
Whush..
Dengan kultivasi ruang hampa 3 garis cahaya biru diatas punggung, Qin Fan melesat dengan sangat cepat, meski disiang hari, tapi siluet berwarna hitam keemasan terlihat jelas saat Qin Fan melesat, perjalanan yang seharunya membutuhkan waktu selama 4 hari, Qin Fan hanya membutuhkan 4 jam saja dengan kekuatan nya yang sekarang.
Dari jarak 3 kilo meter, Qin Fan melihat Tian Lu bertarung sengit dengan Zhuge Liang dan Patriak Miao, meski terkadang dia terpukul mundur, tapi Tian Lu tetap maju dan bertarung lagi.
"Dasar bodoh," cibir Qin Fan melihat kecerobohan Tian Lu.
Meski kekuatan mereka seimbang, yaitu sama sama memiliki 3 garis cahaya biru diatas punggung, tapi Tian Lu kalah jumlah, hal itulah yang membuat Tian Lu sering dipukul mundur.
Whush..
Hanya dalam sepersekian detik, Qin Fan berada disebelah Tian Lu dan mendaratkan satu pukulan telak kepada Patriak Miao, lalu membuat Patriak Miao terpental seperti peluru yang ditembakkan dari senjata sniper.
"Apa kalian tidak malu melakukan pengeroyokan? jika itu aku, aku sangat malu, apalagi tidak bisa membunuh yang dikeroyok," ucap Qin Fan setelah membuat Patriak Miao berada dalam kawah besar.
"Kamu?" Suara Zhuge Liang tercekat di tenggorokan nya, matanya terbelalak saat melihat Qin Fan.
"Kita bertemu lagi Zhuge Liang, bagaimana? apa kamu terkejut melihatku?" ucap santai Qin Fan, dengan senyuman yang menyungging.
"Senior Tian, beristrahat lah! biarkan aku yang bermain main dengan iblis jelek ini!" ucap lanjut Qin Fan menoleh pada Tian Lu yang berada di samping kiri.
"Junior Fan, berhati hatilah!" balas Tian Lu, meski tidak parah, tapi dia sudah mengalami luka dalam, apalagi pertempuran mereka sudah berlangsung sejak 4 hari yang lalu.
Whush..
Qin Fan mengeluarkan aura ruang hampa 3 garis cahaya biru diatas punggungnya, dan sekali lagi membuat Zhuge Liang terbelalak, dia tidak percaya dengan kekuatan Qin Fan yang meningkat secepat itu.
__ADS_1
"Bagaimana bisa?" ucap Zhuge Liang tidak percaya dengan mata terbelalak.
"Tidak usah terkejut seperti anak kecil Zhuge Liang! dunia kultivator selalu dipenuhi dengan keterkejutan," ucap santai Qin Fan tersenyum.
Whush...
"Bajingan! beraninya menyerang diam diam," umpat kesal Patriak Miao yang sudah kembali melesat disamping Zhuge Liang.
"Hehehe.. apa kamu bodoh pak tua? atau memang karena sangat bodoh?" balas Qin Fan terkekeh.
"Bajingan, Tapak Dewa Kematian," seru patriak Miao yang dikuasai amarah, Qin Fan berhasil memprovokasi nya dengan sangat mudah.
"Jangan terprovokasi saudara Miao! kendalikan diriku!" ucap Zhuge Liang yang melihat Patriak Miao sudah dikuasai amarah, tapi itu sudah terlambat, sebab sebuah tapak hitam dengan energi hitam dan aura iblis yang sangat kental sudah terbentuk.
Disisi Sebrang.
"Jurus ini?" tiba tiba jurus petir transparan membuat Zhuge Liang teringat sesuatu, lalu kepalanya sakit hingga dia tidak bisa menahan rasa sakit itu, samar samar ada gambaran pertempuran hebat dua dewa kuat disuatu tempat.
Yang mana kedua dewa hebat itu adalah dewa kuno Yo Ko dan dewa iblis Zhin Wei, dalam ingatan itu, Zhuge Liang melihat dewa kuno Yo Ko menggunakan jurus petir transparan saat keduanya bertukar jurus terakhir.
"Aaaarrg Aaaarrg Aaaarrg," Jerit Zhuge Liang dengan memegang kepalanya, sementara Qin Fan dan Patriak Miao sudah bersiap untuk melepaskan serangan mereka.
Booom Booom Booom..
Tiba tiba tubuh Patriak Miao disambar petir secara beruntun, Patriak Miao hanya bisa menahan sengatan petir abadi yang terus menyengat nya dengan ektrim.
Whush...
__ADS_1
Saat tubuh Patriak Miao terus disengat dan dilempar kesana kemari oleh petir transparan, Zhuge Liang melesat cepat kearahnya dan menggunakan teknik rahasia lalu menghilang dari hadapan Qin Fan begitu saja.
"Jangan lari kamu Zhuge Liang," seru Qin Fan yang sangat kesal.
Sebelum Zhuge Liang membawa Patriak Miao pergi, dia juga sempat melihat petir transparan itulah yang membunuh seorang iblis, yang mana iblis itu adalah iblis pertama yang diciptakan Sang Pencipta, dan namanya adalah Zhin Wei, sementara lawannya adalah Yo Ko.
Sehingga saat ini Zhuge Liang sudah ingat siapa dirinya, dan saat tahu Qin Fan menggunakan petir transparan, semakin menambah kebencian nya kepada dewa kuno Yo Ko, dia sudah menduga jika Qin Fan adalah murid dari dewa kuno Yo Ko, karena hanya dewa kuno Yo Ko yang memiliki jurus itu.
"Junior Fan, kamu tidak apa apa?" Tian Lu yang sudah menyembuhkan lukanya, bertanya dengan ramah.
"Aku tidak apa apa senior Tian, aku hanya merasa aneh saja dengan Zhuge Liang, saat aku mengeluarkan serangan, tiba tiba dia sakit kepala dan melarikan diri bersama Patriak sekte iblis," jawab Qin Fan jujur, karena setelah mengumpat kesal, dia bertanya tanya ada apa dengan Zhuge Liang.
*******
Tinggalkan Like dan Komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
Terima Kasih...
*******
Maaf banget karena bab ini hanya setengah.
Saya masih mengurusi pemakaman ayah jadi belum bisa fokus nulis.
Insya Allah akan update dalam waktu dekat.
__ADS_1
Sekali lagi maaf🙏🙏🙏