya semesta 5 bintang 6, meningkat ke semesta 5 bintang 9, bahkan luka yang keduanya alami juga sembuh seketika.
"Terima kasih tuan muda," ucap kedua kultivator bahagia, keduanya sangat terkejut dan juga bahagia dengan peningkatan kekuatan yang mereka alami.
"Pil itu selain meningkatkan kekuatan, aku juga mengikat jiwa kalian, jika ada niatan untuk mengkhianati ku, maka jiwa kalian akan tercabik cabik dengan sendirinya," ucap Qin Fan datar.
"Kami tidak berani tuan muda," jawab cepat kedua kultivator.
"Siapa nama kalian?" tanya Qin Fan.
"Aku Chun Yang tuan muda," jawab Chun Yang.
"aku Chai Shan Tuan muda," jawab Chai Shan.
"Baiklah, lalu pasukan yang kalian bawah itu?" tanya Qin Fan lagi.
"Mereka adalah pasukan kami tuan muda," jawab Chun Yang dan Chai Shan.
"Berikan mereka pil ini juga," perintah Qin Fan, lalu dia melemparkan dua buah cincin penyimpanan.
"Baik tuan muda," jawab Chun Yang dan Chai Shan patuh, lalu keduanya mengambil cincin penyimpanan dan membagikan pada 120 pasukan yang tersisa.
30 menit kemudian.
Boom Boom Boom..
Ledakan teredam beruntun terdengar dari dalam tubuh 120 pasukan yang tersisa, yang mana 70 orang menembus semesta 4 bintang 9, 50 orang lainnya menembus semesta 5 bintang 4, yang mana kekuatan kelima puluh pasukan baru itu setara dengan kekuatan yang dimiliki Qin Fan.
"Hormat kami tuan muda," ucap ke 120 pasukan baru berlutut.
"Sekarang kalian resmi menjadi pasukan ku, sewaktu waktu aku membutuhkan bantuan kalian, sekarang masuklah!" ucap Qin Fan, lalu membuka gerbang dunia jiwa.
"Baik tuan muda," jawab ke 120 pasukan, lalu mereka masuk tanpa banyak tanya.
"Kalian juga kembalilah!" ucap Qin Fan menoleh Lin Gu dan lainnya.
"Baik tuan," jawab Lin Gu dan keempat tetua lainnya, lalu mereka juga masuk kedalam dunia jiwa bersama Chun Yang dan Chai Shan.
"Kalian kembali saja ke klan!" pemerintah Qin Fan pada Lin Long dan kedua lainnya.
"Tapi tuan," ucap Lin Long ragu.
"Tenanglah! aku akan baik baik saja Lin Long," ucap Qin Fan yang paham dengan kekhawatiran Lin Long.
Tidak ingin membuat Qin Fan marah, Lin Long dan kedua lainnya pergi dengan patuh.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
__ADS_1